H.R. Bukhari: 1236 – Tentang Shalat Ghaib

Shalat jenazah jika berada di tempat lain?

Hadits Sahih Riwayat al-Bukhari: 1236

عَنْ جَابِر بْن عَبْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ: قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:

قَدْ تُوُفِّيَ الْيَوْمَ رَجُلٌ صَالِحٌ مِنْ الْحَبَشِ فَهَلُمَّ فَصَلُّوا عَلَيْهِ. قَالَ: فَصَفَفْنَا فَصَلَّى النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَيْهِ وَنَحْنُ مَعَهُ صُفُوفٌ.

 

Dari Jabir ibn Abdillah radhiyallahu ‘anhu, dia berkata: Nabi ﷺ bersabda:

Hari ini telah wafat seorang laki-laki shalih dari Habasyah, untuk itu marilah kita menyalatkannya. Dia (Jabir) berkata: Maka kami membuat barisan lalu Nabi ﷺ melaksanakan shalat dan kami bersama beliau (shalat) dalam barisan-barisan.

 

Pesan hadits yang disampaikan:

Jika berada di tempat yang jauh dari jenazah, shalat jenazah bisa tetap dilakukan, lebih dikenal dengan istilah shalat ghaib. Shalat ini juga bisa dilakukan bagi jenazah yang hanyut di sungai atau tenggelam di lautan dan tidak dapat ditemukan jasadnya.







Video Pembahasan

Panggil Video Lainnya





Video

Panggil Video Lainnya
Iklan


Ikuti RisalahMuslim
               



Copied!

Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta


Ikuti RisalahMuslim