QS. Quraisy (Suku Quraisy) – surah 106 ayat 3 [QS. 106:3]

فَلۡیَعۡبُدُوۡا رَبَّ ہٰذَا الۡبَیۡتِ ۙ
Falya’buduu rabba hadzaal bait(i);

Maka hendaklah mereka menyembah Tuhan Pemilik rumah ini (Ka’bah).
―QS. 106:3
Topik ▪ Tauhid Rububiyyah
106:3, 106 3, 106-3, Quraisy 3, Quraisy 3, Al Quraisy 3

Tafsir surah Quraisy (106) ayat 3

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Quraisy (106) : 3. Oleh Kementrian Agama RI

Dalam ayat ini, Allah memerintahkan orang-orang Quraisy agar mereka menyembah Tuhan Pemilik Ka’bah yang telah menyelamatkan mereka dari serangan orang Ethiopia yang bergabung dalam tentara gajah.
Seyogyanya mereka hanya menyembah Allah dan mengagungkan-Nya.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Maka, semestinya mereka hanya beribadah kepada Tuhan Pemilik rumah ini yang telah memungkinkan mereka melakukan dua perjalanan itu.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Maka hendaklah mereka menyembah) lafal ini menjadi ta’alluq atau tempat bergantung bagi lafal Li-iilaafi, sedangkan huruf Fa adalah huruf Zaidah (Rabb rumah ini.)

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Surat ini menurut Mushaf Induk terpisah dari surat yang sebelumnya, mereka menuliskan di antara keduanya baris pemisah, yaitu Bismillahir Rahmanir Rahim, sekalipun bila dipandang dari segi maknanya dengan surat yang sebelumnya mempunyai kaitan yang erat.
Hal ini dijelaskan oleh Muhammad ibnu Ishaq dan Abdur Rahman ibnu Zaid ibnu Aslam.
Dengan alasan karena makna yang dimaksud ialah Kami menahan pasukan bergajah dari Mekah dan Kami binasakan pula para pemiliknya, demi kebiasaan orang-orang Quraisy.
Yakni untuk memelihara kelestarian kebiasaan dan terhimpunnya mereka di negerinya dalam keadaan aman.

Menurut pendapat yang lain, makna yang dimaksud dengan Ilaf ialah tradisi mereka dalam melakukan perjalanan di musim dingin ke negeri Yaman dan di musim panas ke negeri Syam untuk tujuan berniaga dan lain-lainnya.
Kemudian mereka kembali ke negerinya dalam keadaan aman tanpa ada gangguan di perjalanan mereka.
Demikian itu karena mereka dihormati dan disegani oleh orang lain, mengingat mereka adalah penduduk kota suci Allah.
Maka siapa yang mengenal mereka, pasti menghormati mereka.
Bahkan barang siapa yang dipilih oleh mereka untuk menjadi teman perjalanan mereka, maka ia ikut aman berkat keberadaan mereka.

Demikianlah keadaan mereka dalam perjalanan dan misi mereka di musim dingin dan musim panas.
Adapun mengenai keadaan mereka bila menetap di kota mereka, maka disebutkan oleh firman-Nya:

Dan apakah mereka tidak memperhatikan, bahwa sesungguhnya Kami telah menjadikan (negeri mereka) tanah suci yang aman, sedangkan manusia sekitarnya rampok-merampok.
(Q.S. Al-‘Ankabut [29]: 67)

Untuk itulah maka disebutkan oleh firman-Nya:

Karena kebiasaan orang-orang Quraisy.
(Q.S. Quraisy [106]: 1-2)

Ilaf yang kedua menjadi badal dan tafsir dari yang pertama, untuk itulah maka disebutkan dalam firman berikutnya:

(yaitu) kebiasaan mereka bepergian pada musim dingin dan musim panas.
(Q.S. Quraisy [106]: 2)

Ibnu Jarir mengatakan bahwa yang benar ialah bahwa lam dalam permulaan ayat surat ini menunjukkan makna ta’ajjub, seakan-akan disebutkan bahwa kagumlah kamu kepada kebiasaan orang-orang Quraisy dan nikmat-Ku yang telah Kulimpahkan kepada mereka dalam hal tersebut.

Ibnu Jarir mengatakan bahwa menurut kesepakatan kaum muslim, kedua surat ini merupakan surat yang masing-masing berdiri sendiri dan terpisah dari yang lainnya.

Kemudian Allah subhanahu wa ta’ala memberi mereka petunjuk untuk bersyukur atas semua hikmat yang besar ini, melalui firman-Nya:

Maka hendaklah mereka menyembah Tuhan Pemilik rumah ini (Ka’bah).
(Q.S. Quraisy [106]: 3)

Yakni hendaklah mereka mengesakan-Nya dalam menyembah-Nya, sebagaimana Dia telah menjadikan bagi mereka kota yang suci lagi aman dan Ka’bah yang disucikan.
Perihalnya sama dengan apa yang disebutkan oleh firman-Nya dalam ayat yang lain, yaitu:

Aku hanya diperintahkan untuk menyembah Tuhan negeri ini (Mekah) Yang telah menjadikannya suci dan kepunyaan-Nyalah segala sesuatu, dan aku diperintahkan supaya aku termasuk orang-orang yang berserah diri.
(Q.S. An-Naml [27]: 91)


Informasi Surah Quraisy (قريش)
Surat ini terdiri atas 4 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah dan diturunkan sesudah surat At Tiin.

Nama Al Quraisy” diambil dari kata “Quraisy” yang terdapat pada ayat pertama, artinya suku Quraisy.
Suku Quraisy adalah suku yang mendapat kehormatan untuk memelihara Ka’bah.

Keimanan:

Peringatan kepada orang Quraisy tentang ni’mat-ni’mat yang diberikan Allah kepada mereka karena itu mereka diperintahkan untuk menyembah Allah.

Lain-lain:

Peringatan kepada orang Quraisy tentang ni’mat-ni’mat yang diberikan Allah kepada mereka karena itu mereka diperintahkan untuk menyembah Allah.

Ayat-ayat dalam Surah Quraisy (4 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Quraisy (106) ayat 3 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Quraisy (106) ayat 3 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Quraisy (106) ayat 3 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Q.S. Quraisy (106) ayat 1-4 - Bemby Noor (Bahasa Indonesia)
Q.S. Quraisy (106) ayat 1-4 - Bemby Noor (Bahasa Arab)

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Quraisy - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 4 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 106:3
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Quraisy.

Surah Quraisy (bahasa Arab:قُرَيْشٍ, "Bani Quraisy") adalah surah ke-106 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 4 ayat dan tergolong surah Makkiyah.
Kata Quraisy sendiri merujuk pada kaum Quraisy yakni kaum (suku) yang mendapat kepercayaan menjaga Ka'bah.
Pokok isinya surat ini menerangkan kehidupan orang Quraisy serta kewajiban yang seharusnya mereka penuhi.

Nomor Surah 106
Nama Surah Quraisy
Arab قريش
Arti Suku Quraisy
Nama lain Ilaf (Solidaritas)
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 29
Juz Juz 30
Jumlah ruku' 1 ruku'
Jumlah ayat 4
Jumlah kata 17
Jumlah huruf 76
Surah sebelumnya Surah Al-Fil
Surah selanjutnya Surah Al-Ma’un
4.7
Ratingmu: 4.5 (15 orang)
Sending









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta