Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Yaa Siin (Yaasiin) – surah 36 ayat 83 [QS. 36:83]

فَسُبۡحٰنَ الَّذِیۡ بِیَدِہٖ مَلَکُوۡتُ کُلِّ شَیۡءٍ وَّ اِلَیۡہِ تُرۡجَعُوۡنَ
Fasubhaanal-ladzii biyadihi malakuutu kulli syai-in wa-ilaihi turja’uun(a);
Maka Mahasuci (Allah) yang di tangan-Nya kekuasaan atas segala sesuatu dan kepada-Nya kamu dikembalikan.
―QS. Yaa Siin [36]: 83

So exalted is He in whose hand is the realm of all things, and to Him you will be returned.
― Chapter 36. Surah Yaa Siin [verse 83]

فَسُبْحَٰنَ maka Maha Suci

So glory be
ٱلَّذِى yang

(to) the One who
بِيَدِهِۦ di tangan-Nya

in Whose hand
مَلَكُوتُ kekuasaan

is (the) dominion
كُلِّ segala

(of) all
شَىْءٍ sesuatu

things,
وَإِلَيْهِ dan kepadaNya

and to Him
تُرْجَعُونَ kalian dikembalikan

you will be returned.

Tafsir

Alquran

Surah Yaa Siin
36:83

Tafsir QS. Yaa Siin (36) : 83. Oleh Kementrian Agama RI


Orang-orang yang beriman pasti berkata bahwa Allah Mahasuci.
Di tangan-Nya kekuasaan penuh atas segala sesuatu di alam ini.

Dialah yang menciptakan, mengatur, dan memeliharanya.
Kepada-Nya jualah semua makhluk dikembalikan.


Pengakuan dan keyakinan semacam ini pasti timbul apabila manusia menggunakan pikiran sehat untuk memperhatikan isi alam ini semuanya yang menjadi bukti bagi kekuasaan Allah.

Tafsir QS. Yaa Siin (36) : 83. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Maka Tuhan yang, dengan kemahakuasaan-Nya, mempunyai hak mencipta dan mengatur segala sesuatu, itu sungguh Mahasuci dari segala sifat yang tidak pantas disandang-Nya.
Dan hanya kepada- Nyalah kalian semua akan dikembalikan, lalu Dia akan memperhitungkan amal perbuatan kalian.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Mahasuci dan Mahatinggi Allah dari kesyirikan dan kelemahan.
Karena Dia adalah Maharaja yang menguasai segala sesuatu, yang mengatur segala urusan makhluk-Nya tanpa penentang dan penghalang, dan bukti-bukti kekuasaan dan kesempurnaan nikmat-Nya telah terlihat, serta hanya kepada-Nya kalian akan dikembalikan untuk menghadapi hisab dan pembalasan.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Maka Maha Suci Allah Yang dalam genggaman-Nya kekuasaan) lafal Malakuutu pada asalnya adalah Mulki kemudian ditambahkan huruf Wawu dan Ta untuk menunjukkan makna mubalaghah, artinya kekuasaan atas


(segala sesuatu dan kepada-Nyalah kalian dikembalikan) kelak di akhirat.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Maka Mahasuci (Allah) yang ditangan-Nya kekuasaan atas segala sesuatu dan kepada-Nyalah kamu dikembalikan.
(QS. Yasin [36]: 83)

Yakni Mahasuci dan Mahabersih Allah, sebagai ungkapan memahasucikan dan memahabersihkan Tuhan Yang Hidup, Yang terus menerus mengatur makhluk-Nya dari semua keburukan.
Di tangan kekuasaan-Nyalah terletak semua kendali kekuasaan di langit dan di bumi, dan hanya kepada-Nyalah dikembalikan semua utusan.
Dialah Yang Menciptakan dan Yang Memerintah, dan kepada-Nyalah dikembalikan semua hamba pada hari mereka dibangkitkan, lalu Dia membalas setiap orang sesuai dengan amal perbuatannya.
Dia Mahaadil, Pemberi Nikmat dan Pemberi Karunia.
Maka firman Allah subhanahu wa ta’ala:
Maka Mahasuci (Allah) yang di tangan-Nya kekuasaan atas segala sesuatu.
(QS. Yasin [36]: 83)

Semakna dengan firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Katakanlah,
"Siapakah yang di tangan-Nya berada kekuasaan atas segala sesuatu ?"
(QS. Al-Mu-minun:
88)

Dan firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Maha suci Allah yang di tangan-Nyalah segala kerajaan.
(QS. Al-Mulk [67]: 1)

Lafaz al-mulk dan al-malakut sama, seperti halnya lafaz rahmah dan rahmut, rahbah, dan rahbut, dan jabar dan jabarut.


Di antara ulama ada yang menduga bahwa al-mulk adalah alam jasad, sedangkan al-malakut alam ulama tafsir dan lain-lainnya.

Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Hammad dari Abdul Malik ibnu Umair, telah menceritakan kepadaku saudara sepupu Huzaifah, dari Huzaifah ibnul Yaman r.a. yang menceritakan bahwa ia salat bersama Rasulullah ﷺ di suatu malam.
Maka beliau ﷺ membaca tujuh surat yang panjang-panjang dalam beberapa rakaat.
Dan beliau bila mengangkat kepalanya dari rukuk mengucapkan:
Allah mendengar orang yang memuji-Nya.
Kemudian dilanjutkan:
Segala puji bagi Allah Yang mempunyai segala kerajaan, keperkasaan, kebesaran, dan keagungan.
Dan lama rukuknya sama dengan lama berdirinya, dan lama sujudnya sama dengan lama rukuknya.
Ketika beliau bersalam, kedua kakiku terasa hampir patah (karena lamanya salat).

dari Abu Hamzah maula Al-Ansar, dari seorang lelaki dari Huzaifah r.a., bahwa ia pernah melihat Rasulullah ﷺ sedang salat di malam hari, dan beliau ﷺ mengucapkan:
Allahu Akbar —tiga kali— Yang memiliki semua kerajaan, kebesaran dan keagungan.
Setelah itu beliau membuka salatnya (membaca Al-Fatihah), dan membaca surat Al-Baqarah, lalu rukuk, dan lama rukuknya sama dengan lamanya berdiri.
Dalam rukuknya itu beliau membaca:
Mahasuci Tuhanku Yang Mahabesar.
Beliau mengangkat kepalanya dari rukuk, dan i’tidal yang dilakukannya hampir sama dengan rukuknya.
Dalam i’tidalnya beliau membaca:
Bagi Tuhanku segala puji.
Kemudian sujud, dan lama sujudnya itu sama dengan lama berdirinya.
Dalam sujudnya beliau membaca:
Mahasuci Tuhanku Yang Mahatinggi.
Kemudian beliau mengangkat kepalanya dari sujud, lalu melakukan duduk di antara dua sujud dalam waktu yang lamanya sama dengan sujudnya.
Dalam duduknya itu beliau mengucapkan:
Tuhanku, berilah ampunan bagiku.
Tuhanku, berilah ampunan bagiku.
Rasulullah ﷺ melakukan salatnya itu empat rakaat, yang padanya beliau membaca surat Al-Baqarah, Ali Imran, An-Nisa, Al-Maidah atau Al-An’am —di sini Syu’bah ragu—.
Demikianlah menurut lafaz yang ada pada Imam Abu Daud.

Imam Nasai mengatakan bahwa Abu Hamzah menurut kami adalah Talhah ibnu Yazid, dan lelaki ini diduga kuat adalah Silah, demikianlah menurut Imam Nasai.
Tetapi yang lebih kuat lagi diduga dia adalah saudara sepupu Huzaifah, seperti yang telah disebutkan di dalam riwayat Imam Ahmad, hanya Allah-lah Yang Maha Mengetahui.

Adapun riwayat Silah ibnu Zufar, dari Huzaifah r.a., maka sesungguhnya riwayat ini berada di dalam kitab Sahih Muslim, tetapi di dalam teksnya tidak disebutkan penuturan kata al-malakut, wal jabarut, wal kibriya wal ‘azamah.

Imam Abu Daud mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ahmad ibnu Saleh, telah menceritakan kepada kami Ibnu Wahb, telah menceritakan kepadaku Mu’awiyah ibnu Saleh, dari Amr ibnu Qais, dari Asim ibnu Humaid, dari Auf ibnu Malik Al-Asyja’i r.a. yang mengatakan bahwa ia ikut salat bersama Rasulullah ﷺ di suatu malam, maka Rasulullah ﷺ berdiri dan membaca surat Al-Baqarah.
Dan tidak sekali-kali beliau melalui ayat rahmat, melainkan berhenti dan meminta, dan tidak sekali-kali bacaannya melewati ayat azab, melainkan beliau berhenti, lalu memohon perlindungan.
Kemudian beliau rukuk dengan lama yang hampir sama dengan berdirinya.
Dalam rukuknya itu beliau mengucapkan:
Mahasuci Tuhan Yang mempunyai keperkasaan, kerajaan, kebesaran, dan keagungan.
Kemudian sujud dengan lama yang sama dengan lama berdirinya, dan dalam sujudnya beliau mengucapkan doa yang semisal.
Lalu berdiri (setelah membaca Al-Fatihah) membaca surat Ali Imran, lalu Al-Baqarah.

Unsur Pokok Surah Yaa Siin (يس)

Surat "Yaa Siin" terdiri atas 83 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Jin.

Dinamai "Yaa Siin" karena dimulai dengan huruf "Yaa Siin".
Sebagaimana halnya arti huruf-huruf abjad yang terletak pada permulaan beberapa surat Alquran, maka demikian pula arti "Yaa Siin" yang terdapat pada ayat permulaan surat ini, yaitu Allah mengisyaratkan bahwa sesudah huruf tersebut akan dikemukakan hal-hal yang penting antara lain:
Allah bersumpah dengan Alquran bahwa Muhammad ﷺ benar-benar seorang rasul yang diutus-Nya kepada kaum yang belum pernah diutus kepada mereka rasul­ rasul.

Keimanan:

▪ Bukti-bukti adanya hari berbangkit.
Alquran bukanlah syair.
▪ Ilmu, kekuasaan dan rahmat Allah.
▪ Surga dan sifat-sifatnya yang disediakan bagi orang-orang mukmin.
▪ Mensucikan Allah dari sifat-sifat yang tidak layak bagi-Nya.
▪ Anggota badan manusia menjadi saksi pada hari kiamat atas segala perbuatannya di dunia.

Kisah:

▪ Kisah utusan-utusan Nabi Isa `Anthakiyah (Syam).

Lain-lain:

▪ Tidak ada faedah peringatan bagi orang-orang musyrik.
▪ Allah menciptakan segala sesuatu berpasang-pasangan.
▪ Semua bintang-bintang di cakrawala berjalan pada garis edar yang telah ditetapkan Allah.
▪ Ajal dan hari kiamat datangnya secara tlba­tiba.
▪ Allah menghibur hati Rasulullah ﷺ terhadap sikap kaum musyrikin yang menyakitkan hatinya.

Audio

QS. Yaa-Siin (36) : 1-83 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 83 + Terjemahan Indonesia

QS. Yaa-Siin (36) : 1-83 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 83

Gambar Kutipan Ayat

Surah Yaa Siin ayat 83 - Gambar 1 Surah Yaa Siin ayat 83 - Gambar 2
Statistik QS. 36:83
  • Rating RisalahMuslim
4.5

Ayat ini terdapat dalam surah Yaa Siin.

Surah Yasin atau Surah Ya Sin (bahasa Arab:يس) adalah surah ke-36 dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 83 ayat, serta termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Dinamai Ya Sin karena surah ini dimulai dengan dua abjad Arab Ya Sin.
Sebagaimana halnya arti tersembunyi huruf-huruf abjad Alif Lam Mim atau Nun yang terletak pada permulaan beberapa surah Alquran, maka demikian pula arti Ya Sin yang termasuk dalam kategori ayat mutasyaabihat.

Nomor Surah36
Nama SurahYaa Siin
Arabيس
ArtiYaasiin
Nama lain
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu41
Juz22 dan 23
Jumlah ruku’5 ruku’
Jumlah ayat83
Jumlah kata733
Jumlah huruf3068
Surah sebelumnyaSurah Fatir
Surah selanjutnyaSurah As-Saffat
Sending
User Review
4.5 (15 votes)
Tags:

36:83, 36 83, 36-83, Surah Yaa Siin 83, Tafsir surat YaaSiin 83, Quran Yasin 83, Surah Yasin ayat 83

▪ arti fasubhanalladzi biyadhi malakutu kuli sayin wa ilaihi turjaun ▪ Biatdihi ▪ fa subhanalladzi biyadihi malakutu ▪ fasubhanalladzi biyadihi malakutu kulli ▪ Fasubkhala ladzi biyadihi ▪ qs YAASINN 83 ▪ Wailaihi
Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. Ar Rahmaan (Yang Maha Pemurah) – surah 55 ayat 13 [QS. 55:13]

13. Setelah memaparkan nikmat dan anugerah-Nya, Allah lalu menantang jin dan manusia, “Wahai manusia dan jin, nikmat-nikmat Allah begitu banyak, maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan, Ap … 55:13, 55 13, 55-13, Surah Ar Rahmaan 13, Tafsir surat ArRahmaan 13, Quran Ar-Rahman 13, ArRahman 13, Ar Rahman 13, Surah Ar Rahman ayat 13

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Nama Ibu susuan Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam yaitu ...

Benar! Kurang tepat!

Nama anak lelaki Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam yaitu ...

Benar! Kurang tepat!

Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam lahir pada bulan ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam lahir pada Senin, 12 Rabiul Awal, di Tahun Gajah. Lalu pada tanggal 17 Rabiul Awal ini merupakan hari ketika Rasulullah hijrah atau meninggalkan Mekkah menuju Madinah.

+

Array

Masyarakat Mekkah pada awal nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam berdakwah waktu itu sedang dilanda berbagai krisis, dan yang paling menonjol adalah krisis ...

Benar! Kurang tepat!

Nama isteri Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam selepas Khadijah ialah ...

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #12
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #12 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #12 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #6

Alquran bertindak sebagai Hudan, yang artinya adalah … penyinar di alam kubur sebuah petunjuk penyemangat pelindung pewaris Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #18

Arti dari lafal لَكُمْ دِينُكُمْ yaitu … apa yang kamu sembah agamaku untuk selamanya untukmu agamamu aku tidak menyembah untukku

Pendidikan Agama Islam #25

Surah Al-Insyirah turun sesudah surah … Ad Duha Ali Imron Al Asr Al lahab An Nasr Benar! Kurang tepat! Penjelasan:Surah

Instagram