QS. Shaad (Shaad) – surah 38 ayat 8 [QS. 38:8]

ءَ اُنۡزِلَ عَلَیۡہِ الذِّکۡرُ مِنۡۢ بَیۡنِنَا ؕ بَلۡ ہُمۡ فِیۡ شَکٍّ مِّنۡ ذِکۡرِیۡ ۚ بَلۡ لَّمَّا یَذُوۡقُوۡا عَذَابِ ؕ
A’unzila ‘alaihidz-dzikru min baininaa bal hum fii syakkin min dzikrii bal lammaa yadzuuquu ‘adzaab(i);

mengapa Al Quran itu diturunkan kepadanya di antara kita?”
Sebenarnya mereka ragu-ragu terhadap Al Quran-Ku, dan sebenarnya mereka belum merasakan azab-Ku.
―QS. 38:8
Topik ▪ Keutamaan Al Qur’an ▪ Al Qur’an benar-benar dari Allah ▪ Tauhid Rububiyyah
38:8, 38 8, 38-8, Shaad 8, Shaad 8, Shad 8, Sad 8

Tafsir surah Shaad (38) ayat 8

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Shaad (38) : 8. Oleh Kementrian Agama RI

Kemudian Allah subhanahu wa ta’ala menjelaskan pengingkaran orang-orang kafir Quraisy bahwa Muhammad diberi wahyu, padahal dia manusia biasa; menurut anggapan mereka yang pantas diangkat menjadi utusan ialah orang yang mempunyai-kemuliaan dan kepemimpinan yang melebihi mereka, padahal Muhammad tidak mempunyai sifat-sifat istimewa yang melebihi mereka.
Oleh karena itu tidak mungkin Alquran itu diturunkan kepadanya, sedangkan di antara mereka masih ada orang-orang yang lebih mulia.
dan lebih pantas memegang kepemimpinan.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

Dan mereka berkata “Mengapa Alquran ini tidak diturunkan kepada seorang besar dari salah satu dua negeri (Mekah dan Taif) ini”.
(Q.S. Az-Zukhruf [43]: 31)

Mereka mengingkari wahyu dan kenabian Muhammad ﷺ, karena menurut jalan pikiran mereka, seorang yang diutus menjadi Rasul itu seorang yang kaya raya dan berpengaruh.
Mereka tidak menyadari bahwa Allah subhanahu wa ta’ala berkuasa menentukan pilihan menurut kehendak-Nya yang di antaranya mengangkat hamba-Nya menjadi Nabi.
Itulah sebabnya Allah subhanahu wa ta’ala berkuasa mengangkat hamha-Nya menjadi Nabi di antara hamba-Nya menurut kehendak-Nya pula.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

Apakah mereka yang membagi-bagi rahmat Tuhanmu ?
Kami telah menentukan antara mereka penghidupan mereka dalam kehidupan dunia, dan Kami telah meninggikan sebagian mereka atas sebagian yang lain beberapa derajat, agar sebahagian mereka dapat mempergunakan sebagian yang lain.
Dan rahmat Tuhanmu lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan.

(Q.S. Az-Zukhruf [43]: 32)

Di akhir ayat ini Allah subhanahu wa ta’ala menjelaskan sebab-sebab mereka itu jauh dari kebenaran, yaitu hati mereka diselubungi keraguan yang tidak tertembusi oleh cahaya kebenaran Alquran, dan karena belum merasakan siksa Allah yang pedih.
Seandainya mereka mau memperhatikan tanda-tanda kebenaran wahyu yang diturunkan kepada Rasul-Nya, niscaya mereka mengakui kenabiannya, karena wahyu yang diterima itu telah cukup tanda kenabiannya, akan tetapi karena penyakit hasad dan dengki yang telah bersarang dalam dadanya maka mereka tidak mau menerima wahyu itu.
Akhirnya mereka terjerumus dalam lembah keingkaran.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Apakah di antara kita hanya Muhammad yang mendapat kemuliaan berupa turunnya Al Quran?”
Apa yang mereka perkirakan itu tidak benar sama sekali.
Mereka bimbang dan ragu terhadap Al Quran.
Mereka bimbang dan ragu karena belum merasakan azab-Ku.
Sungguh mereka akan merasakannya.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Mengapa telah diturunkan) dapat dibaca Tahqiq dapat pula dibaca Tas-hil (kepadanya) kepada Muhammad (peringatan) yakni kitab Alquran (di antara kita?) bukan diturunkan kepada orang yang tertua di antara kita atau orang yang paling terhormat di antara kita.

Maksudnya, mengapa Alquran itu tidak diturunkan kepada orang yang paling tua atau orang yang paling terhormat di antara mereka.

Lalu Allah berfirman, (“Sebenarnya mereka ragu terhadap Alquran-Ku) atau ragu terhadap wahyu-Ku, yaitu Alquran, karena mereka mendustakan rasul yang mendatangkannya (dan sebenarnya belumlah) artinya, belum lagi (mereka merasakan azab-Ku”) seandainya mereka telah merasakannya niscaya mereka mau beriman kepada Nabi ﷺ tentang apa yang disampaikan olehnya dari sisi-Ku.

Akan tetapi pada saat itu, yakni saat mereka merasakan azab-Ku, tidak ada gunanya lagi iman.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Mengapa Muhammad yang diberi al-Qur’an dan bukan kami?? Justru mereka dalam kebimbangan terhadap wahyu-Ku kepadamu (wahai Rasul) dan pengangkatan-Ku terhadapmu sebagai Rasul. Bahkan mereka berkata demikian, karena mereka belum pernah mencicipi adzab Allah. Sekiranya mereka telah merasakannya, niscaya mereka tidak akan berkata demikian.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah:

mengapa Al-Qur’an itu diturunkan kepadanya di antara kita?
(Q.S. Shaad [38]: 8)

Mereka menganggap mustahil bila Al-Qur’an hanya diturunkan kepada Muhammad ﷺ secara khusus di antara mereka semuanya.
Di dalam ayat lain disebutkan oleh firman-Nya:

Mengapa Al-Qur’an ini tidak diturunkan kepada seorang besar dari salah satu dua negeri (Mekah dan Thaif) ini (Q.S. Az-Zukhruf [43]: 3,)

Dan firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Apakah mereka yang membagi-bagi rahmat Tuhanmu?
Kami telah menentukan antara mereka penghidupan mereka dalam hidupan dunia, dan kami telah meninggikan sebagian mereka atas sebagian yang lain beberapa derajat (Q.S. Az-Zukhruf [43]: 32)

Karena itulah ketika mereka mengatakan jawaban tersebut yang menunjukkan kebodohan mereka sendiri dan betapa dangkalnya akal mereka, sebab mereka menganggap mustahil Al-Qur’an diturunkan kepada rasul yang ada di antara mereka.
Maka Allah subhanahu wa ta’ala berfirman.

sebenarnya mereka belum merasakan azab-Ku.
(Q.S. Shaad [38]: 8)

Yakni sesungguhnya mereka mengatakan demikian hanyalah karena sampai saat mereka mengucapkan kata-katanya itu masih belum merasakan azab dan pembalasan Allah.
Maka kelak mereka akan mengetahui akibat dari apa yang mereka katakan dan apa yang, mereka dustakan itu, yaitu pada hari ketika itu mereka diseret ke neraka Jahanam dengan sebenar-benarnya.


Informasi Surah Shaad (ص)
Surat Shaad terdiri atas 88 ayat termasuk golongan surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Qamar.

Dinamai dengan “Shaad” karena surat ini dimulai dengan “Shaad” (selanjutnya lihat no 10).

Dalam surat ini Allah bersumpah dengan Al Qur’an, untuk menunjukkan bahwa Al Qur’an itu suatu kitab yang agung dan bahwa siapa saja yang mengikutinya akan mendapat kebahagiaan dunia dan akhirat dan untuk menunjukkan bahwa Al Qur’an ini adalah mu’jizat Nabi Muham­ mad s.a.
w.
yang menyatakan kebenarannya dan ketinggian akhlaknya.

Keimanan:

Dalil-dalil tentang kenabian Muhammad ﷺ yaitu bahwa dia mengetahui hal­ hal yang hanya dapat diketahui dengan jalan wahyu
sumpah iblis untuk menye­satkan manusia seluruhnya kecuali hamba-hamba Allah yang ikhlas
Al Qur’an diturunkan untuk menjadi pelajaran bagi jin dan manusia seluruhnya.

Hukum:

Tidak ada pembahasan hukum yang spesifik dalam surat ini.

Kisah:

Kisah Daud a.s. dan kisah Sulaiman a.s.
kisah Ayyub a.s.

Lain-lain:

Kaum musyrikin tercengang mendengar pengakuan Nabi Muhammad ﷺ
bahwa Allah adalah Maha Esa
rahasia yang terdapat pada kejadian alam
pertengkaran antara orang-orang yang sesat dan pengikut mereka di neraka
ni’mat·ni’mat yang dilimpahkan kepada penduduk surga dan azab yang ditimpakan atas isi neraka

Ayat-ayat dalam Surah Shaad (88 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Shaad (38) ayat 8 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Shaad (38) ayat 8 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Shaad (38) ayat 8 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Shaad - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 88 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 38:8
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Shaad.

Surah Sad (Arab: ص , "Ṣad") adalah surah ke-38 dalam al-Qur'an.
Surah yang terdiri atas 88 ayat ini termasuk golongan surah Makkiyah dan diturunkan sesudah surah Al-Qamar.
Dinamai dengan Sad karena surah ini dimulai dengan huruf Shaad.

Nomor Surah 38
Nama Surah Shaad
Arab ص
Arti Shaad
Nama lain -
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 38
Juz Juz 23
Jumlah ruku' 5 ruku'
Jumlah ayat 88
Jumlah kata 735
Jumlah huruf 3061
Surah sebelumnya Surah As-Saffat
Surah selanjutnya Surah Az-Zumar
4.9
Ratingmu: 4.3 (9 orang)
Sending

URL singkat: risalahmuslim.id/38-8







Pembahasan ▪ surat 38 8

Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta


Ikuti RisalahMuslim