Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Shaad (Shaad) - surah 38 ayat 6 [QS. 38:6]

وَ انۡطَلَقَ الۡمَلَاُ مِنۡہُمۡ اَنِ امۡشُوۡا وَ اصۡبِرُوۡا عَلٰۤی اٰلِہَتِکُمۡ ۚۖ اِنَّ ہٰذَا لَشَیۡءٌ یُّرَادُ ۖ
Waanthalaqal malaa minhum aniimsyuu waashbiruu ‘ala aalihatikum inna hadzaa lasyayun yuraad(u);
Lalu pergilah pemimpin-pemimpin mereka (seraya berkata),
“Pergilah kamu dan tetaplah (menyembah) tuhan-tuhanmu, sesungguhnya ini benar-benar suatu hal yang dikehendaki.
―QS. Shaad [38]: 6

Daftar isi

And the eminent among them went forth, (saying),
"Continue, and be patient over (the defense of) your gods.
Indeed, this is a thing intended.
― Chapter 38. Surah Shaad [verse 6]

وَٱنطَلَقَ dan pergilah

And went forth
ٱلْمَلَأُ pembesar-pembesar

the chiefs
مِنْهُمْ dari mereka

among them
أَنِ maka

that,
ٱمْشُوا۟ berjalanlah kamu

"Continue,
وَٱصْبِرُوا۟ dan bersabarlah

and be patient
عَلَىٰٓ atas

over
ءَالِهَتِكُمْ tuhan-tuhan kamu

your gods.
إِنَّ sesungguhnya

Indeed,
هَٰذَا ini

this
لَشَىْءٌ benar-benar sesuatu

(is) certainly a thing
يُرَادُ dikehendaki

intended.

Tafsir Quran

Surah Shaad
38:6

Tafsir QS. Shad (38) : 6. Oleh Kementrian Agama RI

Pada ayat ini, Allah menjelaskan bahwa pemimpin-pemimpin Quraisy itu pergi dari rumah Abu thalib setelah terbungkam oleh jawaban Rasul, sebagaimana dijelaskan dalam sebab nuzul di atas.
Mereka mengetahui Muhammad berkeras hati membela agama.

Itulah sebabnya mereka tidak mempunyai harapan lagi untuk melunakkan hati Muhammad dengan perantaraan pamannya.
Mereka berunding apa yang seharusnya dilakukan, dan memeras otak untuk mendapatkan penyelesaian.

Akhirnya mereka memutuskan untuk memperkokoh keyakinan pengikut-pengikutnya untuk tetap dengan keyakinan mereka dan tetap menyembah tuhan-tuhan mereka.

Di akhir ayat, Allah mengungkapkan perkataan para pemimpin Quraisy itu kepada pengikut-pengikutnya, bahwa menyembah berhalaberhala itulah yang sebenarnya dikehendaki oleh Allah.

Tafsir QS. Shaad (38) : 6. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Para pembesar mereka terdorong untuk saling mengingatkan satu sama lain sambil berkata,
"Berjalanlah menurut cara kalian dan tetaplah menyembah tuhan-tuhan kalian.
Sesungguhnya ini suatu hal yang besar yang dikehendaki untuk kita.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Lalu para tokoh dan para pembesar kaum berusaha mendorong mereka untuk mempertahankan kesyirikan dan memperjuangkan keragaman tuhan-tuhan.
Mereka berkata:
Apa yang dibawa Rasul tersebut adalah sesuatu yang direncanakan dengan tujuan meraih kepemimpinan dan kedudukan.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan pergilah pemimpin-pemimpin mereka) dari majelis tempat mereka berkumpul, yaitu tempat Abu Thalib, di tempat itulah mereka mendengar dari Nabi ﷺ yang mengatakan,
"Katakanlah oleh kalian, ‘Laa Ilaaha Illallaah’, artinya tiada Tuhan selain Allah


(seraya mengatakan, ‘Pergilah kalian’) maksudnya, sebagian dari mereka berkata kepada sebagian yang lain ‘pergilah kalian’


(dan tetaplah menyembah tuhan-tuhan kalian) artinya bertahanlah kalian di dalam menyembah tuhan-tuhan kalian itu


(sesungguhnya ini) ajaran tauhid yang disampaikan Nabi itu


(benar-benar suatu hal yang dikehendaki") olehnya supaya kita melakukannya.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Yang dimaksud dengan al-mala ialah pemuka, pemimpin, dan pembesar mereka.
Mereka pergi seraya mengatakan:

Pergilah kamu (QS. Shad [38]: 6)


Yakni tetaplah pada agama kalian

dan bertahanlah (menyembah) tuhan-tuhanmu (QS. Shad [38]: 6)


Artinya, janganlah kamu menuruti ajaran tauhid yang diserukan oleh Muhammad kepada kamu.

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

sesungguhnya ini benar-benar suatu hal yang dikehendaki (QS. Shad [38]: 6)

Ibnu Jarir mengatakan bahwa makna yang dimaksud ialah sesungguhnya ajaran tauhid yang diserukan oleh Muhammad kepada kita benar-benar dijadikannya sebagai sarana untuk meraih kedudukan yang tinggi di atas kalian, juga agar kalian semua menjadi pengikutnya, dan kita tidak akan mau menerima seruannya itu.

Latar Belakang Turunnya Ayat yang Mulia Ini

As-Saddi menceritakan bahwa sesungguhnya sejumlah orang Quraisy mengadakan suatu pertemuan, yang antara lain dihadiri oleh Abu Jahal ibnu Hisyam, Al-As ibnu Wa’il, Al-Aswad ibnu Muttalib, dan Al-Aswad ibnu Abdu Yagus bersama sejumlah pemuka kabilah Quraisy.

Sebagian dari mereka berkata kepada sebagian yang lain."Marilah kita berangkat menuju tempat Abu Talib, kita harus berbicara kepadanya tentang keponakannya itu, mudah-mudahan kita terbebas dari gangguannya dan dia tidak lagi mencaci maki sembahan-sembahan kita, maka kita akan membiarkan dia dan Tuhan yang disembahnya.
Karena sesungguhnya kita khawatir bila syekh (Abu Talib) ini mati, lalu dia (Nabi ﷺ) harus kita tangkap, maka orang-orang Arab akan mencela kita semua.
Mereka akan mengatakan bahwa kita membiarkannya.
Dan manakala Abu Talib mati meninggalkannya, baru kita berani menangkapnya.

Maka mereka mengutus seorang lelaki dari kalangan mereka yang dikenal dengan nama Al-Muttalib, lalu Al-Muttalib meminta izin masuk kepada Abu Talib untuk mereka, seraya mengatakan,
"Mereka adalah para tetua kaummu dan para hartawannya ingin bertemu denganmu."
Abu Talib menjawab,
"Persilakanlah mereka masuk."

Setelah menemui Abu Talib, mereka berkata,
"Hai Abu Talib, engkau adalah pemimpin dan penghulu kami, bebaskanlah kami dari ulah keponakanmu itu, perintahkanlah kepadanya agar dia menahan diri dan tidak lagi mencaci maki sembahan-sembahan kami, maka kami akan membiarkan dia bebas bersama Tuhan yang disembahnya."

Abu Talib memanggil Nabi ﷺ Ketika Rasulullah ﷺ telah masuk menemuinya, maka Abu Talib berkata,
"Hai Keponakanku, mereka adalah tetua kaummu dan orang-orang terhormatnya, mereka telah meminta agar kamu menahan diri dan menghentikan caci makimu terhadap sembahan-sembahan mereka, maka mereka akan membiarkanmu dan sembahanmu."
Rasulullah ﷺmenjawab,
"Hai Paman, apakah tidak boleh aku menyeru mereka kepada sesuatu yang lebih baik bagi mereka?"
Abu Talib bertanya,
"Apakah yang engkau serukan kepada mereka (untuk mengikutinya)?"
Rasulullah ﷺ menjawab,
"Aku ajak mereka untuk mengucapkan suatu kalimah, yang dengan kalimah itu semua orang Arab akan tunduk kepada mereka dan mereka dapat menguasai orang-orang Ajam (non-Arab)."

Abu Jahal laknatullah yang ada di antara kaum berkata, Demi ayahmu, katakanlah apakah kalimah itu, sungguh kami akan memberikannya kepadamu dan sepuluh kali lipatnya."


Rasulullah ﷺ bersabda:

Kalian ucapkan,
"Tidak ada Tuhan melainkan Allah."


Mereka menolak dan mereka berkata,
"Mintalah kepada kami selainnya!"
Rasulullah ﷺ bersabda:

Sekiranya kalian dapat mendatangkan matahari kepadaku, lalu kalian letakkan di tanganku, aku tidak akan meminta kepada kalian selain darinya (kalimah tauhid itu)

Maka mereka pergi darinya dalam keadaan marah seraya berkata,
"Demi Tuhan, kami benar-benar akan mencaci maki kamu dan Tuhanmu yang telah memerintahkanmu menyampaikan hal ini."

Dan pergilah pemimpin-pemimpin mereka (seraya berkata),
"Pergilah kamu dan tetaplah (menyembah) tuhan-tuhanmu, sesungguhnya ini benar-benar suatu hal yang dikehendaki"
(QS. Shad [38]: 6)

Ibnu Abu Hatim dan Ibnu Jarir telah meriwayatkan hadis ini, dan Ibnu Jarir dalam riwayatnya menambahkan, bahwa setelah para pemimpin Quraisy keluar, Rasulullah ﷺ menyeru pamannya untuk mengucapkan kalimah,
"Tidak ada Tuhan melainkan Allah subhanahu wa ta’ala"
Tetapi Abu Talib menolak, bahkan berkata,
"Tidak, bahkan tetap pada agama para tetua."
Lalu turunlah firman-Nya:

Sesungguhnya kamu tidak dapat memberi petunjuk kepada orang yang engkau sukai (QS. Al-Qashash [28]: 56)

Abu Ja’far ibnu Jarir mengatakan, telah menceritakan kepada kami Abu Kuraib dan Ibnu Waki’.
Keduanya mengatakan, telah menceritakan kepada kami Abu Usamah, telah menceritakan kepada kami Al-A’masy, telah menceritakan kepada kami Abbad, dari Sa’id ibnu Jubair, dari Ibnu Abbas r.a. yang mengatakan bahwa ketika Abu Talib sakit keras, serombongan orang-orang Quraisy datang menjenguknya, di antaranya terdapat Abu Jahal.
Mereka berkata,
"Sesungguhnya keponakanmu telah mencaci maki sembahan-sembahan kami dan melakukan serta mengatakan anu dan anu.
Maka sebaiknya engkau panggil dia, lalu kita suruh dia agar menghentikan perbuatannya itu."

Abu Talib menyuruh seseorang untuk memanggilnya, dan ia (Nabi Saw) datang dan masuk ke dalam rumah.
Saat itu terdapat jarak yang cukup untuk duduk seseorang antara mereka dan Abu Talib.
Melihat kedatangan Nabi Saw, Abu Jahal merasa khawatir jika Nabi ﷺ duduk di dekat Abu Talib.
Maka Abu Talib akan lebih kasihan kepada keponakannya dan akan memihaknya.
Abu Jahal cepat-cepat melompat dan menempati tempat itu, sehingga Rasulullah ﷺ tidak menemukan tempat duduk yang terdekat dengan pamannya.
Maka beliau terpaksa duduk di dekat pintu.

Abu Talib berkata kepadanya,
"Hai Anak Saudaraku, mengapa kaummu ini mengadukan perihalmu, dan mereka menuduh bahwa kamu telah mencaci maki sembahan-sembahan mereka dan kamu katakan anu dan anu?"
Maka berhamburanlah dari mereka kata-kata yapg menyudutkan Rasulullah ﷺ Akhirnya Rasulullah ﷺ angkat bicara dan berkata,
"Hai paman, sesungguhnya aku menginginkan mereka kepada suatu kalimah yang harus mereka katakan, maka semua orang Arab akan tunduk patuh kepadanya dan orang-orang Ajam akan membayar Jizyah (upeti) kepada mereka berkat kalimah itu."

Mereka terkejut dengan jawaban yang dikemukakan oleh Rasulullah ﷺdan suatu kalimah yapg dikehendakinya itu.
Maka mereka mengatakan,
"Hanya satu kalimah saja, baiklah.
Demi ayahmu, sepuluh pun kami sanggup."
Mereka berkata,
"Kalimah apakah itu?"
Dan Abu Talib pun bertanya,
"Benar, hai keponakanku, kalimah apakah itu?"
Rasulullah ﷺ menjawab:
Tidak ada Tuhan melainkan Allah.
Maka mereka berdiri dengan terkejut seraya menepiskan baju mereka, lalu berkata, sebagaimana yang disitir oleh firman-Nya:
Mengapa ia menjadikan tuhan-tuhan itu Tuhan Yang Satu saja?
Sesungguhnya ini benar-benar suatu hal yang sangat mengherankan.
(QS. Shad [38]: 8)


Ibnu Jarir mengatakan bahwa demikianlah kisah turunnya ayat ini sampai dengan firman-Nya:
dan sebenarnya mereka belum merasakan azab-Ku (QS. Shad [38]: 8)

Menurut lafaz yang dikemukakan oleh Abu Kuraib.
Hal yang sama telah diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan Imam Nasai melalui hadis Muhammad ibnu Abdullah ibnu Namir, keduanya dari Abu Usamah, dari Al-A’masy, dari Abbad tanpa dinisbatkan kepadanya dengan lafaz yang semisal.


Imam Turmuzi, Imam Nasai, Ibnu Abu Hatim, dan Ibnu Jarir telah meriwayatkan pula hadis ini, semuanya mengetengahkannya di dalam kitab tafsir masing-masing melalui Sufyan As-Sauri, dari Al-A’masy, dari Yahya ibnu Imarah Al-Kufi, dari Sa’id ibnu Jubair, dari Ibnu Abbas r.a., lalu disebutkan hal yang semisal.
Imam Turmuzi mengatakan hadis ini hasan.

Unsur Pokok Surah Shaad (ص)

Surat Shaad terdiri atas 88 ayat termasuk golongan surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al-Qamar.

Dinamai dengan "Shaad" karena surat ini dimulai dengan "Shaad".

Dalam surat ini Allah bersumpah dengan Alquran, untuk menunjukkan bahwa Alquran itu suatu kitab yang agung dan bahwa siapa saja yang mengikutinya akan mendapat kebahagiaan dunia dan akhirat dan untuk menunjukkan bahwa Alquran ini adalah mukjizat Nabi Muhammad ﷺ yang menyatakan kebenarannya dan ketinggian akhlaknya.

Keimanan:

Dalildalil tentang kenabian Muhammad ﷺ yaitu bahwa dia mengetahui hal-hal yang hanya dapat diketahui dengan jalan wahyu.
▪ Sumpah iblis untuk menyesatkan manusia seluruhnya kecuali hamba-hamba Allah yang ikhlas.
Alquran diturunkan untuk menjadi pelajaran bagi jin dan manusia seluruhnya.

Kisah:

▪ Kisah Daud `alaihis salam dan kisah Sulaiman `alaihis salam.
▪ Kisah Ayyub `alaihis salam.

Lain-lain:

▪ Kaum musyrikin tercengang mendengar pengakuan Nabi Muhammad ﷺ bahwa Allah adalah Maha Esa.
▪ Rahasia yang terdapat pada kejadian alam.
▪ Pertengkaran antara orang-orang yang sesat dan pengikut mereka di neraka.
▪ Nikmat-nikmat yang dilimpahkan kepada penduduk surga dan azab yang ditimpakan atas isi neraka.

Audio Murottal

QS. Shaad (38) : 1-88 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 88 + Terjemahan Indonesia



QS. Shaad (38) : 1-88 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 88

Gambar Kutipan Ayat

Surah Shaad ayat 6 - Gambar 1 Surah Shaad ayat 6 - Gambar 2
Statistik QS. 38:6
  • Rating RisalahMuslim
4.7

Ayat ini terdapat dalam surah Shaad.

Surah Sad (Arab: ص , “Ṣad”) adalah surah ke-38 dalam Alquran.
Surah yang terdiri atas 88 ayat ini termasuk golongan surah Makkiyah dan diturunkan sesudah surah Al-Qamar.
Dinamai dengan Sad karena surah ini dimulai dengan huruf Shaad.

Nomor Surah 38
Nama Surah Shaad
Arab ص
Arti Shaad
Nama lain
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 38
Juz Juz 23
Jumlah ruku’ 5 ruku’
Jumlah ayat 88
Jumlah kata 735
Jumlah huruf 3061
Surah sebelumnya Surah As-Saffat
Surah selanjutnya Surah Az-Zumar
Sending
User Review
4.9 (21 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

38:6, 38 6, 38-6, Surah Shaad 6, Tafsir surat Shaad 6, Quran Shad 6, Sad 6, Surah Shad ayat 6

Video Surah

38:6


More Videos

Kandungan Surah Shaad

۞ QS. 38:2 • Azab orang kafir

۞ QS. 38:3 • Azab orang kafir

۞ QS. 38:4 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 38:5 • Islam agama para nabi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 38:6 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 38:7 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 38:8 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 38:9 • Segala sesuatu milik Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Al ‘Aziz (Maha Mulia) • Al Wahhab (Maha Pemberi) •

۞ QS. 38:10 • Segala sesuatu milik Allah • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 38:11 • Azab orang kafir

۞ QS. 38:12 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 38:13 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 38:14 • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 38:15 • Peniupan sangkakala • Hari kiamat datang tiba-tiba • Azab orang kafir

۞ QS. 38:16 Ar Rabb (Tuhan) • Nama-nama hari kiamat • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 38:22 Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 38:24 Ar Rabb (Tuhan) • Iman adalah ucapan dan perbuatan

۞ QS. 38:25 • Pahala iman • Ampunan Allah yang luas • Ampunan Allah dan rahmatNya

۞ QS. 38:26 • Nama-nama hari kiamat • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Maksiat dan dosa

۞ QS. 38:27 • Mendustai Allah • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa •

۞ QS. 38:28 • Derajat para pemeluk agama • Keadilan Allah dalam menghakimi • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Perbedaan derajat manusia sesuai dengan amalnya •

۞ QS. 38:29 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 38:32 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 38:35 Ar Rabb (Tuhan) • Al Wahhab (Maha Pemberi)

۞ QS. 38:37 Jin ditundukkan untuk taat kepada nabi Sulaiman as.

۞ QS. 38:38 Jin ditundukkan untuk taat kepada nabi Sulaiman as.

۞ QS. 38:41 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 38:49 • Pahala iman • Keutamaan iman

۞ QS. 38:50 • Pahala iman • Nama-nama surga • Pintu-pintu surga • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga •

۞ QS. 38:51 • Sifat surga dan kenikmatannya • Sifat ahli surga

۞ QS. 38:52 • Sifat surga dan kenikmatannya • Sifat ahli surga • Sifat wanita penghuni surga

۞ QS. 38:53 • Allah menepati janji • Nama-nama hari kiamat

۞ QS. 38:54 • Keabadian surga

۞ QS. 38:55 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 38:56 • Nama-nama neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 38:57 • Sifat neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 38:58 • Sifat neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 38:59 • Percakapan ahli neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 38:60 • Percakapan ahli neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 38:61 Ar Rabb (Tuhan) • Percakapan ahli neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 38:62 • Derajat para pemeluk agama • Percakapan ahli neraka

۞ QS. 38:63 • Derajat para pemeluk agama • Percakapan ahli neraka

۞ QS. 38:64 • Terputusnya hubungan antara sesama pada hari kiamat

۞ QS. 38:65 Tauhid Uluhiyyah • Al Qahhar (Maha Pemaksa) • Al Wahid (Maha Esa) • Islam agama para nabi •

۞ QS. 38:66 Tauhid Rububiyyah • Ar Rabb (Tuhan) • Al ‘Aziz (Maha Mulia) • Al Ghaffar (Maha Pemgampun) •

۞ QS. 38:68 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 38:71 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 38:78 • Nama-nama hari kiamat

۞ QS. 38:79 Ar Rabb (Tuhan) • Manusia dibangkitkan dari kubur

۞ QS. 38:83 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Menjaga diri dari syetan • Ikhlas dalam berbuat

۞ QS. 38:84 • Maksiat dan dosa

۞ QS. 38:85 • Nama-nama neraka • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 38:86 • Balasan dan pahala dari Allah • Ikhlas dalam berbuat

۞ QS. 38:87 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

Ayat Pilihan

Bila hambaKu bertanya padamu tentang Aku,
jawablah bahwa Aku dekat.
Aku kabulkan permohonan orang yang berdoa bila ia memohon kepadaKu,
maka hendaklah mereka penuhi (segala perintahKu)
dan beriman kepadaKu,
QS. Al-Baqarah [2]: 186

Demikianlah Allah telah menundukkannya untuk kamu supaya kamu mengagungkan Allah terhadap hidayah-Nya kepada kamu.
Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik.
QS. Al-Hajj [22]: 37

Dan Kami jadikan kamu berpasang-pasangan,
dan Kami jadikan tidurmu untuk istirahat,
dan Kami jadikan malam sebagai pakaian,
dan Kami jadikan siang untuk mencari penghidupan,
dan Kami bina di atas kamu tujuh buah (langit) yang kokoh,
QS. An-Naba’ [78]: 8-12

Hamba-hamba Tuhan Yang Maha Pengasih adalah orang-orang yang berjalan di atas muka bumi dengan rendah hati (tawadhu’)
dan apabila orang jahil menyapa mereka,
mereka mengucapkan kata-kata yang baik.
QS. Al-Furqan [25]: 63

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Alquran dimulai dengan surah Al Fatihah (pembukaan) dan berakhir dengan surah ...

Correct! Wrong!

Dalam Surah Al-Baqarah ayat 2, Allah berfirman bahwa Alquran adalah pedoman untuk orang ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
u0630u0670u0644u0650u06a9u064e u0627u0644u06e1u06a9u0650u062au0670u0628u064f u0644u064eu0627 u0631u064eu06ccu06e1u0628u064e u06dau06d6u06db u0641u0650u06ccu06e1u06c1u0650 u06dau06db u06c1u064fu062fu064bu06cc u0644u0651u0650u0644u06e1u0645u064fu062au0651u064eu0642u0650u06ccu06e1u0646u064e

Kitab (Alquran) ini tidak ada keraguan padanya, petunjuk bagi mereka yang muttaqin (bertakwa),
--QS. 2:2

Alquran bertindak sebagai Hudan, yang artinya adalah ...

Correct! Wrong!

+

Array

Alquran adalah panduan dan pedoman manusia bagi mereka yang beriman. Ini dikonfirmasikan oleh Allah dalam surah ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
u06c1u0670u0630u064eu0627 u0628u064eu0635u064eu0627u0653u0626u0650u0631u064f u0644u0650u0644u0646u0651u064eu0627u0633u0650 u0648u064e u06c1u064fu062fu064bu06cc u0648u0651u064e u0631u064eu062du06e1u0645u064eu06c3u064c u0644u0651u0650u0642u064eu0648u06e1u0645u064d u06ccu0651u064fu0648u06e1u0642u0650u0646u064fu0648u06e1u0646u064e

(Alquran) ini adalah pedoman bagi manusia, petunjuk dan rahmat bagi kaum yang meyakini.
--QS. 45:20

Sifat dasar hukum Alquran adalah keseimbangan dalam hal aspek material dan psikologis, yang disebut sebagai ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #6
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #6 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #6 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #9

Arti hadits maudhu’ adalah … Pengertian ijtihad menurut istilah adalah … Orang yang memiliki kemampuan untuk melakukan infefensi hukum-hukum syariat dari sumber-sumber yang terpercaya disebut dengan … Berdasarkan bahasa, ijma artinya adalah … Era ketidaktahuan juga disebut zaman …

Pendidikan Agama Islam #12

Masyarakat Mekkah pada awal nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam berdakwah waktu itu sedang dilanda berbagai krisis, dan yang paling menonjol adalah krisis … Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam lahir pada bulan … Nama isteri Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam selepas Khadijah ialah … Nama anak lelaki Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu … … Nama Ibu susuan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu … …

Pendidikan Agama Islam #1

Arti fana adalah … Tuhan memiliki sifat Al Karim, yang berarti bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala merupakan zat Yang ..Allah memiliki sifat Al Kariim yang tercantum dalam Alquran surah … Tuhan memiliki sifat Al Matiin, yang berarti bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala adalah zat Yang … Dalam Asmaul Husna, Allah memiliki sifat Al Matiin yang tercantum dalam Alquran surah …

Kamus Istilah Islam

munqati'

Apa itu munqati’? Pengertian dan Contoh Hadits Munqathi – Kata Al-Inqita’ berasal dari kata Al-Qat yang menurut bahasa berarti memisahkan sesuatu dari yang lain. Dan kata inqita...

kompromistis

Apa itu kompromistis? kom.pro.mis.tis bersifat kompromi; berlaku sebagai orang kompromis; meskipun masih akomodatif kompromistis , anutan mereka yang ketat pada pelaksanaan hukum fikih telah menjadi p...

mualaf

Apa itu mualaf? mu.a.laf orang yang baru masuk Islam penerbitan … •