QS. Saba (Kaum Saba’) – surah 34 ayat 2 [QS. 34:2]

یَعۡلَمُ مَا یَلِجُ فِی الۡاَرۡضِ وَ مَا یَخۡرُجُ مِنۡہَا وَ مَا یَنۡزِلُ مِنَ السَّمَآءِ وَ مَا یَعۡرُجُ فِیۡہَا ؕ وَ ہُوَ الرَّحِیۡمُ الۡغَفُوۡرُ
Ya’lamu maa yaliju fiil ardhi wamaa yakhruju minhaa wamaa yanzilu minassamaa-i wamaa ya’ruju fiihaa wahuwar-rahiimul ghafuur(u);

Dia mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi, apa yang ke luar daripadanya, apa yang turun dari langit dan apa yang naik kepadanya.
Dan Dialah Yang Maha Penyayang lagi Maha Pengampun.
―QS. 34:2
Topik ▪ Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka
34:2, 34 2, 34-2, Saba 2, Saba 2, Saba’ 2

Tafsir surah Saba (34) ayat 2

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Saba (34) : 2. Oleh Kementrian Agama RI

Pada ayat ini Allah menjelaskan bagaimana luas dan dalamnya ilmu-Nya.
Dia mengetahui semua yang masuk ke dalam bumi, semua yang keluar daripadanya, semua yang turun dari langit dan semua yang naik ke atasnya.
Dengan kata-kata yang ringkas dan pendek ini Allah menggambarkan bagaimana luas ilmu-Nya.
Andai kata semua penghuni bumi ini menghabiskan waktunya untuk mengetahui apa yang terjadi di langit dan di bumi dalam satu saat saja, niscaya mereka tidak akan sanggup mencatatnya untuk membuat statistiknya.
Betapa banyaknya bibit dan benih tumbuh-tumbuhan yang masuk dan bersembunyi di dalam tanah ?
Betapa banyaknya bintang-bintang kecil seperti ulat, cacing dan berbagai jenis serangga di dalam perut bumi yang amat luas ini?
Betapa banyaknya bahan-bahan tambang yang selalu dalam proses pertumbuhannya seperti emas, perak, tambang minyak, gas dan lain sebagainya.

Betapa banyaknya pula yang keluar dari bumi seperti tanaman yang bermunculan, mata air yang memancar, gas yang naik menjulang, binatang dan seranggga yang ingin menikmati cahaya matahari dan alam bebas dan lain sebagainya?
Betapa banyaknya yang turun dari langit seperti hujan yang tak dapat diperkirakan berapa kadarnya yang merupakan rahmat dari Allah bagi hamba-Nya, cahaya yang memancar dengan kerasnya seperti cahaya matahari, cahaya yang memancar dengan tenang seperti cahaya bulan.
Kemudian betapa pula banyaknya yang naik ke langit seperti uap dari sungai dan laut, molekul-molekul gas dari tumbuh-tumbuhan, manusia dan binatang serta bumi sendiri.
Betapa banyaknya roh manusia yang meninggal dan malaikat yang naik ke langit patuh dan taat melaksanakan perintah Tuhannya.
Semua ini tidak akan dapat dicatat oleh manusia apalagi untuk mengetahuinya satu persatu.
Tetapi Allah Yang Maha Mengetahui tak ada satu pun yang tersembunyi bagi-Nya semuanya telah tercakup dalam ilmu-Nya.
Benarlah apa yang difirmankan oleh Allah:

Dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit.
(Q.S. Al Israa [17]: 85)

Demikianlah luasnya ilmu Allah dan luasnya rahmat dan karunia-Nya kepada hamba-Nya, karena semua yang ada di bumi dan di langit itu diciptakan-Nya untuk kepentingan manusia.
Di samping itu Dia Maha Penyayang, memberikan karunia yang tak terhingga Maha Pengampun terhadap orang yang bersalah bila ia insaf dan tobat dari kesalahannya.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Allah mengetahui apa saja yang masuk ke dalam bumi seperti air, berbagai kekayaan alam atau fosil-fosil makhluk yang telah mati.
Allah mengetahui apa saja yang keluar dari dalam bumi seperti tumbuhan, binatang, barang tambang, air dan sebagainya.
Allah mengetahui apa saja yang turun dari langit berupa malaikat, kitab-kitab suci para nabi, hujan atau petir.
Allah mengetahui pula semua yang naik ke langit, termasuk di dalamnya para malaikat, roh dan amal perbuatan manusia.
Rahmat Allah sungguh amat banyak dan ampunan-Nya pun amat luas.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Dia mengetahui apa yang masuk) yang meresap (ke dalam bumi) seperti air dan lain-lainnya (dan apa yang keluar daripadanya) seperti tumbuh-tumbuhan dan lain-lainnya (dan apa yang turun dari langit) berupa rezeki atau hujan dan lain-lainnya (dan apa yang naik) yakni yang terangkat (kepadanya) berupa amal perbuatan dan lain-lainnya.

(Dan Dialah Yang Maha Penyayang) kepada kekasih-kekasih-Nya (lagi Maha Pengampun) kepada mereka.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Dia Maha Mengetahui apa yang meresap ke dalam bumi berupa tetesan air, mengetahui apa yang keluar darinya berupa tanaman, barang tambang dan air.
Dia juga mengetahui apa yang turun dari langit berupa hujan, malaikat dan kitab-kitab, dan apa yang naik kepada-Nya, berupa malaikat dan perbuatan makhluk.
Allah Maha Penyayang kepada hamba-hamba-Nya sehingga Dia tidak menyegerakan hukuman atas para pendosa mereka, Maha Pengampun bagi dosa-dosa para hamba-Nya yang bertaubat dan bertwakal kepada-Nya.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Dia mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi, apa yang keluar darinya.
(Q.S. Saba’ [34]: 2)

Dia mengetahui bilangan tetesan air hujan yang tersebar di permukaan bumi, juga mengetahui bilangan biji-bijian yang ditanam di seluruh permukaan bumi, dan mengetahui apa yang bakal keluar darinya bilangannya, caranya, dan spesifikasinya.

apa yang turun dari langit, dan apa yang naik kepadanya.
(Q.S. Saba’ [34]: 2)

Allah mengetahui hujan yang turun dari langit dan rezeki, dan mengetahui pula amal-amal saleh dan lain-lainnya yang naik ke langit.

Dan Dialah Yang Maha Penyayang lagi Maha Pengampun.
(Q.S. Saba’ [34]: 2)

Yakni Maha Penyayang kepada hamba-hamba-Nya, maka Dia tidak menyegerakan siksaan-Nya terhadap orang-orang yang durhaka, dan Maha Pengampun terhadap dosa-dosa orang-orang yang mau bertobat kepada-Nya dan bertawakal kepada-Nya.


Informasi Surah Saba (سبأ)
Surat Saba’ terdiri atas 54 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesu­ dah surat Luqman.

Dinamakan Saba’ karena di dalamnya terdapat kisah kaum Saba.
“Saba” adalah nama suatu kabilah dari kabilah-kabilah ‘Arab yang tinggal di daerah Yaman sekarang ini.
Mereka mendiri­ kan kerajaan yang terkenal dengan nama kerajaan Sabaiyyah, ibukotanya Ma’rib telah dapat membangun suatu bendungan raksasa, yang bemama “Bendungan Ma’rib”,
sehingga negeri mereka subur dan makmur.
Kemewahan dan kemakmuran ini menyebabkan kaum Saba’ lupa dan ingkar kepada Allah yang telah melimpahkan ni’matNya kepada mereka, serta mereka meng­ingkari pula seruan para rasul.
Karena keingkaran mereka ini Allah menimpakan kepada mereka azab berupa “sailul ‘arim” (banjir yang besar) yang ditimbulkan oleh bobolnya bendungan Ma’rib.
Setelah bendungan Ma’rib bobol negeri Saba’ menjadi kering dan kerajaan mereka hancur.

Keimanan:

Ilmu Allah meliputi segala yang ada di langit dan segala yang ada di bumi
kebenar­an adanya hari berbangkit dan hari pembalasan
Nabi Muhammad ﷺ adalah pemberi peringatan
pada hari kiamat berhala-berhala itu tidak dapat memberi man­ fa’at sedikitpun
kalau seorang sesat maka akibat kesesatannya itu menimpa dirinya sendiri, dan kalau ia menemui jalan yang benar adalah berkat petunjuk Allah.

Hukum:

Tidak ada pembahasan hukum yang spesifik dalam surat ini.

Kisah:

Kisah Nabi Daud a.s. dan Nabi Sulaiman a.s.
kisah kaum Saba’.

Lain-lain:

Celaan kepada kaum musyrikin yang menyembah berhala
tuduh menuduh antara pemimpin-pemimpin yang menyesatkan dengan pengikut-pengikutnya di hari kia­ mat
sikap orang-orang musryik di waktu rnendengar Al Qur ‘an
rasul-rasul tidak meminta upah dalam melaksanakan da’wahnya
orang-orang musyrik mendo’a kepada Allah agar dikembalikan ke dunia untuk melaksanakan perintah dan men­ jauhi larangan Allah
orang yang hidup berlebih-lebihan dan sewenang-wenang selalu memusuhi Nabi.

Ayat-ayat dalam Surah Saba (54 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Saba (34) ayat 2 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Saba (34) ayat 2 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Saba (34) ayat 2 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Saba - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 54 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 34:2
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Saba.

Surah Saba' (bahasa Arab:سورة سبأ) adalah surah ke-34 dalam al-Qur'an.
Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 54 ayat.
Dinamakan Saba' karena dalam surah terdapat kisah kaum Saba'.
Saba' adalah nama suatu kabilah dari kabilah-kabilah Arab yang tinggal di daerah Yaman.
Mereka mendirikan kerajaan yang terkenal dengan nama kerajaan Saba yang ibukotanya Ma'rib; telah dapat membangun suatu bendungan raksasa yang bernama Bendungan Ma'rib, sehingga negeri mereka subur dan makmur.
Kemewahan dan kemakmuran ini menyebabkan kaum Saba' lupa dan ingkar kepada Allah yang telah melimpahkan nikmatnya kepada mereka, serta mereka mengingkari pula seruan para rasul.
Karena keingkaran mereka ini, Allah menimpahkan kepada mereka azab berupa banjir yang besar yang ditimbulkan oleh bobolnya bendungan Ma'rib.
Setelah bendungan ma'rib bobol negeri Saba' menjadi kering dan kerajaan mereka hancur.

Nomor Surah 34
Nama Surah Saba
Arab سبأ
Arti Kaum Saba'
Nama lain Daud
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 58
Juz Juz 21 & 22
Jumlah ruku' 6 ruku'
Jumlah ayat 54
Jumlah kata 887
Jumlah huruf 3596
Surah sebelumnya Surah Al-Ahzab
Surah selanjutnya Surah Fatir
4.5
Ratingmu: 4.9 (27 orang)
Sending

URL singkat: risalahmuslim.id/34-2









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta


Ikuti RisalahMuslim