Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Shaad (Shaad) – surah 38 ayat 31 [QS. 38:31]

اِذۡ عُرِضَ عَلَیۡہِ بِالۡعَشِیِّ الصّٰفِنٰتُ الۡجِیَادُ
Idz ‘uridha ‘alaihi bil ‘asyii-yish-shaafinaatul jiyaad(u);
(Ingatlah) ketika pada suatu sore dipertunjukkan kepadanya (kuda-kuda) yang jinak, (tetapi) sangat cepat larinya,
―QS. Shaad [38]: 31

Daftar isi

(Mention) when there were exhibited before him in the afternoon the poised (standing) racehorses.
― Chapter 38. Surah Shaad [verse 31]

إِذْ ketika

When
عُرِضَ dipertunjukkan

were displayed
عَلَيْهِ atasnya/kepadanya

to him
بِٱلْعَشِىِّ pada waktu sore

in the afternoon
ٱلصَّٰفِنَٰتُ yang diam waktu berhenti

excellent bred steeds. *[meaning includes next or prev. word]
ٱلْجِيَادُ yang cepat berlari

excellent bred steeds. *[meaning includes next or prev. word]

Tafsir

Alquran

Surah Shaad
38:31

Tafsir QS. Shaad (38) : 31. Oleh Kementrian Agama RI


Allah menyebutkan salah satu di antara peristiwa yang dihadapi Sulaiman, yang menyebabkan dia pantas mendapat pujian.
Peristiwa itu terjadi pada saat beliau memeriksa pasukan berkuda yang biasanya dilakukan pada sore hari.

Kuda-kuda itu dilatih agar dapat diketahui ketangkasan dan kemampuan geraknya sehingga memungkinkan untuk dibawa dalam medan pertempuran.
Juga dilatih kemampuannya untuk mengurangi kecepatannya atau berhenti seketika dan ditingkatkan daya tahannya menghadapi serangan-serangan mendadak.

Kuda-kuda itu dilatih sedemikian rupa agar dapat dikendalikan sesuai dengan taktik yang dikehendaki oleh pasukan yang mengendarainya.
Ketangkasan kuda ikut menentukan berhasil tidaknya pasukan dalam menguasai medan perang dan mematahkan serangan musuh.

Tafsir QS. Shaad (38) : 31. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Ingatlah peristiwa yang dialami Sulaiman ketika ia, selepas waktu zuhur, dipertunjukkan kuda yang tenang ketika berhenti dan cepat ketika berlari.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Ingatlah saat di waktu Ashar dia melihat kuda-kuda pilihan yang berlari cepat, kuda-kuda itu berdiri di atas tiga kakinya dan mengangkat kakinya yang keempat, karena kekuatan dan kelincahannya, dia terus melihatnya sampai matahari terbenam.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Ingatlah ketika dipertunjukkan kepadanya di waktu sore) yakni sesudah matahari tergelincir


(kuda-kuda yang tenang di waktu berhenti) lafal Ash-Shaafinaat adalah bentuk jamak dari lafal Shaafinah, artinya kuda yang kalau berhenti berdiri pada tiga kaki, sedangkan kaki yang keempatnya berdiri pada ujung teracaknya atau berjinjit.
Lafal ini berasal dari kata Shafana Yashfinu Shufuunan


(dan cepat pada waktu berlari) lafal Al-Jiyaad adalah bentuk jamak dari lafal Jawaadun, artinya kuda balap.
Maksud ayat, bahwa kuda-kuda itu bila berhenti tenang, dan bila berlari sangat cepat.
Tersebutlah bahwa Nabi Sulaiman memiliki seribu ekor kuda, kuda-kuda itu ditampilkan di hadapannya setelah ia selesai melakukan salat Zuhur, karena ia bermaksud untuk berjihad dengan memakai kuda sebagai kendaraannya untuk melawan musuh.
Sewaktu penampilan kuda baru sampai sembilan ratus ekor ternyata waktu Magrib telah tiba, sedangkan ia belum melakukan salat asar.
Hal ini membuatnya berduka cita.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:



Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

(Ingatlah) ketika dipertunjukkan kepadanya kuda-kuda yang tenang di waktu berhenti dan cepat waktu berlari pada waktu sore.
(QS. Shaad [38]: 31)

Yakni pada saat ditampilkan kuda-kuda yang tenang —tetapi cepat larinya— di hadapan Sulaimanalaihis salam yang duduk di atas singgasana kerajaannya.


Mujahid mengatakan bahwa Safinat ialah kuda yang bila berdiri di atas ketiga kakinya, sedangkan kaki yang keempatnya hanya menginjakkan ujung teracaknya saja, inilah ciri khas kuda yang kencang larinya.
Hal yang sama telah dikatakan oleh bukan hanya seorang dari kalangan ulama Salaf.

Ibnu Jarir mengatakan, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnu Basysyar, telah menceritakan kepada kami Muammal, telah menceritakan kepada kami Sufyan, dari ayahnya (yaitu Sa’id ibnu Masruq), dari Ibrahim At-Taimi sehubungan dengan makna firman-Nya:
(Ingatlah) ketika dipertunjukkan kepadanya kuda-kuda yang tenang di waktu berhenti dan cepat waktu berlari pada waktu sore.
(QS. Shaad [38]: 31)
Bahwa semuanya berjumlah dua puluh ekor kuda yang semuanya memiliki sayap.


Hal yang sama telah diriwayatkan oleh Ibnu Jarir.

Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami Abu Zar‘ah, telah menceritakan kepada kami Ibrahim ibnu Musa, telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu Zaidah, telah menceritakan kepadaku Israil, dari Sa’id Ibnu Masruq, dari Ibrahim At-Taimi yang mengatakan bahwa kuda yang menyibukkan Sulaimanalaihis salam (dari mengingat Allah) berjumlah dua puluh ribu ekor.
akhirnya Sulaimanalaihis salam menyembelih semuanya.
Riwayat ini lebih mendekati kebenaran:
hanya Allah-lah Yang Maha Mengetahui.

Abu Daud mengatakan, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnu Auf, telah menceritakan kepada kami Sa’id ibnu Abu Maryam, telah menceritakan kepada kami Yahya ibnu Ayub, telah menceritakan kepadaku, Imarah ibnu Gazyah, bahwa Muhammad ibnu Ibrahim pernah menceritakan kepadanya dari Abu Salamah ibnu Abdur Rahman, dari Aisyah r.a. yang menceritakan bahwa Rasulullah ﷺ tiba dari medan Tabuk atau Khaibar, sedangkan di rak Siti Aisyah terdapat kain penutup.
Tiba-tiba ada angin bertiup yang menyibakkan kain penutupnya, maka tampaklah boneka-boneka mainan Siti Aisyah r.a. Nabi ﷺ bertanya
"Hai Aisyah, apakah ini?"
Aisyah menjawab,
"Ini adalah boneka-boneka mainanku,"
dan Nabi ﷺ melihat di antara boneka-boneka itu boneka yang berupa kuda sembrani (kuda bersayap) terbuat dari tanah liat yang dikeringkan."
Maka Nabi ﷺ bertanya,
"Apakah ini yang kulihat di tengah-tengah semua boneka itu?’ Siti Aisyah menjawab, -‘Kuda."
Nabi ﷺ bertanya,
"Lalu apakah yang ada di punggungnya?"
Siti Aisyah menjawab,
"Kedua sayap."
Nabi ﷺ bersabda,
"Kuda mempuyai dua sayap?"
Siti Aisyah r.a, berkata,
"Apakah engkau belum pernah mendengar bahwa Sulaimanalaihis salam dahulu mempunyai kuda yang memiliki sayap?"
Siti Aisyah r.a. melanjutkan kisahnya, bahwa mendengar jawaban itu Nabi ﷺ tertawa sehingga gigi serinya kelihatan.

Kata Pilihan Dalam Surah Shaad (38) Ayat 31

JIYAAD
جِيَاد

JIYAAD:

Lafaz jiyaad adalah salah satu bentuk jamak dari lafaz jayyid yang artinya ialah sesuatu yang baik atau elok.
Bentuk jamaknya yang lain adalah jayaa’id.

Di dalam Al Qur’an, lafaz yang disebut hanya bentuk jamaknya (jiyaad), dan ia hanya disebut sekali saja yaitu dalam surah Shad (38), ayat 31.
Imam Asy Syawkani menyatakan, kata jiyaad dalam ayat ini digunakan untuk menyifatkan kuda dan artinya ialah kuda yang kuat melawan musuh.
Sementara Imam Ibnu Katsir menyatakan lafaz jiyaad dengan yang bergerak cepat.

Dalam ayat ini diceritakan, Nabi Sulaiman sedang ditunjukkan kepadanya kuda-kuda yang bagus, kuat melawan musuh dan bergerak cepat sehingga beliau lalai dari mengingat Allah sehingga matahari tidak terlihat oleh mata karena hilang di balik hijab.
Kemudian Nabi Sulaiman menyembelih kuda-kuda itu supaya tidak lagi melupakannya dari mengingati Allah.
Ini menunjukkan Nabi Sulaiman adalah orang yang bersegera dalam memohon ampun kepada Allah setelah melakukan satu kesalahan.

SHAAFINAAT:

Arti asal lafaz shaafinaat ialah menggabungkan.

Apabila dikatakan shafanar rajul, artinya lelaki itu menyamakan kedudukan kedua telapak kakinya sewaktu berdiri.

Apabila di katakan shafanatada dabbah artinya binatang itu berdiri di atas tiga kakinya dan yang satu dari kakinya diangkat ke atas.

Di dalam Al Qur’an, lafaz shaafinaat disebut sekali saja yaitu dalam surah Shad (38), ayat 31.
Imam Mujahid menyatakan, shaafinaat bermakna kuda-kuda yang mampu berdiri dengan tiga kakinya saja.
Sementara kaki yang satu lagi terangkat dan menghentak hentak tanah.

Imam Al Syawkani menyatakan, kemampuan kuda separti itu menunjukkan ia begitu tangkas dan cergas.

Ayat itu menceritakan, Nabi Sulaiman sedang ditunjukkan kepadanya kuda-kuda yang bagus, tangkas dan cergas shaafinaat), sanggup melawan musuh dan geraknya begitu cepat (al jiyaad) sehingga beliau lalai dari mengingat Allah, sehingga matahari tidak dapat dilihat oleh mata karena hilang di sebalik hijab.
Kemudian, Nabi Sulaiman menyembelih kuda-kuda itu supaya beliau tidak lagi lupa dari mengingati Allah.
Ini menunjukkan Nabi Sulaiman adalah orang yang bersegera dalam meminta ampun kepada Allah selepas melakukan kesilapan.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN BHD, Hal:321

Unsur Pokok Surah Shaad (ص)

Surat Shaad terdiri atas 88 ayat termasuk golongan surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al-Qamar.

Dinamai dengan "Shaad" karena surat ini dimulai dengan "Shaad".

Dalam surat ini Allah bersumpah dengan Alquran, untuk menunjukkan bahwa Alquran itu suatu kitab yang agung dan bahwa siapa saja yang mengikutinya akan mendapat kebahagiaan dunia dan akhirat dan untuk menunjukkan bahwa Alquran ini adalah mukjizat Nabi Muhammad ﷺ yang menyatakan kebenarannya dan ketinggian akhlaknya.

Keimanan:

Dalildalil tentang kenabian Muhammad ﷺ yaitu bahwa dia mengetahui hal-hal yang hanya dapat diketahui dengan jalan wahyu.
▪ Sumpah iblis untuk menyesatkan manusia seluruhnya kecuali hamba-hamba Allah yang ikhlas.
Alquran diturunkan untuk menjadi pelajaran bagi jin dan manusia seluruhnya.

Kisah:

▪ Kisah Daud `alaihis salam dan kisah Sulaiman `alaihis salam.
▪ Kisah Ayyub `alaihis salam.

Lain-lain:

▪ Kaum musyrikin tercengang mendengar pengakuan Nabi Muhammad ﷺ bahwa Allah adalah Maha Esa.
▪ Rahasia yang terdapat pada kejadian alam.
▪ Pertengkaran antara orang-orang yang sesat dan pengikut mereka di neraka.
▪ Nikmat-nikmat yang dilimpahkan kepada penduduk surga dan azab yang ditimpakan atas isi neraka.

Audio

QS. Shaad (38) : 1-88 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 88 + Terjemahan Indonesia

QS. Shaad (38) : 1-88 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 88

Gambar Kutipan Ayat

Surah Shaad ayat 31 - Gambar 1 Surah Shaad ayat 31 - Gambar 2
Statistik QS. 38:31
  • Rating RisalahMuslim
4.8

Ayat ini terdapat dalam surah Shaad.

Surah Sad (Arab: ص , “Ṣad”) adalah surah ke-38 dalam Alquran.
Surah yang terdiri atas 88 ayat ini termasuk golongan surah Makkiyah dan diturunkan sesudah surah Al-Qamar.
Dinamai dengan Sad karena surah ini dimulai dengan huruf Shaad.

Nomor Surah 38
Nama Surah Shaad
Arab ص
Arti Shaad
Nama lain
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 38
Juz Juz 23
Jumlah ruku’ 5 ruku’
Jumlah ayat 88
Jumlah kata 735
Jumlah huruf 3061
Surah sebelumnya Surah As-Saffat
Surah selanjutnya Surah Az-Zumar
Sending
User Review
4.2 (28 suara)
Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA
Tags:

38:31, 38 31, 38-31, Surah Shaad 31, Tafsir surat Shaad 31, Quran Shad 31, Sad 31, Surah Shad ayat 31

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Kandungan Surah Shaad

۞ QS. 38:2 • Azab orang kafir

۞ QS. 38:3 • Azab orang kafir

۞ QS. 38:4 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 38:5 Islam agama para nabi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 38:6 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 38:7 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 38:8 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 38:9 • Segala sesuatu milik Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Al ‘Aziz (Maha Mulia) • Al Wahhab (Maha Pemberi) •

۞ QS. 38:10 • Segala sesuatu milik Allah • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 38:11 • Azab orang kafir

۞ QS. 38:12 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 38:13 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 38:14 • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 38:15 • Peniupan sangkakala • Hari kiamat datang tiba-tiba • Azab orang kafir

۞ QS. 38:16 Ar Rabb (Tuhan) • Nama-nama hari kiamat • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 38:22 Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 38:24 Ar Rabb (Tuhan) • Iman adalah ucapan dan perbuatan

۞ QS. 38:25 • Pahala iman • Ampunan Allah yang luas • Ampunan Allah dan rahmatNya

۞ QS. 38:26 • Nama-nama hari kiamat • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Maksiat dan dosa

۞ QS. 38:27 • Mendustai Allah • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa •

۞ QS. 38:28 • Derajat para pemeluk agama • Keadilan Allah dalam menghakimi • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Perbedaan derajat manusia sesuai dengan amalnya •

۞ QS. 38:29 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 38:32 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 38:35 Ar Rabb (Tuhan) • Al Wahhab (Maha Pemberi)

۞ QS. 38:37 Jin ditundukkan untuk taat kepada nabi Sulaiman as.

۞ QS. 38:38 Jin ditundukkan untuk taat kepada nabi Sulaiman as.

۞ QS. 38:41 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 38:49 • Pahala iman • Keutamaan iman

۞ QS. 38:50 • Pahala iman • Nama-nama surga • Pintu-pintu surga • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga •

۞ QS. 38:51 • Sifat surga dan kenikmatannya • Sifat ahli surga

۞ QS. 38:52 • Sifat surga dan kenikmatannya • Sifat ahli surga • Sifat wanita penghuni surga

۞ QS. 38:53 • Allah menepati janji • Nama-nama hari kiamat

۞ QS. 38:54 • Keabadian surga

۞ QS. 38:55 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 38:56 • Nama-nama neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 38:57 • Sifat neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 38:58 • Sifat neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 38:59 • Percakapan ahli neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 38:60 • Percakapan ahli neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 38:61 Ar Rabb (Tuhan) • Percakapan ahli neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 38:62 • Derajat para pemeluk agama • Percakapan ahli neraka

۞ QS. 38:63 • Derajat para pemeluk agama • Percakapan ahli neraka

۞ QS. 38:64 • Terputusnya hubungan antara sesama pada hari kiamat

۞ QS. 38:65 Tauhid UluhiyyahAl Qahhar (Maha Pemaksa) • Al Wahid (Maha Esa) • Islam agama para nabi •

۞ QS. 38:66 Tauhid RububiyyahAr Rabb (Tuhan) • Al ‘Aziz (Maha Mulia) • Al Ghaffar (Maha Pemgampun) •

۞ QS. 38:68 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 38:71 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 38:78 • Nama-nama hari kiamat

۞ QS. 38:79 Ar Rabb (Tuhan) • Manusia dibangkitkan dari kubur

۞ QS. 38:83 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Menjaga diri dari syetan • Ikhlas dalam berbuat

۞ QS. 38:84 • Maksiat dan dosa

۞ QS. 38:85 • Nama-nama neraka • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 38:86 • Balasan dan pahala dari Allah • Ikhlas dalam berbuat

۞ QS. 38:87 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

Ayat Pilihan

Hadits Shahih

Podcast

Doa

Soal & Pertanyaan

Dalam memutuskan suatu perkara, Dinda sangat adil karena Dinda meneladani sifat Allah ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
العدل

Allah itu Al-Adl, artinya adalah Allah itu Maha Adil kepada seluruh makhluk-makhluk-Nya. Keadilan Allah bersifat sempurna dan berlaku untuk semua ciptaan-Nya.

Jangan pernah sedikit pun terbesit dalam hati kita untuk berfikir bahwa 'hidup ini tidak adil.' Karena semua telah ditentukan Allah dengan keadilan-Nya. Siapa pun manusia yang murka dengan ketentuan Allah maka Allah pun akan murka kepadanya, dan siapa pun manusia yang ridho maka Allah pun akan ridho kepadanya. Dan siapa pun manusia yang telah diridhoi Allah, maka senantiasa dibukakan jalan keluar yang tidak pernah terduga dalam pikiran manusia.

Tata cara membaca Alquran dimulai dengan ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Isti'adzah atau juga biasa dikenal dengan istilah ta'awwudz secara bahasa adalah memohon perlindungan, pemeliharaan dan penjagaaan.

Basmalah berarti mengucapkan kalimat 'Bismillahirrahmanirrahim', terjemahannya yaitu 'Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang'.

Dalam surah Alquran, At-Tin artinya ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Salah satu cara mengagungkan tanda-tanda kebesaran Allah Subhanahu Wa Ta`ala yaitu dengan ...

Benar! Kurang tepat!

Allah Subhanahu Wa Ta`ala Melihat semua apa yang di lakukan oleh hambanya, karena Allah bersifat ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
البصير

Allah itu Al-Bashir, artinya adalah Allah itu Maha Melihat segala sesuatu. Kita sebagai manusia hanya memiliki penglihatan yang terbatas. Namun Allah bisa melihat segala sesuatu baik dimasa lalu, masa sekarang dan masa yang akan datang.

Allah selalu mengawasi kita semua, sehingga jangan pernah kita berfikir jika kita melakukan kejahatan yang tidak orang lain lihat maka tidak ada yang bisa mengetahui kejahatan itu. Karena Allah itu Maha Melihat.

Pendidikan Agama Islam #24
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #24 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #24 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #27

Surah yang terpendek dalam Alquran adalah … Surah yang tidak diawali basmalah adalah … Surah yang pertama kali turun secara lengkap adalah … Proses turunnya wahyu berlangsung selama … tahun.Basmalah tertulis atau disebutkan sebanyak dua kali pada surah …

Pendidikan Agama Islam #8

Sumber kedua hukum dalam menetapkan Hukum tentang Alquran adalah … Hukum penggunaan hadis sebagai dasar hukum adalah … Orang yang menceritakan hadits disebut … Undang-undang tentang penggunaan Hadits-Maudu adalah … Berikut adalah hadits yang rusak, kecuali …

Pendidikan Agama Islam #9

Arti hadits maudhu’ adalah … Pengertian ijtihad menurut istilah adalah … Orang yang memiliki kemampuan untuk melakukan infefensi hukum-hukum syariat dari sumber-sumber yang terpercaya disebut dengan … Berdasarkan bahasa, ijma artinya adalah … Era ketidaktahuan juga disebut zaman …

Kamus

Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un

Apa itu Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un? Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un (Arab: انا لله وانا اليه راجعون) adalah potongan dari ayat Al-Quran, dari Surah Al-Baqa...

Syirik

Apa itu Syirik? Syirik adalah itikad ataupun perbuatan yang menyamakan sesuatu selain Allah dan disandarkan pada Allah dalam hal rububiyyah dan uluhiyyah. Umumnya, menyekutukan dalam Uluhiyyah Allah y...

Al Khabiir

Apa itu Al Khabiir? Allah itu Al-Khabir . Allah itu Al-Khabir, artinya adalah Allah itu Maha Mengetahui segala sesuatu. Bahkan Dia bisa mengetahui segala sesuatu yang kita sembunyikan dari-Nya. Kita...