Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Shaad (Shaad) - surah 38 ayat 33 [QS. 38:33]

رُدُّوۡہَا عَلَیَّ ؕ فَطَفِقَ مَسۡحًۢا بِالسُّوۡقِ وَ الۡاَعۡنَاقِ
Rudduuhaa ‘alai-ya fathafiqa mashan bissuuqi wal a’naaq(i);
“Bawalah semua kuda itu kembali kepadaku.”
Lalu dia mengusap-usap kaki dan leher kuda itu.
―QS. Shaad [38]: 33

Daftar isi

(He said),
"Return them to me,"
and set about striking (their) legs and necks.
― Chapter 38. Surah Shaad [verse 33]

رُدُّوهَا bawalah kembali

"Return them
عَلَىَّ kepadaku

to me."
فَطَفِقَ lalu dia mulai berbuat

Then he began
مَسْحًۢا mengusap-usap

(to) pass (his hand)
بِٱلسُّوقِ dengan kaki

over the legs
وَٱلْأَعْنَاقِ dan leher

and the necks.

Tafsir Quran

Surah Shaad
38:33

Tafsir QS. Shad (38) : 33. Oleh Kementrian Agama RI

Pada ayat ini, Allah menjelaskan apa yang diperintahkan Sulaiman kepada para pelatih kudanya.
Ia menyuruh pelatihnya agar kuda-kuda itu dibawa kembali kepadanya.

Setelah pelatih itu membawa kuda kepadanya, ia pun mendekati.
Lalu ia mengusap kaki dan leher kuda sebagai tanda kepuasan Sulaiman terhadap hasil gemilang yang dicapai kuda-kuda itu.

Dengan demikian kuda itu dapat dipergunakan dalam peperangan untuk menggempur musuh atau untuk mengelakkan serangan-serangan musuh yang datang secara mendadak.

Dari uraian tersebut dapat dikatakan bahwa Sulaiman hamba Allah yang saleh, taat beribadah, teliti, dan cermat merencanakan perjuangan untuk menegakkan kalimat tauhid serta mempunyai kesadaran yang tinggi dalam saat-saat menentukan mana yang lebih penting dari yang penting.

Tafsir QS. Shaad (38) : 33. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Ia memerintahkan agar kuda-kuda itu diperlihatkan kembali kepadanya untuk dikenali betul hal ihwalnya.
Kemudian ia mengusap kaki dan leher kuda sebagai bentuk ungkapan kasih-sayangnya.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Kembalikan kepadaku kuda-kuda yang telah aku lihat tadi.
Maka ia pun dikembalikan kepadanya, lantas dia mulai menebas kaki-kaki dan leher-lehernya dengan pedang untuk mendekatkan diri kepada Allah, karena ia menjadi sebab dirinya melalaikan shalat.


Mendekatkan diri kepada Allah dengan menyembelih kuda disyariatkan dalam ajaran Sulaiman.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Ia berkata,
"Bawalah kuda-kuda itu kembali kepadaku") yaitu kuda-kuda yang ditampilkan tadi kemudian mereka membawanya kepada Nabi Sulaiman


(lalu ia membabat kuda-kuda itu) dengan pedangnya


(pada kaki-kakinya) lafal As-Suuq ini adalah bentuk jamak dari lafal Saaqun


(dan pada lehernya) artinya Nabi Sulaiman menyembelih semua kuda-kuda itu kemudian memotong kakinya sebagai kurban untuk mendekatkan diri kepada Allah subhanahu wa ta’ala Karena kuda-kuda itu ternyata membuatnya lalai dari salat, kemudian ia menyedekahkan daging-dagingnya.
Akhirnya Allah menggantikan kudanya dengan kendaraan yang jauh lebih baik dan lebih cepat larinya, yaitu kendaraan angin, angin dapat diperintah untuk bertiup dengan membawanya ke mana saja yang ia kehendaki.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Di antara mereka ada pula yang berpendapat bahwa hal tersebut diperbolehkan di saat perang sedang berkecamuk, beradu senjata dan kontak tubuh dengan musuh sehingga salat tidak mungkin dapat dilaksanakan, dan rukuk tidak dapat dilakukan, serta sujud pun tidak dapat.
Hal ini telah dilakukan oleh para sahabat saat mereka menaklukkan Tustur.
Riwayat ini dinukil dari Mak-hul, dan Al-Auaz’i serta selain keduanya.
Akan tetapi, pendapat yeng pertamalah yang lebih mendekati kebenaran, karena dalam ayat berikutnya disebutkan oleh firman-Nya:


(Ia Berkata),
"Bawalah semua kuda itu kembali kepadaku!"
Lalu ia menebas kaki dan leher kuda itu.
(QS. Shad [38]: 33)

Al-Hasan Al-Basri mengatakan,
"Tidak,"
Sulaiman berkata,
"Demi Allah, janganlah engkau melalaikanku dari menyembah Tuhanku, sekarang engkau harus menerima pembalasannya?"
Kemudian Sulaiman memerintahkan agar kuda-kuda itu ditangkap, lalu disembelih.


Hal yang sama dikatakan oleh Qatadah.
As-Saddi mengatakan bahwa Sulaiman menebas batang leher dan pergelangan kaki kuda-kuda itu.

Ali ibnu Abu Talhah telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas r.a. bahwa Nabi Sulaiman mengusap-usap leher dan kaki kuda itu.


Pendapat ini dipilih oleh Ibnu Jarir.
Ibnu Jarir mengatakan, tidaklah mungkin Sulaiman ‘alaihis salam menyiksa hewan dengan menyembelihnya, yang berarti dia telah memusnahkan sebagian dari hartanya tanpa penyebab.
Hanya karena alasan harta tersebut dia lalai dari salatnya karena keasyikan memandangnya, sedangkan kuda itu tidak mempunyai dosa.

Pendapa yang diperkuat oleh Ibnu Jarir ini masih perlu diteliti kebenarannya, karena barangkali hal seperti itu diperbolehkan menurut syariat mereka, terlebih lagi jika marah yang diakibatkannya adalah demi karena Allah subhanahu wa ta’ala disebabkan kuda tersebut menjadi penyebab dia lupa dari salatnya hingga waktu salat habis.
Oleh karena itulah setelah Nabi Suliman ‘alaihis salam membebaskan dirinya dari kuda-kuda itu, maka Allah subhanahu wa ta’ala menggantinya dengan kendaraan yang jauh lebih baik daripada kuda-kuda itu.
Yaitu angin yang dapat membawanya pergi ke mana pun yang dia perintahkan, yang perjalanannya di waktu pagi sama dengan perjalanan satu bulan, dan perjalanannya di waktu petang hari sama dengan perjalanan satu bulan.
Hal ini jelas jauh lebih baik dari kuda.

Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ismail, telah menceritakan kepada kami Sulaiman ibnul Mugirah, dari Humaid ibnu Hilal, dari Abu Qatadah dan Abud Dahma yang keduanya sering melakukan perjalanan ke Baitullah.
Keduanya mengatakan bahwa kami mendatangi seorang lelaki Badui, lalu lelaki Badui itu berkata kepada kami bahwa Rasulullah ﷺ pernah memegang tangannya, kemudian mengajarinya apa yang telah diajarkan oleh Allah kepadanya.
Lalu beliau ﷺ bersabda:
Sesungguhnya kamu tidak sekali-kali meninggalkan sesuatu karena takut kepada Allah, melainkan Allah subhanahu wa ta’ala akan memberimu (sebagai gantinya) hal yang lebih baik dari itu.

Kata Pilihan Dalam Surah Shaad (38) Ayat 33

A’NAAQ
أَعْنَاق

Lafaz ini berbentuk jamak, mufradnya ialah ‘unq atau ‘unuq yang berarti penyambung antara kepala dan badan (leher). ‘Unuqun ilayk artinya cenderung kepadamu untuk menunggu dan mendengar.
‘Unuq ad dahr artinya zaman dahulu.

Apabila lafaz ini disandarkan kepada sesuatu, artinya adalah permulaan sesuatu itu.

Jika dikaitkan dengan pohon, maknanya ialah apa yang ada di antara batang dan akarnya.
Dzu ‘unuq juga sebagai nama bagi kuda Al Miqdad bin Al Aswad, atau gelaran bagi Amir bin Al Mulawwih, atau gelaran Khuwailid bin Hilal Al Bajali.

Lafaz ‘unuq ini kadang digunakan dalam bentuk mudzakkar (maskulin), dan kadang dalam bentuk mu’annats (feminin).
Lafaz dalam bentuk jamak ini (a’naaq) disebut tujuh kali di dalam Al Qur’an yaitu dalam surah:
Al Anfaal (8), ayat 12;
• Ar Rad (13) ayat 5;
• Asy Syu’araa’ (26) ayat 4;
Saba (34) ayat 33;
Yaa Siin (36) ayat 8;
Shad (38) ayat 33;
Al Mu’min (40) ayat 71

Lafaz a’naaq mengandung beberapa makna, ia dapat memberi makna kelompok manusia, para pemimpin, bahagian dari kebaikan.
Contoh bahagian kebaikan dalam hadis disebutkan:

"Orang yang mengumandangkan azan adalah orang yang paling panjang leher mereka."

Artinya, mereka banyak amalannya juga dikaitkan dengan pembesar dan pemimpin, karena mereka diberikan sifat leher yang panjang.

Asy Syawkani berpendapat, makna kata a’naaq yang terdapat dalam surah Al Anfaal adalah diri atau jiwa, karena ia berkaitan dengan pukulan sebagaimana yang dijelaskan Ibnu Katsir ketika menafsirkan surah Asy Syu’araa’ ayat 4,

"Jika kami kehendaki niscaya Kami menurunkan kepada mereka mukjizat dari langit, maka senantiasa kuduk-kuduk mereka tunduk kepadanya."

Namun, At Tabari berkata yang dimaksudkan dengan a’naaq dalam surah Al Anfaal, ayat 12 ialah leher, atau kepala karena sebelumnya terdapat lafaz fauq (di atas). Beliau menyimpulkan maknanya kepala atau leher karena Nabi Muhammad menyuruh sahabat-sahabatnya memukul kepala orang musyrik, leher, tangan dan kaki mereka pada waktu Perang Badar.
Sedangkan pada surah lain, ia bermakna leher, karena lafaz a’naaq itu dikaitkan dengan al aghlaal yaitu belenggu.
Sehubungan dengan itu, Ibnu Katsir menukilkan dari Al Kufi satu riwayat dari Ibnu Abbas yaitu makna ayat 29 dari surah Al Israa‘:

(Dan janganlah engkau jadikan tanganmu terbelenggu di leher, yaitu tangan-tangan mereka terikat dan terbelenggu di leher mereka, sehingga tidak dapat memberikan kebaikan."

Kesimpulannya, makna kata a’naaq pada ketujuh ayat di atas mengandung dua makna.

Makna pertama ialah leher, yaitu yang terdapat pada surah Ar Ra’d, Saba, Sad dan Al Mu’min.

Makna kedua ialah diri atau jiwa, seperti yang terdapat dalam surah Al Anfaal dan Asy Syu’araa,

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN BHD, Hal:6-7

Unsur Pokok Surah Shaad (ص)

Surat Shaad terdiri atas 88 ayat termasuk golongan surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al-Qamar.

Dinamai dengan "Shaad" karena surat ini dimulai dengan "Shaad".

Dalam surat ini Allah bersumpah dengan Alquran, untuk menunjukkan bahwa Alquran itu suatu kitab yang agung dan bahwa siapa saja yang mengikutinya akan mendapat kebahagiaan dunia dan akhirat dan untuk menunjukkan bahwa Alquran ini adalah mukjizat Nabi Muhammad ﷺ yang menyatakan kebenarannya dan ketinggian akhlaknya.

Keimanan:

Dalildalil tentang kenabian Muhammad ﷺ yaitu bahwa dia mengetahui hal-hal yang hanya dapat diketahui dengan jalan wahyu.
▪ Sumpah iblis untuk menyesatkan manusia seluruhnya kecuali hamba-hamba Allah yang ikhlas.
Alquran diturunkan untuk menjadi pelajaran bagi jin dan manusia seluruhnya.

Kisah:

▪ Kisah Daud `alaihis salam dan kisah Sulaiman `alaihis salam.
▪ Kisah Ayyub `alaihis salam.

Lain-lain:

▪ Kaum musyrikin tercengang mendengar pengakuan Nabi Muhammad ﷺ bahwa Allah adalah Maha Esa.
▪ Rahasia yang terdapat pada kejadian alam.
▪ Pertengkaran antara orang-orang yang sesat dan pengikut mereka di neraka.
▪ Nikmat-nikmat yang dilimpahkan kepada penduduk surga dan azab yang ditimpakan atas isi neraka.

Audio Murottal

QS. Shaad (38) : 1-88 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 88 + Terjemahan Indonesia



QS. Shaad (38) : 1-88 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 88

Gambar Kutipan Ayat

Surah Shaad ayat 33 - Gambar 1 Surah Shaad ayat 33 - Gambar 2
Statistik QS. 38:33
  • Rating RisalahMuslim
4.4

Ayat ini terdapat dalam surah Shaad.

Surah Sad (Arab: ص , “Ṣad”) adalah surah ke-38 dalam Alquran.
Surah yang terdiri atas 88 ayat ini termasuk golongan surah Makkiyah dan diturunkan sesudah surah Al-Qamar.
Dinamai dengan Sad karena surah ini dimulai dengan huruf Shaad.

Nomor Surah 38
Nama Surah Shaad
Arab ص
Arti Shaad
Nama lain
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 38
Juz Juz 23
Jumlah ruku’ 5 ruku’
Jumlah ayat 88
Jumlah kata 735
Jumlah huruf 3061
Surah sebelumnya Surah As-Saffat
Surah selanjutnya Surah Az-Zumar
Sending
User Review
4.4 (20 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

38:33, 38 33, 38-33, Surah Shaad 33, Tafsir surat Shaad 33, Quran Shad 33, Sad 33, Surah Shad ayat 33

Video Surah

38:33


More Videos

Kandungan Surah Shaad

۞ QS. 38:2 • Azab orang kafir

۞ QS. 38:3 • Azab orang kafir

۞ QS. 38:4 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 38:5 • Islam agama para nabi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 38:6 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 38:7 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 38:8 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 38:9 • Segala sesuatu milik Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Al ‘Aziz (Maha Mulia) • Al Wahhab (Maha Pemberi) •

۞ QS. 38:10 • Segala sesuatu milik Allah • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 38:11 • Azab orang kafir

۞ QS. 38:12 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 38:13 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 38:14 • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 38:15 • Peniupan sangkakala • Hari kiamat datang tiba-tiba • Azab orang kafir

۞ QS. 38:16 Ar Rabb (Tuhan) • Nama-nama hari kiamat • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 38:22 Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 38:24 Ar Rabb (Tuhan) • Iman adalah ucapan dan perbuatan

۞ QS. 38:25 • Pahala iman • Ampunan Allah yang luas • Ampunan Allah dan rahmatNya

۞ QS. 38:26 • Nama-nama hari kiamat • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Maksiat dan dosa

۞ QS. 38:27 • Mendustai Allah • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa •

۞ QS. 38:28 • Derajat para pemeluk agama • Keadilan Allah dalam menghakimi • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Perbedaan derajat manusia sesuai dengan amalnya •

۞ QS. 38:29 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 38:32 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 38:35 Ar Rabb (Tuhan) • Al Wahhab (Maha Pemberi)

۞ QS. 38:37 Jin ditundukkan untuk taat kepada nabi Sulaiman as.

۞ QS. 38:38 Jin ditundukkan untuk taat kepada nabi Sulaiman as.

۞ QS. 38:41 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 38:49 • Pahala iman • Keutamaan iman

۞ QS. 38:50 • Pahala iman • Nama-nama surga • Pintu-pintu surga • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga •

۞ QS. 38:51 • Sifat surga dan kenikmatannya • Sifat ahli surga

۞ QS. 38:52 • Sifat surga dan kenikmatannya • Sifat ahli surga • Sifat wanita penghuni surga

۞ QS. 38:53 • Allah menepati janji • Nama-nama hari kiamat

۞ QS. 38:54 • Keabadian surga

۞ QS. 38:55 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 38:56 • Nama-nama neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 38:57 • Sifat neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 38:58 • Sifat neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 38:59 • Percakapan ahli neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 38:60 • Percakapan ahli neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 38:61 Ar Rabb (Tuhan) • Percakapan ahli neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 38:62 • Derajat para pemeluk agama • Percakapan ahli neraka

۞ QS. 38:63 • Derajat para pemeluk agama • Percakapan ahli neraka

۞ QS. 38:64 • Terputusnya hubungan antara sesama pada hari kiamat

۞ QS. 38:65 Tauhid Uluhiyyah • Al Qahhar (Maha Pemaksa) • Al Wahid (Maha Esa) • Islam agama para nabi •

۞ QS. 38:66 Tauhid Rububiyyah • Ar Rabb (Tuhan) • Al ‘Aziz (Maha Mulia) • Al Ghaffar (Maha Pemgampun) •

۞ QS. 38:68 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 38:71 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 38:78 • Nama-nama hari kiamat

۞ QS. 38:79 Ar Rabb (Tuhan) • Manusia dibangkitkan dari kubur

۞ QS. 38:83 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Menjaga diri dari syetan • Ikhlas dalam berbuat

۞ QS. 38:84 • Maksiat dan dosa

۞ QS. 38:85 • Nama-nama neraka • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 38:86 • Balasan dan pahala dari Allah • Ikhlas dalam berbuat

۞ QS. 38:87 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

Ayat Pilihan

Bahwa kebaikan ada dalam sikap mengutamakan & perlakuan yang baik kepada orang lain, karena lebih dapat membawa kepada cinta kasih antara sesama manusia. Allah Mahaperiksa atas hati-hati kalian & akan memberi balasan atas sikap mengutamakan itu
QS. Al-Baqarah [2]: 237

Bila manusia tertimpa musibah, ia akan berdoa & kembali kepada Tuhannya setelah sebelumnya menentang-Nya. Lalu bila diberi nikmat yang banyak, ia lupakan musibah yang dulu ia mohon agar Tuhan menghilangkannya sebelum mendapatkan kenikmatan
QS. Az-Zumar [39]: 8

Isa alaihissalam berkata:
Tak layak bagi Allah mempunyai anak,
Maha Suci Dia.
Bila Dia telah tetapkan sesuatu,
maka Dia hanya berkata:
“Jadilah”,
maka jadilah ia.
Sunggu Allah Tuhanku & Tuhanmu, maka sembahIah Dia.
QS. Maryam [19]: 35-36

Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam surga & kenikmatan.
QS. At-Tur [52]: 17

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Karena rajin belajar maka Afit selalu juara dalam setiap perlombaan antar sekolah, pernyataan tersebut merupakan contoh ...

Correct! Wrong!

Yang tidak termasuk cara beriman kepada qada dan qadar Allah adalah ...

Correct! Wrong!

Matahari berputar mengelilingi sumbunya, termasuk contoh takdir ...

Correct! Wrong!

+

Array

Takdir yang bisa diubah dinamakan ...

Correct! Wrong!

Salah satu contoh takdir muallaq (bisa diubah) adalah ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #22
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #22 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #22 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #11

Masyarakat Arab sebelum Islam memiliki kebiasaan buruk, juga memiliki kebiasaan baik. Di bawah ini yang tidak termasuk kebiasaan baik masyarakat Arab sebelum Islam adalah … Berikut ini yang bukan merupakan substansi dakwah Rasulullah di Mekkah adalah … Dalam QS. Al-Muddassir ayat 1-7 adalah menjadi dasar bagi Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk melakukan dakwah di Mekkah secara … Dari proses dakwah secara diam-diam yang dilakukan oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah, maka terdapat beberapa sahabat yang masuk Islam pertama kali. Mereka dikenal dengan sebutan … Cara yang pertama kali ditempuh oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah secara terang- terangan adalah …

Pendidikan Agama Islam #26

Sebab-sebab turunnya ayat Alquran disebut … Nama lain dari surah Al-Insyirah adalah … Jumlah surah-surah dalam Alquran adalah … Pesan utama dari kandungan Alquran adalah … Surah yang terpanjang dalam Alquran adalah …

Pendidikan Agama Islam #17

Dalam Alquran, surah Ad-Dhuha turun setelah surah …Surah Ad-Dhuha termasuk kategori surah …اَلَمْ يَجِدْكَ يَتِيْمًا فَاٰوٰىۖ lafal tersebut adalah surah Ad-Dhuha ayat ke- …وَالَّيْلِ اِذَا سَجٰىۙ Dalam surah Ad-Duha, terjemahan dari lafal di atas adalah …Kata berikut yang mempunyai arti orang yang meminta-minta adalah …

Kamus Istilah Islam

Fir'aun

Siapa itu Fir’aun? Fir’aun adalah gelar yang dalam diskusi dunia modern digunakan untuk seluruh penguasa Mesir kuno dari semua periode. Dahulu, gelar ini mulai digunakan untuk penguasa ya...

Fitnah

Apa itu Fitnah? Fitnah, dergama, atau defamasi merupakan komunikasi kepada satu orang atau lebih yang bertujuan untuk memberikan stigma negatif atas suatu peristiwa yang dilakukan oleh pihak lain berd...

Al-Fajr

Apa itu Al-Fajr? Surah Al-Fajr adalah surah ke-89 dalam Alquran. Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 30 ayat. Dinamakan Al-Fajr yang berarti Fajar diambil dari perkataan Al-Fajr yang...