QS. Yaa Siin (Yaasiin) – surah 36 ayat 58 [QS. 36:58]

سَلٰمٌ ۟ قَوۡلًا مِّنۡ رَّبٍّ رَّحِیۡمٍ
Salaamun qaulaa min rabbin rahiimin;

(Kepada mereka dikatakan):
“Salam”,
sebagai ucapan selamat dari Tuhan Yang Maha Penyayang.
―QS. 36:58
Topik ▪ Azab orang kafir
36:58, 36 58, 36-58, Yaa Siin 58, YaaSiin 58, Yasin 58

Tafsir surah Yaa Siin (36) ayat 58

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Yaa Siin (36) : 58. Oleh Kementrian Agama RI

Yang mereka inginkan itu ialah salam dan Allah yang disampaikan kepada mereka untuk memuliakan mereka.
Salam ini langsung disampaikan Allah atau mungkin dengan perantaraan malaikat, seperti firman Allah subhanahu wa ta’ala:

(Yaitu) orang-orang yang diwafatkan dalam keadaan baik oleh para malaikat dengan mengatakan (kepada mereka): “Salamun alaikum”,
masuklah kamu ke dalam surga itu disebabkan apa yang telah kamu kerjakan.

(Q.S.
An Nahl: 32)

Salam berarti selamat dan sejahtera, terpelihara dari segala yang tidak disenangi memperoleh semua yang diingini sehingga orang itu memperoleh kenikmatan jasmani dan rohani yang tiada bandingannya.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Diucapkan untuk mereka ucapan keselamatan yang berasal dari Tuhan Yang Maha Pengasih.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Kepada mereka dikatakan, “Salaam”) kedudukan kalimat ini menjadi Mubtada (sebagai ucapan selamat) yang menjadi Khabarnya ialah (dari Rabb Yang Maha Penyayang) kepada mereka, yakni Dia mengucapkan kepada mereka, “Kesejahteraan atas kalian.”

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Mereka mendapatkan nikmat lain yang lebih besar, yaitu saat Rabb mereka berbicara kepada mereka, menyayangi mereka dengan memberi salam kepada mereka. Saat itulah keselamatan yang sempurna dari segala sisi terwujud.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

(Kepada mereka dikatakan), “Salam, ” sebagai ucapan selamat dari Tuhan Yang Maha Penyayang.
(Yaa Siin:58)

Ibnu Juraij mengatakan bahwa Ibnu Abbas r.a.
telah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya: (Kepada mereka dikatakan).”Salam.” sebagai ucapan selamat dari Tuhan Yang Maha Penyayang.
(Yaa Siin:58) Sesungguhnya Allah subhanahu wa ta’ala sendirilah yang melimpahkan selamat kepada penduduk surga.

Pendapat yang dikatakan oleh Ibnu Abbas ini semakna dengan apa yang disebutkan oleh firman-Nya:

Salam penghormatan kepada mereka (orang-orang mukmin itu) pada hari mereka menemui-Nya ialah, “Salam.” (Al Ahzab:44)

Ibnu Abu Hatim sehubungan dengan makna ayat ini telah meriwayatkan sebuah hadis yang di dalam sanadnya terdapat hal yang perlu diteliti.
Ia mengatakan:

Telah menceritakan kepada kami Musa ibnu Yusuf, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnu Abdul Malik ibnu Abusy Syawarib, telah menceritakan kepada kami Abu Asim Al-Ibadani, telah menceritakan kepada kami Al-Fadl Ar-Raqqasyi, dari Muhammad ibnul Munkadir, dari Jabir ibnu Abdullah r.a.
yang mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda, bahwa ketika ahli surga sedang bergelimang di dalam kenikmatannya, tiba-tiba muncullah cahaya pada mereka, lalu mereka mengangkat kepalanya memandang ke arah cahaya itu, dan ternyata Tuhan Yang Maha Agung menengok mereka dari atas mereka, lalu berfirman, “Selamat kepada kalian semua, hai penduduk surga.” Yang demikian itulah yang dimaksud oleh firman-Nya: (Kepada mereka dikatakan), “Salam, ” sebagai ucapan selamat dari Tuhan Yang Maha Penyayang.
(Yaa Siin:58) Maka Allah memandang kepada mereka, dan mereka memandang kepada-Nya.
Mereka tidak mengalihkan pandangannya kepada sesuatu pun selama mereka memandang kepada Allah subhanahu wa ta’ala karena nikmatnya yang tak terperikan, hingga Allah subhanahu wa ta’ala menutup diri dari mereka dengan hijab-Nya dan yang tertinggal adalah cahaya dan berkah-Nya yang melimpah atas mereka di rumah-rumah mereka.

Imam Ibnu Majah meriwayatkan hadis ini di dalam Kitabus Sunnah bagian dari kitab Sunan-nya melalui Muhammad ibnu Abdul Malik ibnu Abusy Syawarib dengan sanad yang sama.

Ibnu Jarir mengatakan, telah menceritakan kepada kami Yunus ibnu Abdul A’la, telah menceritakan kepada kami Ibnu Wahb, telah menceritakan kepada kami Harmalah, dari Sulaiman ibnu Humaid yang mengatakan bahwa ia pernah mendengar Muhammad ibnu Ka’b Al-Qurazi menceritakan hadis berikut dari Umar ibnu Abdul Aziz yang mengatakan bahwa apabila Allah subhanahu wa ta’ala telah selesai dari ahli surga dan ahli neraka, maka Dia datang dengan diselimuti oleh awan bersama para malaikat.
Lalu Allah subhanahu wa ta’ala mengucapkan selamat kepada penghuni surga, dan mereka menjawab ucapan selamat Allah subhanahu wa ta’ala Selanjutnya Al-Qurazi mengatakan bahwa hal tersebut disebutkan di dalam Kitabullah oleh firman-Nya yang mengatakan: (Kepada mereka dikatakan), “Salam, ” sebagai ucapan selamat dari Tuhan Yang Maha Penyayang.
(Yaa Siin:58) Kemudian Allah subhanahu wa ta’ala berfirman, “‘Mintalah kepada-Ku.” Mereka menjawab, “Wahai Tuhan, apakah yang harus kami minta kepada-Mu?”
Allah subhanahu wa ta’ala berfirman, “Benar, mintalah kepada-Ku.” Mereka berkata, “Kami memohon kepada-Mu, ya Tuhan kami, rida-Mu.” Allah subhanahu wa ta’ala berfirman, “Rida-Ku Kulimpahkan kepada kalian di rumah kehormatan-Ku.” Mereka berkata, “Ya Tuhan kami, lalu apa lagi yang harus kami mintakan kepada-Mu.
Maka demi keagungan dan kebesaran-Mu serta ketinggian kedudukan-Mu.
seandainya Engkau beri izin kepada kami untuk memberi rezeki kepada manusia dan jin, tentulah kami dapat memberi mereka makan, minum, pakaian, dan pelayanan kepada mereka tanpa mengurangi barang sedikit pun dari apa yang ada pada kami.” Allah subhanahu wa ta’ala berfirman, “Sesungguhnya Aku masih mempunyai tambahan buat kalian.” Muhammad ibnu Ka’b Al-Qurazi melanjutkan, bahwa lalu hal tersebut diputuskan buat mereka di tempat-tempat mereka, hingga akhirnya Allah bersemayam di singgasana-Nya, setelah itu datanglah hadiah-hadiah dari Allah subhanahu wa ta’ala untuk mereka yang dibawa oleh para malaikat.
Kemudian disebutkan selanjutnya hingga akhir asar.

Asar ini berpredikat garib.
diketengahkan oleh Ibnu Jarir melalui berbagai jalur, hanya Allah Yang Maha Mengetahui.


Informasi Surah Yaa Siin (يس)
Surat “Yaa Siin” terdiri atas 83 ayat, termasuk golongan surat-surat Makldyyah, diturunkan sesudah surat Jin.

Dinamai “Yaa Siin” karena dimulai dengan huruf “Yaa Siin”.
Sebagaimana halnya arti huruf-huruf abjad yang terletak pada permulaan beberapa surat.
Al Qur’an, maka demikian pula arti “Yaa Siin” yang terdapat pada ayat permulaan surat ini, yaitu Allah mengisyaratkan bahwa sesudah huruf tersebut akan dikemukakan hal-hal yang penting antara lain:
Allah bersumpah dengan Al Qur’an bahwa Muhammad ﷺ benar-benar seorang rasul yang diutus-Nya kepada kaum yang belum pernah diutus kepada mereka rasul­ rasul.

Keimanan:

Bukti-bukti adanya hari berbangkit
Al Qur’an bukanlah syair
ilmu, kekuasaan dan rahmat Allah
surga dan sifat-sifatnya yang disediakan bagi orang-orang mu’min
mensucikan Allah dari sifat-sifat yang tidak layak bagi-Nya
anggota badan manusia menjadi saksi pada hari kiamat atas segala perbuatannya di dunia.

Hukum:

Tidak ada pembahasan hukum yang spesifik dalam surat ini.

Kisah:

Kisah utusan-utusan Nabi Isa a.a. dengan penduduk Anthakiyah (Syam) .

Lain-lain:

Tidak ada faedah peringatan bagi orang-orang musyrik
Allah menciptak an segala sesuatu berpasang-pasangan
semua bintang-bintang di cakrawala berjalan pada ga­ris edar yang telah ditetapkan Allah
ajal dan hari kiamat datangnya secara tlba­ tiba
Allah menghibur hati Rasulullah s.a. w. terhadap sikap kaum musyrikin yang menyakitkan hatinya.

Ayat-ayat dalam Surah Yaa Siin (83 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Yaa-Siin (36) ayat 58 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Yaa-Siin (36) ayat 58 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Yaa-Siin (36) ayat 58 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Q.S. Yasin (36) ayat 1-83 - Archie Wirija (Bahasa Indonesia)
Q.S. Yasin (36) ayat 1-83 - Archie Wirija (Bahasa Arab)

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Yaa-Siin - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 83 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 36:58
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Yaa Siin.

Surah Yasin atau Surah Ya Sin (bahasa Arab:يس) adalah surah ke-36 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 83 ayat, serta termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Dinamai Ya Sin karena surah ini dimulai dengan dua abjad Arab Ya Sin.
Sebagaimana halnya arti tersembunyi huruf-huruf abjad Alif Lam Mim atau Nun yang terletak pada permulaan beberapa surah Al-Quran, maka demikian pula arti Ya Sin yang termasuk dalam kategori ayat mutasyaabihat.

Nomor Surah36
Nama SurahYaa Siin
Arabيس
ArtiYaasiin
Nama lain-
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu41
Juz22 dan 23
Jumlah ruku'5 ruku'
Jumlah ayat83
Jumlah kata733
Jumlah huruf3068
Surah sebelumnyaSurah Fatir
Surah selanjutnyaSurah As-Saffat
4.4
Ratingmu: 4.4 (28 orang)
Sending









Video

Panggil Video Lainnya

RisalahMuslim di  







Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta