Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Saba (Kaum Saba’) – surah 34 ayat 24 [QS. 34:24]

قُلۡ مَنۡ یَّرۡزُقُکُمۡ مِّنَ السَّمٰوٰتِ وَ الۡاَرۡضِ ؕ قُلِ اللّٰہُ ۙ وَ اِنَّاۤ اَوۡ اِیَّاکُمۡ لَعَلٰی ہُدًی اَوۡ فِیۡ ضَلٰلٍ مُّبِیۡنٍ
Qul man yarzuqukum minas-samaawaati wal ardhi qulillahu wa-innaa au ii-yaakum la’ala hudan au fii dhalalin mubiinin;
Katakanlah (Muhammad),
“Siapakah yang memberi rezeki kepadamu dari langit dan dari bumi?”
Katakanlah,
“Allah,”
dan sesungguhnya kami atau kamu (orang-orang musyrik), pasti berada dalam kebenaran atau dalam kesesatan yang nyata.
―QS. Saba [34]: 24

Daftar isi

Say,
"Who provides for you from the heavens and the earth?"
Say,
"Allah.
And indeed, we or you are either upon guidance or in clear error."
― Chapter 34. Surah Saba [verse 24]

قُلْ katakanlah
Say,
مَن siapa
"Who
يَرْزُقُكُم memberi rizki kepadamu
provides (for) you
مِّنَ dari
from
ٱلسَّمَٰوَٰتِ langit(jamak)
the heavens
وَٱلْأَرْضِ dan bumi
and the earth?"
قُلِ katakanlah
Say,
ٱللَّهُ Allah
"Allah.
وَإِنَّآ dan sesungguhnya kami
And indeed, we
أَوْ atau
or
إِيَّاكُمْ kamu
you
لَعَلَىٰ pasti
(are) surely upon
هُدًى petunjuk
guidance
أَوْ atau
or
فِى dalam
in
ضَلَٰلٍ kesesatan
error
مُّبِينٍ yang nyata
clear."

Tafsir Al-Quran

Surah Saba
34:24

Tafsir QS. Saba (34) : 24. Oleh Kementrian Agama RI


Pada ayat ini, Allah dengan perantaraan Nabi Muhammad menanyakan kepada kaum musyrik, siapakah yang memberi mereka rezeki dari langit dan bumi dengan menurunkan hujan, dan dengan air hujan itu bumi menjadi subur dan menumbuhkan berbagai macam tumbuhan untuk menjadi makanan bagi mereka dan binatang ternak.
Mereka tentu tidak dapat menjawabnya.

Walaupun mereka ingin mengatakan Allah, jawaban yang sesuai dengan hati nurani mereka, tetapi mereka menjawabnya berhalaberhala, jawaban yang sebetulnya bertentangan dengan hati nurani mereka yang membenarkan seruan Nabi Muhammad.
Oleh sebab itu, mereka terdiam, tidak dapat memberikan jawaban apa pun.

Demikianlah Allah memerintahkan kepada Muhammad bahwa yang memberi rezeki baik dari langit maupun bumi hanyalah Allah.
Pertanyaan semacam ini disebut pula pada ayat lain yaitu:

قُلْ مَنْ رَّبُّ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ قُلِ اللّٰهُۗ قُلْ اَفَاتَّخَذْتُمْ مِّنْ دُوْنِهٖٓ اَوْلِيَاۤءَ لَا يَمْلِكُوْنَ لِاَنْفُسِهِمْ نَفْعًا وَّلَا ضَرًّا

Katakanlah (Muhammad),
"Siapakah Tuhan langit dan bumi?"
Katakanlah,
"Allah.
"
Katakanlah,
"Pantaskah kamu mengambil pelindung-pelindung selain Allah, padahal mereka tidak kuasa mendatangkan manfaat maupun menolak mudarat bagi dirinya sendiri?"
(ar-Ra’d [13]: 16)


Allah lalu menyuruh Nabi Muhammad mengatakan kepada mereka setelah tidak dapat menjawab pertanyaan di atas,
"Kami atau kamu pasti berada dalam petunjuk atau dalam kesesatan yang nyata."
Inilah suatu cara berdiskusi yang amat halus dan tajam.

Nabi tidak mengatakan bahwa kaum musyrik itulah yang sesat dan dirinya yang benar, tetapi dia menyatakan salah satu di antara keduanya pasti ada yang mengikuti jalan yang benar dan ada yang mengikuti jalan yang sesat.
Ucapan ini pasti menarik lawan untuk berpikir siapa sebenarnya yang mendapat petunjuk dan siapa yang sesat, dan menghindari cara-cara yang keras karena akan mendatangkan jawaban yang keras pula.

Kalau Nabi ﷺ mengatakan dengan tegas bahwa merekalah yang sesat, tentu mereka akan menjawab dengan tegas bahwa Nabilah yang sesat.

Tafsir QS. Saba (34) : 24. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Wahai Muhammad, katakan kepada orang-orang musyrik,
"Siapakah yang mendatangkan rezeki kalian dari langit dan bumi?"
Berikanlah jawaban kepada orang-orang yang diam membisu lantaran sikap keras kepala mereka dengan mengatakan,
"Allah yang mendatangkan rezeki kalian.
Kami, orang-orang beriman, dan kalian, orang-orang musyrik, berada pada dua pilihan:
petunjuk kesesatan yang nyata. "

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Katakanlah (wahai Rasul) kepada orang-orang musyrikin:
Siapa yang memberi kalian rizki dari langit dengan hujan, dan dari bumi dengan tanaman, barang tambang dan lainnya?
Mereka pasti akan mengakui bahwa Dia adalah Allah.
Namun bila mereka tidak mengakui, maka katakanlah kepada mereka:
Dia-lah Dzat Yang Maha Memberi Rizki.


Dan sesungguhnya salah satu di antara kedua kubu, kami atau kalian di atas hidayah yang kokoh dari-Nya, atau dalam kesesatan yang nyata lagi terbenam di dalamnya.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Katakanlah!
"Siapakah yang memberi rezeki kepada kalian dari langit) melalui hujan


(dan dari bumi?") melalui tumbuh-tumbuhan


(Katakanlah!
"Allah") jika mereka tidak mengatakan demikian, maka tidak akan ada jawaban lain yang benar


(dan sesungguhnya kami atau kalian) yakni salah satu di antara kedua golongan


(pasti berada dalam petunjuk atau dalam kesesatan yang nyata) nyata sesatnya, apakah kami atau kalian orang-orang kafir.
Dikatakan dengan ungkapan yang samar demi untuk melunakkan hati orang yang kafir, dengan maksud menyeru mereka kepada iman, yaitu apabila mereka sesuai dengan Nabi ﷺ

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:



Allah subhanahu wa ta’ala menetapkan keesaan-Nya dalam hal penciptaan dan memberi rezeki, juga keesaan-Nya sebagai Tuhan yang wajib disembah.
Sebagaimana mereka mengakui bahwa tidak ada yang memberi mereka rezeki dari langit dan dari bumi melalui hujan yang diturunkan dan tanam-tanaman yang ditumbuhkan, selain dari Allah subhanahu wa ta’ala, maka hendaklah mereka mengetahui pula bahwa tidak ada Tuhan selain Dia.


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

dan sesungguhnya kami atau kamu (orang-orang musyrik) pasti berada dalam kebenaran atau dalam kesesatan yang nyata.
(QS. Saba‘ [34]: 24)

Ungkapan ini termasuk ke dalam Bab
"Sindiran".
Dengan kata lain, dapat disebutkan bahwa salah satu pihak pasti ada yang batil, dan pihak yang lain benar.
Tidak mungkin dikatakan bahwa antara kalian dan kami berada dalam jalan petunjuk atau berada dalam kesesatan, tetapi salah satu dari kita sajalah yang benar.
Dan sebagaimana yang telah kalian ketahui (hai orang-orang musyrik), kami telah mengemukakan bukti yang membenarkan keesaan Tuhan.
Hal ini merupakan bukti yang jelas yang membuktikan kebatilan akidah kalian yang mempersekutukan Allah subhanahu wa ta’ala dengan sesuatu.
Karena itulah disebutkan oleh firman-Nya:
dan sesungguhnya kami atau kamu (orang-orang musyrik) pasti berada dalam kebenaran atau dalam kesesatan yang nyata.
(QS. Saba‘ [34]: 24)

Qatadah mengatakan bahwa sesungguhnya yang mengatakan demikian adalah sahabat Nabi Muhammad ﷺ kepada orang-orang musyrik, yaitu:
"Demi Allah, tiadalah kami dan kalian berada dalam satu jalan, dan sesungguhnya salah satu dari kita benar-benar berada dalam jalan petunjuk."


Ikrimah dan Ziad ibnu Abu Maryam mengatakan, makna yang dimaksud ialah,
"Sesungguhnya kami benar-benar berada pada jalan petunjuk, dan sesungguhnya kalian benar-benar berada dalam kesesatan yang jelas."

Unsur Pokok Surah Saba (سبأ)

Surat Saba‘ terdiri atas 54 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Luqman.

Dinamakan Saba‘ karena di dalamnya terdapat kisah kaum Saba.
"Saba" adalah nama suatu kabilah dari kabilahkabilah Arab yang tinggal di daerah Yaman sekarang ini.
Mereka mendirikan kerajaan yang terkenal dengan nama kerajaan Sabaiyyah, ibukotanya Ma’rib, telah dapat membangun suatu bendungan raksasa, yang bemama "Bendungan Ma’rib",
sehingga negeri mereka subur dan makmur.

Kemewahan dan kemakmuran ini menyebabkan kaum Saba‘ lupa dan ingkar kepada Allah yang telah melimpahkan nikmatNya kepada mereka, serta mereka mengingkari pula seruan para rasul.
Karena keingkaran mereka ini Allah menimpakan kepada mereka azab berupa "sailul ‘arim" (banjir yang besar) yang ditimbulkan oleh bobolnya bendungan Ma’rib.
Setelah bendungan Ma’rib bobol, negeri Saba‘ menjadi kering dan kerajaan mereka hancur.

Keimanan:

▪ Ilmu Allah meliputi segala yang ada di langit dan segala yang ada di bumi.
▪ Kebenaran adanya hari berbangkit dan hari pembalasan.
Nabi Muhammad ﷺ adalah pemberi peringatan.
▪ Pada hari kiamat berhalaberhala itu tidak dapat memberi manfa’at sedikitpun.
▪ Kalau seorang sesat maka akibat kesesatannya itu menimpa dirinya sendiri, dan kalau ia menemui jalan yang benar adalah berkat petunjuk Allah.

Kisah:

▪ Kisah Nabi Daud `alaihis salam dan Nabi Sulaiman `alaihis salam.
▪ Kisah kaum Saba‘.

Lain-lain:

▪ Celaan kepada kaum musyrikin yang menyembah berhala.
▪ Tuduh menuduh antara pemimpin-pemimpin yang menyesatkan dengan pengikut-pengikutnya di hari kiamat.
▪ Sikap orang-orang musryik di waktu mendengar Alquran.
Rasulrasul tidak meminta upah dalam melaksanakan dakwahnya.
▪ Orang-orang musyrik mendoa kepada Allah agar dikembalikan ke dunia untuk melaksanakan perintah dan menjauhi larangan Allah.
▪ Orang yang hidup berlebih-lebihan dan sewenang-wenang selalu memusuhi Nabi.

Audio Murottal

QS. Saba (34) : 1-54 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy Ayat 1 sampai 54 + Terjemahan Indonesia
QS. Saba (34) : 1-54 ⊸ Nabil ar-Rifa’i Ayat 1 sampai 54

Gambar Kutipan Ayat

Surah Saba ayat 24 - Gambar 1 Surah Saba ayat 24 - Gambar 2
Statistik QS. 34:24
  • Rating RisalahMuslim
4.9

Ayat ini terdapat dalam surah Saba.

Surah Saba’ (bahasa Arab:سورة سبأ) adalah surah ke-34 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 54 ayat.
Dinamakan Saba’ karena dalam surah terdapat kisah kaum Saba’.
Saba’ adalah nama suatu kabilah dari kabilah-kabilah Arab yang tinggal di daerah Yaman.
Mereka mendirikan kerajaan yang terkenal dengan nama kerajaan Saba yang ibukotanya Ma’rib; telah dapat membangun suatu bendungan raksasa yang bernama Bendungan Ma’rib, sehingga negeri mereka subur dan makmur.
Kemewahan dan kemakmuran ini menyebabkan kaum Saba’ lupa dan ingkar kepada Allah yang telah melimpahkan nikmatnya kepada mereka, serta mereka mengingkari pula seruan para rasul.
Karena keingkaran mereka ini, Allah menimpahkan kepada mereka azab berupa banjir yang besar yang ditimbulkan oleh bobolnya bendungan Ma’rib.
Setelah bendungan ma’rib bobol negeri Saba’ menjadi kering dan kerajaan mereka hancur.

Nomor Surah 34
Nama Surah Saba
Arab سبأ
Arti Kaum Saba’
Nama lain Daud
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 58
Juz Juz 21 & 22
Jumlah ruku’ 6 ruku’
Jumlah ayat 54
Jumlah kata 887
Jumlah huruf 3596
Surah sebelumnya Surah Al-Ahzab
Surah selanjutnya Surah Fatir
Sending
User Review
5 (1 suara)
Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA
Tags:
34:24, 34 24, 34-24, Surah Saba 24, Tafsir surat Saba 24, Quran Saba’ 24, Surah Saba ayat 24
Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video Surah 34:24

More Videos

Kandungan Surah Saba

۞ QS. 34:1 • Segala sesuatu milik Allah • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al Khabir (Maha Waspada)

۞ QS. 34:2 • Keluasan ilmu Allah • Ampunan Allah yang luas • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun) •

۞ QS. 34:3 • Allah memiliki kunci alam ghaib • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Nama-nama hari kiamat • Mengingkari hari kebangkitan

۞ QS. 34:4 • Pahala iman • Ampunan Allah yang luas • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Keutamaan iman •

۞ QS. 34:5 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Maksiat dan dosa •

۞ QS. 34:6 Ar Rabb (Tuhan) • Al Hamid (Maha Terpuji) • Al ‘Aziz (Maha Mulia) • Hidayah (petunjuk) dari Allah •

۞ QS. 34:7 • Mengingkari hari kebangkitan

۞ QS. 34:8 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 34:9 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah

۞ QS. 34:11 • Keluasan ilmu Allah • Al Bashir (Maha Melihat) • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Kewajiban hamba pada Allah •

۞ QS. 34:12 Ar Rabb (Tuhan) • Pahala jin dan balasannya • Jin ditundukkan untuk taat kepada nabi Sulaiman as.

۞ QS. 34:13 Jin ditundukkan untuk taat kepada nabi Sulaiman as.

۞ QS. 34:14 • Allah memiliki kunci alam ghaib • Para utusan Allah pun tidak mengetahui alam ghaib • Jin ditundukkan untuk taat kepada nabi Sulaiman as.

۞ QS. 34:15 • Ampunan Allah yang luas • Ar Rabb (Tuhan) • Al Ghafur (Maha Pengampun)

۞ QS. 34:16 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 34:17 • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 34:19 Ar Rabb (Tuhan) • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 34:20 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Sifat iblis dan pembantunya

۞ QS. 34:21 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’alaAr Rabb (Tuhan) • Al Hafiz (Maha Penjaga) • Menjaga diri dari syetan •

۞ QS. 34:22 Tauhid Uluhiyyah • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Mendustai Allah • Segala sesuatu milik Allah • Mensucikan Allah dari segala sekutu

۞ QS. 34:23 Syafaat hak Allah semata • Memperoleh syafaat dengan izin Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Al ‘Aliyy (Maha Tinggi) • Al Kabir (Maha Besar)

۞ QS. 34:24 Tauhid UluhiyyahAl Razzaq (Maha Pemberi rezeki) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Cacian Allah terhadap orang kafir

۞ QS. 34:25 • Keadilan Allah dalam menghakimi • Menanggung dosa orang lain

۞ QS. 34:26 Ar Rabb (Tuhan) • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Al Fattah (Maha Pembuka) • Kebenaran hari penghimpunan • Keadilan Allah dalam menghakimi

۞ QS. 34:27 • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Mensucikan Allah dari segala sekutu • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Aziz (Maha Mulia) • Cacian Allah terhadap orang kafir

۞ QS. 34:29 • Mengingkari hari kebangkitan

۞ QS. 34:30 • Kebenaran hari penghimpunan • Segala sesuatu ada takdirnya • Maksiat dan dosa

۞ QS. 34:31 Ar Rabb (Tuhan) • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Terputusnya hubungan antara sesama pada hari kiamat • Mengingkari hari kebangkitan • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan

۞ QS. 34:32 • Terputusnya hubungan antara sesama pada hari kiamat • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 34:33 Tauhid Uluhiyyah • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Keadilan Allah dalam menghakimi • Azab orang kafir

۞ QS. 34:34 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 34:35 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 34:36 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Ar Rabb (Tuhan) • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir

۞ QS. 34:37 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Pelipatgandaan pahala bagi orang mukmin

۞ QS. 34:38 • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 34:39 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Ar Rabb (Tuhan) • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir

۞ QS. 34:40 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan

۞ QS. 34:41 Al Wali (Maha Pelindung) • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan • Usaha jin untuk melalaikan manusia dalam beribadah

۞ QS. 34:42 • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Kelemahan tuhan selain Allah •

۞ QS. 34:43 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 34:45 • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 34:46 Rasul diutus dan wafat saat kiamat telah dekat

۞ QS. 34:47 Al Syahid (Maha Menyaksikan) • Balasan dan pahala dari Allah • Ikhlas dalam berbuat

۞ QS. 34:48 • Allah memiliki kunci alam ghaib • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 34:50 Ar Rabb (Tuhan) • Al Sami’ (Maha Pendengar) • Al Qarib (Maha Dekat) • Hikmah penurunan kitab-kitab samawiHidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 34:51 • Kedahsyatan hari kiamat

۞ QS. 34:52 • Beriman ketika datang hari kiamat

۞ QS. 34:53 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 34:54 • Mengingkari hari kebangkitan • Azab orang kafir

Ayat Pilihan

Kemudian Aku bersumpah,
dan Aku tekankan sumpah-Ku itu,
bahwa kelak kalian akan ditanya tentang segala karunia yang kalian nikmati secara bermegah-megahan.
QS. At-Takasur [102]: 8

Di bumi itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang yakin. dan (juga) pada dirimu sendiri. Maka apakah kamu tak memperhatikan?
Dan di langit terdapat (sebab-sebab) rezekimu & terdapat (pula) apa yang dijanjikan kepadamu
QS. Az-Zariyat [51]: 20-22

Jangan suka mencela dirimu sendiri & jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan.
Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah (mereka) beriman, dan siapa yang tak bertaubat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.
QS. Al-Hujurat [49]: 11

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Dalam Alquran, surah Ad-Dhuha turun setelah surah ...

Correct! Wrong!

وَالَّيْلِ اِذَا سَجٰىۙ

Dalam surah Ad-Duha, terjemahan dari lafal di atas adalah ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
وَالَّيْلِ اِذَا سَجٰىۙ
'dan demi malam apabila telah sunyi,'
--QS. As-Duha [93] : 2

اَلَمْ يَجِدْكَ يَتِيْمًا فَاٰوٰىۖ

lafal tersebut adalah surah Ad-Dhuha ayat ke- ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Alquran Surah Ad-Dhuha Ayat 6:
أَلَمْ يَجِدْكَ يَتِيمًا فَـَٔاوَىٰ

Arti:
Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungimu?

+

Array

Surah Ad-Dhuha termasuk kategori surah ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Surah Ad-Duha (الضحى) adalah surah ke-93 dalam Alquran dan terdiri atas 11 ayat. Surah ini termasuk golongan surah Makkiyah dan diturunkan sesudah surah Al-Fajr.
Nama Adh Dhuhaa diambil dari kata yang terdapat pada ayat pertama, yang artinya 'waktu matahari sepenggalahan naik'.

Kata berikut yang mempunyai arti orang yang meminta-minta adalah ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #17
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #17 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #17 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #13

Nama pedang Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu … … Apa nama peperangan pertama yang berlaku dalam sejarah Islam? … Apa makanan kegemaran Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam? … Apa warna kesukaan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam? … Sabda Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Siapa yang berselawat kepadaku sekali, maka Allah akan berselawat kepadanya … kali.”

Kuis Agama Islam #31

Umat Islam yang mengajarkan ilmunya dengan ikhlas akan memperoleh pahala amal jariyah. Amal jariyah artinya …Ilmu yang bermanfaat adalah …Menyampaikan ajaran Alquran dan sunnah Nabi Muhammad kepada orang lain yang belum mengetahui disebut dengan …Berikut ulama yang berasal dari Indonesia adalah …Sesuatu yang dipercaya dan diyakini kebenaranya oleh hati nurani manusia dinamakan …

Pendidikan Agama Islam #9

Arti hadits maudhu’ adalah … Pengertian ijtihad menurut istilah adalah … Orang yang memiliki kemampuan untuk melakukan infefensi hukum-hukum syariat dari sumber-sumber yang terpercaya disebut dengan … Berdasarkan bahasa, ijma artinya adalah … Era ketidaktahuan juga disebut zaman …

Kamus Istilah Islam

lailatulkadar

Apa itu lailatulkadar? lai.la.tul.ka.dar malam turunnya wahyu Allah (yakni pada malam gasal bulan Puasa sesudah tanggal 20), yang apabila seseorang beramal kebaikan pada malam itu, pahalanya akan dil...

Al Waarits

Apa itu Al Waarits? Allah itu Al-Warits . Artinya adalah Allah itu Yang Maha Mewarisi. Dialah pemilik hakiki, manusia dan makhluk lainnya hanyalah sebagai tamu dan penerima pinjaman, yang namanya tam...

Kaum Tsamud

Siapa itu Kaum Tsamud? Kaum Tsamūd (bahasa Arab: ثمود) adalah suku kuno Arabia yang diperkirakan hidup sekitar millenium pertama Sebelum Masehi dan dekat dengan waktu kenabian Muhammad. Mereka di...