Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Shaad (Shaad) – surah 38 ayat 13 [QS. 38:13]

وَ ثَمُوۡدُ وَ قَوۡمُ لُوۡطٍ وَّ اَصۡحٰبُ لۡـَٔیۡکَۃِ ؕ اُولٰٓئِکَ الۡاَحۡزَابُ
Watsamuudu waqaumu luuthin wa-ashhaabul aikati uula-ikal ahzaab(u);
dan (begitu juga) Samud, kaum Lut dan penduduk Aikah.
Mereka itulah golongan-golongan yang bersekutu (menentang rasul-rasul).
―QS. Shaad [38]: 13

And (the tribe of) Thamud and the people of Lot and the companions of the thicket.
Those are the companies.
― Chapter 38. Surah

وَثَمُودُ dan Samud

And Thamud
وَقَوْمُ dan kaum

and (the) people
لُوطٍ Lut

(of) Lut
وَأَصْحَٰبُ dan penduduk

and (the) companions
لْـَٔيْكَةِ Aikah

(of) the wood.
أُو۟لَٰٓئِكَ mereka itu

Those
ٱلْأَحْزَابُ golongan yang bersekutu

(were) the companies.

Tafsir

Alquran

Surah Shaad
38:13

Tafsir QS. Shaad (38) : 13. Oleh Kementrian Agama RI


Pada kedua ayat ini, Allah menjelaskan enam kaum yang mendustakan rasulrasul Allah, serta akibat yang mereka derita, dengan maksud agar menjadi pelajaran bagi kaum musyrik Mekah, sehingga mereka terlepas dari kesesatan, dan mau menerima tuntunan hidayah.
Mereka itu adalah:


Pertama, kaum Nuh yang menuduh Nabi Nuh telah memberikan nasihat dan peringatan yang dibuat-buat.

Oleh karena itu, mereka memperolok-olok, bahkan mengatakan bahwa Nabi Nuh gila.
Meskipun Nabi Nuh telah berulang kali menyeru kepada mereka dengan lemah-lembut agar mereka beragama tauhid tetapi tantangan mereka tidak berkurang juga, bahkan bertambah-tambah, akhirnya Nabi Nuh berdoa kepada Allah.

Firman Allah:


Dan Nuh berkata,
"Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan seorang pun di antara orang-orang kafir itu tinggal di atas bumi.
Sesungguhnya jika Engkau biarkan mereka tinggal, niscaya mereka akan menyesatkan hamba-hamba-Mu, dan mereka hanya akan melahirkan anak-anak yang jahat dan tidak tahu bersyukur.
(Nuh [71]: 26-27)


Kaum Nuh tetap mendustakan seruannya, bahkan tenggelam dalam kesesatan.
Allah membinasakan mereka dengan perantaraan badai, topan, dan banjir sebagai balasan dari kejahatan yang mereka lakukan.

Akan tetapi, Nuh dan pengikut-pengikutnya diselamatkan Allah dari siksaan itu.
Allah ﷻ berfirman:


Lalu Kami bukakan pintu-pintu langit dengan (menurunkan) air yang tercurah, dan Kami jadikan bumi menyemburkan mata-mata air maka bertemulah (air-air) itu sehingga (meluap menimbulkan) keadaan (bencana) yang telah ditetapkan.

Dan Kami angkut dia (Nuh) ke atas (kapal) yang terbuat dari papan dan pasak, yang berlayar dengan pemeliharaan (pengawasan) Kami sebagai balasan bagi orang yang telah diingkari (kaumnya). (al-Qamar [54]: 11-14)


Kedua, kaum ‘Ad yang mendustakan seruan Hud yang mengajak mereka menyembah Allah Yang Maha Esa dan meninggalkan sembahan-sembahan yang mereka persekutukan dengan Allah.

Akan tetapi, kaum ‘Ad menentang seruan itu, bahkan mereka memperolok-olokkan Hud dan mengatakannya gila.
Itulah sebabnya mereka dibinasakan dengan angin yang sangat dingin lagi kencang.
Allah ﷻ berfirman:


Sedangkan kaum ‘Ad, mereka telah dibinasakan dengan angin topan yang sangat dingin, Allah menimpakan angin itu kepada mereka selama tujuh malam delapan hari terus-menerus;
maka kamu melihat kaum ‘Ad pada waktu itu mati bergelimpangan seperti batang-batang pohon kurma yang telah kosong (lapuk).
Maka adakah kamu melihat seorang pun yang masih tersisa di antara mereka?
(al-Haqqah [69]: 6-8)


Ketiga, Fir’aun yang mempunyai tentara yang besar.
Di samping itu, ia mempunyai tempat penyiksaan khusus guna menyiksa musuh-musuhnya dan bangunan yang tinggi dan kokoh.
Allah telah mengutus Musa kepada Fir’aun dan para pengikutnya agar menghentikan kesesatannya dan menyembah Allah Yang Maha Esa.
Kebenaran seruan Musa itu dikuatkan pula dengan mukjizat.
Akan tetapi Fir’aun dan para pengikutnya tetap berkeras hati menolak seruan Musa, bahkan bersikap sombong dan menghinanya dengan menyatakan bahwa dialah tuhan yang maha tinggi.
Maka Allah memerintahkan Musa untuk mengungsikan kaumnya agar selamat dari kekejaman Fir’aun.
Dengan begitu, selamatlah Musa dan kaum Bani Israil dari pengejaran Fir’aun sedang dia dengan bala tentaranya tenggelam ditelan gelombang laut.
Allah ﷻ berfirman:


Dan Kami selamatkan Bani Israil melintasi laut, kemudian Fir’aun dan bala tentaranya mengikuti mereka, untuk menzalimi dan menindas (mereka).
Sehingga ketika Fir’aun hampir tenggelam dia berkata,
"Aku percaya bahwa tidak ada tuhan melainkan Tuhan yang dipercayai oleh Bani Israil, dan aku termasuk orang-orang Muslim (berserah diri)."
Mengapa baru sekarang (kamu beriman), padahal sesungguhnya engkau telah durhaka sejak dahulu, dan engkau termasuk orang yang berbuat kerusakan.
Maka pada hari ini Kami selamatkan jasadmu agar engkau dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang setelahmu, tetapi kebanyakan manusia tidak mengindahkan tanda-tanda (kekuasaan) Kami.
(Yunus [10]: 90-92)


Makna
"autad"
yang lain adalah pasung-pasung yang digunakan Fir’aun untuk menyiksa.
Ada juga yang mengatakan bahwa Fir’aun mempunyai istana yang megah dan kokoh.


Keempat, kaum Samud yang mendustakan seruan Nabi Saleh yang diutus untuk mereka.
Mereka telah berbuat kesalahan yang melampaui batas.
Mereka telah menyembelih unta yang seharus dipelihara.
Sebagai balasan atas kedurhakaan mereka, Allah telah menimpakan suara keras yang mengguntur, hingga mereka musnah seperti rumput-rumput kering.
Allah ﷻ berfirman:


Kaum samud pun telah mendustakan peringatan itu.
Maka mereka berkata,
"Bagaimana kita akan mengikuti seorang manusia (biasa) di antara kita?
Sungguh, kalau begitu kita benar-benar telah sesat dan gila.
Apakah wahyu itu diturunkan kepadanya di antara kita?
Pastilah dia (Saleh) seorang yang sangat pendusta (dan) sombong."
Kelak mereka akan mengetahui siapa yang sebenarnya sangat pendusta (dan) sombong itu.
Sesungguhnya Kami akan mengirimkan unta betina sebagai cobaan bagi mereka, maka tunggulah mereka dan bersabarlah (Saleh).
Dan beritahukanlah kepada mereka bahwa air itu dibagi di antara mereka (dengan unta betina itu);
setiap orang berhak mendapat giliran minum.
Maka mereka memanggil kawannya, lalu dia menangkap (unta itu) dan memotongnya.
Maka betapa dahsyatnya azab-Ku dan peringatan-Ku! Kami kirimkan atas mereka satu suara yang keras mengguntur, maka jadilah mereka seperti batang-batang kering yang lapuk.
(al-Qamar [54]: 23-31)


Kelima, Nabi Luth juga didustakan kaumnya.
Berulang kali dia memperingatkan kaumnya agar bertakwa kepada Allah dan meninggalkan perbuatan keji, melakukan homoseksual, namun mereka tetap tidak menghiraukannya.
Allah lalu memerintahkan Lut dan keluarganya meninggalkan Sodom karena mereka akan diazab dengan siksa yang membinasakan.
Allah ﷻ berfirman:


Kaum Lut pun telah mendustakan peringatan itu.
Sesungguhnya Kami kirimkan kepada mereka badai yang membawa batu-batu (yang menimpa mereka), kecuali keluarga Lut.
Kami selamatkan mereka sebelum fajar menyingsing.
(al-Qamar [54]: 33-34)


Keenam, Ashhabul Aikah, yang merupakan kaum Nabi Syuaib, juga mendustakan nabinya.
Nabi Syuaib mengajak mereka agar menyembah Allah Yang Maha Esa, melarang mempersekutukan-Nya, dan tidak mengurangi timbangan.
Akan tetapi, kaumnya bukan saja menolak seruan itu, bahkan mereka bersekutu menentangnya.
Itulah sebabnya mereka dibinasakan dengan kilat yang menyambar mereka dalam keadaan gelap gulita.
Allah ﷻ berfirman:


Maka jatuhkanlah kepada kami gumpalan dari langit, jika engkau termasuk orang-orang yang benar."
Dia (Syuaib) berkata,
"Tuhanku lebih mengetahui apa yang kamu kerjakan."
Kemudian mereka mendustakannya (Syuaib), lalu mereka ditimpa azab pada hari yang gelap.
Sungguh, itulah azab pada hari yang dahsyat.
(asy-Syu’ara’ [26]: 187-189)

Tafsir QS. Shaad (38) : 13. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Sebelum mereka, kaum Nuh, bangsa ‘Ad, Fir’aun yang memiliki gedung-gedung megah dan kuat bagai gunung, demikian pula Tsamud, kaum Nabi Luth dan kaum Nabi Syu’aib, pemilik pepohonan yang rindang, semuanya telah mendustakan para rasul.
Mereka bersekongkol melawan rasulrasul mereka seperti halnya kaummu.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Tsamud, kaum Luth, para penduduk desa dengan pohon-pohon dan kebun-kebun yang hebat, yaitu kaum Syu’aib telah mendustakan.
Para umat yang bersekutu dalam kekufuran dan pendustaan dan bersatu padu diatasnya,

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan Tsamud, kaum Luth dan penduduk Aikah) yakni penduduk kota Al-Ghidhah, mereka adalah kaum Nabi Syuaib (Mereka itulah golongan-golongan yang bersekutu menentang rasulrasul).

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Mereka itulah golongan-golongan yang bersekutu (menentang rasulrasul).
(QS. Yakni mereka lebih banyak bilangannya daripada kalian (orang-orang Quraisy) dan lebih kuat serta lebih banyak harta dan anak-anaknya, tetapi semuanya itu tidak dapat menolak mereka (menyelamatkan mereka) dari azab Allah barang sedikit pun, ketika datang kepada mereka azab Allah.

Kata Pilihan Dalam Surah Shaad (38) Ayat 13

AHZAB
أَحْزَاب

Lafaz ini adalah kata nama.
Al ahzab adalah nama untuk salah satu surah di dalam Al Qur’an.
Kata ini juga tergolong dalam lafaz jamak di mana lafaz mufradnya adalah hizb yang bermakna berpihak-pihak atau berpuak-puak.

Kata ini disebut sebanyak 11 kali di dalam Al Qur’an yaitu dalam surah :
-Ar Ra’d (13), ayat 36
Maryam (19), ayat 37
Hud (11), ayat 17
Al Ahzab (33), ayat 20 dan 22
-Al Mu’minuun (23), ayat 5 dan 30
Az Zukhruf (43), ayat 65

Fakhr Ad Qatadah, al ahzab dalam ayat 36 surah Ar Ra’d bermakna golongan golongan Yahudi, Nasrani dan orang kafir.
Kata ini juga dinisbahkan kepada nama satu peperangan yang dilakukan oleh kaum muslimin di bawah pimpinan Nabi Muhammad pada bulan Syawal tahun ke- 5 Hijrah.
Pada tahun ini, kaum muslimin melawan tentara Ahzab (golongan-golongan yang bersekutu dan jumlah mereka mencapai 10 000 orang) yang menyerbu kota Madinah.
Tentara Islam dalam usaha mempertahankan kota Madinah di bawah pimpinan Nabi Muhammad membuat parit-parit yang dalam dan lebar di sebelah utara kota Madinah.
Oleh karena itu, peperangan ini juga disebut sebagai Perang Khandak (parit).

Bahagian kota yang lain dijaga dengan ketat sehingga serangan tentara Ahzab dapat digagalkan.
Lebih 20 hari kota Madinah dikepung tentara sehingga kaum Muslimin kekurangan bahan makanan dan pada saat itu, golongan Yahudi mengkhianati tentara Islam.
Dalam suasana gawat itu, Allah menurunkan hujan lebat dengan angin yang kencang dan memporak porandakan tentara Ahzab.
Mereka kembali tanpa membawa hasil apa-apa dalam Perang Ahzab ini.
Enam orang gugur sebagai syuhada, antaranya Sa’ad bin Mu’adz.
Apabila peperangan tamat, dua tokoh Quraisy memeluk Islam yaitu Amru bin Al Ash dan Khalid bin Al Walid.
Peperangan ini adalah peperangan terakhir antara kaum Muslimin dengan kafir Quraisy.
Ahzab adalah golongan yang menentang hukum Allah dengan terang-terangan Kesimpulan yang dapat dibuat bagi lafaz al-Ahzab ini adalah puak-puak atau golongan-golongan yang mengingkari perintah Allah.
Lebih khusus lagi, golongan al Ahzab ini menentang kaum Muslimin dalam Perang Khandak atau Perang Ahzab.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN BHD, Hal: 35-36

Unsur Pokok Surah Shaad (ص)

Surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al-Qamar.

Dinamai dengan "Alquran, untuk menunjukkan bahwa Alquran itu suatu kitab yang agung dan bahwa siapa saja yang mengikutinya akan mendapat kebahagiaan dunia dan akhirat dan untuk menunjukkan bahwa Alquran ini adalah mukjizat Nabi Muhammad ﷺ yang menyatakan kebenarannya dan ketinggian akhlaknya.

Keimanan:

Dalildalil tentang kenabian Muhammad ﷺ yaitu bahwa dia mengetahui hal-hal yang hanya dapat diketahui dengan jalan wahyu.
▪ Sumpah iblis untuk menyesatkan manusia seluruhnya kecuali hamba-hamba Allah yang ikhlas.
Alquran diturunkan untuk menjadi pelajaran bagi jin dan manusia seluruhnya.

Kisah:

▪ Kisah Daud `alaihis salam dan kisah Sulaiman `alaihis salam.
▪ Kisah Ayyub `musyrikin tercengang mendengar pengakuan Nabi Muhammad ﷺ bahwa Allah adalah Maha Esa.
▪ Rahasia yang terdapat pada kejadian alam.
▪ Pertengkaran antara orang-orang yang sesat dan pengikut mereka di neraka.
▪ Nikmat-nikmat yang dilimpahkan kepada penduduk surga dan azab yang ditimpakan atas isi neraka.

Audio

QS. Shaad (38) : 1-88 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 88 + Terjemahan Indonesia

QS. Shaad (38) : 1-88 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 88

Gambar Kutipan Ayat

Surah Shaad ayat 13 - Gambar 1 Surah Shaad ayat 13 - Gambar 2
Statistik QS. 38:13
  • Rating RisalahMuslim
4.8

Ayat ini terdapat dalam surah Shaad.

Surah Sad (Arab: ص , “Ṣad”) adalah surah ke-38 dalam Alquran.
Surah yang terdiri atas 88 ayat ini termasuk golongan surah Makkiyah dan diturunkan sesudah surah Al-Qamar.
Dinamai dengan Sad karena surah ini dimulai dengan huruf Shaad.

Nomor Surah38
Nama SurahShaad
Arabص
ArtiShaad
Nama lain
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu38
JuzJuz 23
Jumlah ruku’5 ruku’
Jumlah ayat88
Jumlah kata735
Jumlah huruf3061
Surah sebelumnyaSurah As-Saffat
Surah selanjutnyaSurah Az-Zumar
Sending
User Review
4.8 (14 votes)
Tags:

38:13, 38 13, 38-13, Surah Shaad 13, Tafsir surat Shaad 13, Quran Shad 13, Sad 13, Surah Shad ayat 13

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. Al Humazah (Pengumpat) – surah 104 ayat 4 [QS. 104:4]

4. Sekali-kali tidak! Harta itu tidak akan menolak datangnya kematian kepadanya. Setelah mati dan dihisab atas perbuatan buruknya itu, pasti dia akan dilemparkan dan dicampakkan dengan hina ke dalam n … 104:4, 104 4, 104-4, Surah Al Humazah 4, Tafsir surat AlHumazah 4, Quran Al-Humazah 4, Surah Al Humazah ayat 4

QS. An Naml (Semut) – surah 27 ayat 74 [QS. 27:74]

74. Dan sungguh, Tuhan Pemeliharamu benar-benar senantiasa mengetahui apa yang disembunyikan dalam dada, yakni hati mereka dan apa yang mereka nyatakan, baik berupa perbuatan maupun ucapan, sehingga D … 27:74, 27 74, 27-74, Surah An Naml 74, Tafsir surat AnNaml 74, Quran An-Naml 74, Surah An Naml ayat 74

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Nama anak lelaki Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam yaitu ...

Benar! Kurang tepat!

Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam lahir pada bulan ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam lahir pada Senin, 12 Rabiul Awal, di Tahun Gajah. Lalu pada tanggal 17 Rabiul Awal ini merupakan hari ketika Rasulullah hijrah atau meninggalkan Mekkah menuju Madinah.

Masyarakat Mekkah pada awal nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam berdakwah waktu itu sedang dilanda berbagai krisis, dan yang paling menonjol adalah krisis ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Nama Ibu susuan Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam yaitu ...

Benar! Kurang tepat!

Nama isteri Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam selepas Khadijah ialah ...

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #12
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #12 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #12 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #18

Arti al-Kaafirun adalah … orang-orang kaffah orang yang tidak bisa baca tulis orang-orang kafir orang-orang munafik orang musyrik Benar! Kurang

Pendidikan Agama Islam #19

Hari kiamat di jelaskan dalam Alquran, surah …. al-Ma’un al-Qari’ah al-Kautsar al-Humazah Ali Imron Benar! Kurang tepat! Surah yang menjelaskan

Pendidikan Agama Islam #21

Salah satu contoh hikmah beriman kepada qada bagi siswa adalah … menjadi juara dalam perlombaan jajan di kantin sekolah menjadi

Instagram