Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Nuh (Nabi Nuh) – surah 71 ayat 7 [QS. 71:7]

وَ اِنِّیۡ کُلَّمَا دَعَوۡتُہُمۡ لِتَغۡفِرَ لَہُمۡ جَعَلُوۡۤا اَصَابِعَہُمۡ فِیۡۤ اٰذَانِہِمۡ وَ اسۡتَغۡشَوۡا ثِیَابَہُمۡ وَ اَصَرُّوۡا وَ اسۡتَکۡبَرُوا اسۡتِکۡبَارًا ۚ
Wa-innii kullamaa da’autuhum litaghfira lahum ja’aluu ashaabi’ahum fii aadzaanihim waastaghsyau tsiyaabahum wa-asharruu waastakbaruuus-tikbaaran;
Dan sesungguhnya aku setiap kali menyeru mereka (untuk beriman) agar Engkau mengampuni mereka, mereka memasukkan anak jarinya ke telinganya dan menutupkan bajunya (ke wajahnya) dan mereka tetap (mengingkari) dan sangat menyombongkan diri.
―QS. Nuh [71]: 7

Daftar isi

And indeed, every time I invited them that You may forgive them, they put their fingers in their ears, covered themselves with their garments, persisted, and were arrogant with (great) arrogance.
― Chapter 71. Surah Nuh [verse 7]

وَإِنِّى dan sesungguhnya aku

And indeed, I
كُلَّمَا setiap kali

every time,
دَعَوْتُهُمْ aku menyeru mereka

I invited them
لِتَغْفِرَ agar Engkau mengampuni

that You may forgive
لَهُمْ kepada mereka

them,
جَعَلُوٓا۟ mereka menjadikan (memasukkan)

they put
أَصَٰبِعَهُمْ jari-jari mereka

their fingers
فِىٓ dalam

in
ءَاذَانِهِمْ telinga mereka

their ears
وَٱسْتَغْشَوْا۟ dan mereka menutup

and covered themselves
ثِيَابَهُمْ baju mereka

(with) their garments
وَأَصَرُّوا۟ dan mereka berkekalan/tetap

and persisted
وَٱسْتَكْبَرُوا۟ dan mereka menyombongkan diri

and were arrogant
ٱسْتِكْبَارًا sangat sombong

(with) pride.

Tafsir Quran

Surah Nuh
71:7

Tafsir QS. Nuh (71) : 7. Oleh Kementrian Agama RI

Nabi Nuh juga mengeluhkan bahwa setiap kali ia menyeru mereka agar beriman dan tidak lagi menyembah berhalaberhala agar dosa-dosa mereka diampuni, mereka menyumbatkan jari-jari mereka ke lubang telinga agar tidak mendengar seruannya.
Mereka bahkan menutupi muka masing-masing supaya tidak melihatnya.

Hal ini didorong oleh kebencian mereka terhadapnya.
Lebih dari itu, mereka juga semakin ingkar dan sombong.

Tafsir QS. Nuh (71) : 7. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Setiap kali aku mengajak mereka untuk beriman kepada-Mu agar Engkau mengampuni mereka, mereka meletakkan anak jari mereka di telinga agar tidak mendengar ajakanku dan menutupkan baju ke muka agar tidak melihatku.
Mereka tetap dalam kekafiran dan sangat sombong serta enggan sekali memenuhi ajakanku.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Nuh berkata,
"Wahai Tuhan, sesungguhnya aku telah menyeru kaumku untuk beriman dan taat kepada-Mu di waktu malam dan siang hari.
Tetapi seruanku itu tidak menambah apa-apa selain mereka semakin lari dan berpaling.


Sesungguhnya setiap kali aku mengajak mereka untuk beriman agar mendapat ampunan-Mu atas dosa-dosa mereka.
Mereka memasukkan jari ke dalam telinga agar tidak mendengar ajakan kebenaran itu.


Bahkan, mereka menutupkan bajunya agar tidak melihatku.
Mereka tetap berada dalam kekafiran dan menyombongkan diri untuk menerima keimanan.


Kemudian, sesungguhnya aku telah menyeru beriman dengan cara terang-terangan, tidak sembunyi-sembunyi.
Aku nyatakan seruan kepada mereka dengan suara yang tinggi dan terkadang aku bisikkan seruanku kepada mereka.


Aku berkata kepada kaumku,
"Mohonlah kepada Tuhan kalian agar dosa-dosa kalian diampuni dan bertobatlah kepada-Nya dari kekafiran kalian.
Sesungguhnya, Dia Maha Pengampun dan Penerima Tobat hamba-hamba-Nya dan menerima tobat orang yang kembali pada-Nya.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan sesungguhnya setiap kali aku menyeru mereka, agar Engkau mengampuni mereka, mereka memasukkan anak jari mereka ke dalam telinganya) supaya mereka tidak dapat mendengar seruanku


(dan menutupkan bajunya ke mukanya) supaya mereka tidak melihatku


(dan mereka tetap) dalam kekafiran mereka


(dan menyombongkan diri) tidak mau beriman


(dengan sangat.)

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Adapun firman Allah subhanahu wa ta’ala:

dan menutupkan bajunya (ke mukanya).
(QS. Nuh [71]: 7)

Ibnu Jarir telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas, bahwa mereka menyembunyikan jati dirinya agar Nuh tidak mengenal mereka.
Sa’id ibnu Jubair dan As-Saddi mengatakan bahwa mereka menutupi kepalanya agar tidak dapat mendengar apa yang dikatakan oleh Nuh.

dan mereka tetap (mengingkari).
(QS. Nuh [71]: 7)

Yakni mereka terus-menerus dalam kemusyrikan dan kekafirannya yang berat lagi sangat parah.

dan menyombongkan diri dengan sangat.
(QS. Nuh [71]: 7)

Mereka menolak, tidak mau mengikuti perkara yang hak dan tidak mau tunduk kepadanya.

Kemudian sesungguhnya aku telah menyeru mereka (kepada iman) dengan cara terang-terangan.
(QS. Nuh [71]: 8)

Maksudnya, dengan terang-terangan di kalangan mereka tanpa tedeng aling-aling.

kemudian sesungguhnya aku (menyeru) mereka (lagi) secara terbuka.
(QS. Nuh [71]: 9)

Yaitu dengan pembicaraan yang jelas dan suara yang keras.

dan dengan diam-diam, (QS. Nuh [71]: 9)

antara aku dan mereka saja.
Nuh dalam seruannya memakai cara yang beragam dengan maksud agar seruannya lebih berkesan pada mereka.

maka aku berkata (kepada mereka),
"Mohonlah ampunan kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun."
(QS. Nuh [71]: 10)

Yakni kembalilah kamu ke jalan-Nya dan tinggalkanlah apa yang kamu biasa lakukan itu dan bertobatlah kamu kepadanya dari dekat.
Karena sesungguhnya barang siapa yang bertobat kepada-Nya, niscaya Dia menerima tobatnya, sekalipun dosa-dosanya besar dalam kekafiran dan kemusyrikannya.
Karena itulah maka disebutkan oleh firman-Nya:

maka aku berkata (kepada mereka),’ Mohonlah ampunan kepada Tuhan-mu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat dari langit kepadamu."
(QS. Nuh [71]: 10-11)

Maksudnya, terus-menerus;
karena itulah maka disunatkan membaca surat ini dalam salat istisqa (memohon hujan) mengingat maknanya sangat relevan dengannya.


Hal yang sama telah dilakukan oleh Amirul Mu’minin Umar ibnul Khattab r.a., bahwa dia menaiki mimbar untuk memanjatkan doa istisqa, maka tiada yang dibacanya selain dari istigfar dan membaca beberapa ayat dalam istigfarnya yang antara lain adalah ayat ini:
maka aku berkata (kepada mereka),’ ‘Mohonlah ampunan kepada Tuhan-mu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat dari langit kepadamu."
(QS. Nuh [71]: 10-11)

Kemudian Umar berkata,
"Sesungguhnya aku telah menunggu-nunggu datangnya hujan melalui bintang-bintang yang merupakan pertanda akan datangnya hujan."
Ibnu Abbas dan lain-lainnya mengatakan bahwa datanglah awan secara beriringan, sebagian darinya berurutan dengan sebagian yang lainnya.

Unsur Pokok Surah Nuh (نوح)

Surat ini terdiri atas 28 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat An Nahl.

Dinamakan dengan surat "Nuh" karena surat ini seluruhnya menjelaskan dakwah dan do’a Nabi Nuhalaihis salam

Keimanan:

▪ Ajakan Nabi Nuh `alaihis salam kepada kaumnya untuk beriman kepada Allah Subhanahu Wa Ta`ala serta bertobat kepada-Nya.
▪ Perintah memperhatikan kejadian alam semesta.
▪ Dan kejadian manusia yang merupakan manifestasi kebesaran Allah.
▪ Siksaan Allah di dunia dan akhirat bagi kaum Nuh yang tetap kafir.
▪ Do’a Nabi Nuh `alaihis salam.

Ayat-ayat dalam Surah Nuh (28 ayat)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28

Lihat surah lainnya

Audio Murottal

QS. Nuh (71) : 1-28 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 28 + Terjemahan Indonesia



QS. Nuh (71) : 1-28 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 28

Gambar Kutipan Ayat

Surah Nuh ayat 7 - Gambar 1 Surah Nuh ayat 7 - Gambar 2
Statistik QS. 71:7
  • Rating RisalahMuslim
4.5

Ayat ini terdapat dalam surah Nuh.

Surah Nuh (bahasa Arab:نوح, “Nuh”) adalah surah ke-71 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 28 ayat.
Dinamakan dengan surat Nuh karena surat ini seluruhnya menjelaskan ajakan, pengaduan dan doa Nabi Nuh terhadap kaumnya.

Nomor Surah 71
Nama Surah Nuh
Arab نوح
Arti Nabi Nuh
Nama lain
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 71
Juz Juz 28
Jumlah ruku’ 2 ruku’
Jumlah ayat 28
Jumlah kata 227
Jumlah huruf 965
Surah sebelumnya Surah Al-Ma’arij
Surah selanjutnya Surah Al-Jinn
Sending
User Review
4.3 (15 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

71:7, 71 7, 71-7, Surah Nuh 7, Tafsir surat Nuh 7, Quran Nuh 7, Surah Nuh ayat 7

Video Surah

71:7


More Videos

Kandungan Surah Nuh

۞ QS. 71:1 • Maksiat dan dosa

۞ QS. 71:3 Tauhid Uluhiyyah

۞ QS. 71:4 • Pahala iman • Ampunan Allah yang luas • Kematian pasti terjadi pada setiap makhluk hidup • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan

۞ QS. 71:5 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 71:6 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 71:7 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Keinginan untuk berbuat maksiat

۞ QS. 71:10 • Ampunan Allah yang luas • Ar Rabb (Tuhan) • Al Ghaffar (Maha Pemgampun)

۞ QS. 71:18 • Kematian pasti terjadi pada setiap makhluk hidup • Manusia dibangkitkan dari kubur

۞ QS. 71:21 Ar Rabb (Tuhan) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 71:22 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 71:23 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 71:24 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 71:25 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Kelemahan tuhan selain Allah • Menyiksa pelaku maksiat •

۞ QS. 71:26 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 71:28 Ar Rabb (Tuhan)

Ayat Pilihan

“Hasbunallahu wa ni’mal wakiil.”

Cukuplah Allah menjadi Penolong kami & Allah adalah sebaik-baik Pelindung.
QS. Ali ‘Imran [3]: 173

Segala puji bagi Allah Yang telah menciptakan langit & bumi & mengadakan gelap & terang,
namun orang-orang yang kafir mempersekutukan (sesuatu) dengan Tuhan mereka.
QS. Al-An’am [6]: 1

Katakanlah:
“Apakah kamu memperdebatkan dengan kami tentang Allah,
padahal Dia adalah Tuhan kami & Tuhan kamu,
bagi kami amalan kami,
dan bagi kamu amalan kamu
dan hanya kepada-Nya kami mengikhlaskan hati,”
QS. Al-Baqarah [2]: 139

Hai orang-orang yang beriman,
bersabarlah kamu & kuatkanlah kesabaranmu & tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) & bertakwalah kepada Allah,
supaya kamu beruntung.
QS. Ali ‘Imran [3]: 200

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ,

potongan ayat di atas terdapat pada Alquran surah ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
وَٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْعِلْمَ دَرَجَٰتٍ ۚ وَٱللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ

Allah akan meninggikan derajat orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
--QS. Al Mujadalah [58] : 11

Sebagai perumpamaan orang yang mengajak berbuat baik, tetapi dirinya sendiri tidak melakukan adalah ...

Correct! Wrong!

Berikut kedudukan orang yang menuntut ilmu, kecuali ...

Correct! Wrong!

+

Array

Ilmuan muslim yang dalam bidang kedokteran yang berasal dari Persia yaitu ...

Correct! Wrong!

Siapakah nabi yang lebih memilih ilmu daripada harta?

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #29
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #29 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #29 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #10

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menerima wahyu pertama di … Wahyu pertama yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam terkandung dalam surah … Sejak wahyu di Surah Al Muddasir : 1-7, Rasullullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mulai berkhotbah. Awalnya nabi melakukan dakwah kepada … Khotbah Nabi Muhammad saat masih di Mekah, difokuskan langsung pada esensi-esensi utama, yaitu … … Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkhotbah di kota Mekah kurang lebih selama …

Kuis Agama Islam #31

Umat Islam yang mengajarkan ilmunya dengan ikhlas akan memperoleh pahala amal jariyah. Amal jariyah artinya …Ilmu yang bermanfaat adalah …Menyampaikan ajaran Alquran dan sunnah Nabi Muhammad kepada orang lain yang belum mengetahui disebut dengan …Berikut ulama yang berasal dari Indonesia adalah …Sesuatu yang dipercaya dan diyakini kebenaranya oleh hati nurani manusia dinamakan …

Pendidikan Agama Islam #11

Masyarakat Arab sebelum Islam memiliki kebiasaan buruk, juga memiliki kebiasaan baik. Di bawah ini yang tidak termasuk kebiasaan baik masyarakat Arab sebelum Islam adalah … Berikut ini yang bukan merupakan substansi dakwah Rasulullah di Mekkah adalah … Dalam QS. Al-Muddassir ayat 1-7 adalah menjadi dasar bagi Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk melakukan dakwah di Mekkah secara … Dari proses dakwah secara diam-diam yang dilakukan oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah, maka terdapat beberapa sahabat yang masuk Islam pertama kali. Mereka dikenal dengan sebutan … Cara yang pertama kali ditempuh oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah secara terang- terangan adalah …

Kamus Istilah Islam

burak

Apa itu burak? bu.rak kendaraan yang digunakan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. ketika melaksanakan Isra … • buroq

haq

Apa itu haq? Sebelum menjalani hukuman mati, seorang sufi, Hussein bin Manshur al Hallaj, berjalan sambil dikawal aparat. Ketika melihat kerumunan orang, dia berkata lantang, “Haq, haq, haq, ana...

Al Matiin

Apa itu Al Matiin? Allah itu Al Matin ◀ Artinya ialah bahwa Allah itu Dzat Yang Maha Kuat/Maha Kokoh. Tidak ada satu pun di alam semesta ini yang mampu menandingi kekuatan Allah Subhanahu wa TaR...