QS. Thaa Haa (Ta Ha) – surah 20 ayat 76 [QS. 20:76]

جَنّٰتُ عَدۡنٍ تَجۡرِیۡ مِنۡ تَحۡتِہَا الۡاَنۡہٰرُ خٰلِدِیۡنَ فِیۡہَا ؕ وَ ذٰلِکَ جَزٰٓؤُا مَنۡ تَزَکّٰی
Jannaatu ‘adnin tajrii min tahtihaal anhaaru khaalidiina fiihaa wadzalika jazaa-u man tazakk(a);

(yaitu) surga ‘Adn yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, mereka kekal di dalamnya.
Dan itu adalah balasan bagi orang yang bersih (dari kekafiran dan kemaksiatan).
―QS. 20:76
Topik ▪ Surga ▪ Nama-nama surga ▪ Perbedaan syariat diantara para nabi
20:76, 20 76, 20-76, Thaa Haa 76, ThaaHaa 76, Thoha 76, Thaha 76, Ta Ha 76

Tafsir surah Thaa Haa (20) ayat 76

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Thaa Haa (20) : 76. Oleh Kementrian Agama RI

Pada ayat ini, Allah subhanahu wa ta’ala menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan tempat-tempat yang tinggi dan mulia ialah Jannatu Adn yaitu surga tempat menetap.
Di bawah kamar-kamarnya mengalir sungai-sungai, antaranya tuak, madu, susu dan air, penghuninya kekal di dalam.
Yang demikian itu adalah balasan bagi orang-orang yang bersih dari kekafiran dan kemaksiatan.
Alangkah beruntungnya mereka sebagaimana firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang membersihkan diri (dengan beriman).
(Q.S Al A’la: 14)

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Sebuah kedudukan berupa taman kenikmatan yang dialiri berbagai sungai di antara pepohonannya.
Mereka berada di dalamnya untuk selama-lamanya.
Itu adalah balasan bagi orang yang menyucikan dirinya dengan cara beriman dan taat setelah sebelumnya ingkar dan berbuat maksiat.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Yaitu surga Adn) sebagai tempat tinggalnya, lafal Jannaatu ‘Adnin merupakan penjelasan daripada kedudukan tadi (yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, mereka kekal di dalamnya.

Dan itu adalah balasan bagi orang yang bersih) daripada dosa-dosa.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Di surga tempat tinggal yang abadi, yang mengalir sungai-sungai dari bawah istana-istana dan pepohonannnya, dalam keadaan kekal di dalamnya selama-lamanya.
Nikmat yang abadi itu adalah pahala dari Allah bagi siapa yang membersihkan dirinya dari najis, kekejian dan kemusyrikan, serta menyembah Allah semata, lalu ia menaati-Nya, menjauhi larangan-larangan-Nya, dan berjumpa Rabbnya dalam keadaan tidak mempersekutukan seorang pun dari makhluk-Nya dalam beribadah kepada-Nya.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

(yaitu) surga Adn.

Yakni sebagai tempat tinggalnya.
Lafaz ayat ini berkedudukan sebagai badal dari ad-darajatul ‘ulla.

yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, mereka kekal di dalamnya.

Artinya, mereka tinggal di dalam surga untuk selama-lamanya.

Dan itu adalah balasan bagi orang yang bersih (dari kekafiran dan kemaksiatan).

Yaitu membersihkan dirinya dari kotoran, najis, dan kemusyrikan serta menyembah Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya, dan mengikuti para rasul melalui apa yang disampaikan oleh mereka berupa kebaikan dan kewajiban.


Informasi Surah Thaa Haa (طه)
Surat Thaahaa terdiri atas 135 ayat, diturunkan sesudah diturunkannya surat Maryam, ter­masuk golongan surat-surat Makkiyyah.

Surat ini dinamai “Thaahaa”,
diambil dari perkataan yang berasal dari ayat pertama surat ini.
Sebagaimana yang lazim terdapat pada surat-surat yang memakai huruf-huruf abjad pada permulaannya, di mana huruf tersebut seakan-akan merupakan pemberitahuan Allah kepada orang-orang yang membacanya, bahwa sesudah huruf itu akan dikemukakan hal-hal yang sangat penting diketahui, maka demikian pula halnya dengan ayat-ayat yang terdapat sesudah huruf “thaahaa” dalam surat ini.
Allah menerangkan bahwa Al Qur’an merupakan peringatan bagi manusia, wahyu dari Allah, Pencipta semesta alam.
Kemudian Allah menerangkan kisah bebe­rapa orang nabi akibat-akibat yang telah ada akan dialami oleh orang-orang yang percaya ke­pada Allah dan orang-orang yang mengingkari-Nya, baik di dunia maupun di akhirat.
Selain hal­ hal tersebut di atas, maka surat ini mengandung pokok-pokok isi sebagai berikut:

Keimanan:

Al Qur’an adalah peringatan bagi manusia terutama bagi orang-orang yang ber­ takwa
Musa a.s. langsung menerima wahyu dari Allah, tanpa perantara Jibril
Allah bersemayam di atas ‘Arsy, mengetahui sesuatu yang samar dan yang lebih samar
ke­adaan orang berdosa dihimpunkan di hari kiamat
syafa ‘at tidak bermanfaa’at di hari kiamat, kecuali syafa’at dari orang-orang yang dapat izin dari Allah.

Hukum:

Perintah mengerjakan shalat dan keutamaan waktu-waktunya
kewajiban menyuruh keluarga melakukan shalat.

Kisah:

Kisah Musa a.s. dan Harun a.s. dalam menghadapi Fir’aun dan Bani Israil
kisah Nabi Adam a.s. dan iblis.

Lain-lain:

Perintah Allah kepada Nabi Muhammad ﷺ supaya dia meminta tambahan ilmu kepada Allah sekalipun sudah menjadi rasul
Allah tidak akan mengazab sesuatu kaum sebelum diutus rasul kepada mereka
jangan terpengaruh oleh kesenangan kehidupan dunia.

Audio

Qari Internasional

Q.S. Thaa-Haa (20) ayat 76 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Thaa-Haa (20) ayat 76 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Thaa-Haa (20) ayat 76 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Thaa-Haa - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 135 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 20:76
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Thaa Haa.

Surah Ta Ha (Arab: طه , Tā-Hā, "Ta Ha") adalah surah ke-20 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 135 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah.
Surah ini dinamai Ta Ha, diambil ayat pertama surah ini.
Sebagaimana juga yang lazim terdapat pada surah-surah yang memakai huruf-huruf abjad pada permulaannya, di mana huruf tersebut seakan-akan merupakan pemberitahuan Allah kepada orang-orang yang membacanya, bahwa sesudah huruf itu akan dikemukakan hal-hal yang sangat penting diketahui, maka demikian pula halnya dengan ayat-ayat yang terdapat sesudah huruf Ta Ha dalam surah ini.
Allah menerangkan bahwa Al-Quran merupakan peringatan bagi manusia, wahyu dari Allah, Pencipta semesta alam.
Kemudian Allah menerangkan kisah beberapa nabi; akibat-akibat yang telah ada akan dialami oleh orang-orang yang percaya kepada Allah dan orang-orang yang mengingkari-Nya, baik di dunia maupun di akhirat.

Nomor Surah20
Nama SurahThaa Haa
Arabطه
ArtiTa Ha
Nama lain-
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu45
JuzJuz 16
Jumlah ruku'0
Jumlah ayat135
Jumlah kata1534
Jumlah huruf5399
Surah sebelumnyaSurah Maryam
Surah selanjutnyaSurah Al-Anbiya
4.9
Ratingmu: 4.9 (9 orang)
Sending









Video

Panggil Video Lainnya

RisalahMuslim di  





Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta