Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Thaa Haa (Ta Ha) - surah 20 ayat 69 [QS. 20:69]

وَ اَلۡقِ مَا فِیۡ یَمِیۡنِکَ تَلۡقَفۡ مَا صَنَعُوۡا ؕ اِنَّمَا صَنَعُوۡا کَیۡدُ سٰحِرٍ ؕ وَ لَا یُفۡلِحُ السَّاحِرُ حَیۡثُ اَتٰی
Wa-alqi maa fii yamiinika talqaf maa shana’uu innamaa shana’uu kaidu saahirin walaa yuflihussaahiru haitsu at(a);
Dan lemparkan apa yang ada di tangan kananmu, niscaya ia akan menelan apa yang mereka buat.
Apa yang mereka buat itu hanyalah tipu daya pesihir (belaka).
Dan tidak akan menang pesihir itu, dari mana pun ia datang.”
―QS. Thaa Haa [20]: 69

Daftar isi

And throw what is in your right hand;
it will swallow up what they have crafted.
What they have crafted is but the trick of a magician, and the magician will not succeed wherever he is."
― Chapter 20. Surah Thaa Haa [verse 69]

وَأَلْقِ dan lemparkanlah

And throw
مَا apa

what
فِى di

(is) in
يَمِينِكَ tangan kananmu

your right hand;
تَلْقَفْ ia akan menelan

it will swallow up
مَا apa

what
صَنَعُوٓا۟ mereka berbuat

they have made.
إِنَّمَا sesungguhnya hanyalah

Only
صَنَعُوا۟ mereka perbuat

they (have) made
كَيْدُ tipu daya

a trick
سَٰحِرٍ tukang sihir

(of) a magician
وَلَا dan tidak

and not
يُفْلِحُ beruntung/menang

will be successful
ٱلسَّاحِرُ tukang sihir

the magician
حَيْثُ darimana

wherever
أَتَىٰ dia datang

he comes."

Tafsir Quran

Surah Thaa Haa
20:69

Tafsir QS. Thaa haa (20) : 69. Oleh Kementrian Agama RI

Setelah itu Allah memerintahkan Musa supaya melemparkan tongkat yang ada di tangan kanannya.
Musa dengan segera melaksanakan perintah itu.

Dengan kodrat dan iradat Allah, tongkat Musa itu menjadi ular besar dan menelan semua yang dibuat oleh ahli-ahli sihir Firaun itu, yaitu tali dan tongkatnya kelihatan seperti ular yang bergerak.
Sebenarnya apa yang diperbuat mereka itu adalah khayalan belaka dan hanyalah tipu daya tukang-tukang sihir itu, sebagai hasil dari latihan yang tertib dan cukup lama, sama sekali tidak mempunyai hakekat dan tidak akan bertahan lama.

Bagaimanapun juga tukang sihir itu tidak akan menang dengan sihirnya yang mengelabui itu.
Yang demikian itu adalah perbuatan dosa, dan tidak akan beruntung orang-orang yang berbuat dosa.

Sebagaimana firman Allah:

اِنَّهٗ لَا يُفْلِحُ الْمُجْرِمُوْنَ

Sesungguhnya orang-orang yang berbuat dosa itu tidak akan beruntung. (Yunus [10]: 17)

Tafsir QS. Thaa Haa (20) : 69. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Lemparkanlah tongkat yang ada di tangan kananmu itu, kata Allah kemudian,
"niscaya ia akan menelan kepalsuan sihir mereka.
Sesungguhnya apa yang mereka perbuat itu tidak lebih dari sekadar tipuan para penyihir belaka.


Dan seorang penyihir tidak akan pernah menang di mana pun ia berada."

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Lemparkanlah tongkatmu yang ada di tangan kananmu, niscaya ia akan menelan tali-tali dan tongkat-tongkat mereka.
Apa yang mereka perbuat di hadapanmu hanyalah makar penyihir dan bayangan sihir.


Penyihir itu tidak akan menang dengan sihirnya, di mana saja ia berada.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan lemparkanlah apa yang ada di tangan kananmu) yakni tongkat


(niscaya ia akan menelan) yakni akan melahap


(apa yang mereka perbuat.
Sesungguhnya apa yang mereka perbuat itu adalah tipu daya tukang sihir) ulah tukang sihir belaka.


(Dan tidak akan menang tukang sihir itu, dari mana saja ia datang") dengan sihirnya itu.
Lalu Nabi Musa melemparkan tongkatnya, maka tongkat Nabi Musa itu menjadi ular yang besar dan menelan semua apa yang diperbuat oleh para ahli sihir.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami ayahku, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnu Musa Asy-Syaibani, telah menceritakan kepada kami Hammad ibnu Khalid, telah menceritakan kepada kami Ibnu Mu’az (menurut dugaanku dia adalah As-Saig), dari Al-Hasan, dari Jundub ibnu Abdullah Al-Bajali yang mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda:
Apabila kalian menangkapnya —yakni penyihir—, maka bunuhlah dia oleh kalian.
Kemudian Nabi ﷺ membaca firman-Nya:
Dan tidak akan menang tukang sihir itu, dari mana saja ia datang.
(QS. Thaa haa [20]: 69)
Nabi ﷺ bersabda menjelaskannya,
"Orang tukang sihir itu tidaklah beriman, di mana pun ia berada."


Asal dari hadis ini telah diriwayatkan oleh Imam Turmuzi secara mauquf dan marfu’.

Setelah tukang sihir itu menyaksikan hal tersebut dengan mata kepala mereka sendiri, sedangkan mereka adalah orang-orang yang mempunyai pengalaman yang mendalam dalam ilmu sihir dan berbagai macam aliran serta jenis-jenisnya, maka mereka mengetahui dengan yakin bahwa apa yang didatangkan oleh Musa ini bukan termasuk ke dalam ilmu sihir dan tipu muslihat pandangan mata, dan bahwa hal tersebut adalah nyata dan tidak diragukan lagi kebenarannya.
Tiada seorang pun yang mampu melakukan demikian kecuali mendapat izin dari Tuhan yang bila menghendaki sesuatu, Dia hanya mengatakan,
"Jadilah kamu,"
lalu terjadilah ia.
Maka pada saat itu juga para ahli sihir menyungkur bersujud kepada Allah subhanahu wa ta’ala dan mereka mengatakan,
"Kami beriman kepada Tuhan semesta alam, Tuhannya Musa dan Harun."

Ibnu Abbas dan Abid ibnu Umair mengatakan bahwa para ahli sihir itu pada pagi harinya masih berstatus sebagai tukang sihir, kemudian di petang harinya mereka menjadi para syuhada yang benar-benar berbakti.


Muhammad ibnu Ka’b mengatakan, mereka berjumlah delapan puluh ribu orang.


Al-Qasim ibnu Abu Buzzah mengatakan bahwa jumlah mereka ada tujuh puluh ribu orang.


Menurut As-Saddi, jumlah mereka terdiri atas tiga puluh ribu lebih beberapa ribu orang.


As-Sauri telah meriwayatkan dari Abdul Aziz ibnu Rafi’, dari Abu Tamamah, bahwa para ahli sihir Fir’aun berjumlah sembilan belas ribu orang.


Menurut Muhammad ibnu Ishaq jumlah mereka ada lima belas ribu orang.


Ka’b Al-Ahbar mengatakan bahwa jumlah mereka ada dua belas ribu orang.

Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ali ibnul Husain, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnu Ali ibnu Hamzah, telah menceritakan kepada kami Ali ibnul Husain ibnu Waqid, dari ayahnya, dari Yazid An-Nahwi, dari Ikrimah, dari Ibnu Abbas, bahwa para ahli sihir Fir’aun terdiri atas tujuh puluh orang, pada pagi harinya mereka masih menjadi tukang sihir, kemudian pada petang harinya mereka menjadi syuhada (karena dihukum mati oleh Fir’aun).

Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami ayahku, telah menceritakan kepada kami Al-Musayyab ibnu Wadih di Mekah, telah menceritakan kepada kami Ibnul Mubarak yang mengatakan,
"Al-Auza’i pernah menceritakan bahwa setelah para ahli sihir menyungkur bersujud, maka ditampakkanlah surga kepada mereka sehingga mereka dapat menyaksikannya dengan mata kepala mereka sendiri."

Ibnu Abu Hatim mengatakan pula, telah diriwayatkan dari Sa’id ibnu Salam, bahwa telah menceritakan kepada kami Ismail ibnu Abdullah ibnu Salman, dari Salim Al-Aftas, dari Sa’id ibnu Jubair sehubungan dengan makna firman-Nya:
Lalu tukang-tukang sihir itu tersungkur dengan bersujud.
(QS. Thaa haa [20]: 70)
Bahwa mereka melihat kedudukan mereka (di surga) dalam sujud mereka.
Hal yang sama telah dikatakan oleh Ikrimah dan Al-Qasim ibnu Abu Buzzah.

Unsur Pokok Surah Thaa Haa (طه)

Surat Thaa haa terdiri atas 135 ayat, diturunkan sesudah diturunkannya surat Maryam, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah.

Surat ini dinamai "Thaahaa",
diambil dari perkataan yang berasal dari ayat pertama surat ini.
Sebagaimana yang lazim terdapat pada surat-surat yang memakai huruf-huruf abjad pada permulaannya, di mana huruf tersebut seakan-akan merupakan pemberitahuan Allah kepada orang-orang yang membacanya, bahwa sesudah huruf itu akan dikemukakan hal-hal yang sangat penting diketahui, maka demikian pula halnya dengan ayat-ayat yang terdapat sesudah huruf "thaahaa" dalam surat ini.

Allah menerangkan bahwa Alquran merupakan peringatan bagi manusia, wahyu dari Allah, Pencipta semesta alam.
Kemudian Allah menerangkan kisah beberapa orang nabi, akibat-akibat yang telah ada akan dialami oleh orang-orang yang percaya kepada Allah dan orang-orang yang mengingkari-Nya, baik di dunia maupun di akhirat.
Selain hal-hal tersebut di atas, maka surat ini mengandung pokok-pokok isi sebagai berikut:

Keimanan:

Alquran adalah peringatan bagi manusia terutama bagi orang-orang yang bertakwa.
Musa `alaihis salam langsung menerima wahyu dari Allah, tanpa perantara Jibril.
▪ Allah bersemayam di atas ‘Arsy, mengetahui sesuatu yang samar dan yang lebih samar.
▪ Keadaan orang berdosa dihimpunkan di hari kiamat.
Syafaat tidak bermanfaa’at di hari kiamat, kecuali syafa’at dari orang-orang yang dapat izin dari Allah.

Hukum:

▪ Perintah mengerjakan shalat dan keutamaan waktu-waktunya.
▪ Kewajiban menyuruh keluarga melakukan shalat.

Kisah:

▪ Kisah Musa `alaihis salam dan Harun `alaihis salam dalam menghadapi Fir’aun dan Bani Israil.
▪ Kisah Nabi Adam `alaihis salam dan iblis.

Lain-lain:

▪ Perintah Allah kepada Nabi Muhammad ﷺ supaya dia meminta tambahan ilmu kepada Allah sekalipun sudah menjadi rasul.
▪ Allah tidak akan mengazab sesuatu kaum sebelum diutus rasul kepada mereka.
▪ Jangan terpengaruh oleh kesenangan kehidupan dunia.

Audio Murottal

QS. Thaa-Haa (20) : 1-135 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 135 + Terjemahan Indonesia



QS. Thaa-Haa (20) : 1-135 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 135

Gambar Kutipan Ayat

Surah Thaa Haa ayat 69 - Gambar 1 Surah Thaa Haa ayat 69 - Gambar 2
Statistik QS. 20:69
  • Rating RisalahMuslim
4.8

Ayat ini terdapat dalam surah Thaa Haa.

Surah Ta Ha (Arab: طه , Tā-Hā, “Ta Ha”) adalah surah ke-20 dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 135 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah.
Surah ini dinamai Ta Ha, diambil ayat pertama surah ini.
Sebagaimana juga yang lazim terdapat pada surah-surah yang memakai huruf-huruf abjad pada permulaannya, di mana huruf tersebut seakan-akan merupakan pemberitahuan Allah kepada orang-orang yang membacanya, bahwa sesudah huruf itu akan dikemukakan hal-hal yang sangat penting diketahui, maka demikian pula halnya dengan ayat-ayat yang terdapat sesudah huruf Ta Ha dalam surah ini.
Allah menerangkan bahwa Alquran merupakan peringatan bagi manusia, wahyu dari Allah, Pencipta semesta alam.
Kemudian Allah menerangkan kisah beberapa nabi; akibat-akibat yang telah ada akan dialami oleh orang-orang yang percaya kepada Allah dan orang-orang yang mengingkari-Nya, baik di dunia maupun di akhirat.

Nomor Surah 20
Nama Surah Thaa Haa
Arab طه
Arti Ta Ha
Nama lain
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 45
Juz Juz 16
Jumlah ruku’ 0
Jumlah ayat 135
Jumlah kata 1534
Jumlah huruf 5399
Surah sebelumnya Surah Maryam
Surah selanjutnya Surah Al-Anbiya
Sending
User Review
4.2 (16 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

20:69, 20 69, 20-69, Surah Thaa Haa 69, Tafsir surat ThaaHaa 69, Quran Thoha 69, Thaha 69, Ta Ha 69, Surah Toha ayat 69

Video Surah

20:69


More Videos

Kandungan Surah Thaa Haa

۞ QS. 20:2 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi • Melenyapkan kesusahan orang muslim

۞ QS. 20:3 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 20:5 Arsy • Sifat Mukhalafah (berbeda dengan makhluk) • Al Rahman (Maha Pengasih)

۞ QS. 20:6 • Segala sesuatu milik Allah

۞ QS. 20:7 • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 20:8 Tauhid Uluhiyyah • Semua nama-nama Allah baik

۞ QS. 20:11 • Sifat Kalam (berfirman)

۞ QS. 20:12 • Sifat Kalam (berfirman) • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 20:14 Tauhid Uluhiyyah • Islam agama para nabi

۞ QS. 20:15 • Hari kiamat datang tiba-tiba • Menghitung amal kebaikan • Menanggung dosa orang lain

۞ QS. 20:16 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 20:20 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 20:21 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 20:22 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 20:25 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 20:35 • Al Bashir (Maha Melihat)

۞ QS. 20:38 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 20:39 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 20:40 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 20:46 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Sifat Sama’ (mendengar) • Sifat Bashar (melihat)

۞ QS. 20:47 • Kesentosaan orang mukmin di dunia dan di akhiratAr Rabb (Tuhan)

۞ QS. 20:48 • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 20:49 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 20:50 • Sifat Mukhalafah (berbeda dengan makhluk) • Al Mushawwir (Maha Pembentuk rupa) • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 20:52 • Menafikan sifat kantuk dan tidur • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Menghitung amal kebaikan •

۞ QS. 20:53 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 20:54 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 20:55 • Tempat kembali ruh • Manusia dibangkitkan dari kubur

۞ QS. 20:56 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 20:57 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 20:58 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 20:60 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 20:61 • Mendustai Allah • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 20:68 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin

۞ QS. 20:69 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin • Kekuasaan Allah

۞ QS. 20:70 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 20:73 Ar Rabb (Tuhan) • Islam menghapus dosa masa lalu

۞ QS. 20:74 Ar Rabb (Tuhan) • Nama-nama neraka • Keabadian neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Keabadian siksaan orang kafir

۞ QS. 20:75 • Pahala iman • Perbedaan derajat di surga • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan

۞ QS. 20:76 • Pahala iman • Nama-nama surga • Keabadian surga • Sifat surga dan kenikmatannya • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga

۞ QS. 20:77 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 20:81 • Maksiat dan dosa • Hal-hal yang mengakibatkan kemurkaan Allah

۞ QS. 20:82 • Ampunan Allah yang luas • Al Ghaffar (Maha Pemgampun) • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Ampunan Allah dan rahmatNya •

۞ QS. 20:83 • Sifat Kalam (berfirman)

۞ QS. 20:84 • Sifat Kalam (berfirman) • Ar Rabb (Tuhan) • Mengerahkan seluruh kemampuan untuk taat kepada Allah

۞ QS. 20:86 Ar Rabb (Tuhan) • Maksiat dan dosa

۞ QS. 20:88 • Mendustai Allah

۞ QS. 20:89 • Hanya Allah yang mendatangkan manfaat dan marabahaya • Keputusan di tangan Allah • Keputusan di tangan Allah • Keputusan di tangan Allah • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 20:90 Ar Rabb (Tuhan) • Al Rahman (Maha Pengasih) • Islam agama para nabi

۞ QS. 20:96 • Sifat iblis dan pembantunya

۞ QS. 20:97 • Azab orang kafir • Kelemahan tuhan selain Allah • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 20:98 Tauhid Uluhiyyah • Keluasan ilmu Allah • Islam agama para nabi

۞ QS. 20:99 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 20:100 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Maksiat dan dosa

۞ QS. 20:101 • Keabadian neraka • Azab orang kafir • Menanggung dosa orang lain

۞ QS. 20:102 • Peniupan sangkakala • Kebenaran hari penghimpunan • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Maksiat dan dosa •

۞ QS. 20:103 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan

۞ QS. 20:104 • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 20:105 • Kekuasaan Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Kedahsyatan hari kiamat

۞ QS. 20:106 • Kekuasaan Allah • Kedahsyatan hari kiamat

۞ QS. 20:107 • Kekuasaan Allah • Kedahsyatan hari kiamat

۞ QS. 20:108 • Al Rahman (Maha Pengasih) • Kedahsyatan hari kiamat • Pedihnya penderitaan manusia pada hari kebangkitan

۞ QS. 20:109 • Memperoleh syafaat dengan izin Allah • Al Rahman (Maha Pengasih) • Syafaat hanya milik Allah semata • Mereka yang memperoleh syafaat •

۞ QS. 20:110 • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 20:111 • Al Hayy (Maha Hidup) • Al Qayyum (Maha Berdiri sendiri) • Para makhluk sujud kepada Allah

۞ QS. 20:112 • Pahala iman • Keadilan Allah dalam menghakimi • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan • Kebutuhan muslim terhadap amal saleh

۞ QS. 20:113 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 20:114 Ar Rabb (Tuhan) • Al Haq (Maha Benar) • Al Muta’ali (Maha Luhur) • Al Malik (Raja) • Pengajaran Jibril kepada Nabi tentang syariat

۞ QS. 20:117 • Sifat iblis dan pembantunya

۞ QS. 20:118 • Sifat surga dan kenikmatannya • Sifat ahli surga

۞ QS. 20:119 • Sifat surga dan kenikmatannya • Sifat ahli surga

۞ QS. 20:120 • Sifat iblis dan pembantunya • Usaha jin untuk melalaikan manusia dalam beribadah

۞ QS. 20:121 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 20:122 Ar Rabb (Tuhan) • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 20:123 • Kesentosaan orang mukmin di dunia dan di akhirat • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Keutamaan iman • Hidayah (petunjuk) dari Allah •

۞ QS. 20:124 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat • Balasan dari perbuatannya • Maksiat dan dosa

۞ QS. 20:125 Ar Rabb (Tuhan) • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat • Balasan dari perbuatannya

۞ QS. 20:126 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat • Balasan dari perbuatannya •

۞ QS. 20:127 Ar Rabb (Tuhan) • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat • Maksiat dan dosa •

۞ QS. 20:128 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 20:129 • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir • Segala sesuatu ada takdirnya • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 20:131 • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 20:132 • Pahala iman • Al Razzaq (Maha Pemberi rezeki) • Kewajiban suami mengajak keluarganya untuk taat

۞ QS. 20:133 Ar Rabb (Tuhan) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 20:134 Dalil Allah atas hambaNya • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 20:135 • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Maksiat dan dosa

Ayat Pilihan

Dan Syu’aib berkata:
“Hai kaumku,
cukupkanlah takaran & timbangan dengan adil,
dan
janganlah kamu merugikan manusia terhadap hak-hak mereka dan
janganlah kamu membuat kejahatan di muka bumi dengan membuat kerusakan.”
QS. Hud [11]: 85

Jika kamu mempersekutukan (Tuhan),
niscaya akan hapuslah amalmu & tentulah kamu termasuk orang-orang yang merugi.
Karena itu,
maka hendaklah Allah saja kamu sembah & hendaklah kamu termasuk orang-orang yang bersyukur.
QS. Az-Zumar [39]: 65-66

Sesungguhnya orang-orang yang banyak berbakti benar-benar berada dalam surga yang penuh kenikmatan,
dan sesungguhnya orang-orang yang durhaka benar-benar berada dalam neraka.
Mereka masuk ke dalamnya pada hari pembalasan.
QS. Al-Infitar [82]: 13-15

Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri,
dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).
QS. Asy-Syura [42]: 30

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Arti dari lafal

لَكُمْ دِينُكُمْ

yaitu ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Surah Al-Kafirun [109] ayat 6.

لَكُمْ دِينُكُمْ وَلِيَ دِينِ

'Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku.'

Berikut ini yang bukan kandungan surah Ad-Dhuha adalah..... Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam.

Correct! Wrong!

Turunnya surah Ad-Dhuha menunjukkan.....kepada Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam.

Correct! Wrong!

+

Array

Surah Ad-Dhuha ayat ke-enam menunjukkan salah satu masa Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam yaitu sebagai ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
اَلَمۡ یَجِدۡکَ یَتِیۡمًا فَاٰوٰی

Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungi(mu),
--QS. Adh Dhuhaaa [93] : 6

Arti al-Kaafirun adalah ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #18
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #18 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #18 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #18

Turunnya surah Ad-Dhuha menunjukkan… ..kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.Surah Ad-Dhuha ayat ke-enam menunjukkan salah satu masa Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu … sebagai … Berikut ini yang bukan kandungan surah Ad-Dhuha adalah… .. Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.Arti al-Kaafirun adalah … Arti dari lafal لَكُمْ دِينُكُمْ yaitu …

Pendidikan Agama Islam #4

Surah dalam Alquran yang mengatakan larangan untuk melakukan terlalu banyak, makan dan minum adalah … Setelah Yakin, dalam surah Al-A’raf ayat 26, pakaian terbaik ada di mata Allah Subhanahu Wa Ta`ala adalah … Aurat dari tubuh pria adalah mulai … Fungsi pakaian adalah … Kejujuran adalah karakteristik dari seorang Muslim, sementara berbohong atau ketidakjujuran adalah fitur dari orang …

Pendidikan Agama Islam #11

Masyarakat Arab sebelum Islam memiliki kebiasaan buruk, juga memiliki kebiasaan baik. Di bawah ini yang tidak termasuk kebiasaan baik masyarakat Arab sebelum Islam adalah … Berikut ini yang bukan merupakan substansi dakwah Rasulullah di Mekkah adalah … Dalam QS. Al-Muddassir ayat 1-7 adalah menjadi dasar bagi Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk melakukan dakwah di Mekkah secara … Dari proses dakwah secara diam-diam yang dilakukan oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah, maka terdapat beberapa sahabat yang masuk Islam pertama kali. Mereka dikenal dengan sebutan … Cara yang pertama kali ditempuh oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah secara terang- terangan adalah …

Kamus Istilah Islam

khawasulkhawas

Apa itu khawasulkhawas? kha.wa.sul.kha.was ] martabat tertinggi di sisi Allah yang dimiliki oleh para sufi tertentu … •

Syubhat

Apa itu Syubhat? syub.hat keragu-raguan atau kekurangjelasan tentang sesuatu karena kurang jelas status hukumnya; tidak terang antara halal dan haram atau antara benar dan salah Syubhat, Syubuhat,...

Bani Israil

Siapa itu Bani Israil? Bani Israil atau Bani Israel adalah sebutan untuk umat yang Allah istimewakan melampaui alam semesta. Bani Israel juga dikenal sebagai sebuah umat yang telah Allah selamatkan u...