Search
Exact matches only
Cari di judul
Cari di Arti & Tafsir
Search in comments
Search in excerpt
Filter by Custom Post Type
Filter berdasar surah
Pilih atau Semua
Abasa
Ad Dukhaan
Adh Dhuhaaa
Adz Dzaariyaat
Al 'Alaq
Al 'Ashr
Al A'laa
Al A'raaf
Al Aadiyaat
Al Ahqaaf
Al Ahzab
Al An 'aam
Al Anbiyaa
Al Anfaal
Al Ankabut
Al Balad
Al Baqarah
Al Bayyinah
Al Buruuj
Al Fajr
Al Falaq
Al Fath
Al Fatihah
Al Fiil
Al Furqaan
Al Ghaasyiyah
Al Haaqqah
Al Hadid
Al Hajj
Al Hasyr
Al Hijr
Al Hujurat
Al Humazah
Al Ikhlas
Al Infithar
Al Insaan
Al Insyiqaaq
Al Israa
Al Jaatsiyah
Al Jinn
Al Jumu'ah
Al Kaafiruun
Al Kahfi
Al Kautsar
Al Lahab
Al Lail
Al Ma'aarij
Al Maa'idah
Al Maa'un
Al Mu'min
Al Mu'minuun
Al Muddatstsir
Al Mujaadilah
Al Mulk
Al Mumtahanah
Al Munafiquun
Al Mursalat
Al Muthaffifin
Al Muzzammil
Al Qaari'ah
Al Qadr
Al Qalam
Al Qamar
Al Qashash
Al Qiyaamah
Al Waaqi'ah
Al Zalzalah
Alam Nasyrah
Ali Imran
An Naazi'at
An Nabaa
An Nahl
An Najm
An Naml
An Nas
An Nashr
An Nisaa'
An Nuur
Ar Ra'd
Ar Rahmaan
Ar Rum
As Sajdah
Ash Shaff
Ash Shaffaat
Asy Shyuura
Asy Syams
Asy Syu'araa
At Taghaabun
At Tahrim
At Takaatsur
At Takwir
At Taubah
At Tin
Ath Thaariq
Ath Thalaaq
Ath Thuur
Az Zukhruf
Az Zumar
Faathir
Fushshilat
Hud
Ibrahim
Luqman
Maryam
Muhammad
Nuh
Qaaf
Quraisy
Saba
Shaad
Thaa Haa
Yaa Siin
Yunus
Yusuf

💡 Ketik [nomer surah]-[nomer ayat], contoh: 2-255 atau albaqarah 255 atau ke www.risalahmuslim.id/2-255

Yunus

Yunus (Nabi Yunus) surah 10 ayat 25


وَ اللّٰہُ یَدۡعُوۡۤا اِلٰی دَارِ السَّلٰمِ ؕ وَ یَہۡدِیۡ مَنۡ یَّشَآءُ اِلٰی صِرَاطٍ مُّسۡتَقِیۡمٍ
Wallahu yad’uu ila daarissalaami wayahdii man yasyaa-u ila shiraathin mustaqiimin;

Allah menyeru (manusia) ke Darussalam (surga), dan menunjuki orang yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang lurus (Islam).
―QS. 10:25
Topik ▪ Surga ▪ Nama-nama surga ▪ Allah menggerakkan hati manusia
10:25, 10 25, 10-25, Yunus 25, Yunus 25, Yunus 25
Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Yunus (10) : 25. Oleh Kementrian Agama RI

Allah subhanahu wa ta'ala menyeru kaum Muslimin agar mereka menempuh jalan yang mengantarkan diri mereka ke Darussalam yaitu pada kebahagiaan yang abadi yang akan mereka rasakan di surga nanti.
Sebagai bimbingan kepada kehidupan yang bahagia itu, Allah subhanahu wa ta'ala telah memberikan pimpinan kepada orang-orang yang dikehendaki-Nya agar mereka menempuh jalan yang lurus yaitu jalan yang mengantarkan mereka kepada kehidupan bahagia itu.
Dan dilarang mereka meniru perbuatan orang-orang musyrik yang mengutamakan kehidupan dunia.
Mereka terpesona sedemikian rupa kepada kehidupan dunia, mereka tidak akan mengharapkan kebahagiaan lain dari yang telah mereka rasakan.
Mereka telah memilih jalan yang sesat sebab kehidupan dunia ini sangat terbatas, kebahagiaannya tidak kekal.
Itulah sebabnya maka Allah subhanahu wa ta'ala mengajak kaum Muslimin agar supaya mengikuti akidah, hukum dan petunjuk yang dibawa Rasul agar mereka itu dapat hidup bahagia di dunia dan di akhirat.
Petunjuk Allah yang diberikan kepada manusia adalah merupakan tanda-tanda yang sangat halus yang dapat dicapai oleh seseorang dengan menggunakan akalnya dengan jalan memperhatikan alam semesta dan isinya, serta hukum-hukum yang berlaku di dalamnya, sehingga dengan demikian manusia akan dapat mencapai kebenaran.

Selain itu Allah subhanahu wa ta'ala memberikan penjelasan tentang hukum yang bersifat umum atau pun yang bersifat khusus yaitu hukum syarak yang mengatur hubungan antara makhluk dengan Khalik serta hubungan antara sesama makhluk.
Baik hukum-hukum Allah yang berlaku bagi manusia yang ditunjukkan oleh Allah subhanahu wa ta'ala dengan taufik-Nya.
Dan orang yang mencapai hidayah-Nya itu ialah orang-orang yang diberi kemampuan untuk memahami dan melaksanakannya.
hidayah ini diberikan Allah kepada manusia sesuai dengan iradah-Nya.

Yunus (10) ayat 25 - dibacakan oleh Shaykh Mishari Alafasy Yunus (10) ayat 25 - dibacakan oleh Syaikh Sa'ad Al-Ghamidi Yunus (10) ayat 25 - dibacakan oleh Syaikh Muhammad Ayyub

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Allah memanggil hamba-hamba-Nya dengan keimanan dan amal saleh ke surga, tempat yang aman dan damai.
Dialah yang memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang benar, yaitu keselamatan, disebabkan kesiapan dan kecondongannya kepada kebaikan.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Allah menyeru ke darussalam) kepada jalan keselamatan, yaitu surga, Dia menyeru manusia pada keimanan (dan menunjuki orang yang dikehendaki-Nya) untuk mendapat petunjuk (kepada jalan yang lurus) yakni agama Islam.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Allah memanggil kalian untuk masuk ke dalam surga-Nya yang telah Ia sediakan bagi para wali-Nya dan memberikan hidayah kepada hamba-Nya yang dikehendaki, serta menunjukinya jalan yang lurus, yaitu Islam.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta'ala.:

Allah menyeru (manusia) ke Darussalam (surga).

Setelah menceritakan perihal dunia dan kelenyapannya yang cepat, maka Allah menyebutkan tentang surga dan menyeru kepadanya serta menamainya dengan sebutan Darussalam, yakni rumah yang aman dari semua penyakit, semua kekurangan, dan semua musibah.
Untuk itu, Allah subhanahu wa ta'ala.
berfirman:

Allah menyeru (manusia) ke Darussalam (surga), dan menunjuki orang yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang lurus (Islam).

Ayyub telah meriwayatkan dari Abu Qilabah, dari Nabi ﷺ, yang telah bersabda:

Dikatakan kepadaku, "Tidurlah kedua matamu, tetapi sadarlah hatimu dan mendengarlah dengan telingamu!" Maka mataku tertidur dan hatiku sadar serta kedua telingaku mendengar.
Kemudian dikatakan kepadaku, "Seperti seorang tuan yang membangun sebuah gedung, lalu membuat perjamuan (pesta) dan mengutus seseorang untuk menyampaikan undangan.
Maka barang siapa yang memenuhi undangannya masuk ke dalam gedung itu dan memakan jamuannya, dan si tuan merasa puas (rida) kepadanya.
Dan barang siapa yang tidak memenuhi undangannya, tidak masuk ke dalam gedung itu dan tidak makan jamuannya, serta si tuan tidak rela kepadanya Allah adalah si tuan itu, sedang gedung itu adalah agama Islam, dan jamuannya adalah surga, sedangkan penyampai undangan itu adalah Muhammad ﷺ"

Hadis ini mursal, tetapi diriwayatkan pula secara muttasil melalui hadis Al-Lais dari Khalid ibnu Yazid dari Sa'id ibnu Abu Hilal dari Jabir ibnu Abdullah r.a.
yang menceritakan.”Pada suatu hari Rasulullah ﷺ keluar (dari rumah) dan menjumpai kami, lalu beliau bersabda:

Sesungguhnya aku melihat dalam mimpiku seakan-akan Jibril berada di dekat kepalaku dan Mikail berada di dekat kedua kakiku.
Salah satunya berkata kepada yang lain, 'Buatlah suatu perumpamaan baginya.' Maka yang ditanya menjawab, 'Dengarkanlah dengan baik oleh telingamu dan resapilah dengan baik oleh hatimu.
Sesungguhnya perumpamaanmu dan perumpamaan umatmu sama dengan seorang raja yang menempati sebuah istana, lalu ia membangun sebuah rumah di dalamnya dan mengadakan pesta perjamuan di dalamnya, untuk itu lalu ia mengutus seorang utusan guna memanggil orang-orang menghadiri perjamuannya.
Maka di antara mereka ada yang memenuhi undangan utusannya, dan di antara mereka ada pula yang tidak memenuhinya.
Raja itu adalah perumpamaan Allah, istana itu perumpamaan Islam, rumah itu perumpamaan surga, dan engkau —hai Muhammad— adalah perumpamaan utusan itu.
Barang siapa yang memenuhi undanganmu, niscaya masuk Islam, dan barang siapa masuk Islam, pasti masuk surga, dan barang siapa masuk surga, pasti memakan makanan yang ada di dalamnya'.”

Hadis ini merupakan riwayat Ibnu Jarir.

Qatadah mengatakan bahwa telah menceritakan kepadaku Khulaid Al-Asri, dari Abu Darda secara marfu', bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda:

Tiada suatu hari pun yang matahari terbit padanya, melainkan pada kedua sisinya terdapat dua malaikat, kedua-duanya menyerukan kalimat berikut yang seruannya dapat didengar oleh semua makhluk Allah kecuali manusia dan jin, yaitu: "Hai manusia, kemarilah kepada Tuhan kalian.
Sesungguhnya sesuatu yang sedikit tetapi mencukupi adalah lebih baik daripada sesuatu yang banyak tetapi melalaikan (kalian kepada Allah).”

Sehubungan dengan perkataan, "Hai manusia, kemarilah kepada Tuhan kalian," Abu Darda mengatakan bahwa diturunkan firman Allah subhanahu wa ta'ala.: Allah menyeru (manusia) ke Darussalam (surga).
(Yunus:25), hingga akhir ayat.

Demikianlah menurut riwayat Ibnu Abu Hatim dan Ibnu Jarir.

Informasi Surah Yunus (يونس)
Surat Yunus terdiri atas 109 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah kecuali ayat 40, 94, 95.
yang diturunkan pada masa Nabi Muhammad ﷺ berada di Madinah.
Surat ini dinamai "surat Yunus" karena dalam surat ini terutama ditampilkan kisah Nabi Yunus 'alaihis salam dan pengikut-pengikutnya yang teguh imannya.

Keimanan:

Al Qur'an bukanlah sihir
Allah mengatur alam semesta dari Arasy-Nya
syafa'at hanyalah dengan izin Allah
Wali-wali Allah
wahyu Allah yang menerangkan yang ghaib kepada manusia
Allah menyaksikan dan mengamat-amati perbuatan hamba­ harnba-Nya di dunia
Allah tidak mempunyai Anak.

Hukum:

Menentukan perhitungan tahun dan waktu dengan perjalanan matahari dan bulan
hukum mengada-adakan sesuatu terhadap Allah dan mendustakan ayat-ayat-Nya.

Kisah:

Kisah Nabi Nuh a.s.dengan kaumnya
Nabi Musa dengan Fir'aun dan tukang-tukang sihir
kisah Bani lsrail setelah ke luar dari negeri Mesir
Nabi Yunus a.s. dengan kaumnya.

Lain-lain:

Manusia ingat kepada Allah di waktu kesukaran dan lupa di waktu senang
keadaan orang-orang baik dan orang-orang jahat di hari kiamat
Al Qur'an tidak dapat ditandingi
rasul hanya menyampaikan risalah.

QS 10 Yunus (25-30) - Indonesian - Andi Dalifa
QS 10 Yunus (25-30) - Arabic - Andi Dalifa


Gambar Kutipan Surah Yunus Ayat 25 *beta

Surah Yunus Ayat 25



Statistik
  • Rating RisalahMuslim

Surah Yunus

Surah Yunus (Arab: ينوس , Yūnus, "Nabi Yunus") adalah surah ke-10 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 109 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah kecuali ayat 40, 94, 95, yang diturunkan pada di Madinah.

Nomor Surah 10
Nama Surah Yunus
Arab يونس
Arti Nabi Yunus
Nama lain -
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 51
Juz Juz 11 (ayat 1-109)
Jumlah ruku' 11 ruku'
Jumlah ayat 109
Jumlah kata 1844
Jumlah huruf 7593
Surah sebelumnya Surah At-Taubah
Surah selanjutnya Surah Hud
4.6
Rating Pembaca: 4.6 (10 votes)
Sending








Anda perlu login mengelola Bookmark.

📖 Lihat Semua Bookmark-ku