QS. Shaad (Shaad) – surah 38 ayat 9 [QS. 38:9]

اَمۡ عِنۡدَہُمۡ خَزَآئِنُ رَحۡمَۃِ رَبِّکَ الۡعَزِیۡزِ الۡوَہَّابِ ۚ
Am ‘indahum khazaa-inu rahmati rabbikal ‘aziizil wahhaab(i);

Atau apakah mereka itu mempunyai perbendaharaan rahmat Tuhanmu Yang Maha Perkasa lagi Maha Pemberi?
―QS. 38:9
Topik ▪ Azab orang kafir
38:9, 38 9, 38-9, Shaad 9, Shaad 9, Shad 9, Sad 9

Tafsir surah Shaad (38) ayat 9

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Shaad (38) : 9. Oleh Kementrian Agama RI

Dalam ayat ini Allah subhanahu wa ta’ala mengecam orang-orang Quraisy yang menolak kenabian Muhammad karena beliau bukan dari orang besar dari kalangan mereka.
Allah memerintahkan kepada Rasul-Nya agar menanyakan kepada mereka, Apakah mereka memiliki kekuasaan ikut menentukan dan membagi-bagi khazanah rahmat Allah.
Di akhir ayat Allah subhanahu wa ta’ala menyebutkan sifat-Nya Yang Maha Perkasa dan Maha Pemberi.
Ke Maha Perkasaan yang tidak bisa ditandingi oleh siapa pun juga dan ke Maha Pemberi yang tidak bisa dihalang-halangi oleh kekuasaan yang lain.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

Dan Tuhanmu menciptakan apa yang Dia kehendaki dan memilihnya.
Sekali-kali tidak ada pilihan bagi mereka.

(Q.S. Al-Qashash [28]: 68)

Dan firman-Nya:

Allah lebih mengetahui di mana Dia menempatkan tugas kerasulan.
(Q.S. Al-An’am [6]: 124)

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Kami akan menanyakan orang-orang yang dengki terhadapmu apakah mereka memiliki gudang rahmat Tuhanmu Yang Mahaperkasa dan Maha Pemberi sehingga mereka memilih orang yang dikehendaki menjadi nabi.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Atau apakah mereka itu mempunyai perbendaharaan rahmat Rabbmu Yang Maha Perkasa) yakni Maha Menang (lagi Maha Pemberi?) termasuk derajat kenabian dan hal-hal lainnya, karenanya mereka dapat memberikannya kepada siapa yang mereka kehendaki.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Apakah mereka memiliki kunci-kunci karunia Rabbmu yang Mahaperkasa dalam kekuasaan-Nya, Maha Memberi apa yang dikehendaki-Nya dari rizki dan karunia-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki di antara makhluk-Nya.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Selanjutnya Allah subhanahu wa ta’ala berfirman, menjelaskan bahwa Dialah Yang mengatur kerajaan-Nya lagi Maha Berbuat terhadap apa yang dikehendaki-Nya.
Yang memberi siapa yang dikehendaki-Nya apa yang dikehendaki­Nya, Yang memuliakan siapa yang dikehendaki-Nya, Yang menghinakan siapa Yang dikehendaki-Nya, Yang memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya,-dan Yang menyesatkan siapa yang dikehendaki-Nya.
Dia menurunkan Malaikat Jibril membawa perintah-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya, dan Dia pulalah yang mengunci mati kalbu siapa yang dikehendaki-Nya.
Karena itu, tiada seorang pun yang dapat memberinya petunjuk selain Allah.
Dan sesungguhnya semua hamba itu tidak memiliki sesuatu pun dari urusan ini, mereka tidak berhak untuk mengatur kerajaan ini, dan mereka tidak memiliki barang secuil pun dari apa yang ada padanya.
Karena itulah maka Allah subhanahu wa ta’ala berfirman mengingkari kata-kata mereka itu:

Atau apakah mereka itu mempunyai perbendaharaan rahmat Tuhanmu Yang Mahaperkasa lagi Maha Pemberi (Q.S. Shaad [38]: 9)

Yakni Mahaperkasa yang Zat-Nya tidak dapat dijangkau lagi Maha Pemberi Yang memberi kepada siapa yang dikehendaki-Nya apa yang dikehendaki-Nya.
Ayat ini mirip maknanya dengan ayat lain yang disebutkan melalui firman-Nya:

Ataukah ada bagi mereka bagian dari kerajaan (kekuasaan)?
Kendatipun ada, mereka tidak akan memberikan sedikit pun (kebajikan) kepada manusia, ataukah mereka dengki kepada manusia (Muhammad) lantaran karunia yang Allah telah berikan kepada manusia itu?
Sesungguhnya Kami telah memberikan Kitab dan Hikmah kepada keluarga Ibrahim, dan Kami telah memberikan kepadanya kerajaan yang besar.
Maka di antara mereka (orang-orang yang dengki itu) ada orang-orang yang beriman kepadanya, dan di antara mereka ada orang-orang yang menghalangi (manusia) dari beriman kepadanya.
Dan cukuplah (bagi mereka) Jahanam yang menyala-nyala apinya.
(Q.S. An-Nisa’ [4]: 53-55)

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Katakanlah, “Kalau seandainya kamu mengusai perbendaharaan-perbendaharaan rahmat Tuhanku, niscaya perbendaharaan itu kamu tahan, karena takut membelanjakannya.” Dan adalah manusia itu sangat kikir.
(Q.S. Al Israa [17]: 100)

Demikian itu diungkapkan sesudah menceritakan perihal orang-orang yang kafir, bahwa mereka mengingkari diutusnya rasul manusia ﷺ Hal yang sama disebutkan dalam kisah-Nya tentang kaum Saleh ‘alaihis salam ketika mereka mengatakan:

Apakah wahyu itu diturunkan kepadanya di antara kita?
Sebenarnya dia adalah seorang yang amat pendusta lagi sombong.
Kelak mereka akan mengetahui siapakah yang sebenarnya amat pendusta lagi sombong.
(Q.S. Al-Qamar [54]: 25-26)


Informasi Surah Shaad (ص)
Surat Shaad terdiri atas 88 ayat termasuk golongan surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Qamar.

Dinamai dengan “Shaad” karena surat ini dimulai dengan “Shaad” (selanjutnya lihat no 10).

Dalam surat ini Allah bersumpah dengan Al Qur’an, untuk menunjukkan bahwa Al Qur’an itu suatu kitab yang agung dan bahwa siapa saja yang mengikutinya akan mendapat kebahagiaan dunia dan akhirat dan untuk menunjukkan bahwa Al Qur’an ini adalah mu’jizat Nabi Muham­ mad s.a.
w.
yang menyatakan kebenarannya dan ketinggian akhlaknya.

Keimanan:

Dalil-dalil tentang kenabian Muhammad ﷺ yaitu bahwa dia mengetahui hal­ hal yang hanya dapat diketahui dengan jalan wahyu
sumpah iblis untuk menye­satkan manusia seluruhnya kecuali hamba-hamba Allah yang ikhlas
Al Qur’an diturunkan untuk menjadi pelajaran bagi jin dan manusia seluruhnya.

Hukum:

Tidak ada pembahasan hukum yang spesifik dalam surat ini.

Kisah:

Kisah Daud a.s. dan kisah Sulaiman a.s.
kisah Ayyub a.s.

Lain-lain:

Kaum musyrikin tercengang mendengar pengakuan Nabi Muhammad ﷺ
bahwa Allah adalah Maha Esa
rahasia yang terdapat pada kejadian alam
pertengkaran antara orang-orang yang sesat dan pengikut mereka di neraka
ni’mat·ni’mat yang dilimpahkan kepada penduduk surga dan azab yang ditimpakan atas isi neraka

Ayat-ayat dalam Surah Shaad (88 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Shaad (38) ayat 9 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Shaad (38) ayat 9 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Shaad (38) ayat 9 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Shaad - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 88 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 38:9
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Shaad.

Surah Sad (Arab: ص , "Ṣad") adalah surah ke-38 dalam al-Qur'an.
Surah yang terdiri atas 88 ayat ini termasuk golongan surah Makkiyah dan diturunkan sesudah surah Al-Qamar.
Dinamai dengan Sad karena surah ini dimulai dengan huruf Shaad.

Nomor Surah 38
Nama Surah Shaad
Arab ص
Arti Shaad
Nama lain -
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 38
Juz Juz 23
Jumlah ruku' 5 ruku'
Jumlah ayat 88
Jumlah kata 735
Jumlah huruf 3061
Surah sebelumnya Surah As-Saffat
Surah selanjutnya Surah Az-Zumar
4.4
Ratingmu: 4.4 (10 orang)
Sending

URL singkat: risalahmuslim.id/38-9









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta


Ikuti RisalahMuslim