QS. Shaad (Shaad) – surah 38 ayat 65 [QS. 38:65]

قُلۡ اِنَّمَاۤ اَنَا مُنۡذِرٌ ٭ۖ وَّ مَا مِنۡ اِلٰہٍ اِلَّا اللّٰہُ الۡوَاحِدُ الۡقَہَّارُ
Qul innamaa anaa mundzirun wamaa min ilahin ilaallahul waahidul qahhaar(u);

Katakanlah (ya Muhammad):
“Sesungguhnya aku hanya seorang pemberi peringatan, dan sekali-kali tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa dan Maha Mengalahkan.
―QS. 38:65
Topik ▪ Nama-nama hari kiamat
38:65, 38 65, 38-65, Shaad 65, Shaad 65, Shad 65, Sad 65

Tafsir surah Shaad (38) ayat 65

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Shaad (38) : 65. Oleh Kementrian Agama RI

Allah subhanahu wa ta’ala memerintahkan kepada Rasul Nya agar menyampaikan kepada orang-orang musyrik Mekah: “Aku ini adalah Rasul Allah yang menyampaikan janji dan ancaman Nya kepada manusia.
Ancaman Nya ialah azab yang pedih akan ditimpakan kepada orang-orang yang menyalahi perintah-Nya sebagaimana yang telah ditimpakan kepada orang-orang yang sebelumnya, seperti kaum ‘Ad, Samud dan sebagainya”.
Selanjutnya Rasulullah ﷺ menyatakan bahwa dia bukanlah tukang sihir sebagaimana yang mereka tuduhkan dan bukan pula seorang pendusta.
Ia bukanlah seorang yang berkuasa atas manusia, sebagaimana diterangkan dalam firman Allah subhanahu wa ta’ala”:

Maka berilah peringatan, karena sesungguhnya kamu hanyalah orang yang memberi peringatan.
Kamu bukanlah orang yang berkuasa atas mereka.

(Q.S. Al Gasyiah: 21-22)

Allah subhanahu wa ta’ala menerangkan tugas seorang Rasul dan batas-batas kemampuan, Dia menerangkan ajaran yang harus disampaikan kepada orang-orang kafir itu, yaitu: “Tidak ada satupun Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah, Tuhan Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya”

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Hai Muhammad, katakan kepada orang-orang musyrik, “Sesunguhnya aku adalah pemberi peringatan akan azab Allah.
Tak ada yang patut disembah kecuali Allah Yang Mahaesa, tak bersekutu, dan Mahaperkasa Yang mampu mengalahkan segala penguasa.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Katakanlah) hai Muhammad kepada orang-orang kafir Mekah! (“Sesungguhnya aku hanya seorang pemberi peringatan) seorang yang memperingatkan kalian dengan neraka (dan sekali-kali tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa lagi Maha Mengalahkan) semua makhluk-Nya.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Atakanlah (wahai Rasul) kepada kaummu : Sesungguhnya aku hanyalah pemberi peringatan kepada kalian dari adzab Allah, jangan sampai ia menimpa kalian disebabkan karena kekufuran kalian terhadapnya. Tidak ada Illah yang berhak untuk disembah kecuali Allah semata. Dia-lah yang Maha Esa dalam keagungan, nama-nama, sifat-sifat dan perbuatan-perbuatan-Nya, Maha mengalahkan yang menundukkan dan mengalahkan segala sesuatu.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman, memerintahkan kepada Rasul-Nya agar mengatakan kepada orang-orang yang mempersekutukan Allah lagi mendustakan rasul­Nya, bahwa sesungguhnya aku hanyalah seorang pemberi peringatan dan bukanlah seperti yang kalian duga.

dan sekali-kali tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Allah Yang Maha Esa lagi Maha Mengalahkan.
(Q.S. Shaad [38]: 65)

Yakni hanya Dia sematalah yang dapat mengalahkan dan memaksa segala sesuatu.


Kata Pilihan Dalam Surah Shaad (38) Ayat 65

QAHHAAR
قَهَّار

Qahhaar adalah mubalaghah ism fa’il (dalam bentuk superlatif). Artinya, yang mengalahkan yang tidak ada sesuatu yang mengalahkannya, banyak mengalahkan, salah satu nama dari nama- nama Allah yang berarti yang mengalahkan dan tidak ada sesuatu yang membatasi kekuasaannya.

Lafaz ini disebut enam kali di dalam Al Qur’an, yaitu dalam surah:
-Yusuf (12), 39;
-Ar Ra’d (13), 16;
-Ibrahim (14), 48;
-Shad (38), 65;
-Az Zumar (39) dan 4;
-Al Mu’min (40) 16.

Al Khazin berkata,
“Al Khattabi mengatakan al qahhaar bermakna yang mengalahkan orang yang perkasa lagi congkak dari makhluk Nya dengan siksaan dan berkuasa kepada keseluruhannya dengan mendatangkan kematian.

Ada yang berpendapat, al qahhaar adalah yang mengalahkan segala sesuatu dan menghinakannya sehingga menerima dan tunduk serta merendahkan diri kepadanya.”

Al Baidawi berkata,
Al qahhaar adalah al ghaalib (yang mengalahkan dan perkasa) yang tidak ada yang dapat menyerupainya dan yang lainnya tidak dapat mengalahkannya.”

Ibn Katsir mentafsirkan al qahhaar dengan yang menghinakan segala sesuatu disebabkan keagungannya dan kebesaran serta kehebatan kekuasaannya.

Asy Syawkani berkata,
Al qahhaar adalah yang tidak dapat dikalahkan oleh orang yang kuat dan tidak dapat menentangnya oleh orang yang melawan.”

Dalam tafsir ‘Ahr Al Atsir dijelaskan al qahhaar bermakna Maha Perkasa yang tidak dapat dikalahkan oleh siapa pun.

Kesimpulannya, al qahhaar adalah salah satu nama dari nama-nama Allah yang berarti Maha Perkasa yang tidak dapat dikalahkan oleh kekuasaan dan kekuatan mana pun.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN. BHD.Hal:452-453

Informasi Surah Shaad (ص)
Surat Shaad terdiri atas 88 ayat termasuk golongan surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Qamar.

Dinamai dengan “Shaad” karena surat ini dimulai dengan “Shaad” (selanjutnya lihat no 10).

Dalam surat ini Allah bersumpah dengan Al Qur’an, untuk menunjukkan bahwa Al Qur’an itu suatu kitab yang agung dan bahwa siapa saja yang mengikutinya akan mendapat kebahagiaan dunia dan akhirat dan untuk menunjukkan bahwa Al Qur’an ini adalah mu’jizat Nabi Muham­ mad s.a.
w.
yang menyatakan kebenarannya dan ketinggian akhlaknya.

Keimanan:

Dalil-dalil tentang kenabian Muhammad ﷺ yaitu bahwa dia mengetahui hal­ hal yang hanya dapat diketahui dengan jalan wahyu
sumpah iblis untuk menye­satkan manusia seluruhnya kecuali hamba-hamba Allah yang ikhlas
Al Qur’an diturunkan untuk menjadi pelajaran bagi jin dan manusia seluruhnya.

Hukum:

Tidak ada pembahasan hukum yang spesifik dalam surat ini.

Kisah:

Kisah Daud a.s. dan kisah Sulaiman a.s.
kisah Ayyub a.s.

Lain-lain:

Kaum musyrikin tercengang mendengar pengakuan Nabi Muhammad ﷺ
bahwa Allah adalah Maha Esa
rahasia yang terdapat pada kejadian alam
pertengkaran antara orang-orang yang sesat dan pengikut mereka di neraka
ni’mat·ni’mat yang dilimpahkan kepada penduduk surga dan azab yang ditimpakan atas isi neraka

Ayat-ayat dalam Surah Shaad (88 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Shaad (38) ayat 65 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Shaad (38) ayat 65 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Shaad (38) ayat 65 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Shaad - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 88 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 38:65
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Shaad.

Surah Sad (Arab: ص , "Ṣad") adalah surah ke-38 dalam al-Qur'an.
Surah yang terdiri atas 88 ayat ini termasuk golongan surah Makkiyah dan diturunkan sesudah surah Al-Qamar.
Dinamai dengan Sad karena surah ini dimulai dengan huruf Shaad.

Nomor Surah 38
Nama Surah Shaad
Arab ص
Arti Shaad
Nama lain -
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 38
Juz Juz 23
Jumlah ruku' 5 ruku'
Jumlah ayat 88
Jumlah kata 735
Jumlah huruf 3061
Surah sebelumnya Surah As-Saffat
Surah selanjutnya Surah Az-Zumar
4.6
Ratingmu: 4.4 (10 orang)
Sending









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta


Ikuti RisalahMuslim