HR. Bukhari: 6629 – Tentang Stempel Rasulullah

Stempel pada zaman Rasulullah ﷺ?

Hadits Sahih Riwayat al-Bukhari: 6629

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ:

لَمَّا أَرَادَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يَكْتُبَ إِلَى الرُّومِ قَالُوا: إِنَّهُمْ لاَ يَقْرَءُونَ كِتَابًا إِلاَّ مَخْتُومًا. فَاتَّخَذَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَاتَمًا مِنْ فِضَّةٍ كَأَنِّي أَنْظُرُ إِلَى وَبِيصِهِ وَنَقْشُهُ مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللَّهِ.

 

Dari Anas ibn Malik, ia berkata:

Ketika Nabi ﷺ ingin mengirimkan surat kepada Romawi, mereka berkata:
Sesungguhnya mereka tidak mau membaca surat kecuali yang berstempel, maka Nabi ﷺ membuat stempel dari perak, seolah-olah aku melihat kilauannya dan ukirannya bertuliskan Muhammad Rasulullah.

 

Pesan hadits yang disampaikan:

Komunikasi menggunakan surat sudah digunakan dari zaman dahulu. Rasulullah ﷺ menggunakan media surat untuk berkomunikasi dengan raja-raja dan pemimpin negeri-negeri di luar jazirah Arab pada tahun 6 Hijriyah.

Beliau juga membuat stempel resmi yang bertuliskan Muhammad Rasulullah ﷺ. Stempel itu terbuat dari perak, di atas cincin yang beliau kenakan pada jari kelingking di tangan kanan beliau.





Pembahasan ▪ hadits stempel rasulullah saw ▪ stempel rasulullah

Video Pembahasan

Panggil Video Lainnya





Video

Panggil Video Lainnya
Iklan


Ikuti RisalahMuslim
               



Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta