Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Nuh (Nabi Nuh) – surah 71 ayat 21 [QS. 71:21]

قَالَ نُوۡحٌ رَّبِّ اِنَّہُمۡ عَصَوۡنِیۡ وَ اتَّبَعُوۡا مَنۡ لَّمۡ یَزِدۡہُ مَالُہٗ وَ وَلَدُہٗۤ اِلَّا خَسَارًا
Qaala nuuhun rabbi innahum ‘ashaunii waattaba’uu man lam yazidhu maaluhu wawaladuhu ilaa khasaaran;
Nuh berkata,
“Ya Tuhanku, sesungguhnya mereka durhaka kepadaku, dan mereka mengikuti orang-orang yang harta dan anak-anaknya hanya menambah kerugian baginya,
―QS. Nuh [71]: 21

Noah said,
"My Lord, indeed they have disobeyed me and followed him whose wealth and children will not increase him except in loss.
― Chapter 71. Surah Nuh [verse 21]

قَالَ berkata

Said
نُوحٌ Nuh

Nuh,
رَّبِّ ya Tuhanku

"My Lord!
إِنَّهُمْ sesungguhnya mereka

Indeed, they
عَصَوْنِى mereka mendurhakai aku

disobeyed me
وَٱتَّبَعُوا۟ dan mereka mengikuti

and followed
مَن orang

(the one) who,
لَّمْ tidak

(did) not
يَزِدْهُ menambah kepadanya

increase him
مَالُهُۥ hartanya

his wealth,
وَوَلَدُهُۥٓ dan anak-anaknya

and his children
إِلَّا kecuali

except
خَسَارًا kerugian

(in) loss.

Tafsir

Alquran

Surah Nuh
71:21

Tafsir QS. Nuh (71) : 21. Oleh Kementrian Agama RI


Nuh mengadu kepada Allah bahwa umatnya tetap durhaka kepadanya.
Mereka tidak mau mengikuti seruannya, dan tetap mengikuti pemimpin-pemimpin mereka yang terdiri dari orang-orang kaya, yang mempunyai harta dan anak-anak yang banyak.

Akan tetapi, harta itu hanya digunakan untuk berfoya-foya.
Anak-anak mereka juga tidak dididik dengan baik, sehingga bila dewasa nanti, mereka menjadi sesat dan jahat

Tafsir QS. Nuh (71) : 21. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Nuh melanjutkan berkata,
"Wahai Tuhanku, sesungguhnya kaumku telah melanggar seruanku untuk beriman dan memohon ampunan.
Orang-orang lemah dari mereka mengikuti orang-orang yang harta dan anaknya malah membuat mereka tambah merugi di akhirat.


Para pemilik harta dan anak yang banyak itu telah melakukan tipu daya yang sangat besar terhadap orang-orang lemah yang mengikuti mereka.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Nuh berkata,
"Wahai Tuhanku, sesungguhnya kaumku telah mendurhakai dan mendustakanku.
Orang-orang yang lemah di antara mereka telah mengikuti para pemimpin mereka yang sesat.


Harta dan anak-anak mereka hanya menambah kesesatan mereka di dunia, dan siksa pedih di akhirat.
Para pemimpin sesat dan para pengikutnya yang lemah itu melakukan tipu daya yang amat besar."
Mereka berkata,
"Janganlah kalian sekali-kali meninggalkan penyembahan tuhan-tuhan kalian dengan beralih kepada penyembahan Allah semata.
Jangan pula sekali-kali kalian meninggalkan penyembahan Wadd, Suwa’, Yaghuts, Ya’uq dan Nasr."
Ini adalah nama-nama berhala mereka yang biasa disembah selain dari Allah.
Ini adalah nama-nama orang-orang saleh dari kalangan mereka.


Ketika mereka telah meninggal, setan membisiki kaumnya untuk membuat patung dan rupa mereka dengan harapan kaumnya semakin taat setiap kali melihat patung-patung itu.
Ketika kaum itu sudah berlalu, datanglah generasi penerusnya, lalu setan membisikkan kembali bahwa para pendahulu mereka telah menyembah patung-patung itu.


Nuh berkata,
"Wahai Tuhanku, tidaklah bertambah pada mereka yang menzalimi diri mereka dengan kekafiran dan kedurhakaan kecuali kesesatan yang jauh dari kebenaran."
Karena dosa-dosa, kekufuran, dan kedurhakaan mereka yang terus-menerus, mereka pun ditenggelamkan oleh badai topan.


Setelah ditenggelamkan, mereka kemudian dimasukkan ke neraka dengan api yang melahap dan membakar.
Maka mereka tidak mendapat seorang pun yang mampu menolong dan menghindarkan mereka dari azab kecuali Allah.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Nuh berkata,
"Ya Rabbku! Sesungguhnya mereka telah mendurhakaiku, dan mereka telah mengikuti) orang-orang yang hina dan orang-orang yang miskin di antara mereka


(orang-orang yang harta dan anak-anaknya tidak menambah kepadanya) maksudnya orang-orang yang rendah dan orang-orang miskin dari kalangan kaum Nabi Nuh itu, lebih senang mengikuti pemimpin-pemimpin yang diberi nikmat akan hal-hal tersebut, yakni banyak harta dan anaknya.
Lafal wuldun dengan didamahkan huruf waunya dan sukun pada lamnya, atau waladun dengan difatahkan kedua-duanya, kalau bentuk yang pertama menurut suatu pendapat, bahwa itu adalah bentuk jamak dari lafal waladun.
Dalam arti kata disamakan dengan wazan lafal khasyabun yang jamaknya khusybun.
Menurut pendapat yang lain, lafal wuldun mempunyai arti yang sama dengan lafal waladun, karena wazannya dianggap sama dengan lafal bukhlun dan bakhiilun


(melainkan kerugian belaka) yaitu keangkaramurkaan dan kekafiran.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Allah subhanahu wa ta’ala menceritakan tentang Nuhalaihis salam bahwa dia telah menunaikan dakwah yang beraneka ragam, baik dengan cara targib maupun dengan cara tarhib, kaumnya tetap mendurhakainya dan menentangnya serta mendustakannya.
Bahkan mereka lebih suka mengikuti para hartawan yang lupa kepada perintah Allah dan tenggelam ke dalam kesenangan duniawinya yang berlimpah, padahal kenyataannya apa yang mereka miliki itu merupakan istidraj dan penangguhan dari Allah buat mengazab mereka, bukan sebagai penghormatan atau kemuliaan.
Karena itulah maka disebutkan oleh firman-Nya:

dan telah mengikuti orang-orang yang harta dan anak-anaknya tidak menambah kepadanya melainkan kerugian belaka.
(QS. Nuh [71]: 21)

Manurut suatu qiraat, ada yang membaca waladuhu dan ada pula yang membacanya wulduhu dalam qiraat yang lainnya, tetapi keduanya mempunyai makna yang berdekatan.

Unsur Pokok Surah Nuh (نوح)

Surat ini terdiri atas 28 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat An Nahl.

Dinamakan dengan surat "Nuh" karena surat ini seluruhnya menjelaskan dakwah dan do’a Nabi Nuhalaihis salam

Keimanan:

▪ Ajakan Nabi Nuh `alaihis salam kepada kaumnya untuk beriman kepada Allah Subhanahu Wa Ta`ala serta bertobat kepada-Nya.
▪ Perintah memperhatikan kejadian alam semesta.
▪ Dan kejadian manusia yang merupakan manifestasi kebesaran Allah.
▪ Siksaan Allah di dunia dan akhirat bagi kaum Nuh yang tetap kafir.
▪ Do’a Nabi Nuh `alaihis salam.

Audio

QS. Nuh (71) : 1-28 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 28 + Terjemahan Indonesia

QS. Nuh (71) : 1-28 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 28

Gambar Kutipan Ayat

Surah Nuh ayat 21 - Gambar 1 Surah Nuh ayat 21 - Gambar 2
Statistik QS. 71:21
  • Rating RisalahMuslim
4.7

Ayat ini terdapat dalam surah Nuh.

Surah Nuh (bahasa Arab:نوح, “Nuh”) adalah surah ke-71 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 28 ayat.
Dinamakan dengan surat Nuh karena surat ini seluruhnya menjelaskan ajakan, pengaduan dan doa Nabi Nuh terhadap kaumnya.

Nomor Surah71
Nama SurahNuh
Arabنوح
ArtiNabi Nuh
Nama lain
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu71
JuzJuz 28
Jumlah ruku’2 ruku’
Jumlah ayat28
Jumlah kata227
Jumlah huruf965
Surah sebelumnyaSurah Al-Ma’arij
Surah selanjutnyaSurah Al-Jinn
Sending
User Review
4.9 (15 votes)
Tags:

71:21, 71 21, 71-21, Surah Nuh 21, Tafsir surat Nuh 21, Quran Nuh 21, Surah Nuh ayat 21

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. Al Muddatstsir (Orang yang berkemul) – surah 74 ayat 38 [QS. 74:38]

38-39. Ayat-ayat berikut merupakan pernyataan kepada manusia seluruhnya dalam kaitan dengan kebebasan memilih yang telah ditegaskan pada ayat-ayat sebelumnya. Manusia mau maju meraih kebaikan atau mun … 74:38, 74 38, 74-38, Surah Al Muddatstsir 38, Tafsir surat AlMuddatstsir 38, Quran Al-Mudatsir 38, Al-Muddatstsir 38, Al Mudasir 38, Al-Muddassir 38, Surah Al Mudasir ayat 38

QS. Ash Shaffaat (Barisan-barisan) – surah 37 ayat 28 [QS. 37:28]

28. Sesungguhnya para pengikut di antara mereka berkata kepada para pemimpinnya, “Kamulah yang dahulu datang kepada kami dari kanan, yakni arah yang kami sangka membawa kebaikan. Kamu justru datang me … 37:28, 37 28, 37-28, Surah Ash Shaffaat 28, Tafsir surat AshShaffaat 28, Quran Al-Shaffat 28, AshShaffat 28, Ash Shafat 28, Ash Shaffat 28, Surah Ash Shaffat ayat 28

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Arti al-Kaafirun adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Surah Ad-Dhuha ayat ke-enam menunjukkan salah satu masa Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam yaitu sebagai ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
اَلَمۡ یَجِدۡکَ یَتِیۡمًا فَاٰوٰی

Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungi(mu),
--QS. Adh Dhuhaaa [93] : 6

Arti dari lafal

لَكُمْ دِينُكُمْ

yaitu ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Surah Al-Kafirun [109] ayat 6.

لَكُمْ دِينُكُمْ وَلِيَ دِينِ

'Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku.'

+

Array

Berikut ini yang bukan kandungan surah Ad-Dhuha adalah..... Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam.

Benar! Kurang tepat!

Turunnya surah Ad-Dhuha menunjukkan.....kepada Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam.

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #18
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #18 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #18 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #12

Masyarakat Mekkah pada awal nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam berdakwah waktu itu sedang dilanda berbagai krisis, dan yang paling

Pendidikan Agama Islam #24

Allah Subhanahu Wa Ta`ala Melihat semua apa yang di lakukan oleh hambanya, karena Allah bersifat … البصير الرحمن العظيم العدل

Pendidikan Agama Islam #10

Wahyu pertama yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam terkandung dalam surah … QS. Al Fatihah : 1-7

Instagram