Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Yaa Siin (Yaasiin) - surah 36 ayat 77 [QS. 36:77]

اَوَ لَمۡ یَرَ الۡاِنۡسَانُ اَنَّا خَلَقۡنٰہُ مِنۡ نُّطۡفَۃٍ فَاِذَا ہُوَ خَصِیۡمٌ مُّبِیۡنٌ
Awalam yara-insaanu annaa khalaqnaahu min nuthfatin fa-idzaa huwa khashiimun mubiinun;
Dan tidakkah manusia memperhatikan bahwa Kami menciptakannya dari setetes mani, ternyata dia menjadi musuh yang nyata!
―QS. Yaa Siin [36]: 77

Daftar isi

Does man not consider that We created him from a (mere) sperm-drop – then at once he is a clear adversary?
― Chapter 36. Surah Yaa Siin [verse 77]

أَوَلَمْ ataukah tidak

Does not
يَرَ memperhatikan

see
ٱلْإِنسَٰنُ manusia

[the] man
أَنَّا bahwasannya Kami

that We
خَلَقْنَٰهُ Kami menciptakannya

[We] created him
مِن dari

from
نُّطْفَةٍ air mani

a semen-drop
فَإِذَا maka tiba-tiba

Then behold!
هُوَ dia

He
خَصِيمٌ musuh

(is) an opponent
مُّبِينٌ nyata

clear.

Tafsir Quran

Surah Yaa Siin
36:77

Tafsir QS. Yasin (36) : 77. Oleh Kementrian Agama RI

Karena adanya sebagian manusia tidak percaya tentang adanya hari Kebangkitan, maka Pada ayat ini Allah mengingatkan mereka kepada kekuasaan-Nya dalam menciptakan manusia, sebagai bagian dari seluruh makhluk-Nya.
Ini dikemukakan dengan nada keheranan atas sikap sebagian manusia itu.

Yaitu:
apakah manusia itu tidak memikirkan dan tidak memperhatikan bahwa Allah telah menciptakannya dari setetes air mani, tetapi kemudian setelah melalui proses, ia lahir ke dunia dalam bentuk manusia sempurna, kemudian ia menjadi orang yang bersikap memusuhi Allah dan rasul-Nya.
Sikap semacam ini benar-benar tidak dapat diterima oleh pikiran yang sehat.

Apabila manusia menyadari bahwa Allah kuasa menciptakannya, bahkan dari setetes air mani, kemudian menjadikan makhluk yang paling baik di bumi ini, pastilah ia yakin, bahwa Allah kuasa pula mengembalikannya kepada asal kejadiannya itu, dan Ia kuasa pula untuk mengulangi kembali penciptaan-Nya, yakni membangkitkannya seperti kehidupannya semula.
Oleh karena itu, manusia tidak boleh bersikap melawan perintah Allah.

Tafsir QS. Yaa Siin (36) : 77. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Apakah manusia mengingkari wujud dan kemahaesaan Kami sehingga tidak melihat bahwa ia–yang sebelumnya tidak pernah ada–Kami ciptakan dari sperma yang hina, lalu tiba-tiba bersikap sangat memusuhi dan dengan cara terang-terangan?

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Apakah orang yang mengingkari kebangkitan itu tidak melihat awal mula penciptaannya sehingga dia bisa menjadikannya sebagai bukti atas kebangkitannya, bahwa Kami menciptakannya dari setetes air yang selanjutnya berproses sampai ia menjadi manusia dewasa, dan ternyata dia adalah pendebat yang ulung yang banyak menyangkal?

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Apakah manusia tidak memperhatikan) apakah ia tidak mengetahui, orang yang dimaksud adalah Ashi bin Wail


(bahwa Kami menciptakannya dari setitik air) yakni air mani, hingga Kami jadikan ia besar dan kuat


(maka tiba-tiba ia menjadi penentang) yakni sangat memusuhi Kami


(yang nyata) jelas menentangnya, tidak mau percaya kepada adanya hari berbangkit.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Mujahid, Ikrimah, Urwah ibnuz Zubair, As-Saddi, dan Qatadah mengatakan bahwa Ubay ibnu Khalaf laknatullah datang kepada Rasulullah ﷺ dengan membawa sebuah tulang yang sudah rapuh, lalu ia remas-remas tulang itu hingga hancur dan menebarkannya ke udara seraya berkata,
"Hai Muhammad, apakah engkau mengira bahwa Allah akan membangkitkan hidup kembali tulang ini?"
Rasulullah ﷺ menjawab:

Benar, Allah akan mematikanmu, kemudian membangkitkanmu hidup kembali, lalu menggiringmu ke neraka.
Dan turunlah ayat-ayat berikut hingga akhir surat, yaitu:
Dan apakah manusia tidak memperhatikan bahwa Kami menciptakannya dari setitik air (mani).
(QS. Yasin [36]: 77), hingga akhir surat.

Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ali ibnul Husain ibnul Junaid, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnul Ala, telah menceritakan kepada kami Usman ibnu Sa’id Az-Zayyat, dari Has’yim, dari Abu Bisyr, dari Sa’id ibnu Jubair, dari Ibnu Abbas r.a. yang mengatakan bahwa sesungguhnya Al-As ibnu Wa’il memungut sepotong tulang dari Bat-hah, lalu menghancurkannya dengan tangannya, kemudian ia berkata kepada Rasulullah ﷺ,
"Apakah Allah akan menghidupkan kembali hewan ini sesudah apa yang kulihat sekarang?"
Rasulullah ﷺ menjawab:
Benar, Allah akan mematikanmu, lalu menghidupkanmu, kemudian memasukkanmu ke dalam neraka Jahanam.
Ibnu Abbas mengatakan bahwa setelah itu turunlah ayat-ayat yang terakhir dari surat Yasin.


Ibnu Jarir meriwayatkannya dari Ya’qub ibnu Ibrahim, dari Hasyim, dari Abu Bisyr, dari Sa’id ibnu Jubair, lalu disebutkan hal yang semisal, tetapi dalam periwayatan ini tidak disebutkan Ibnu Abbas.

Telah diriwayatkan pula melalui jalur Al-Aufi, dari Ibnu Abbas yang mengatakan bahwa Abdullah ibnu Ubay datang dengan membawa sepotong tulang, lalu ia menghancurkannya, selanjutnya disebutkan hal yang semisal.
Hal ini jelas mungkar karena surat ini adalah Makkiyyah, sedangkan Abdullah ibnu Ubay ibnu Salul hanya ada di Madinah.

Akan tetapi, pada garis besarnya dapat dikatakan bahwa sama saja apakah ayat-ayat ini diturunkan berkenaan dengan Ubay ibnu Khalaf, atau Al-As ibnu Wa’il, atau berkenaan dengan kedua-duanya, makna ayat mengandung pengertian yang umum mencakup semua orang yang ingkar terhadap adanya hari berbangkit.

Huruf alif dan lam yang ada di dalam firman-Nya:

Dan apakah manusia tidak memperhatikan.
(QS. Yasin [36]: 77)

Menunjukkan pengertian al-liljinsi yang berarti mencakup semua orang yang ingkar terhadap adanya hari berbangkit.

bahwa Kami menciptakannya dari setitik air (mani), maka tiba-tiba ia menjadi penantang yang nyata.
(QS. Yasin [36]: 77)

Yakni apakah orang yang ingkar terhadap adanya hari berbangkit tidak menyimpulkan dari permulaan penciptaan dirinya yang menunjukkan kepada pengembaliannya?
Karena sesungguhnya Allah mulai menciptakan manusia dari sari pati air yang hina.
Dia menciptakannya dari sesuatu yang hina, lemah, dan kecil, sebagaimana yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Bukankah Kami menciptakan kamu dari air yang hina?
Kemudian Kami letakkan dia dalam tempat yang kokoh (Rahim).
Sampai waktu yang ditentukan (QS. Al-Mursalat : 20-21)

Dan firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur.
(QS. Al-Insan [76]: 2)

Yaitu dari air mani yang bercampur, dan Tuhan yang menciptakan manusia dari nutfah yang lemah ini pasti dapat menghidupkannya kembali sesudah matinya.


Imam Ahmad mengatakan di dalam kitab musnadnya:


Telah menceritakan kepada kami Abul Mugirah, telah menceritakan kepada kami Hariz, telah menceritakan kepadaku Abdur Rahman ibnu Maisarah, dari Jubair ibnu Nafir, dari Bisyr ibnu Jahhasy yang mengatakan bahwa sesungguhnya Rasulullah ﷺ meludah di telapak tangannya pada suatu hari, lalu meletakkan jari telunjuknya pada ludahnya itu dan bersabda:
Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,
"Hai Bani Adam, bagaimanakah engkau menganggap-Ku tidak berkuasa, sedangkan Aku telah menciptakanmu dari hal semisal ini, dan manakala Aku telah menyempurnakan bentukmu dan menyelesaikan ciptaanmu hingga kamu dapat berjalan dengan mengenakan baju burdahmu dan bumi ini sebagai tempat berpijakmu, lalu kamu menghimpun (harta) dan tidak mau bersedekah.
Hingga manakala roh sampai di tenggorokan, lalu kamu katakan, ‘Aku akan bersedekah’, tetapi masa bersedekah telah habis."

Sebab-Sebab Diturunkannya Surah Yaa Siin (36) Ayat 77

Diriwayatkan oleh al-Hakim dengan sanad yang bersumber dari Ibnu ‘Abbas.
Dan diriwayatkan pula oleh Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari Mujahid, ‘Ikrimah, ‘Urwah bin Zubair, dan as-Suddi, dengan tambahan bahwa orang tersebut bernama Ubaybin Khalaf, bahwa al ‘Ash bin Wa-il menghadap Rasulullah ﷺ dengan membawa tulang yang rusak sambil mematah-matahkannya.
Ia berkata: “Hai Muhammad, apakah Allah akan membangkitkan tulang yang sudah lapuk ini?”

Nabi ﷺ menjawab:
“Benar.
Allah akan membangkitkan ini, mematikan kamu, menghidupkan kamu kembali, serta memasukkan kamu ke dalam neraka jahanam.” Ayat ini (Yaasiin: 77-83) turun berkenaan dengan peristiwa tersebut, yang menegaskan kekuasaan Allah untuk membangkitkan manusia pada hari kiamat.

Sumber : Asbabun Nuzul – K.H.Q Shaleh – H.A.A Dahlan dkk.

Unsur Pokok Surah Yaa Siin (يس)

Surat "Yaa Siin" terdiri atas 83 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Jin.

Dinamai "Yaa Siin" karena dimulai dengan huruf "Yaa Siin".
Sebagaimana halnya arti huruf-huruf abjad yang terletak pada permulaan beberapa surat Alquran, maka demikian pula arti "Yaa Siin" yang terdapat pada ayat permulaan surat ini, yaitu Allah mengisyaratkan bahwa sesudah huruf tersebut akan dikemukakan hal-hal yang penting antara lain:
Allah bersumpah dengan Alquran bahwa Muhammad ﷺ benar-benar seorang rasul yang diutus-Nya kepada kaum yang belum pernah diutus kepada mereka rasul­ rasul.

Keimanan:

▪ Bukti-bukti adanya hari berbangkit.
Alquran bukanlah syair.
▪ Ilmu, kekuasaan dan rahmat Allah.
▪ Surga dan sifat-sifatnya yang disediakan bagi orang-orang mukmin.
▪ Mensucikan Allah dari sifat-sifat yang tidak layak bagi-Nya.
▪ Anggota badan manusia menjadi saksi pada hari kiamat atas segala perbuatannya di dunia.

Kisah:

▪ Kisah utusan-utusan Nabi Isa `alaihis salam dengan penduduk Anthakiyah (Syam).

Lain-lain:

▪ Tidak ada faedah peringatan bagi orang-orang musyrik.
▪ Allah menciptakan segala sesuatu berpasang-pasangan.
▪ Semua bintang-bintang di cakrawala berjalan pada garis edar yang telah ditetapkan Allah.
▪ Ajal dan hari kiamat datangnya secara tlba­tiba.
▪ Allah menghibur hati Rasulullah ﷺ terhadap sikap kaum musyrikin yang menyakitkan hatinya.

Audio Murottal

QS. Yaa-Siin (36) : 1-83 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 83 + Terjemahan Indonesia



QS. Yaa-Siin (36) : 1-83 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 83

Gambar Kutipan Ayat

Surah Yaa Siin ayat 77 - Gambar 1 Surah Yaa Siin ayat 77 - Gambar 2
Statistik QS. 36:77
  • Rating RisalahMuslim
4.5

Ayat ini terdapat dalam surah Yaa Siin.

Surah Yasin atau Surah Ya Sin (bahasa Arab:يس) adalah surah ke-36 dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 83 ayat, serta termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Dinamai Ya Sin karena surah ini dimulai dengan dua abjad Arab Ya Sin.
Sebagaimana halnya arti tersembunyi huruf-huruf abjad Alif Lam Mim atau Nun yang terletak pada permulaan beberapa surah Alquran, maka demikian pula arti Ya Sin yang termasuk dalam kategori ayat mutasyaabihat.

Nomor Surah 36
Nama Surah Yaa Siin
Arab يس
Arti Yaasiin
Nama lain
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 41
Juz 22 dan 23
Jumlah ruku’ 5 ruku’
Jumlah ayat 83
Jumlah kata 733
Jumlah huruf 3068
Surah sebelumnya Surah Fatir
Surah selanjutnya Surah As-Saffat
Sending
User Review
4.7 (9 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

36:77, 36 77, 36-77, Surah Yaa Siin 77, Tafsir surat YaaSiin 77, Quran Yasin 77, Surah Yasin ayat 77

Video Surah

36:77


More Videos

Kandungan Surah Yaa Siin

۞ QS. 36:5 Al Rahim (Maha Penyayang) • Al ‘Aziz (Maha Mulia)

۞ QS. 36:6 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 36:7 • Allah menggerakkan hati manusia • Segala sesuatu ada takdirnya • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 36:8 • Azab orang kafir

۞ QS. 36:9 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin • Kekuasaan Allah

۞ QS. 36:10 • Allah menggerakkan hati manusia • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 36:11 • Pahala iman • Ampunan Allah yang luas • Al Rahman (Maha Pengasih) • Balasan dan pahala dari Allah •

۞ QS. 36:12 • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan • Lembaran catatan amal perbuatan • Menghitung amal kebaikan

۞ QS. 36:14 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 36:15 Al Rahman (Maha Pengasih) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 36:16 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 36:18 • Meramal nasib

۞ QS. 36:19 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Meramal nasib

۞ QS. 36:21 • Balasan dan pahala dari Allah • Ikhlas dalam berbuat

۞ QS. 36:22 • Kebenaran hari penghimpunan • Kewajiban hamba pada Allah

۞ QS. 36:23 Tauhid Uluhiyyah • Al Rahman (Maha Pengasih) • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 36:24 • Azab orang kafir

۞ QS. 36:25 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 36:26 • Pahala iman

۞ QS. 36:27 • Pahala iman • Ampunan Allah yang luas • Ar Rabb (Tuhan) • Ampunan Allah dan rahmatNya •

۞ QS. 36:28 • Azab orang kafir

۞ QS. 36:29 • Azab orang kafir

۞ QS. 36:31 • Azab orang kafir

۞ QS. 36:32 • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 36:33 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan

۞ QS. 36:37 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah

۞ QS. 36:38 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Al ‘Aziz (Maha Mulia) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 36:39 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 36:40 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 36:41 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 36:43 • Sifat Masyi’ah (berkehendak)

۞ QS. 36:44 • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir

۞ QS. 36:45 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 36:46 Ar Rabb (Tuhan) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 36:47 • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 36:48 • Mengingkari hari kebangkitan • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 36:49 • Peniupan sangkakala • Hari kiamat datang tiba-tiba

۞ QS. 36:50 • Kedahsyatan hari kiamat • Terputusnya hubungan antara sesama pada hari kiamat

۞ QS. 36:51 Ar Rabb (Tuhan) • Peniupan sangkakala • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan • Manusia dibangkitkan dari kubur •

۞ QS. 36:52 • Allah menepati janji • Al Rahman (Maha Pengasih) • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan • Manusia dibangkitkan dari kubur •

۞ QS. 36:53 • Peniupan sangkakala • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan • Manusia dibangkitkan dari kubur

۞ QS. 36:54 • Keadilan Allah dalam menghakimi • Menanggung dosa orang lain

۞ QS. 36:55 • Sifat ahli surga

۞ QS. 36:56 • Sifat ahli surga

۞ QS. 36:57 • Sifat surga dan kenikmatannya

۞ QS. 36:58 • Melihat Allah di surga • Ar Rabb (Tuhan) • Al Rahim (Maha Penyayang) • Percakapan Allah dengan ahli surga •

۞ QS. 36:59 • Derajat para pemeluk agama • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 36:60 • Menjaga diri dari syetan

۞ QS. 36:61 • Kewajiban hamba pada Allah

۞ QS. 36:62 • Sifat iblis dan pembantunya • Usaha jin untuk melalaikan manusia dalam beribadah • Usaha syetan untuk membuat manusia lupa dalam berdoa • Syetan menyesatkan dan menghinakan manusia •

۞ QS. 36:63 • Allah menepati janji • Nama-nama neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 36:64 • Azab orang kafir

۞ QS. 36:65 • Manusia bersaksi atas dirinya • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 36:66 • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Allah menggerakkan hati manusia

۞ QS. 36:67 • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Maksiat dan dosa

۞ QS. 36:68 • Keutamaan berumur panjang

۞ QS. 36:70 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 36:71 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 36:75 • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 36:76 • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 36:78 • Mengingkari hari kebangkitan

۞ QS. 36:79 • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Al Muhyi – Al Mumiit (Maha Menghidupkan dan Mematikan) • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan

۞ QS. 36:81 • Kekuasaan Allah • Al Khaliq (Maha Pencipta) • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Al Qaadir (Maha Kuasa) • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan

۞ QS. 36:82 • Kekuasaan Allah • Sifat Iradah (berkeinginan)

۞ QS. 36:83 • Segala sesuatu milik Allah • Kebenaran hari penghimpunan

Ayat Pilihan

Ya Tuhan kami,
janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya.

Beri maaflah kami,
ampunilah kami,
dan rahmatilah kami.
Engkaulah Penolong kami,
maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir.
QS. Al-Baqarah [2]: 286

Tuhanku menyuruh jalankan keadilan. Luruskan muka (diri)mu di setiap sembahyang & sembahlah Allah dengan ikhlaskan ketaatanmu kepada-Nya.
Sebagaimana Dia telah ciptakan kamu pada permulaan (demikian pulalah kamu akan kembali kepada-Nya)
QS. Al-A’raf [7]: 29

Dan Kami jadikan kamu berpasang-pasangan,
dan Kami jadikan tidurmu untuk istirahat,
dan Kami jadikan malam sebagai pakaian,
dan Kami jadikan siang untuk mencari penghidupan,
dan Kami bina di atas kamu tujuh buah (langit) yang kokoh,
QS. An-Naba’ [78]: 8-12

Kami siksa dengan kesengsaraan & kemelaratan, supaya mereka memohon (kepada Allah) dengan tunduk merendahkan diri.
Maka mengapa mereka tak memohon dengan tunduk merendah ketika datang siksaan Kami pada mereka, bahkan hati mereka telah keras
QS. Al-An’am [6]: 42-43

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

بَلِّغُوا عَنِّى وَلَوْ آيَةً
Arti dari hadist diatas adalah ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Rasulullah Shallalhu'alaihi wa sallam bersabda:

بَلِّغُوا عَنِّي وَلَوْ آيَةً

'Sampaikanlah dariku, meskipun satu ayat.'
(HR. Bukhari no. 3461)

Siapakah ilmuan muslim yang pertama menjadi penemu Al-Jabar?

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Muhammad bin Musa al-Khawarizmi adalah seorang ahli dalam bidang matematika, astronomi, astrologi, dan geografi yang berasal dari Persia. Lahir sekitar tahun 780 di Khwarizm dan wafat sekitar tahun 850 di Baghdad.

Di bawah ini adalah cara untuk menjadikan semangat mengamalkan ilmu dalam kehidupan kecuali ...

Correct! Wrong!

+

Yang diajarkan oleh Rasulullah adalah jika kita melihat kemungkaran untuk mencegahnya pertama kali dengan ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Dalam hadits shahih disebutkan.

أَلاَ وَإِنَّ فِى الْجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ ، وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ . أَلاَ وَهِىَ الْقَلْبُ

Barangsiapa di antara kalian melihat suatu kemungkaran maka hendaklah ia merubahnya dengan tangannya jika tidak bisa maka dengan lisannya, jika tidak bisa juga maka dengan hatinya, itulah selemah-lemahnya iman.'
[HR. Muslim dalam Al-Iman (49)]

كادَ الفَقْرُ أنْ يَكُوْنَ كُفْرًا
Arti dari kalimat di atas adalah ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Dari Anas bin Malik Radhiallahu’anhu bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

كادَ الفَقْرُ أنْ يَكُوْنَ كُفْرًا

'Hampir-hampir kefakiran (kemiskinan) itu menjadi kekafiran'
--HR. Imam al-Baihaqi dalam kitab 'Syu’abul Iman' (no. 6612). Hadits ini adalah hadits yang lemah.

Pendidikan Agama Islam #30
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #30 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #30 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #30

Yang diajarkan oleh Rasulullah adalah jika kita melihat kemungkaran untuk mencegahnya pertama kali dengan … بَلِّغُوا عَنِّى وَلَوْ آيَةً Arti dari hadist diatas adalah …Di bawah ini adalah cara untuk menjadikan semangat mengamalkan ilmu dalam kehidupan kecuali …كادَ الفَقْرُ أنْ يَكُوْنَ كُفْرًا Arti dari kalimat di atas adalah …Siapakah ilmuan muslim yang pertama menjadi penemu Al-Jabar?

Pendidikan Agama Islam #21

Pembukuan Alquran dilakukan pada masa khalifah … Setiap bencana dan musibah yang menimpa manusia di bumi sudah tertulis dalam kitab … Bu Nindi mempersiapkan pakaian bayi, karena bu Nindi tidak lama lagi akan melahirkan bayinya, perilaku bu Nindi termasuk meyakini … Allah Subhanahu Wa Ta`ala.Allah Subhanahu Wa Ta`ala tidak akan merubah nasib suatu kaum , sebelum kaum itu sendiri yang merubahnya, arti ayat tersebut terdapat dalam Alquran surah ar-Rad ayat … Salah satu contoh hikmah beriman kepada qada bagi siswa adalah …

Pendidikan Agama Islam #28

Siapa nama ayah Nabi muhammad shallallahu alaihi wasallam? … Siapa nama Nabi setelah Nabi Isa ‘Alaihissalam? … Setiap umat Islam wajib menuntut ilmu. Bagaimana hukum mempelajari Ilmu Agama? … Kewajiban menuntut ilmu terdapat pada Alquran surah … Ada berapa syarat dalam menuntut ilmu? …

Kamus Istilah Islam

tawadu

Apa itu tawadu? ta.wa.du membersihkan sebagian anggota badan sebelum salat; wudu … •

kecemerlangan

Apa itu kecemerlangan? ke.ce.mer.lang.an keindahan; keelokan; kegemilangan; kecerdasan ; kecemerlangan otaknya boleh diandalkan; kejayaan; sejarah kecemerlangan Islam adalah sejarah zaman Umaiah d...

Hadramaut

Di mana itu Hadramaut? Hadramaut, atau Hedramaut, حضرموت atau Havermavt adalah sebuah lembah di negeri Yaman. Lembah ini cukup subur untuk ukuran negeri Yaman yang umumnya padang pasir tandus....