Search
Exact matches only
Cari di judul
Cari di Arti & Tafsir
Search in comments
Search in excerpt
Filter by Custom Post Type
Filter berdasar surah
Pilih atau Semua
Abasa
Ad Dukhaan
Adh Dhuhaaa
Adz Dzaariyaat
Al 'Alaq
Al 'Ashr
Al A'laa
Al A'raaf
Al Aadiyaat
Al Ahqaaf
Al Ahzab
Al An 'aam
Al Anbiyaa
Al Anfaal
Al Ankabut
Al Balad
Al Baqarah
Al Bayyinah
Al Buruuj
Al Fajr
Al Falaq
Al Fath
Al Fatihah
Al Fiil
Al Furqaan
Al Ghaasyiyah
Al Haaqqah
Al Hadid
Al Hajj
Al Hasyr
Al Hijr
Al Hujurat
Al Humazah
Al Ikhlas
Al Infithar
Al Insaan
Al Insyiqaaq
Al Israa
Al Jaatsiyah
Al Jinn
Al Jumu'ah
Al Kaafiruun
Al Kahfi
Al Kautsar
Al Lahab
Al Lail
Al Ma'aarij
Al Maa'idah
Al Maa'un
Al Mu'min
Al Mu'minuun
Al Muddatstsir
Al Mujaadilah
Al Mulk
Al Mumtahanah
Al Munafiquun
Al Mursalat
Al Muthaffifin
Al Muzzammil
Al Qaari'ah
Al Qadr
Al Qalam
Al Qamar
Al Qashash
Al Qiyaamah
Al Waaqi'ah
Al Zalzalah
Alam Nasyrah
Ali Imran
An Naazi'at
An Nabaa
An Nahl
An Najm
An Naml
An Nas
An Nashr
An Nisaa'
An Nuur
Ar Ra'd
Ar Rahmaan
Ar Rum
As Sajdah
Ash Shaff
Ash Shaffaat
Asy Shyuura
Asy Syams
Asy Syu'araa
At Taghaabun
At Tahrim
At Takaatsur
At Takwir
At Taubah
At Tin
Ath Thaariq
Ath Thalaaq
Ath Thuur
Az Zukhruf
Az Zumar
Faathir
Fushshilat
Hud
Ibrahim
Luqman
Maryam
Muhammad
Nuh
Qaaf
Quraisy
Saba
Shaad
Thaa Haa
Yaa Siin
Yunus
Yusuf

💡 Ketik [nomer surah]-[nomer ayat], contoh: 2-255 atau albaqarah 255 atau ke www.risalahmuslim.id/2-255

Yaa Siin

Yaa Siin (Yaasiin) surah 36 ayat 19


قَالُوۡا طَآئِرُکُمۡ مَّعَکُمۡ ؕ اَئِنۡ ذُکِّرۡتُمۡ ؕ بَلۡ اَنۡتُمۡ قَوۡمٌ مُّسۡرِفُوۡنَ
Qaaluuu thaa-irukum ma’akum a-in dzukkirtum bal antum qaumun musrifuun(a);

Utusan-utusan itu berkata:
“Kemalangan kamu adalah karena kamu sendiri.
Apakah jika kamu diberi peringatan (kamu bernasib malang)?
Sebenarnya kamu adalah kaum yang melampui batas”.
―QS. 36:19
Topik ▪ Kisah-kisah ▪ Kisah Ashabul Qaryah ▪ Allah memiliki Sifat Mukhalafah (berbeda dengan makhluk)
36:19, 36 19, 36-19, Yaa Siin 19, YaaSiin 19, Yasin 19
Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Yaa Siin (36) : 19. Oleh Kementrian Agama RI

Mereka (penduduk Antakiyah) itu terpojok, tidak bisa lagi mematahkan alasan-alasan Rasul itu.
Sebab itu mereka mengancam "Kalau kesengsaraan menimpa kami kelak, maka hal ini disebabkan perbuatan ini".
Sebab itu kalau kamu tidak mau menghentikan dakwah yang sia-sia ini, terpaksa kami harus merajam (melempar) kamu dengan batu atau kami jatuhkan padamu siksaan yang amat pedih.
Ketiga utusan itu menangkis: "Kalau kamu terpaksa mengalami siksaan kelak itu adalah akibat perbuatanmu sendiri, bukan karena kami.
Bukankah Anda sekalian yang mempersekutukan Allah, mengerjakan pekerjaan maksiat, melakukan kesalahan-kesalahan?
Sedang kami hanya sekadar mengajak kamu untuk mentauhidkan Allah, mengikhlaskan diri dalam beribadah dan tobat (dari segala kesalahan) kepada-Nya.
Apakah karena kami memperingatkan kamu dengan azab Allah yang sangat pedih dan mengajak kamu mentauhidkan-Nya, lalu kamu siksa kami?
Itukah balasan yang pantas buat kami?
Hal itu menunjukkan bahwa kamulah bangsa yang melampaui batas (keterlaluan).
Keterlaluan dengan cara berpikir dan menetapkan putusan untuk menyiksa dan merajam kami.
Karena kamu menganggap buruk orang-orang yang semestinya kamu mengambil petunjuk dari padanya, demikian juga faktor yang membawa kepada kebahagiaan kamu jadikan kecelakaan.
Ayat yang serupa ini mirip pengertiannya dengan ayat:

Kemudian apabila datang kepada mereka kemakmuran, mereka berkata: "ini adalah karena (usaha) kami".
Dan jika mereka ditimpa kesusahan, mereka lemparkan sebab kesialan itu kepada Musa dan orang-orang yang besertanya.
Ketahuilah sesungguhnya kesialan mereka itu adalah ketetapan dari Allah akan tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.

(Q.S.
Al A'raf: 131)

Yaa Siin (36) ayat 19 - dibacakan oleh Shaykh Mishari Alafasy Yaa Siin (36) ayat 19 - dibacakan oleh Syaikh Sa'ad Al-Ghamidi Yaa Siin (36) ayat 19 - dibacakan oleh Syaikh Muhammad Ayyub

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Para rasul itu berkata, "Rasa muak yang ada pada kalian itu sebenarnya disebabkan oleh sikap kafir kalian.
Pantaskah kalian merasa muak kepada kami serta mengancam kami dengan azab yang pedih, sementara kami memberikan kalian nasihat-nasihat yang membawa kepada kebahagiaan?
Tetapi begitulah adanya, kalian merupakan sekelompok manusia yang melenceng dari kebenaran dan keadilan."

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Utusan-utusan itu berkata, "Kemalangan kalian) yakni kesialan kalian itu (adalah karena kalian sendiri") disebabkan ulah kalian sendiri karena kafir.
(Apakah jika) Hamzah Istifham digabungkan dengan In Syarthiyah, keduanya dapat dibaca Tahqiq, dan dapat pula dibaca Tas-hil (kalian diberi peringatan) yakni diberi nasihat dan peringatan, jawab Syarath tidak disebutkan.
Lengkapnya ialah apakah jika kalian diberi peringatan lalu kalian bernasib sial karenanya lalu kalian kafir?
Pengertian terakhir inilah objek daripada Istifham atau kata tanya.
Makna yang dimaksud adalah sebagai cemoohan terhadap mereka.
(Sebenarnya kalian adalah kaum yang melampaui batas) karena kemusyrikan kalian.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta'ala:

Kemalangan kamu itu adalah karena ulah kamu sendiri.
(Yaa Siin:19)

Yakni kesialan itu karena tingkah laku kalian sendiri.
Ayat ini semakna dengan apa yang disebutkan di dalam firman-Nya yang menceritakan perihal kaum Fir'aun:

Kemudian apabila datang kepada mereka kemakmuran, mereka berkata, "Ini adalah karena (usaha) kami.” Dan jika mereka ditimpa kesusahan, mereka lemparkan sebab kesialan itu kepada Musa dan orang-orang yang besertanya.
Ketahuilah, sesungguhnya kesialan mereka itu adalah ketetapan dari Allah.
(Al A'raf:131)

Dan kaum Nabi Saleh berkata:

Mereka menjawab, "Kami mendapat nasib yang malang disebabkan kamu dan orang-orang yang besertamu.” Saleh berkata, "Nasibmu ada pada sisi Allah (bukan kami yang menjadi sebab).” (An Naml:47)

Qatadah dan Wahb ibnu Munabbih mengatakan, yang dimaksud dengan ta'ir di sini adalah amal perbuatan, yakni amal perbuatan kalian.
Disebutkan pula di dalam firman-Nya hal yang semisal, yaitu:

Dan jika mereka memperoleh kebaikan, mereka mengatakan, "Ini adalah dari sisi Allah.” Dan kalau mereka ditimpa sesuatu bencana, mereka mengatakan, "Ini (datangnya) dari sisi kamu (Muhammad).” Katakanlah, "Semuanya (datang) dari sisi Allah.” Maka mengapa orang-orang itu (orang munafik) hampir-hampir tidak memahami pembicaraan sedikit pun.
(An Nisaa:78)

Adapun firman Allah subhanahu wa ta'ala:

Apakah jika kamu diberi peringatan (kamu bernasib malang)?
Sebenarnya kamu adalah kaum yang melampaui batas.
(Yaa Siin:19)

Yakni karena kami memberikan peringatan kepada kalian dan memerintahkan kepada kalian agar mengesakan Allah dan memurnikan penyembahan hanya kepada-Nya, lalu kalian membalas kami dengan ucapan seperti itu, dan kalian mengancam dan menindas kami karenanya.
Sebenarnya kamu adalah kaum yang melampaui batas.
(Yaa Siin:19)

Qatadah mengatakan bahwa sesungguhnya kami peringatkan kalian tentang azab Allah, lalu kalian menimpakan kesialan kalian kepada kami, sebenarnya kalian ini adalah kaum yang melampaui batas

Informasi Surah Yaa Siin (يس)
Surat "Yaa Siin" terdiri atas 83 ayat, termasuk golongan surat-surat Makldyyah, diturunkan sesudah surat Jin.

Dinamai "Yaa Siin" karena dimulai dengan huruf "Yaa Siin".
Sebagaimana halnya arti huruf-huruf abjad yang terletak pada permulaan beberapa surat.
Al Qur'an, maka demikian pula arti "Yaa Siin" yang terdapat pada ayat permulaan surat ini, yaitu Allah mengisyaratkan bahwa sesudah huruf tersebut akan dikemukakan hal-hal yang penting antara lain:
Allah bersumpah dengan Al Qur'an bahwa Muhammad ﷺ benar-benar seorang rasul yang diutus-Nya kepada kaum yang belum pernah diutus kepada mereka rasul­ rasul.

Keimanan:

Bukti-bukti adanya hari berbangkit
Al Qur'an bukanlah syair
ilmu, kekuasaan dan rahmat Allah
surga dan sifat-sifatnya yang disediakan bagi orang-orang mu'min
mensucikan Allah dari sifat-sifat yang tidak layak bagi-Nya
anggota badan manusia menjadi saksi pada hari kiamat atas segala perbuatannya di dunia.

Hukum:

Tidak ada pembahasan hukum yang spesifik dalam surat ini.

Kisah:

Kisah utusan-utusan Nabi Isa a.a. dengan penduduk Anthakiyah (Syam) .

Lain-lain:

Tidak ada faedah peringatan bagi orang-orang musyrik
Allah menciptak an segala sesuatu berpasang-pasangan
semua bintang-bintang di cakrawala berjalan pada ga­ris edar yang telah ditetapkan Allah
ajal dan hari kiamat datangnya secara tlba­ tiba
Allah menghibur hati Rasulullah s.a. w. terhadap sikap kaum musyrikin yang menyakitkan hatinya.

QS 36 Yasin (1-83) - Indonesian - Archie Wirija
QS 36 Yasin (1-83) - Arabic - Archie Wirija


Gambar Kutipan Surah Yaa Siin Ayat 19 *beta

Surah Yaa Siin Ayat 19



Statistik
  • Rating RisalahMuslim

Surah Yaa Siin

Surah Yasin atau Surah Ya Sin (bahasa Arab:يس) adalah surah ke-36 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 83 ayat, serta termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Dinamai Ya Sin karena surah ini dimulai dengan dua abjad Arab Ya Sin.
Sebagaimana halnya arti tersembunyi huruf-huruf abjad Alif Lam Mim atau Nun yang terletak pada permulaan beberapa surah Al-Quran, maka demikian pula arti Ya Sin yang termasuk dalam kategori ayat mutasyaabihat.

Nomor Surah36
Nama SurahYaa Siin
Arabيس
ArtiYaasiin
Nama lain-
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu41
Juz22 dan 23
Jumlah ruku'5 ruku'
Jumlah ayat83
Jumlah kata733
Jumlah huruf3068
Surah sebelumnyaSurah Fatir
Surah selanjutnyaSurah As-Saffat
4.7
Rating Pembaca: 4.5 (21 votes)
Sending