QS. Shaad (Shaad) – surah 38 ayat 16 [QS. 38:16]

وَ قَالُوۡا رَبَّنَا عَجِّلۡ لَّنَا قِطَّنَا قَبۡلَ یَوۡمِ الۡحِسَابِ
Waqaaluuu rabbanaa ‘ajjil lanaa qith-thanaa qabla yaumil hisaab(i);

Dan mereka berkata:
“Ya Tuhan kami cepatkanlah untuk kami azab yang diperuntukkan bagi kami sebelum hari berhisab”.
―QS. 38:16
Topik ▪ Hari Kiamat ▪ Nama-nama hari kiamat ▪ Pahala Iman
38:16, 38 16, 38-16, Shaad 16, Shaad 16, Shad 16, Sad 16

Tafsir surah Shaad (38) ayat 16

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Shaad (38) : 16. Oleh Kementrian Agama RI

Dalam ayat ini Allah subhanahu wa ta’ala mengungkapkan keingkaran orang-orang kafir Quraisy terhadap azab yang diancamkan kepada mereka.
Mereka memperolok-olokkan Rasulullah setelah mendengar bahwa azab yang diancamkan kepada mereka itu ialah azab di Hari Kiamat.
Mereka meminta kepada Allah agar azab yang diancamkan kepada mereka itu seperti dikatakan oleh Rasulullah, agar dipercepat datangnya dan tidak perlu ditunggu hingga tibanya hari hisab.
Dimaksud dengan hari berhisab ialah hari diperiksanya setiap amal seseorang dengan pemeriksaan yang teliti agar mendapat balasan yang sesuai dengan amalnya.
Kemudian disebutkannya hari berhisab dalam ayat ini.
Hari hisab itu terjadinya didahului oleh terjadinya teriakan keras yang membinasakan seluruh kehidupan pada Hari Kiamat.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

Dan (ingatlah), ketika mereka (orang-orang musyrik) berkata: “Ya Allah, jika betul (Alquran) ini, dialah yang benar dari sisi Engkau, maka hujanilah kami dengan batu dari langit, atau datangkanlah kepada kami azab yang pedih.
(Q.S. Al-Anfal [8]: 32)

Menurut riwayat Imam An Nasai dari Ibnu Abbas, bahwa orang yang meminta agar siksa Allah disegerakan datangnya itu ialah An Nadir bin Kaldah.
Kemudian An Nidir ini mati terbunuh dalam perang Badar.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Dengan mencibir, orang-orang kafir mengatakan, “Ya Tuhan kami, segerakanlah siksa kami sebelum datang hari pembalasan.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Dan mereka berkata) sewaktu Allah menurunkan firman-Nya, “Adapun orang-orang yang diberikan kepadanya kitabnya dari sebelah kanannya…”
(Q.S. Al-Haqqah, 19)

(“Ya Rabb kami! Segerakanlah untuk kami catatan amal kami) yakni kitab catatan amal kami
(sebelum hari berhisab”) mereka mengatakan hal ini dengan nada yang sinis dan mengejek.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Dan mereka berkata : Ya Rabb kami, segerakanlah bagian dari adzab kami di dunia sebelum Hari Kiamat hadir. Ini adalah penghinaan dari mereka.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Hal ini merupakan ungkapan rasa tidak percaya kaum musyrik tehadap azab yang dijanjikan oleh Allah buat mereka, karenanya mereka meminta agar siksaan itu disegerakan bagi mereka.
Lafaz qittun artinya ketetapan, menurut pendapat yang lain artinya bagian.

Ibnu Abbas r.a., Mujahid, Ad-Dahhak, Al-Hasan, dan lain-lainnya yang bukan hanya seorang menyebutkan bahwa mereka meminta agar azab disegerakan bagi mereka.

Qatadah menambahkan, bahwa semakna dengan apa yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya.

Ya Allah, jika betul (Al Qur’an) ini dialah yang benar dari sisi Engkau, maka hujanilah kami dengan batu dari langit, atau datangkanlah azab yang pedih.
(Q.S. Al-Anfal [8]: 32)

Menurut pendapat lain, mereka memita agar bagian dari surga disegerakan buat mereka, jika surga itu memang ada, agar mereka dapat merasakannya di dunia.
Sesungguhnya hal ini diungkapkan oleh mereka hanyalah sebagai reaksi dari ketidakpercayaan mereka terhadapnya, dan bahwa itu mustahil terjadi.

Ibnu Jarir mengatakan bahwa mereka meminta agar kebaikan atau keburukan yang berhak mereka terima disegerakan di dunia ini.
Pendapat yang dikemukakannya cukup baik, dan berkisar pada pengertian inilah apa yang diikatakan oleh Ad-Dahhak dan Ismail ibnu Abu Khalid.
Hanya Allah-lah Yang Maha Mengetahui.

Mengingat ucapan yang dikeluarkan oleh kaum musyrik ini mengandung cemoohan dan ungkapan rasa tidak percaya, maka Allah subhanahu wa ta’ala memerintahkan kepada Rasul-Nya agar bersabar dalam menghadapi gangguan mereka yang menyakitkan itu, dan memberi kabar gembira kepadanya bahwa dengan kesabarannya itu iaakan mendapat kesudahan yang baik, pertolongan dari Allah, dan kemenangan.


Informasi Surah Shaad (ص)
Surat Shaad terdiri atas 88 ayat termasuk golongan surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Qamar.

Dinamai dengan “Shaad” karena surat ini dimulai dengan “Shaad” (selanjutnya lihat no 10).

Dalam surat ini Allah bersumpah dengan Al Qur’an, untuk menunjukkan bahwa Al Qur’an itu suatu kitab yang agung dan bahwa siapa saja yang mengikutinya akan mendapat kebahagiaan dunia dan akhirat dan untuk menunjukkan bahwa Al Qur’an ini adalah mu’jizat Nabi Muham­ mad s.a.
w.
yang menyatakan kebenarannya dan ketinggian akhlaknya.

Keimanan:

Dalil-dalil tentang kenabian Muhammad ﷺ yaitu bahwa dia mengetahui hal­ hal yang hanya dapat diketahui dengan jalan wahyu
sumpah iblis untuk menye­satkan manusia seluruhnya kecuali hamba-hamba Allah yang ikhlas
Al Qur’an diturunkan untuk menjadi pelajaran bagi jin dan manusia seluruhnya.

Hukum:

Tidak ada pembahasan hukum yang spesifik dalam surat ini.

Kisah:

Kisah Daud a.s. dan kisah Sulaiman a.s.
kisah Ayyub a.s.

Lain-lain:

Kaum musyrikin tercengang mendengar pengakuan Nabi Muhammad ﷺ
bahwa Allah adalah Maha Esa
rahasia yang terdapat pada kejadian alam
pertengkaran antara orang-orang yang sesat dan pengikut mereka di neraka
ni’mat·ni’mat yang dilimpahkan kepada penduduk surga dan azab yang ditimpakan atas isi neraka

Ayat-ayat dalam Surah Shaad (88 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Shaad (38) ayat 16 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Shaad (38) ayat 16 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Shaad (38) ayat 16 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Shaad - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 88 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 38:16
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Shaad.

Surah Sad (Arab: ص , "Ṣad") adalah surah ke-38 dalam al-Qur'an.
Surah yang terdiri atas 88 ayat ini termasuk golongan surah Makkiyah dan diturunkan sesudah surah Al-Qamar.
Dinamai dengan Sad karena surah ini dimulai dengan huruf Shaad.

Nomor Surah 38
Nama Surah Shaad
Arab ص
Arti Shaad
Nama lain -
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 38
Juz Juz 23
Jumlah ruku' 5 ruku'
Jumlah ayat 88
Jumlah kata 735
Jumlah huruf 3061
Surah sebelumnya Surah As-Saffat
Surah selanjutnya Surah Az-Zumar
4.5
Ratingmu: 4.3 (27 orang)
Sending









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta


Ikuti RisalahMuslim