QS. Qaaf (Qaaf) – surah 50 ayat 21 [QS. 50:21]

وَ جَآءَتۡ کُلُّ نَفۡسٍ مَّعَہَا سَآئِقٌ وَّ شَہِیۡدٌ
Wajaa-at kullu nafsin ma’ahaa saa-iqun wasyahiidun;

Dan datanglah tiap-tiap diri, bersama dengan dia seorang malaikat penggiring dan seorang malaikat penyaksi.
―QS. 50:21
Topik ▪ Hari Kebangkitan ▪ Penghimpunan manusia dan keadaan mereka ▪ Sifat iblis dan pembantunya
50:21, 50 21, 50-21, Qaaf 21, Qaaf 21, Qaf 21

Tafsir surah Qaaf (50) ayat 21

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Qaaf (50) : 21. Oleh Kementrian Agama RI

Ayat ini menerangkan bahwa tiap-tiap diri akan datang kepada Tuhannya pada hari Kiamat dengan disertai malaikat pengiring dan malaikat penyaksi atas segala amal perbuatannya ketika hidup di dunia.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Tiap-tiap diri, yang baik dan yang buruk, akan datang ke padang mahsyar bersama malaikat yang menggiringnya dan yang menjadi saksi atas perbuatannya.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Dan datanglah) pada hari itu (tiap-tiap diri) ke tempat mereka dikumpulkan yaitu padang Mahsyar (bersama dengan dia penggiringnya) yaitu malaikat yang menggiringnya ke padang Mahsyar (dan pemberi saksi) yang akan memberikan kesaksian tentang semua amal perbuatannya, yaitu tangan dan kakinya serta anggota-anggota tubuhnya yang lain.

Kemudian pada saat itu dikatakan kepada orang yang kafir:

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Dan datanglah tiap-tiap diri, bersama dengan dia seorang malaikat, penggiring dan seorang malaikat penyaksi.
(Q.S. Qaaf [50]: 21)

Yakni malaikat yang menggiringnya ke padang mahsyar dan malaikat yang menjadi saksi terhadap semua amal perbuatan yang telah dilakukannya.
Demikianlah makna lahiriah ayat dan dipilih oleh Ibnu Jarir.

Kemudian Ibnu Jarir meriwayatkan melalui Ismail ibnu Abu Khalid, dari Yahya ibnu Rafi’ maula Saqif yang mengatakan bahwa Usman ibnu Affan r.a.
berkhotbah, lalu membaca ayat ini, yaitu firman-Nya: Dan datanglah tiap-tiap diri, bersama dengan dia seorang malaikat, penggiring dan seorang malaikat penyaksi.
(Q.S. Qaaf [50]: 21) Lalu Usman r.a.
mengatakan bahwa malaikat penggiring yang menggiringnya menghadap kepada Allah dan malaikat penyaksi yang menyaksikan semua amal perbuatannya.
Hal yang sama telah dikatakan oleh Mujahid, Qatadah, dan Ibnu Zaid.

Mutarrif telah meriwayatkan dari Abu Ja’far maula Asyja’,dari Abu Hurairah r.a.
yang mengatakan bahwa yang menggiringnya adalah malaikat, sedangkan yang menjadi saksinya adalah amal perbuatannya.
Hal yang semisal telah dikatakan oleh Ad-Dahhak dan As-Saddi.

Al-Aufi telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas r.a.
bahwa yang menggiring adalah malaikat, sedangkan yang menjadi saksi adalah dirinya sendiri; ia bersaksi terhadap dirinya sendiri.
Hal yang sama dikatakan oleh Ad-Dahhak ibnu Muzahim.


Informasi Surah Qaaf (ق)
Surat Qaaf terdiri atas 45 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah diturunkan sesudah surat Al Mursalaat.

Dinamai “QAAF” karena surat ini dirnulai dengan huruf Hijaiyyah “Qaaf”.

Menurut hadits yang diriwayatkan Iman Muslim, bahwa Rasulullah ﷺ senang membaca surat ini pada rakaat pertama shalat subuh dan pada shalat hari raya.
Sedang menurut riwayat Abu Daud, Al Baihaqy dan lbnu Majah bahwa Rasulullah ﷺ membaca surat ini pada tiap-tiap membaca Khutbah pada hari Jum’at.

Kedua riwayat ini menunjukkan bahwa surat QAAF, sering dibaca Nabi Muhammad ﷺ di tempat-tempat umum, untuk memperingatkan manusia tentang kejadian mereka dan ni’mat­ni’mat yang diberikan kepadanya, begitu pula tentang hari berbangkit, hari berhisab, surga, neraka, pahala, dosa dan sebagainya.

Surat ini dinamai juga “Al Baasiqaat”,
diambil dari perkataan “Al Baasiqaat” yang terdapat pada ayat 10 surat ini.

Keimanan:

Setiap manusia pada hari kiamat akan hadir di padang mahsyar diiringkan oleh dua orang malaikat, yang seorang sebagai pengiringnya dan yang seorang lagi sebagai saksi atas segala perbuatannya di dunia.
Kebangkitan manusia dari kubur digambarkan sebagai tanah yang kering, setelah disirami hujan hidup kembali
Allah lebih dekat kepada manusia dari urat lehernya sendiri
tiap-tiap manusia didampingi oleh malaikat yang selalu mencatat segala perbuatannya
Allah menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya dalam enam masa.

Hukum:

Anjuran bertasbih dan bertahmid kepada Tuhan pada waktu-waktu malam sebelum terbit dan terbenam matahari dan sesudah mengerjakan shalat.
Perintah Allah kepada Rasul-Nya agar memberi peringatan dengan ayat-ayat Al Qur’an kepada orang yang beriman
anjuran memperhatikan kejadian langit dan bumi.

Lain-lain:

Keingkaran orang-orang musyrik terhadap kenabian dan hari berbangkit
hiburan kepada Nabi Muhammad ﷺ agar jangan berputus asa dalam menghadapi keingkaran orang-orang kafir Mekah, karena rasul-rasul dahulu juga menghadapi keingkaran kaumnya masing-masing
Al Qur’an adalah sebagai peringatan bagi orang­ orang yang takut kepada ancaman Allah.

Ayat-ayat dalam Surah Qaaf (45 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Qaaf (50) ayat 21 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Qaaf (50) ayat 21 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Qaaf (50) ayat 21 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Qaaf - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 45 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 50:21
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Qaaf.

Surah Qaf (Arab: ق , "Qaf") adalah surah ke-50 dalam al-Qur'an.
Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 45 ayat.
Dinamakan Qaf karena surah ini dimulai dengan huruf Qaf.
Menurut hadits yang diriwayatkan Imam Muslim, bahwa Nabi Muhammad senang membaca surah ini pada raka'at pertama salat subuh dan pada salat hari raya.
Sedang menurut riwayat Abu Daud, Al-Baihaqi dan Ibnu Majah bahwa Nabi Muhammad membaca surat ini pada tiap-tiap membaca Kotbah pada salat Jumat.
Kedua riwayat ini menunjukkan bahwa surah Qaf sering dibaca Nabi Muhammad di tempat-tempat umum, untuk memperingatkan manusia tentang kejadian mereka dan nikmat-nikmat yang diberikan kepadanya, begitu pula tentang hari berbangkit, hari berhisab, surga, neraka, pahala, dosa, dsb.
Surah ini dinamai juga Al-Basiqat diambil dari perkataan Al-Basiqat yang terdapat pada ayat 10 surah ini.

Nomor Surah 50
Nama Surah Qaaf
Arab ق
Arti Qaaf
Nama lain al-Basiqat
(Yang Tinggi-Tinggi)
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 34
Juz Juz 26
Jumlah ruku' 3 ruku'
Jumlah ayat 45
Jumlah kata 373
Jumlah huruf 1507
Surah sebelumnya Surah Al-Hujurat
Surah selanjutnya Surah Az-Zariyat
4.4
Ratingmu: 4.4 (10 orang)
Sending









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta


Ikuti RisalahMuslim