QS. Qaaf (Qaaf) – surah 50 ayat 9 [QS. 50:9]

وَ نَزَّلۡنَا مِنَ السَّمَآءِ مَآءً مُّبٰرَکًا فَاَنۡۢبَتۡنَا بِہٖ جَنّٰتٍ وَّ حَبَّ الۡحَصِیۡدِ ۙ
Wanazzalnaa minassamaa-i maa-an mubaarakan fa-anbatnaa bihi jannaatin wahabbal hashiid(i);

Dan Kami turunkan dari langit air yang banyak manfaatnya lalu Kami tumbuhkan dengan air itu pohon-pohon dan biji-biji tanaman yang diketam,
―QS. 50:9
Topik ▪ Keluasan ilmu Allah
50:9, 50 9, 50-9, Qaaf 9, Qaaf 9, Qaf 9

Tafsir surah Qaaf (50) ayat 9

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Qaaf (50) : 9. Oleh Kementrian Agama RI

Pada ayat ini Allah menerangkan bagaimana cara menumbuhkan tumbuh-tumbuhan itu yaitu menurunkan dari langit air hujan yang banyak manfaatnya untuk menumbuhkan tanam-tanaman dan pohon-pohon yang berbuah, terutama tumbuh-tumbuhan dan biji tanamannya dapat dituai seperti padi, gandum, jagung, dan sebagainya.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Kami menurunkan air yang membawa banyak kebaikan dan manfaat dari langit, lalu Kami menumbuhkan, dengan air itu, kebun-kebun yang mempunyai pohon-pohonan, bunga-bungaan dan buah- buahan.
Dan dengan air itu juga Kami menumbuhkan biji tumbuhan yang dituai,

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Dan Kami turunkan dari langit air yang penuh keberkatan) berkah dan manfaatnya (lalu Kami tumbuhkan dengan air itu pohon-pohon) maksudnya kebun-kebun (dan biji-biji tanaman) yakni ladang-ladang (yang diketam) yang dipanen.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Dan Kami turunkan dari langit air yang banyak manfaatnya, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu pohon-pohon.
(Qaf: 9)

Yakni taman-taman, kebun-kebun, dan lain sebagainya.

dan biji-biji tanaman yang diketam.
(Qaf: 9)

Maksudnya, tanaman yang menghasilkan biji-bijian yang dapat disimpan dalam waktu yang cukup lama.


Kata Pilihan Dalam Surah Qaaf (50) Ayat 9

HABBAH
حَبَّة

Dalam bahasa Arab lafaz habb berarti biji-bijian yang berada pada tangkai seperti biji gandum, beras dan semua tumbuhan yang tidak mempunyai isi atau biji di dalamnya. Sedangkan untuk menyebut satu biji saja, dalam bahasa Arab digunakan lafaz habbah. Biji-biji ini berbeda dengan buah-buahan yang ada isi atau biji di dalamnya seperti kurma, kismis dan lain-lain. Untuk menyebut isi buah-buahan seperti ini dalam bahasa Arab digunakan lafaz nawa, apabila menyebut satu isi buah saja digunakan lafaz nuwah.

Di dalam Al Qur’an, lafaz habb disebut sebanyak tujuh kali yaitu dalam surah:
-Al­ An’aam (6), ayat 95, 99;
-Yaa Siin (36), ayat 33;
-Qaf (50), ayat 9;
-Ar Rahmaan (55), ayat 12;
-An Nabaa (78), ayat 15;
-Abasa (80), ayat 27.

Dalam tujuh ayat itu, Allah mengingatkan, aneka ragam biji-bijian yang tumbuh di muka bumi ini adalah diciptakan untuk keperluan manusia. Allah juga mengingatkan, tumbuhnya di atas permukaan bumi ini adalah tanda keagung­an dan kekuasaanNya. Dengan peringatan ini, diharapkan manusia sadar pada sifat kasih sayang Allah dan juga kekuasaanNya sehingga mereka selalu bersyukur.

Sedangkan lafaz habbah di dalam Al Qur’an disebut sebanyak lima kali yaitu dalam surah:
-Al Baqarah (2), ayat 261 sebanyak dua kali;
-Al An’aam (6), ayat 59;
-Al Anbiyaa (21), ayat 47;
-Luqman (31), ayat 16.

Dalam surah Al Baqarah (2), ayat 261, lafazhabbah dijadikan perumpamaan bagi infak yang dikeluarkan untuk perjuangan di jalan Allah. Infak itu memberikan pahala berlipat ganda seperti satu biji (habbah) yang menjadi tujuh cabang. Tiap-tiap cabangnya itu menghasilkan seratus biji. la adalah per­umpamaan benda logis (maqul) dengan menggunakan benda yang dapat dirasai (mahsus).

Imam Ibn Katsir menyatakan, per­umpamaan seperti ini lebih terkenan di hati apabila dibandingkan menyebut secara jelas pahala itu digandakan sebanyak tujuh ratus kali lipat.

Sedangkan dalam surah Al An’aam (6), ayat 59, lafaz habbah dikaitkan dengan sifat ilmu Allah yang luas tidak terkira. Dalam ayat itu digambarkan sebutir tanaman yang jatuh dalam kegelapan bumi pun diketahui oleh Allah, ”Ayat ini adalah antara ayat-ayat agung yang menerangkan secara terperinci keluas­an ilmu Allah.”

Sedangkan dalam surah Al Anbiyaa (21), ayat 47 dan surah Luqman (31), ayat 16, lafaz habbah digunakan untuk menerangkan amalan terkecil yang dilakukan oleh manusia, baik amalan baik ataupun jelek. Digambarkan amalan individu meskipun seberat satu biji yang kecil, nantinya dibalas oleh Allah. Keterangan dalam kedua ayat ini menunjukkan Allah begitu adil dalam meng­hukum dan menilai hambaNya pada hari kiamat nanti sehingga tidak akan ada hamba yang dizalimi.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN. BHD.Hal:174

Informasi Surah Qaaf (ق)
Surat Qaaf terdiri atas 45 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah diturunkan sesudah surat Al Mursalaat.

Dinamai “QAAF” karena surat ini dirnulai dengan huruf Hijaiyyah “Qaaf”.

Menurut hadits yang diriwayatkan Iman Muslim, bahwa Rasulullah ﷺ senang membaca surat ini pada rakaat pertama shalat subuh dan pada shalat hari raya.
Sedang menurut riwayat Abu Daud, Al Baihaqy dan lbnu Majah bahwa Rasulullah ﷺ membaca surat ini pada tiap-tiap membaca Khutbah pada hari Jum’at.

Kedua riwayat ini menunjukkan bahwa surat QAAF, sering dibaca Nabi Muhammad ﷺ di tempat-tempat umum, untuk memperingatkan manusia tentang kejadian mereka dan ni’mat­ni’mat yang diberikan kepadanya, begitu pula tentang hari berbangkit, hari berhisab, surga, neraka, pahala, dosa dan sebagainya.

Surat ini dinamai juga “Al Baasiqaat”,
diambil dari perkataan “Al Baasiqaat” yang terdapat pada ayat 10 surat ini.

Keimanan:

Setiap manusia pada hari kiamat akan hadir di padang mahsyar diiringkan oleh dua orang malaikat, yang seorang sebagai pengiringnya dan yang seorang lagi sebagai saksi atas segala perbuatannya di dunia.
Kebangkitan manusia dari kubur digambarkan sebagai tanah yang kering, setelah disirami hujan hidup kembali
Allah lebih dekat kepada manusia dari urat lehernya sendiri
tiap-tiap manusia didampingi oleh malaikat yang selalu mencatat segala perbuatannya
Allah menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya dalam enam masa.

Hukum:

Anjuran bertasbih dan bertahmid kepada Tuhan pada waktu-waktu malam sebelum terbit dan terbenam matahari dan sesudah mengerjakan shalat.
Perintah Allah kepada Rasul-Nya agar memberi peringatan dengan ayat-ayat Al Qur’an kepada orang yang beriman
anjuran memperhatikan kejadian langit dan bumi.

Lain-lain:

Keingkaran orang-orang musyrik terhadap kenabian dan hari berbangkit
hiburan kepada Nabi Muhammad ﷺ agar jangan berputus asa dalam menghadapi keingkaran orang-orang kafir Mekah, karena rasul-rasul dahulu juga menghadapi keingkaran kaumnya masing-masing
Al Qur’an adalah sebagai peringatan bagi orang­ orang yang takut kepada ancaman Allah.

Ayat-ayat dalam Surah Qaaf (45 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Qaaf (50) ayat 9 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Qaaf (50) ayat 9 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Qaaf (50) ayat 9 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Qaaf - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 45 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 50:9
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Qaaf.

Surah Qaf (Arab: ق , "Qaf") adalah surah ke-50 dalam al-Qur'an.
Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 45 ayat.
Dinamakan Qaf karena surah ini dimulai dengan huruf Qaf.
Menurut hadits yang diriwayatkan Imam Muslim, bahwa Nabi Muhammad senang membaca surah ini pada raka'at pertama salat subuh dan pada salat hari raya.
Sedang menurut riwayat Abu Daud, Al-Baihaqi dan Ibnu Majah bahwa Nabi Muhammad membaca surat ini pada tiap-tiap membaca Kotbah pada salat Jumat.
Kedua riwayat ini menunjukkan bahwa surah Qaf sering dibaca Nabi Muhammad di tempat-tempat umum, untuk memperingatkan manusia tentang kejadian mereka dan nikmat-nikmat yang diberikan kepadanya, begitu pula tentang hari berbangkit, hari berhisab, surga, neraka, pahala, dosa, dsb.
Surah ini dinamai juga Al-Basiqat diambil dari perkataan Al-Basiqat yang terdapat pada ayat 10 surah ini.

Nomor Surah50
Nama SurahQaaf
Arabق
ArtiQaaf
Nama lainal-Basiqat
(Yang Tinggi-Tinggi)
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu34
JuzJuz 26
Jumlah ruku'3 ruku'
Jumlah ayat45
Jumlah kata373
Jumlah huruf1507
Surah sebelumnyaSurah Al-Hujurat
Surah selanjutnyaSurah Az-Zariyat
4.4
Ratingmu: 4.8 (12 orang)
Sending







Pembahasan ▪ (QS Qaaf: 9) ▪ alquran surat 50:9 ▪ kandungan qs qaf ayat 9 ▪ qs qaaf ayat 9 ▪ Tafsir surah qaaf 9 ▪ Tafsir surat al qaf 9

Video

Panggil Video Lainnya

RisalahMuslim di  





Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta