Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Muhammad (Nabi Muhammad) - surah 47 ayat 28 [QS. 47:28]

ذٰلِکَ بِاَنَّہُمُ اتَّبَعُوۡا مَاۤ اَسۡخَطَ اللّٰہَ وَ کَرِہُوۡا رِضۡوَانَہٗ فَاَحۡبَطَ اَعۡمَالَہُمۡ
Dzalika biannahumuuttaba’uu maa askhathallaha wakarihuu ridhwaanahu fa-ahbatha a’maalahum;
Yang demikian itu, karena sesungguhnya mereka mengikuti apa yang menimbulkan kemurkaan Allah dan membenci (apa yang menimbulkan) keridaan-Nya;
sebab itu Allah menghapus segala amal mereka.
―QS. Muhammad [47]: 28

Daftar isi

That is because they followed what angered Allah and disliked (what earns) His pleasure, so He rendered worthless their deeds.
― Chapter 47. Surah Muhammad [verse 28]

ذَٰلِكَ demikian itu

That
بِأَنَّهُمُ karena sesungguhnya mereka

(is) because they
ٱتَّبَعُوا۟ mereka mengikuti

followed
مَآ apa-apa

what
أَسْخَطَ yang menjadikan kemurkaan

angered
ٱللَّهَ Allah

Allah
وَكَرِهُوا۟ dan mereka benci

and hated
رِضْوَٰنَهُۥ keridaan-Nya

His pleasure,
فَأَحْبَطَ maka (Allah) menghapus

so He made worthless
أَعْمَٰلَهُمْ amal perbuatan mereka

their deeds.

Tafsir Quran

Surah Muhammad
47:28

Tafsir QS. Muhammad (47) : 28. Oleh Kementrian Agama RI

Mereka mengalami keadaan yang demikian karena sering mengerjakan maksiat, selalu ingkar kepada Allah, menuruti hawa nafsu, dan tidak mau mengerjakan pekerjaan yang diridai-Nya.
Mereka beribadah kepada Allah hanya karena ria dan ingin dihargai orang.

Oleh karena itu, semua amal yang mereka kerjakan, seperti bersedekah dan menolong orang-orang yang lemah, miskin, dan sengsara, tidak ada guna dan faedahnya.
Sebab, amal dan perbuatan baik yang dapat diterima bila didasari dengan iman kepada Allah dan Rasul-Nya.

Tafsir QS. Muhammad (47) : 28. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Kematian yang mengerikan itu disebabkan karena mereka mengikuti kebatilan yang tidak disukai Allah dan membenci kebenaran yang diridai-Nya.
Maka, Allah pun menghapus semua amal perbuatan yang pernah mereka lakukan.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Siksaan yang mereka terima dan mereka dapati disebabkan mereka mengikuti ketaatan kepada setan yang hal itu membuat Allah murka, dan mereka tidak menyukai amal saleh yang Allah ridhai, seperti memerangi orang kafir setelah diwajibkannya bagi mereka.
Allah menghapus pahala amalan sedekah, silaturahim mereka, dan pahala amalan yang lainnya.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Yang demikian itu) yakni, kematian mereka seperti yang telah disebutkan tadi


(karena sesungguhnya mereka mengikuti apa yang menimbulkan kemurkaan Allah dan karena mereka membenci keridaan-Nya) artinya, mereka tidak mau mengamalkan hal-hal yang membuat keridaan-Nya


(sebab itu Allah menghapus pahala amal-amal mereka.)

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Dan firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Alangkah dahsyatnya sekiranya kamu melihat di waktu orang-orang yang zalim (berada) dalam tekanan-tekanan sakaratul maut, sedangkan para malaikat memukul dengan tangannya, (sambil berkata),
"Keluarkanlah nyawamu."
Di hari ini kamu dibalas dengan siksaan yang sangat menghinakan, karena kamu selalu mengatakan terhadap Allah (perkataan) yang tidak benar dan (karena) kamu selalu menyombongkan diri terhadap ayat-ayat-Nya.
(QS. Al-An’am [6]: 93)

Karena itulah dalam surat ini disebutkan oleh firman-Nya:

Yang demikian itu karena sesungguhnya mereka mengikuti apa yang menimbulkan kemurkaan Allah dan (karena) mereka membenci (apa yang menimbulkan) keridaan-Nya;
sebab itu Allah menghapus (pahala) amal-amal mereka.
(QS. Muhammad [47]: 28)

Kata Pilihan Dalam Surah Muhammad (47) Ayat 28

A’MAAL
أَعْمَٰل

Lafaz ini adalah bentuk jamak dari ‘amal yang bermakna pekerjaan dan perbuatan.

Dalam Kamus Al Munjid dijelaskan, ‘amal adalah perbuatan yang disengaja atau dengan maksud.

A’maal mencakup perbuatan hati dan anggota badan, ia mengisyaratkan perbuatan yang berterusan, sebagaimana Allah menerangkan, ya’maluuna lahuu maa yasyaa.

Al Kafawi menyatakan, perbuatan itu dikatakan ‘amaal apabila ia terbit dari fikiran dan renungan.
Oleh karena itu, ia dikaitkan dengan ‘ilm, sehingga sebagian sastrawan berkata,
lafaz ‘amaal adalah perkataan terbalik dari lafaz ‘ilm. Hal ini mengisyaratkan amal adalah sebahagian dari ilmu.
‘Ilm juga adalah sumber af’al atau perbuatan.

Al ‘amal (amalan) adalah natijah yang timbul dari al ‘amil (orang yang melaksanakan amal itu), sama kedudukannya seperti Al Hukm (hukum) yaitu hasil dari ‘illah (sebab timbulnya hukum itu)."

Lafaz a’maal disebut sebanyak 41 kali di dalam Al Qur’an yaitu dalam surah :
• Al Baqarah (2), ayat 139, 139, 167, 217;
• Ali Imran (3), ayat 22;
• Al Maa’idah (5), ayat 53;
• Al A’raaf (7), ayat 147;
Al Anfaal (8), ayat 48;
• At Taubah (9), ayat 17, 37, 69;
Hud (11), ayat 15, 111;
Ibrahim (14), ayat 18;
• An Nahl (16), ayat 63,
• Al Kahfi (18), ayat 103, 105;
• Al Mu’minuun (23), ayat 63;
An Nuur (24), ayat 39;
An Naml (27), ayat 4, 24;
• Al Qashash (28), ayat 55;
• Al ‘Ankaabut (29) ayat 38,
• Al Ahzab (33) ayat 19, 71;
Asy Syuura (42) ayat 15;
• Al Ahqaaf (46) ayat 19;
Muhammad (47) ayat 1, 4, 8, 9, 28, 30, 32, 33, 35;
Al Hujurat (49) ayat 2, 14;
• Al Zalzalah (99) ayat 6.
Al Qurtubi ketika menafsirkan ayat 217 surah Al Baqarah:

"Dan siapa yang murtad di antara kamu, maka mereka itu sia-sia amalan amalannya di dunia dan di akhirat."

Beliau mengutip penjelasan Ar Rabi’ "Perbuatan-perbuatan buruk yang mereka lakukan, neraka adalah wajib bagi mereka"

Ibnu Mas’ud dan As Suddi pula berkata,
"Perbuatan-perbuatan baik yang mereka tinggalkan akan menjauhkan mereka dari syurga.
Amalan-amalan baik disandarkan kepada mereka karena mereka disuruh melakukannya, sedangkan amalan amalan jahat disandarkan kepada mereka karena mereka melakukannya’"

At Tabari ketika menjelaskan tafsir surah Al Zalzalah, beliau berkata,
"Pada hari kiamat, manusia akan dibangkitkan berkelompok-kelompok dan terpisah di sebelah kiri dan di sebelah kanan bagi diperlihatkan amalan-amalan mereka.
Bagi mereka yang berbuat baik di dunia dan taat kepada Allah, maka Allah menyediakan baginya pada hari itu karamah dan kemuliaan sebagai balasan bagi ketaatannya kepada Nya di dunia.
Dan bagi yang berbuat jahat dan melakukan maksiat kepada Allah, maka Allah menyediakan baginya kesengsaraan dan kehinaan di neraka, sebagai balasan bagi perbuatannya dan kekufurannya di dunia."

Kesimpulannya, lafaz a’maal pada ayat ayat di atas lebih banyak dikaitkan dengan al ihbat (penghapusan) amalan orang musyrik, kafir, munafik dan sebagainya, dan juga bersifat lebih cenderung kepada perkara keduniaan yang dihiasi oleh syaitan.
Tetapi penggunaan sebenarnya lafaz ini bersifat umum, yaitu bagi amalan kejahatan dan kebaikan, seperti yang terdapat dalam surah Al Qashash, Asy Syuura, Al Ahqaaf, Muhammad (ayat 30), Al Zalzalah, dan sedikit sekali disandarkan kepada orang beriman, yaitu pada surah Al Ahzab, Muhammad (ayat 35), dan Al Hujurat (ayat 14).
Walau bagaimanapun, a’maal adalah perbuatan yang berterusan dan bersifat umum yang didasari oleh fikiran dan renungan.
Oleh karena itu, orang menjadi kafir karena ia tahu akan sebuah kebenaran, tetapi mengingkarinya.
Sedangkan orang menjadi beriman karena ia tahu akan kebenaran dan berusaha mengikutinya.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN BHD, Hal:5

Unsur Pokok Surah Muhammad (محمد)

Surat Muhammad terdiri atas 38 ayat, termasuk golongan surat-surat Madaniyyah, diturunkan sesudah surat Al-Hadid,

Nama "Muhammad" sebagai nama surat ini diambil dari perkataan Muhammad yang terdapat pada ayat 2 surat ini.

Pada ayat 1, 2 dan 3 surat ini Allah membandingkan antara hasil yang diperoleh oleh orang-orang yang percaya kepada apa yang diturunkan kepada Nabi Muhammad ﷺ dan hasil yang diperoleh oleh orang-orang yang tidak percaya kepadanya.

Orang-orang yang percaya kepada apa yang dibawa Muhammad ﷺ merekalah orang-orang yang beriman dan mengikuti jejak yang hak, diterima Allah semua amalnya, diampuni segala kesalahannya.

Adapun orang-orang yang tidak percaya kepada Muhammad ﷺ adalah orang-orang yang mengikuti kebatilan, amalnya tidak diterirna, dosa mereka tidak diampuni, kepada mereka dijanjikan azab di dunia dan di akhirat.

Dinamai juga dengan "Al Qital" (peperangan), karena sebagian besar surat ini mengutarakan tentang peperangan dan pokok-pokok hukumnya, serta bagairnana seharusnya sikap orang-orang mukmin terhadap orang-orang kafir.

Keimanan:

▪ Orang yang mati syahid akan masuk surga.
▪ Balasan-balasan yang disediakan di akhirat bagi orang-orang yang bertakwa dan orang-orang yang durhaka.
▪ Ke-Esaan Allah.

Hukum:

▪ Menumpas musuh pada permulaan peperangan (sebelum gejala-gejala kemenangan).
▪ Menawan mereka kalau telah kelihatan gejala-gejala kemenangan.
▪ Membebaskan tawanan itu dengan menerima tebusan atau tidak.
▪ Larangan mengajak damai apabila telah nyata kemenangan.

Lain-lain:

▪ Allah selalu memberi cobaan kepada orang-orang mukmin, untuk mengetahui siapa yang berjihad dan siapa yang sabar.
▪ Kehidupan dunia adalah permainan belaka dan bahwa iman dan takwalah yang menghasilkan pahala.
▪ Allah akan menolong orang yang menolong agama-Nya.

Audio Murottal

QS. Muhammad (47) : 1-38 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 38 + Terjemahan Indonesia



QS. Muhammad (47) : 1-38 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 38

Gambar Kutipan Ayat

Surah Muhammad ayat 28 - Gambar 1 Surah Muhammad ayat 28 - Gambar 2
Statistik QS. 47:28
  • Rating RisalahMuslim
4.4

Ayat ini terdapat dalam surah Muhammad.

Surah Muhammad (Arab: محمّد‎) adalah surah ke-47 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Madaniyah yang terdiri atas 38 ayat.
Nama Muhammad sebagai nama surah ini diambil dari perkataan Muhammad yang terdapat pada ayat 2 surah ini.

Pada ayat 1, 2 dan 3 surah ini, Allah membandingkan antara hasil yang diperoleh oleh orang-orang yang tidak percaya kepada apa yang diturunkan kepada Nabi Muhammad ﷺ dan hasil yang diperoleh oleh orang-orang yang tidak percaya kepadanya.
Orang-orang yang percaya kepada apa yang dibawa oleh Muhammad ﷺ merekalah orang-orang yang beriman dan mengikuti yang hak, diterima Allah semua amalnya, diampuni segala kesalahannya.
Adapun orang-orang yang tidak percaya kepada Muhammad ﷺ adalah orang-orang yang mengikuti kebatilan, amalnya tidak diterima, dosa mereka tidak diampuni, kepada mereka dijanjikan azab di dunia dan di akhirat.

Surah ini dinamakan juga dengan Al-Qital yang berarti Peperangan, karena sebagian besar surah ini mengutarakan tentang peperangan dan pokok-pokok hukumnya, serta bagaimana seharusnya sikap orang-orang mukmin terhadap orang-orang kafir.

Nomor Surah 47
Nama Surah Muhammad
Arab محمد
Arti Nabi Muhammad
Nama lain
Tempat Turun Madinah
Urutan Wahyu 95
Juz Juz 26
Jumlah ruku’ 4 ruku’
Jumlah ayat 38
Jumlah kata 542
Jumlah huruf 2424
Surah sebelumnya Surah Al-Ahqaf
Surah selanjutnya Surah Al-Fath
Sending
User Review
4.6 (16 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

47:28, 47 28, 47-28, Surah Muhammad 28, Tafsir surat Muhammad 28, Quran Muhamad 28, Surah Muhammad ayat 28

Video Surah

47:28


More Videos

Kandungan Surah Muhammad

۞ QS. 47:1 • Azab orang kafir • Perbuatan orang kafir sia-sia

۞ QS. 47:2 • Pahala iman • Ar Rabb (Tuhan) • Islam menghapus dosa masa lalu • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Ampunan Allah terhadap pelaku maksiat

۞ QS. 47:3 Ar Rabb (Tuhan) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Keutamaan iman

۞ QS. 47:4 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Bersikap keras terhadap orang kafir

۞ QS. 47:5 Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 47:7 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin • Allah memperkokoh orang mukmin • Hukum alam • Balasan dari perbuatannya •

۞ QS. 47:8 • Azab orang kafir • Perbuatan orang kafir sia-sia

۞ QS. 47:9 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Perbuatan orang kafir sia-sia • Penghapus pahala kebaikan • Balasan dari perbuatannya •

۞ QS. 47:10 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 47:11 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Al Maula (Maha Penolong) • Maksiat dan dosa

۞ QS. 47:12 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 47:13 • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 47:14 Ar Rabb (Tuhan) • Perbedaan derajat manusia sesuai dengan amalnya • Perbedaan tingkat amal saleh

۞ QS. 47:15 • Ampunan Allah yang luas • Ar Rabb (Tuhan) • Sifat surga dan kenikmatannya • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Keabadian neraka

۞ QS. 47:16 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Sifat orang munafik • Sikap orang munafik terhadap Islam

۞ QS. 47:17 • Pahala iman • Bertambah dan berkurangnya iman • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 47:18 Rasul diutus dan wafat saat kiamat telah dekat • Terbelahnya bulan di masa Rasul • Beriman ketika datang hari kiamat • Hari kiamat datang tiba-tiba •

۞ QS. 47:19 Tauhid Uluhiyyah • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 47:20 • Sifat orang munafik • Maksiat dan dosa

۞ QS. 47:23 • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 47:25 • Sifat iblis dan pembantunya • Kembali kufur

۞ QS. 47:26 • Keluasan ilmu Allah • Sifat orang munafik • Riyaa’ dalam berbuat baik • Sikap orang munafik terhadap Islam •

۞ QS. 47:27 • Tugas-tugas malaikat • Keluarnya ruh orang kafir • Azab orang kafir

۞ QS. 47:28 • Azab orang kafir • Perbuatan orang kafir sia-sia • Penghapus pahala kebaikan

۞ QS. 47:29 • Sikap orang munafik terhadap Islam

۞ QS. 47:30 • Keluasan ilmu Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Sifat orang munafik • Riyaa’ dalam berbuat baik •

۞ QS. 47:32 • Allah tidak membutuhkan makhlukNya • Azab orang kafir • Perbuatan orang kafir sia-sia • Kembali kufur • Penghapus pahala kebaikan

۞ QS. 47:33 • Kembali kufur • Penghapus pahala kebaikan

۞ QS. 47:34 • Azab orang kafir

۞ QS. 47:35 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin • Menghitung amal kebaikan

۞ QS. 47:36 • Pahala iman • Allah tidak membutuhkan makhlukNya • Iman adalah ucapan dan perbuatan

۞ QS. 47:38 • Allah tidak membutuhkan makhlukNya • Al Ghaniy (Maha Kaya) • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa •

Ayat Pilihan

Sesungguhnya barang siapa yang bertakwa & bersabar,
maka sesungguhnya Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat baik.
QS. Yusuf [12]: 90

Telah nampak kerusakan di darat & di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia,
Allah menghendaki mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka,
agar mereka kembali (ke jalan yang benar).
QS. Ar-Rum [30]: 41

Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai Subuh, dari kejahatan makhluk-Nya, dari kejahatan malam bila telah gelap gulita,
dari kejahatan wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul,
dari kejahatan pendengki bila ia dengki
QS. Al-Falaq [113]: 1

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Berikut ini yang bukan kandungan surah Ad-Dhuha adalah..... Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam.

Correct! Wrong!

Arti dari lafal

لَكُمْ دِينُكُمْ

yaitu ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Surah Al-Kafirun [109] ayat 6.

لَكُمْ دِينُكُمْ وَلِيَ دِينِ

'Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku.'

Arti al-Kaafirun adalah ...

Correct! Wrong!

+

Array

Surah Ad-Dhuha ayat ke-enam menunjukkan salah satu masa Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam yaitu sebagai ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
اَلَمۡ یَجِدۡکَ یَتِیۡمًا فَاٰوٰی

Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungi(mu),
--QS. Adh Dhuhaaa [93] : 6

Turunnya surah Ad-Dhuha menunjukkan.....kepada Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam.

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #18
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #18 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #18 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #13

Nama pedang Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu … … Apa nama peperangan pertama yang berlaku dalam sejarah Islam? … Apa makanan kegemaran Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam? … Apa warna kesukaan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam? … Sabda Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Siapa yang berselawat kepadaku sekali, maka Allah akan berselawat kepadanya … kali.”

Pendidikan Agama Islam #25

Surah Al-Insyirah terdiri dari … ayat.Surah Al-Insyirah diawali dengan lafal … أَلَمْ dalam surah Al-Insyirah berarti …وَوَضَعْنَا عَنْكَ وِزْرَكَ Ayat diatas terdapat dalam Alquran surah Al-Insyirah ayat …Surah Al-Insyirah turun sesudah surah …

Pendidikan Agama Islam #29

Sebagai perumpamaan orang yang mengajak berbuat baik, tetapi dirinya sendiri tidak melakukan adalah … Berikut kedudukan orang yang menuntut ilmu, kecuali … potongan ayat di atas terdapat pada Alquran surah … Ilmuan muslim yang dalam bidang kedokteran yang berasal dari Persia yaitu … Siapakah nabi yang lebih memilih ilmu daripada harta?

Kamus Istilah Islam

Muhammad bin Amr bin Atha

Siapa itu Muhammad bin Amr bin Atha? Nama lengkapnya adalah Muhammad bin ‘Amr bin Atha’ bin Abbas bin al-Qamah bin Abdullah bin Abi Qais bin abdud bin Nasr bin Malik bin Hasl bin amir bin Lu&#...

istislah

Apa itu istislah? is.tis.lah pendapat bahwa sesuatu adalah sahih karena berfaedah, baik untuk kepentingan pribadi maupun untuk kepentingan umum … •

Sunni

Apa itu Sunni? Ahl al-Sunnah wa al-Jama’ah atau Ahlus-Sunnah wal Jama’ah atau lebih sering disingkat Ahlul-Sunnah , Aswaja atau Sunni adalah firkah Muslim terbesar yang disebut dengan Ahl...