QS. Yunus (Nabi Yunus) – surah 10 ayat 107 [QS. 10:107]

وَ اِنۡ یَّمۡسَسۡکَ اللّٰہُ بِضُرٍّ فَلَا کَاشِفَ لَہٗۤ اِلَّا ہُوَ ۚ وَ اِنۡ یُّرِدۡکَ بِخَیۡرٍ فَلَا رَآدَّ لِفَضۡلِہٖ ؕ یُصِیۡبُ بِہٖ مَنۡ یَّشَآءُ مِنۡ عِبَادِہٖ ؕ وَ ہُوَ الۡغَفُوۡرُ الرَّحِیۡمُ
Wa-in yamsaskallahu bidhurrin falaa kaasyifa lahu ilaa huwa wa-in yuridka bikhairin falaa raadda lifadhlihi yushiibu bihi man yasyaa-u min ‘ibaadihi wahuwal ghafuurur-rahiim(u);

Jika Allah menimpakan sesuatu kemudharatan kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia.
Dan jika Allah menghendaki kebaikan bagi kamu, maka tak ada yang dapat menolak kurnia-Nya.
Dia memberikan kebaikan itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
―QS. 10:107
Topik ▪ Takdir ▪ Segala sesuatu ada takdirnya ▪ Keburukan kaum Luth
10:107, 10 107, 10-107, Yunus 107, Yunus 107, Yunus 107

Tafsir surah Yunus (10) ayat 107

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Yunus (10) : 107. Oleh Kementrian Agama RI

Kemudian Allah subhanahu wa ta’ala dalam ayat ini menegaskan keesaan-Nya dalam memelihara hamba-Nya.
Hanya Dialah yang kuasa menghilangkan kesulitan hidup atau kemudaratan yang sedang menimpa hamba-Nya itu, baik kesulitan karena kekurangan harta atau pun karena terganggunya kesehatan dan perlakuan yang tidak adil dari orang lain.
Segala kesulitan yang menimpa seseorang itu tentu ada sebab-sebabnya.
Sebab-sebab itu terdapat dalam lingkungan hidup manusia, dan sebab-sebab itu diciptakan Allah subhanahu wa ta’ala dan berada di bawah pentadbiran-Nya.
Manusia berkat pengalamannya yang lama dan luas dapat mengetahui sebagian sebab-sebab itu.
Misalnya dalam soal kesehatan, menurut pengalaman manusia bahwa suatu bakteri tertentu yang menghinggapi tubuh manusia menjadi sebab bagi penyakit tertentu pula.
Karena itu manusia menjaga dirinya dari bakteri tersebut dan bilamana dia terkena penyakit disebabkan bakteri itu tentulah dia menghilangkan bakteri itu.
Namun bukanlah suatu kepastian, sebab lenyapnya bakteri itu hanya dengan izin Allah subhanahu wa ta’ala Demikian pula dalam bidang kehidupan manusia lainnya, seperti bidang sosial, ekonomi dan politik.
Bilamana mereka mengalami kesulitan tentu ada sebab-sebabnya dan sebab-sebab itu berada dalam lingkungan mereka sendiri.
Kewajiban manusia itu sendiri mencari sebab itu agar terlepas dari akibatnya sambil berdoa kepada Allah dengan sepenuh hati serta tawakal kepada-Nya.
Sesudah menyatakan tentang kesulitan hidup yang menimpa manusia, Allah menyatakan pula tentang kenikmatan dan kesenangan yang dialami manusia.
Mengenai kesenangan dan kelapangan hidup ini Allah menyatakan bahwa jika Dia berkehendak dengan iradat-Nya melimpahkannya kepada manusia, maka tak seorang pun yang dapat menjadi penghambat, sebab kebahagiaan dan kesenangan itu adalah karunia-Nya kepada hamba-Nya dan menurut iradat-Nya.
Apa yang dikehendaki-Nya pasti terjadi, dan Allah tidak terikat kepada suatu sebab dalam memberikan kesenangan dan kebaikan itu.
Karunia Allah atas hamba-Nya berdasarkan keluasan rahmat-Nya.

Allah Maha Pengampun, mengampuni segala dosa orang-orang yang bertobat, dan dosa orang kafir yang kemudian beriman kepada-Nya.
Allah Maha Pengasih, mengasihi orang-orang beriman dan Dia tidak menyiksanya bilamana dia bertobat dari dosanya.
Pengampunan dan kasih sayang-Nya meliputi seluruh umat manusia.
Karena rahmat-Nya itu pula maka tidak semua kejahatan di dunia ini dijatuhi siksaan.
Firman Allah:

Dan kalau sekiranya Allah menyiksa manusia disebabkan usahanya niscaya Dia tidak akan meninggalkan di atas permukaan bumi suatu makhluk yang melata pun, akan tetapi Allah menangguhkan (penyiksaan) mereka sampai waktu yang tertentu.
(Q.S. Faathir [35]: 45)

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Dan jika Allah menimpakan suatu keburukan kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia.
Demikian pula, jika Dia telah menentukan suatu kebaikan kepadamu, maka tak seorang pun yang dapat menghalanginya.
Dialah Allah yang, dengan karunia-Nya, memberikan kebaikan kepada para hamba yang dikehendaki-Nya.
Allah Yang Mahasuci, ampunan-Nya amat luas dan rahmat-Nya berlimpah.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Jika Allah menimpakan kepadamu) mengenakan kepadamu (sesuatu kemudaratan) seperti kemiskinan dan sakit (maka tidak ada yang dapat menghilangkan) yang melenyapkan (hal itu kecuali Dia.

Dan jika Allah menghendaki kebaikan bagi kamu, maka tak ada yang dapat menolak) menahan (karunia-Nya) yang telah Dia kehendaki buatmu (Dia memberikan hal itu) kebaikan itu (kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.)

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Dan apabila Allah menimpakan kepadamu (wahai Rasul) suatu bencana atau bala, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia yang Mahatinggi lagi Mahaagung.
Dan jika Dia hendak memberikan kebaikan dan kenikmatan kepadamu, tidak ada seorang pun yang bisa mencegahnya.
Allah memberikan kebaikan dan kemudharatan kepada siapa saja dari hamba-Nya yang dikehendaki.
Dan Allah Maha Pengampun atas dosa hamba-Nya bagi siapa saja yang bertaubat, Allah Maha Penyayang terhadap orang yang beriman dan menaati-Nya.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala.:

Jika Allah menimpakan sesuatu kemudaratan., hingga akhir ayat.

Di dalam ayat ini terkandung makna yang menjelaskan bahwa kebaikan dan keburukan serta manfaat dan mudarat itu hanyalah bersumber dari Allah subhanahu wa ta’ala.
semata, tiada seorang pun yang menyekutui-Nya dalam hal ini.
Dialah yang berhak disembah, tiada sekutu bagi-Nya.

Al-Hafiz ibnu Asakir di dalam biografi Dafwan ibnu Sulaim telah meriwayatkan melalui jalur Abdullah ibnu Wahb bahwa:

telah menceritakan kepadaku Yahya ibnu Ayyub, dari Isa ibnu Musa, dari Safwan ibnu Sulaim, dari Anas ibnu Malik, bahwa Rasulullah ﷺ telah bersabda: Carilah kebaikan sepanjang masa kalian, dan carilah karunia-karunia Tuhan kalian, karena sesungguhnya Allah mempunyai karunia-karunia dari sebagian rahmat-Nya yang dapat diperoleh oleh siapa yang dikehendaki-Nya dari kalangan hamba-hamba-Nya.
Dan mintalah kalian kepada-Nya, mudah-mudahan aurat kalian ditutupi dan diamankan dari rasa takut.

Firman Allah subhanahu wa ta’ala.:

Dan Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Yakni kepada orang yang bertobat kepada-Nya dari segala dosa, sekalipun dari dosa mempersekutukan Allah, jika ia bertobat kepada-Nya, niscaya Dia menerima tobatnya.


Informasi Surah Yunus (يونس)
Surat Yunus terdiri atas 109 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah kecuali ayat 40, 94, 95.
yang diturunkan pada masa Nabi Muhammad ﷺ berada di Madinah.
Surat ini dinamai “surat Yunus” karena dalam surat ini terutama ditampilkan kisah Nabi Yunus ‘alaihis salam dan pengikut-pengikutnya yang teguh imannya.

Keimanan:

Al Qur’an bukanlah sihir
Allah mengatur alam semesta dari Arasy-Nya
syafa’at hanyalah dengan izin Allah
Wali-wali Allah
wahyu Allah yang menerangkan yang ghaib kepada manusia
Allah menyaksikan dan mengamat-amati perbuatan hamba­ harnba-Nya di dunia
Allah tidak mempunyai Anak.

Hukum:

Menentukan perhitungan tahun dan waktu dengan perjalanan matahari dan bulan
hukum mengada-adakan sesuatu terhadap Allah dan mendustakan ayat-ayat-Nya.

Kisah:

Kisah Nabi Nuh a.s.dengan kaumnya
Nabi Musa dengan Fir’aun dan tukang-tukang sihir
kisah Bani lsrail setelah ke luar dari negeri Mesir
Nabi Yunus a.s. dengan kaumnya.

Lain-lain:

Manusia ingat kepada Allah di waktu kesukaran dan lupa di waktu senang
keadaan orang-orang baik dan orang-orang jahat di hari kiamat
Al Qur’an tidak dapat ditandingi
rasul hanya menyampaikan risalah.

Audio

Qari Internasional

Q.S. Yunus (10) ayat 107 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Yunus (10) ayat 107 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Yunus (10) ayat 107 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Yunus - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 109 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 10:107
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Yunus.

Surah Yunus (Arab: ينوس , Yūnus, "Nabi Yunus") adalah surah ke-10 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 109 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah kecuali ayat 40, 94, 95, yang diturunkan pada di Madinah.

Nomor Surah 10
Nama Surah Yunus
Arab يونس
Arti Nabi Yunus
Nama lain -
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 51
Juz Juz 11 (ayat 1-109)
Jumlah ruku' 11 ruku'
Jumlah ayat 109
Jumlah kata 1844
Jumlah huruf 7593
Surah sebelumnya Surah At-Taubah
Surah selanjutnya Surah Hud
4.4
Ratingmu: 4.8 (8 orang)
Sending







Pembahasan ▪ qs 10 107

Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta