QS. Shaad (Shaad) – surah 38 ayat 55 [QS. 38:55]

ہٰذَا ؕ وَ اِنَّ لِلطّٰغِیۡنَ لَشَرَّ مَاٰبٍ
Hadzaa wa-inna li-ththaaghiina lasyarra maaabin;

Beginilah (keadaan mereka).
Dan sesungguhnya bagi orang-orang yang durhaka benar-benar (disediakan) tempat kembali yang buruk,
―QS. 38:55
Topik ▪ Neraka ▪ Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka ▪ Kelebihan yang diberikan Allah untuk bangsa Yahudi
38:55, 38 55, 38-55, Shaad 55, Shaad 55, Shad 55, Sad 55

Tafsir surah Shaad (38) ayat 55

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Shaad (38) : 55. Oleh Kementrian Agama RI

Allah subhanahu wa ta’ala menerangkan bahwa yang telah diterangkan pada ayat-ayat yang lalu itu adalah balasan yang diberikan kepada orang-orang yang beriman, sebagai balasan dari ketaatan dan amal saleh yang telah mereka lakukan selama hidup di dunia, sedang yang diterangkan dalam ayat ini adalah keadaan orang-orang kafir di dalam neraka.
Mereka memperoleh tempat kembali yang buruk, mengalami kesengsaraan yang tiada taranya di dalam neraka.
Segala tempat yang mereka tempati baik tempat duduk, tempat tidur, tempat istirahat, dan sebagainya, merupakan tempat yang tidak mereka senangi, karena di tempat itu mereka selalu mengalami siksaan yang berat.

Dalam ayat yang lain diterangkan keadaan orang kafir di dalam neraka, Allah berfirman:

Mereka mempunyai tikar tidur dari api neraka dan di atas mereka ada selimut (api neraka).
Demikian kami memberi balasan kepada orang-orang yang zalim.

(Q.S. Al-A’raf [7]: 41)

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Kenikmatan ini adalah balasan bagi orang-orang yang bertakwa.
Sesungguhnya orang-orang yang durhaka terhadap para nabi, akan memperoleh tempat kembali yang buruk.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Beginilah) keadaan yang dialami oleh orang-orang yang beriman.

(Dan sesungguhnya bagi orang-orang yang durhaka) kalimat ayat ini merupakan jumlah Isti’naf atau kalimat baru (benar-benar disediakan tempat kembali yang paling buruk.)

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Apa yang dijelaskan sebelumnya untuk orang-orang yang bertakwa. Adapun orang-orang yang melampaui batas dalam kekufuran dan kemaksiatan, maka mereka akan mendapatkan tempat kembali terburuk dan terjelek,

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Setelah menyebutkan nasib orang-orang yang berbahagia, lalu Allah subhanahu wa ta’ala mengiringinya dengan sebutan tentang keadaan orang-orang yang celaka, tempat kembali mereka di hari kemudian, serta hisab yang dijalani oleh mereka.
Untuk itu Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

Beginilah (keadaan mereka).
Dan sesungguhnya bagi orang-orang yang durhaka.
(Q.S. Shaad [38]: 55)

Yaitu mereka yang menyimpang dari jalan ketaatan kepada Allah subhanahu wa ta’ala lagi menentang Rasulullah ﷺ

benar-benar (disediakan) tempat kembali yang buruk.
(Q.S. Shaad [38]: 55)

Yakni tempat kembali yang buruk.
Lalu ditafsirkan oleh firman berikut­nya:


Kata Pilihan Dalam Surah Shaad (38) Ayat 55

THAAGHIIN
طَّٰغِين

Lafaz ini adalah ism fa’il dalam bentuk jamak mudzakkar, mufradnya ialah taaghi artinya ialah orang yang zalim, dan orang yang melampaui batas dalam kejahatan.

Ia disebut enam kali di dalam Al Qur’an yaitu dalam surah:
-Ash Shaffaat (37), ayat 30;
-Shad (38), ayat 55;
-Adz Dzaariyaat (51), ayat 53;
-Ath Thur (52),ayat 32;
-Al Qalam (68), ayat 31;
-An Nabaa (78), ayat 22.

Lafaz ini dihubungkan dengan perkataan qaum yaitu kaum atau golongan.

Asy Syawkani berkata,
“Qaum thaaghun ialah kaum yang melampaui batas dalam kesesatan, kekufuran dan mendustakan rasul Allah.”

Begitu juga yang terdapat dalam Tafsir Al Jalalayn yang mengandung arti orang yang sesat.

Sa’id Hawwa menafsirkan lafaz ini pada surah Ath Thur dengan kaum yang melampaui batas dalam kedegilan dan kekufuran, walaupun mereka nampak kebenaran.

Ibn Katsir berkata,
“Mereka adalah kaum yang sesat dan kufur, dan inilah yang membawa mereka ke atas apa yang mereka katakan padamu (Muhammad),” perkataan mereka itu bukanlah kesan dari akal tetapi kesan dari kekufuran dan kezaliman nafsu, dan hasilnya mereka berkata Muhammad menciptakan Al Qur’an dengan sendirinya kemudian menyandarkannya kepada Allah.”

Kesimpulannya, lafaz thaaghuun atau thaaghiin membawa arti kaum atau golongan yang berada dalam kesesatan dan kekufuran yang melampau.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN. BHD.Hal:335-336

Informasi Surah Shaad (ص)
Surat Shaad terdiri atas 88 ayat termasuk golongan surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Qamar.

Dinamai dengan “Shaad” karena surat ini dimulai dengan “Shaad” (selanjutnya lihat no 10).

Dalam surat ini Allah bersumpah dengan Al Qur’an, untuk menunjukkan bahwa Al Qur’an itu suatu kitab yang agung dan bahwa siapa saja yang mengikutinya akan mendapat kebahagiaan dunia dan akhirat dan untuk menunjukkan bahwa Al Qur’an ini adalah mu’jizat Nabi Muham­ mad s.a.
w.
yang menyatakan kebenarannya dan ketinggian akhlaknya.

Keimanan:

Dalil-dalil tentang kenabian Muhammad ﷺ yaitu bahwa dia mengetahui hal­ hal yang hanya dapat diketahui dengan jalan wahyu
sumpah iblis untuk menye­satkan manusia seluruhnya kecuali hamba-hamba Allah yang ikhlas
Al Qur’an diturunkan untuk menjadi pelajaran bagi jin dan manusia seluruhnya.

Hukum:

Tidak ada pembahasan hukum yang spesifik dalam surat ini.

Kisah:

Kisah Daud a.s. dan kisah Sulaiman a.s.
kisah Ayyub a.s.

Lain-lain:

Kaum musyrikin tercengang mendengar pengakuan Nabi Muhammad ﷺ
bahwa Allah adalah Maha Esa
rahasia yang terdapat pada kejadian alam
pertengkaran antara orang-orang yang sesat dan pengikut mereka di neraka
ni’mat·ni’mat yang dilimpahkan kepada penduduk surga dan azab yang ditimpakan atas isi neraka

Ayat-ayat dalam Surah Shaad (88 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Shaad (38) ayat 55 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Shaad (38) ayat 55 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Shaad (38) ayat 55 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Shaad - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 88 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 38:55
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Shaad.

Surah Sad (Arab: ص , "Ṣad") adalah surah ke-38 dalam al-Qur'an.
Surah yang terdiri atas 88 ayat ini termasuk golongan surah Makkiyah dan diturunkan sesudah surah Al-Qamar.
Dinamai dengan Sad karena surah ini dimulai dengan huruf Shaad.

Nomor Surah 38
Nama Surah Shaad
Arab ص
Arti Shaad
Nama lain -
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 38
Juz Juz 23
Jumlah ruku' 5 ruku'
Jumlah ayat 88
Jumlah kata 735
Jumlah huruf 3061
Surah sebelumnya Surah As-Saffat
Surah selanjutnya Surah Az-Zumar
4.8
Ratingmu: 4.2 (14 orang)
Sending









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta


Ikuti RisalahMuslim