QS. Shaad (Shaad) – surah 38 ayat 38 [QS. 38:38]

وَّ اٰخَرِیۡنَ مُقَرَّنِیۡنَ فِی الۡاَصۡفَادِ
Waaakhariina muqarraniina fiil ashfaad(i);

dan syaitan yang lain yang terikat dalam belenggu.
―QS. 38:38
Topik ▪ Jin ▪ Jin ditundukkan untuk taat kepada nabi Sulaiman as. ▪ Tauhid Rububiyyah
38:38, 38 38, 38-38, Shaad 38, Shaad 38, Shad 38, Sad 38

Tafsir surah Shaad (38) ayat 38

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Shaad (38) : 38. Oleh Kementrian Agama RI

Dalam ayat ini Allah subhanahu wa ta’ala menjelaskan beberapa nikmat yang diberikan kepada Nabi Sulaiman, sebagai jawaban dari pada doanya.

Pertama:
Allah subhanahu wa ta’ala menganugerahkan kepada Sulaiman kekuasaan menundukkan angin, atas izin Allah angin berhembus dengan kencang atau gemulai menurut kehendaknya pula.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

Dan (telah Kami tundukkan) untuk Sulaiman angin yang sangat kencang tiupnya, yang berhembus dengan perintahnya ke negeri yang Kami telah memberkatinya.
Dan adalah Kami Maha Mengetahui segala sesuatu.

(Q.S. Al-Anbiyaa [21]: 81)

Kedua:
Allah subhanahu wa ta’ala menganugerahkan kepadanya menundukkan setan-setan yang ahli bangunan dan ahli selam, yang melakukan tugas sesuai dengan perintah Sulaiman.
Apabila ia memerintahkan kepada mereka membangun sesuatu bangunan seperti gedung-gedung pertemuan istana, benteng pertahanan atau gedung-gedung tempat menyimpan harta kekayaan Sulaiman dan lain-lain, maka tugas itu dapat mereka selesaikan dalam waktu yang sangat singkat.
Juga apabila Sulaiman memerintahkan mereka untuk mengumpulkan mutiara dan merjan serta kekayaan laut lainnya, tugas itu dapat diselesaikan dengan cepat pula.

Ketiga:
Allah subhanahu wa ta’ala menganugerahkan kepadanya kekuasaan menundukkan setan yang menentang perintahnya.
Tangan dan kaki mereka terikat dalam belenggu, agar tidak berbahaya kepada yang lain, dan sebagai hukuman atas pembangkangannya itu.

Mengenai kekuasaan yang diberikan Allah kepada Sulaiman untuk menundukkan setan, ialah kekuasaan yang menggerakkan mereka untuk melakukan tugas-tugas berat, yaitu tugas-tugas membangun gedung-gedung dan menyelam mengeluarkan kekayaan laut.
Demikian pula tidak ada keterangan secara pasti mengenai bagaimana Sulaiman membelenggu setan itu.
Sikap yang paling utama ialah kita menerima saja keterangan yang terdapat dalam Alquran dengan keterangan bahwa kita serahkan kepada ilmu pengetahuan hingga dapat mengungkapkan pengertiannya.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Setan-setan yang lain diikat satu sama lainnya dengan belenggu dan rantai sehinga tidak mengganggu makhluk lain.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Dan setan yang lain) setan-setan yang lainnya (yang terikat) dirantai (dalam belenggu) yaitu, tangan mereka masing-masing diikatkan ke kepalanya dengan memakai belenggu.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Ada pula setan-setan bengal yang terbelenggu kakinya.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Tafsir ayat ini tidak diterangkan secara terpisah pada kitab aslinya.


Kata Pilihan Dalam Surah Shaad (38) Ayat 38

ASHFAAD
أَصْفَاد

Lafaz ini berbentuk jamak, mufradnya adalah ash shafad maknanya al quyud (ikatan dan rantai) atau sesuatu yang mengikat para tawanan dari tali pengikat, rantai dan belenggu. Ia juga berarti pemberian karena pemberian adalah suatu belenggu yaitu makna dari safadani shafda.

Lafaz ini disebut dua kali di dalam Al Qur’an yaitu dalam surah:
-Ibrahim (14), ayat 49;
-Shad (38), ayat 38.

Al Kafawi berkata,
Ashfaad bermakna al witsaq yaitu tali pengikat, rantai dan belenggu, sebagaimana yang diriwayatkan oleh Ibn Abbas.”

Ibn Qutaibah berkata,
“Tafsir ayat ini ialah diikat sebahagian mereka dengan sebahagian yang lain dalam satu belenggu”

At Tabari berkata,
“Arti ayat ini ialah tangan dan kaki mereka terikat hingga ke leher dengan ashfaad yaitu al witsaq (ikatan) dari rantai dan belenggu.”

Sebagaimana yang diriwayatkan oleh Ibn Abbas, ia bermakna fi witsaq (dalam ikatan).

Ad Dahhak berkata,
“Ia adalahal salasil (rantai).

Qatadah dan Ibn Zaid berkata,
“Mereka diberkas pada quyud (tali atau ikatan) dan al­aghlaal (belenggu).”

Kesimpulannya, makna lafaz ashfaad ialah belenggu, tali atau rantai.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN. BHD.Hal:70

Informasi Surah Shaad (ص)
Surat Shaad terdiri atas 88 ayat termasuk golongan surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Qamar.

Dinamai dengan “Shaad” karena surat ini dimulai dengan “Shaad” (selanjutnya lihat no 10).

Dalam surat ini Allah bersumpah dengan Al Qur’an, untuk menunjukkan bahwa Al Qur’an itu suatu kitab yang agung dan bahwa siapa saja yang mengikutinya akan mendapat kebahagiaan dunia dan akhirat dan untuk menunjukkan bahwa Al Qur’an ini adalah mu’jizat Nabi Muham­ mad s.a.
w.
yang menyatakan kebenarannya dan ketinggian akhlaknya.

Keimanan:

Dalil-dalil tentang kenabian Muhammad ﷺ yaitu bahwa dia mengetahui hal­ hal yang hanya dapat diketahui dengan jalan wahyu
sumpah iblis untuk menye­satkan manusia seluruhnya kecuali hamba-hamba Allah yang ikhlas
Al Qur’an diturunkan untuk menjadi pelajaran bagi jin dan manusia seluruhnya.

Hukum:

Tidak ada pembahasan hukum yang spesifik dalam surat ini.

Kisah:

Kisah Daud a.s. dan kisah Sulaiman a.s.
kisah Ayyub a.s.

Lain-lain:

Kaum musyrikin tercengang mendengar pengakuan Nabi Muhammad ﷺ
bahwa Allah adalah Maha Esa
rahasia yang terdapat pada kejadian alam
pertengkaran antara orang-orang yang sesat dan pengikut mereka di neraka
ni’mat·ni’mat yang dilimpahkan kepada penduduk surga dan azab yang ditimpakan atas isi neraka

Ayat-ayat dalam Surah Shaad (88 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Shaad (38) ayat 38 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Shaad (38) ayat 38 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Shaad (38) ayat 38 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Shaad - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 88 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 38:38
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Shaad.

Surah Sad (Arab: ص , "Ṣad") adalah surah ke-38 dalam al-Qur'an.
Surah yang terdiri atas 88 ayat ini termasuk golongan surah Makkiyah dan diturunkan sesudah surah Al-Qamar.
Dinamai dengan Sad karena surah ini dimulai dengan huruf Shaad.

Nomor Surah 38
Nama Surah Shaad
Arab ص
Arti Shaad
Nama lain -
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 38
Juz Juz 23
Jumlah ruku' 5 ruku'
Jumlah ayat 88
Jumlah kata 735
Jumlah huruf 3061
Surah sebelumnya Surah As-Saffat
Surah selanjutnya Surah Az-Zumar
4.9
Ratingmu: 4.9 (11 orang)
Sending







Pembahasan ▪ al shad 38 ▪ QS Shaad 38

Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta


Ikuti RisalahMuslim