HR. Bukhari: 6284 – Tentang Zina Dan Mencuri

Orang yang berzina tidak akan berzina dalam keadaan beriman

Hadits Sahih Riwayat al-Bukhari: 6284

عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا، عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ:

لاَ يَزْنِي الزَّانِي حِينَ يَزْنِي وَهُوَ مُؤْمِنٌ وَلاَ يَسْرِقُ السَّارِقُ حِينَ يَسْرِقُ وَهُوَ مُؤْمِنٌ.

 

Dari Ibn Abbas radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi ﷺ beliau bersabda:

Tidaklah berzina orang yang berzina ketika ia berzina dalam keadaan beriman, dan tidaklah mencuri orang yang mencuri ketika ia mencuri dalam keadaan beriman.

 

Pesan hadits yang disampaikan:

Orang-orang yang melakukan dosa besar seperti zina, membunuh dan mencuri (selain syirik) tidaklah menjadi kafir, melainkan keimanan mereka tidak sempurna. Hendaklah setiap orang dari kita bertaubat kepada Allah dan memohon rahmat dan ampunan-Nya, serta meminta hidayah agar diberi petunjuk ke jalan yang lurus, jalan yang Dia ridhai.







Video Pembahasan

Panggil Video Lainnya





Podcast

Video

Panggil Video Lainnya
Iklan


Ikuti RisalahMuslim
               




Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta