Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Saba (Kaum Saba’) – surah 34 ayat 20 [QS. 34:20]

وَ لَقَدۡ صَدَّقَ عَلَیۡہِمۡ اِبۡلِیۡسُ ظَنَّہٗ فَاتَّبَعُوۡہُ اِلَّا فَرِیۡقًا مِّنَ الۡمُؤۡمِنِیۡنَ
Walaqad shaddaqa ‘alaihim ibliisu zhannahu faattaba’uuhu ilaa fariiqan minal mu’miniin(a);
Dan sungguh, Iblis telah dapat meyakinkan terhadap mereka kebenaran sangkaannya, lalu mereka mengikutinya, kecuali sebagian dari orang-orang mukmin.
―QS. Saba [34]: 20

Daftar isi

And Iblees had already confirmed through them his assumption, so they followed him, except for a party of believers.
― Chapter 34. Surah Saba [verse 20]

وَلَقَدْ dan sesungguhnya

And certainly,
صَدَّقَ telah membenarkan

found true
عَلَيْهِمْ atas mereka

about them
إِبْلِيسُ iblis

ظَنَّهُۥ sangkaannya

his assumption,
فَٱتَّبَعُوهُ lalu mereka mengikutinya

so they followed him
إِلَّا kecuali

except
فَرِيقًا segolongan/sebagian

a group
مِّنَ dari

of
ٱلْمُؤْمِنِينَ orang-orang yang beriman

the believers.

Tafsir

Alquran

Surah Saba
34:20

Tafsir QS. Saba (34) : 20. Oleh Kementrian Agama RI


Pada ayat ini, Allah menerangkan bahwa Iblis menyangka kaum Saba‘ yang telah dibinasakan Allah beserta negeri mereka telah mengikutinya dan dengan penuh kepatuhan melaksanakan tipu dayanya.
Ia menyangka mereka telah mendurhakai Allah dan tidak bersyukur atas segala nikmat yang dikaruniakan kepada mereka, kecuali sebagian orang yang beriman yang tetap imannya dan tidak menerima tipu daya itu.

Dengan demikian, Iblis menyangka bahwa dia dapat menguasai manusia dan membawa mereka ke jalan kesesatan, sebagaimana diikrarkan di hadapan Allah.
Hal ini tersebut dalam firman-Nya:

قَالَ فَبِعِزَّتِكَ لَاُغْوِيَنَّهُمْ اَجْمَعِيْنَ ﴿۸۲﴾ اِلَّا عِبَادَكَ مِنْهُمُ الْمُخْلَصِيْنَ ﴿۸۳﴾

(Iblis) menjawab,
"Demi kemuliaan-Mu, pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hamba-Mu yang terpilih di antara mereka.
"
(Shad [38]: 82-83)

Tafsir QS. Saba (34) : 20. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Iblis berhasil mewujudkan rayuannya pada diri mereka, sehingga mereka mengikuti jejak langkahnya.
Hanya sebagian kecil, yaitu orang-orang beriman, yang tidak mengikutinya.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Iblis menyangka dengan sangkaan tanpa keyakinan bahwa dia akan menyesatkan Adam, dan bahwa mereka akan menaatinya dalam bermaksiat kepada Allah.
Maka Allah membenarkan sangkaannya pada mereka, lantas mereka pun menaatinya dan mendurhakai Rabb mereka.


Kecuali sekelompok orang-orang yang beriman kepada Allah, mereka tetap teguh di atas ketaatan kepada Allah.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan sesungguhnya telah membuktikan kebenaran) dapat dibaca Shadaqa atau Shaddaqa


(terhadap mereka) terhadap orang-orang kafir, antara lain adalah penduduk negeri Saba


(iblis akan kebenaran sangkaannya) bahwasanya apabila ia menggoda mereka, maka niscaya mereka akan mengikutinya


(lalu mereka mengikutinya) maka benarlah dugaan iblis itu atau nyata benarlah apa yang diduga oleh iblis itu


(kecuali) tetapi


(sebagian dari orang-orang yang beriman) yang benar-benar beriman, tidak mau mengikuti iblis.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:



Setelah menceritakan perihal negeri Saba dan akibat yang diterima mereka karena mengikuti hawa nafsu dan setan, lalu Allah menceritakan perihal orang-orang yang semisal dengan mereka dari kalangan orang-orang yang mengikuti iblis, hawa nafsu, dan menentang kebenaran serta jalan petunjuk.
Untuk itu Allah subhanahu wa ta’alamenyebutkan dalam firman-Nya:

Dan sesungguhnya iblis telah dapat membuktikan kebenaran sangkaannya terhadap mereka.
(QS. Saba‘ [34]: 20)

Ibnu Abbas r.a. dan lain-lainya mengatakan sehubungan dengan makna ayat ini, bahwa makna ayat ini sama dengan kisah Allah tentang iblis ketika membangkang tidak mau sujud kepada Adamalaihis salam, padahal Dia telah memerintahkan kepadanya untuk melakukan hal itu.
Kemudian iblis berkata, seperti yang disitir oleh firman-Nya:

Terangkanlah kepadaku inikah orangnya yang Engkau muliakan atas diriku?
Sesungguhnya jika Engkau memberi tangguh kepadaku sampai hari kiamat, niscaya benar-benar akan aku sesatkan keturunannya, kecuali sebagian kecil (QS. Al Israa [17]: 62)

Dan firman-Nya:

kemudian saya akan datangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka.
Dan Engkau-tidak akan mendapatkan sebagian besar dari mereka bersyukur (taat).
(QS. Al-A’raf [7]: 17)

Ayat-ayat yang menceritakan hal ini cukup banyak.


Al-Hasan Al-Basri mengatakan bahwa ketika Allah menurunkan Adamalaihis salam dari surga disertai dengan Hawa, iblis merasa gembira dengan musibah yang menimpa keduanya.
Lalu iblis berkata,
"jika kedua orang tua itu dapat saya goda, maka terlebih lagi keturunannya, pasti lebih lemah."
Hal ini adalah dugaan sepihak dari iblis.
Maka Allah menurunkan firman-Nya:
Dan sesungguhnya iblis telah dapat membuktikan kebenaran sangkaannya terhadap mereka, lalu mereka mengikutinya, kecuali sebahagian orang-orang yang beriman.
(QS. Saba‘ [34]: 20).
Saat itu juga iblis berkata,
"Aku tidak akan berpisah dari anak Adam selama di dalam tubuhnya masih terdapat roh.
Aku akan mengumbar janji dan memberikan angan-angan kepadanya dan akan kutipu dia."
Maka Allah subhanahu wa ta’ala menjawab,
"Demi Keagungan dan Kemuliaan-Ku, Aku tidak akan menutup pintu tobat-Ku darinya selama nyawanya masih belum meregang, dan tidak sekali-kali dia berdoa kepada-Ku melainkan Aku mencintainya, dan tidak sekali-kali dia meminta kepada-Ku melainkan Aku memberinya, dan tidak sekali-kali dia meminta ampun kepada-Ku melainkan Kuberikan ampunan baginya."
Demikianlah menurut apa yang diriwayatkan oleh Ibnu Abu Hatim.

Unsur Pokok Surah Saba (سبأ)

Surat Saba‘ terdiri atas 54 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Luqman.

Dinamakan Saba‘ karena di dalamnya terdapat kisah kaum Saba.
"Saba" adalah nama suatu kabilah dari kabilahkabilah Arab yang tinggal di daerah Yaman sekarang ini.
Mereka mendirikan kerajaan yang terkenal dengan nama kerajaan Sabaiyyah, ibukotanya Ma’rib, telah dapat membangun suatu bendungan raksasa, yang bemama "Bendungan Ma’rib",
sehingga negeri mereka subur dan makmur.

Kemewahan dan kemakmuran ini menyebabkan kaum Saba‘ lupa dan ingkar kepada Allah yang telah melimpahkan nikmatNya kepada mereka, serta mereka mengingkari pula seruan para rasul.
Karena keingkaran mereka ini Allah menimpakan kepada mereka azab berupa "sailul ‘arim" (banjir yang besar) yang ditimbulkan oleh bobolnya bendungan Ma’rib.
Setelah bendungan Ma’rib bobol, negeri Saba‘ menjadi kering dan kerajaan mereka hancur.

Keimanan:

▪ Ilmu Allah meliputi segala yang ada di langit dan segala yang ada di bumi.
▪ Kebenaran adanya hari berbangkit dan hari pembalasan.
Nabi Muhammad ﷺ adalah pemberi peringatan.
▪ Pada hari kiamat berhalaberhala itu tidak dapat memberi manfa’at sedikitpun.
▪ Kalau seorang sesat maka akibat kesesatannya itu menimpa dirinya sendiri, dan kalau ia menemui jalan yang benar adalah berkat petunjuk Allah.

Kisah:

▪ Kisah Nabi Daud `alaihis salam dan Nabi Sulaiman `alaihis salam.
▪ Kisah kaum Saba‘.

Lain-lain:

▪ Celaan kepada kaum musyrikin yang menyembah berhala.
▪ Tuduh menuduh antara pemimpin-pemimpin yang menyesatkan dengan pengikut-pengikutnya di hari kiamat.
▪ Sikap orang-orang musryik di waktu mendengar Alquran.
Rasulrasul tidak meminta upah dalam melaksanakan dakwahnya.
▪ Orang-orang musyrik mendoa kepada Allah agar dikembalikan ke dunia untuk melaksanakan perintah dan menjauhi larangan Allah.
▪ Orang yang hidup berlebih-lebihan dan sewenang-wenang selalu memusuhi Nabi.

Audio

QS. Saba (34) : 1-54 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 54 + Terjemahan Indonesia



QS. Saba (34) : 1-54 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 54

Gambar Kutipan Ayat

Surah Saba ayat 20 - Gambar 1 Surah Saba ayat 20 - Gambar 2
Statistik QS. 34:20
  • Rating RisalahMuslim
4.5

Ayat ini terdapat dalam surah Saba.

Surah Saba’ (bahasa Arab:سورة سبأ) adalah surah ke-34 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 54 ayat.
Dinamakan Saba’ karena dalam surah terdapat kisah kaum Saba’.
Saba’ adalah nama suatu kabilah dari kabilah-kabilah Arab yang tinggal di daerah Yaman.
Mereka mendirikan kerajaan yang terkenal dengan nama kerajaan Saba yang ibukotanya Ma’rib; telah dapat membangun suatu bendungan raksasa yang bernama Bendungan Ma’rib, sehingga negeri mereka subur dan makmur.
Kemewahan dan kemakmuran ini menyebabkan kaum Saba’ lupa dan ingkar kepada Allah yang telah melimpahkan nikmatnya kepada mereka, serta mereka mengingkari pula seruan para rasul.
Karena keingkaran mereka ini, Allah menimpahkan kepada mereka azab berupa banjir yang besar yang ditimbulkan oleh bobolnya bendungan Ma’rib.
Setelah bendungan ma’rib bobol negeri Saba’ menjadi kering dan kerajaan mereka hancur.

Nomor Surah 34
Nama Surah Saba
Arab سبأ
Arti Kaum Saba’
Nama lain Daud
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 58
Juz Juz 21 & 22
Jumlah ruku’ 6 ruku’
Jumlah ayat 54
Jumlah kata 887
Jumlah huruf 3596
Surah sebelumnya Surah Al-Ahzab
Surah selanjutnya Surah Fatir
Sending
User Review
4.3 (21 suara)
Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA
Tags:

34:20, 34 20, 34-20, Surah Saba 20, Tafsir surat Saba 20, Quran Saba’ 20, Surah Saba ayat 20

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Kandungan Surah Saba

۞ QS. 34:1 • Segala sesuatu milik Allah • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al Khabir (Maha Waspada)

۞ QS. 34:2 • Keluasan ilmu Allah • Ampunan Allah yang luas • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun) •

۞ QS. 34:3 • Allah memiliki kunci alam ghaib • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Nama-nama hari kiamat • Mengingkari hari kebangkitan

۞ QS. 34:4 • Pahala iman • Ampunan Allah yang luas • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Keutamaan iman •

۞ QS. 34:5 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Maksiat dan dosa •

۞ QS. 34:6 Ar Rabb (Tuhan) • Al Hamid (Maha Terpuji) • Al ‘Aziz (Maha Mulia) • Hidayah (petunjuk) dari Allah •

۞ QS. 34:7 • Mengingkari hari kebangkitan

۞ QS. 34:8 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 34:9 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah

۞ QS. 34:11 • Keluasan ilmu Allah • Al Bashir (Maha Melihat) • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Kewajiban hamba pada Allah •

۞ QS. 34:12 Ar Rabb (Tuhan) • Pahala jin dan balasannya • Jin ditundukkan untuk taat kepada nabi Sulaiman as.

۞ QS. 34:13 Jin ditundukkan untuk taat kepada nabi Sulaiman as.

۞ QS. 34:14 • Allah memiliki kunci alam ghaib • Para utusan Allah pun tidak mengetahui alam ghaib • Jin ditundukkan untuk taat kepada nabi Sulaiman as.

۞ QS. 34:15 • Ampunan Allah yang luas • Ar Rabb (Tuhan) • Al Ghafur (Maha Pengampun)

۞ QS. 34:16 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 34:17 • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 34:19 Ar Rabb (Tuhan) • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 34:20 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Sifat iblis dan pembantunya

۞ QS. 34:21 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’alaAr Rabb (Tuhan) • Al Hafiz (Maha Penjaga) • Menjaga diri dari syetan •

۞ QS. 34:22 Tauhid Uluhiyyah • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Mendustai Allah • Segala sesuatu milik Allah • Mensucikan Allah dari segala sekutu

۞ QS. 34:23 Syafaat hak Allah semata • Memperoleh syafaat dengan izin Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Al ‘Aliyy (Maha Tinggi) • Al Kabir (Maha Besar)

۞ QS. 34:24 Tauhid UluhiyyahAl Razzaq (Maha Pemberi rezeki) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Cacian Allah terhadap orang kafir

۞ QS. 34:25 • Keadilan Allah dalam menghakimi • Menanggung dosa orang lain

۞ QS. 34:26 Ar Rabb (Tuhan) • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Al Fattah (Maha Pembuka) • Kebenaran hari penghimpunan • Keadilan Allah dalam menghakimi

۞ QS. 34:27 • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Mensucikan Allah dari segala sekutu • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Aziz (Maha Mulia) • Cacian Allah terhadap orang kafir

۞ QS. 34:29 • Mengingkari hari kebangkitan

۞ QS. 34:30 • Kebenaran hari penghimpunan • Segala sesuatu ada takdirnya • Maksiat dan dosa

۞ QS. 34:31 Ar Rabb (Tuhan) • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Terputusnya hubungan antara sesama pada hari kiamat • Mengingkari hari kebangkitan • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan

۞ QS. 34:32 • Terputusnya hubungan antara sesama pada hari kiamat • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 34:33 Tauhid Uluhiyyah • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Keadilan Allah dalam menghakimi • Azab orang kafir

۞ QS. 34:34 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 34:35 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 34:36 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Ar Rabb (Tuhan) • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir

۞ QS. 34:37 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Pelipatgandaan pahala bagi orang mukmin

۞ QS. 34:38 • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 34:39 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Ar Rabb (Tuhan) • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir

۞ QS. 34:40 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan

۞ QS. 34:41 • Al Wali (Maha Pelindung) • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan • Usaha jin untuk melalaikan manusia dalam beribadah

۞ QS. 34:42 • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Kelemahan tuhan selain Allah •

۞ QS. 34:43 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 34:45 • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 34:46 Rasul diutus dan wafat saat kiamat telah dekat

۞ QS. 34:47 Al Syahid (Maha Menyaksikan) • Balasan dan pahala dari Allah • Ikhlas dalam berbuat

۞ QS. 34:48 • Allah memiliki kunci alam ghaib • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 34:50 Ar Rabb (Tuhan) • Al Sami’ (Maha Pendengar) • Al Qarib (Maha Dekat) • Hikmah penurunan kitab-kitab samawiHidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 34:51 • Kedahsyatan hari kiamat

۞ QS. 34:52 • Beriman ketika datang hari kiamat

۞ QS. 34:53 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 34:54 • Mengingkari hari kebangkitan • Azab orang kafir

Ayat Pilihan

Zakariya berdoa kepada Tuhan seraya berkata

رَبِّ هَبْ لِيْ مِنْ لَّدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةًۚ اِنَّكَ سَمِيْعُ الدُّعَاۤءِ

“Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa”
QS. Ali ‘Imran [3]: 38

Dan janganlah kamu menyerupai orang-orang yang bercerai-berai & berselisih sesudah datang keterangan yang jelas kepada mereka.
Mereka itulah orang-orang yang mendapat siksa yang berat,
QS. Ali ‘Imran [3]: 105

Dan siapakah yang lebih sesat daripada orang yang mengikuti hawa nafsunya dengan tidak mendapat petunjuk dari Allah sedikitpun.
Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.
QS. Al-Qasas [28]: 50

Ketahuilah bahwa kehidupan dunia (bagi orang tak beriman) hanyalah permainan & sesuatu yang melalaikan. Dan di akhirat (nanti) ada azab keras & ampunan dari Allah serta keridaan-Nya. Kehidupan dunia tak lain hanya kesenangan yang menipu
QS. Al-Hadid [57]: 20

Hadits Shahih

Podcast

Doa

Soal & Pertanyaan

Hukum penggunaan hadis sebagai dasar hukum adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Orang yang menceritakan hadits disebut ...

Benar! Kurang tepat!

Sumber kedua hukum dalam menetapkan Hukum tentang Alquran adalah ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Berikut adalah hadits yang rusak, kecuali ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Hadis Muu2019allaq adalah bila sanad sebuah hadits terputus pada penutur 5 hingga penutur 1, alias tidak ada sanadnya.
Contoh:

'Seorang pencatat hadis mengatakan, telah sampai kepadaku bahwa Rasulullah mengatakan....'

tanpa ia menjelaskan sanad antara dirinya hingga Rasulullah.

Undang-undang tentang penggunaan Hadits-Maudu adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #8
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #8 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #8 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #22

Karena rajin belajar maka Afit selalu juara dalam setiap perlombaan antar sekolah, pernyataan tersebut merupakan contoh … Takdir yang bisa diubah dinamakan … Salah satu contoh takdir muallaq (bisa diubah) adalah … Matahari berputar mengelilingi sumbunya, termasuk contoh takdir … Yang tidak termasuk cara beriman kepada qada dan qadar Allah adalah …

Pendidikan Agama Islam #28

Siapa nama ayah Nabi muhammad shallallahu alaihi wasallam? … Siapa nama Nabi setelah Nabi Isa ‘Alaihissalam? … Setiap umat Islam wajib menuntut ilmu. Bagaimana hukum mempelajari Ilmu Agama? … Kewajiban menuntut ilmu terdapat pada Alquran surah … Ada berapa syarat dalam menuntut ilmu? …

Pendidikan Agama Islam #3

Pembatasan aurat wanita adalah … Berikut ini yang bukan termasuk orang-orang pertama yang menyambut ajakan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah … Dalam Islam, pakaian harus … Sebelum berpakaian, kita harus … Bagian tubuh yang tidak ditampakkan sesuai dengan ajaran Islam disebut …

Kamus

Muwatta Malik

Apa itu Muwatta Malik? Al-Muwatta, Al-Muwaththa atau Muwatta Malik merupakan kitab hadis dan fiqih yang disusun oleh Imam Malik bin Anas, merupakan salah satu dari Kutubut Tis’ah (sembilan kitab...

fatihah

Apa itu fatihah? fa.ti.hah (1) pembukaan; (2) surah Fatihah (dengan huruf pertamanya kapital) … •

daulat

Apa itu daulat? dau.lat (1) berkat kebahagiaan (yang ada pada raja); bahagia; (2) tulah; mati ditimpa daulat segala raja-raja yang ada kekuasaan; pemerintahan; daulat Islam zaman itu berhasil mengge...