Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Muhammad (Nabi Muhammad) - surah 47 ayat 26 [QS. 47:26]

ذٰلِکَ بِاَنَّہُمۡ قَالُوۡا لِلَّذِیۡنَ کَرِہُوۡا مَا نَزَّلَ اللّٰہُ سَنُطِیۡعُکُمۡ فِیۡ بَعۡضِ الۡاَمۡرِ ۚۖ وَ اللّٰہُ یَعۡلَمُ اِسۡرَارَہُمۡ
Dzalika biannahum qaaluuu lil-ladziina karihuu maa nazzalallahu sanuthii’ukum fii ba’dhil amri wallahu ya’lamu israarahum;
Yang demikian itu, karena sesungguhnya mereka telah mengatakan kepada orang-orang (Yahudi) yang tidak senang kepada apa yang diturunkan Allah,
“Kami akan mematuhi kamu dalam beberapa urusan,”
tetapi Allah mengetahui rahasia mereka.
―QS. Muhammad [47]: 26

Daftar isi

That is because they said to those who disliked what Allah sent down,
"We will obey you in part of the matter."
And Allah knows what they conceal.
― Chapter 47. Surah Muhammad [verse 26]

ذَٰلِكَ demikian itu

That
بِأَنَّهُمْ karena sesungguhnya mereka

(is) because they
قَالُوا۟ mereka berkata

[they] said
لِلَّذِينَ kepada orang-orang

to those who
كَرِهُوا۟ mereka benci

hate
مَا apa-apa

what
نَزَّلَ yang menurunkan

Allah has revealed, *[meaning includes next or prev. word]
ٱللَّهُ Allah

Allah has revealed, *[meaning includes next or prev. word]
سَنُطِيعُكُمْ kami akan mematuhi kamu

"We will obey you
فِى pada

in
بَعْضِ sebagian

part
ٱلْأَمْرِ urusan/perkara

(of) the matter."
وَٱللَّهُ dan Allah

But Allah
يَعْلَمُ mengetahui

knows
إِسْرَارَهُمْ rahasia mereka

their secrets.

Tafsir Quran

Surah Muhammad
47:26

Tafsir QS. Muhammad (47) : 26. Oleh Kementrian Agama RI

Orang-orang munafik kembali kepada kekafiran, padahal tadinya mereka kelihatan telah beriman, karena mereka memihak dan bersekutu dengan orang Yahudi dari Bani Nadhir dan Bani Quraidzah untuk memerangi orang yang beriman.
Kaum munafik menyatakan bahwa mereka akan turut berperang di pihak Bani Nadhir dan Bani Quraidzah menghadapi kaum Muslimin jika sekiranya suku Yahudi itu diusir dari Madinah.



Orang Yahudi pernah menganjurkan kepada kaum munafik agar memperlihatkan kekafiran mereka dengan terang-terangan.
Akan tetapi, mereka tidak mematuhi anjuran itu, kecuali dalam beberapa hal.

Di antara yang tidak mereka patuhi adalah anjuran untuk menyatakan kekafiran dengan terus-terang.
Kekafiran itu tetap mereka rahasiakan karena masih mengharapkan keuntungan dengan menyembunyikannya.

Akan tetapi, Allah mengetahui tindakan yang mereka rahasiakan, karena tidak satu pun yang tidak diketahui-Nya.
Dalam ayat lain, Allah menerangkan cara mereka mengatur siasat dan tipu dayanya.

Allah ﷻ berfirman:

وَيَقُوْلُوْنَ طَاعَةٌ فَاِذَا بَرَزُوْا مِنْ عِنْدِكَ بَيَّتَ طَاۤىِٕفَةٌ مِّنْهُمْ غَيْرَ الَّذِيْ تَقُوْلُ وَاللّٰهُ يَكْتُبُ مَا يُبَيِّتُوْنَ فَاَعْرِضْ عَنْهُمْ وَتَوَكَّلْ عَلَى اللّٰهِ وَكَفٰى بِاللّٰهِ وَكِيْلًا

Dan mereka (orang-orang munafik) mengatakan,"(Kewajiban kami hanyalah) taat."
Tetapi, apabila mereka telah pergi dari sisimu (Muhammad, sebagian dari mereka mengatur siasat di malam hari (mengambil keputusan) lain dari yang telah mereka katakan tadi.

Allah mencatat siasat yang mereka atur di malam hari itu, maka berpalinglah dari mereka dan bertawakallah kepada Allah.
Cukuplah Allah yang menjadi pelindung.
(An-Nisa’ [4]: 81)

Tafsir QS. Muhammad (47) : 26. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Kembalinya mereka itu adalah dengan mengatakan kepada orang-orang yang benci kepada apa yang diturunkan Allah,
"Kami akan mematuhi kalian dalam beberapa urusan,"
padahal Allah telah mengetahui segala rahasia orang-orang munafik.
Itulah keadaan orang-orang munafik dalam kehidupan mereka.


Lalu bagaimana keadaan mereka apabila malaikat maut mencabut nyawa mereka dengan memukul muka dan punggung mereka sebagai hinaan?

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Memanjangkan angan-angan itu terus berlanjut sehingga mereka saling tolong menolong di dalam kekufuran disebabkan mereka telah berkata kepada Bangsa Yahudi yang tidak menyukai apa pun yang Allah turunkan,
"Kami akan menaati kalian pada sebagian perintah yang bertolak belakang dengan perintah Allah dan Rasul-Nya."
Allah mengetahui apa yang mereka sembunyikan dan apa yang mereka rahasiakan.


Maka berhati-hatilah kaum muslim dari ketaatan bukan karena Allah dan bertolak belakang dengan perintah Allah dan perintah Rasul Muhammad sallallahu alaihi wa sallam.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Yang demikian itu) yakni kesesatan mereka itu


(karena sesungguhnya mereka itu berkata kepada orang-orang yang benci kepada apa yang diturunkan Allah) yakni berkata kepada orang-orang musyrik,


("Kami akan mematuhi kalian dalam beberapa urusan") yaitu bersedia untuk membantu dalam memusuhi Nabi ﷺ dan menghasut kaum muslimin supaya mereka tidak mau berjihad bersamanya.
Orang-orang munafik itu mengatakan demikian secara rahasia, akan tetapi kemudian Allah subhanahu wa ta’ala menampakkannya


(sedangkan Allah mengetahui rahasia mereka) kalau dibaca Asraarahum berarti bentuk jamak dari lafal Sirrun yang artinya rahasia, kalau dibaca Israarahum berarti Mashdar.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Yang demikian itu karena sesungguhnya mereka (orang-orang munafik) itu berkata kepada orang-orang yang benci kepada apa yang diturunkan Allah (orang-orang Yahudi),
"Kami akan mematuhi kamu dalam beberapa urusan."
(QS. Muhammad [47]: 26)

Setan mendukung dan menasihati orang-orang yang benci kepada Kitabullah untuk kebatilan dalam batin mereka.
Memang demikianlah sikap orang-orang munafik, mereka menampakkan apa yang bertentangan dengan yang mereka simpan di dalam batin mereka.
Karena itulah dalam firman berikutnya disebutkan:

sedangkan Allah mengetahui rahasia mereka.
(QS. Muhammad [47]: 26)

Yakni mengetahui semua rahasia dan apa yang mereka sembunyikan dalam hati mereka, Allah Maha Melihat dan Maha Mengetahuinya.
Semakna dengan apa yang disebutkan oleh firman-Nya:

Allah menulis siasat yang mereka atur di malam hari itu.
(QS. An-Nisa’ [4]: 81)

Unsur Pokok Surah Muhammad (محمد)

Surat Muhammad terdiri atas 38 ayat, termasuk golongan surat-surat Madaniyyah, diturunkan sesudah surat Al-Hadid,

Nama "Muhammad" sebagai nama surat ini diambil dari perkataan Muhammad yang terdapat pada ayat 2 surat ini.

Pada ayat 1, 2 dan 3 surat ini Allah membandingkan antara hasil yang diperoleh oleh orang-orang yang percaya kepada apa yang diturunkan kepada Nabi Muhammad ﷺ dan hasil yang diperoleh oleh orang-orang yang tidak percaya kepadanya.

Orang-orang yang percaya kepada apa yang dibawa Muhammad ﷺ merekalah orang-orang yang beriman dan mengikuti jejak yang hak, diterima Allah semua amalnya, diampuni segala kesalahannya.

Adapun orang-orang yang tidak percaya kepada Muhammad ﷺ adalah orang-orang yang mengikuti kebatilan, amalnya tidak diterirna, dosa mereka tidak diampuni, kepada mereka dijanjikan azab di dunia dan di akhirat.

Dinamai juga dengan "Al Qital" (peperangan), karena sebagian besar surat ini mengutarakan tentang peperangan dan pokok-pokok hukumnya, serta bagairnana seharusnya sikap orang-orang mukmin terhadap orang-orang kafir.

Keimanan:

▪ Orang yang mati syahid akan masuk surga.
▪ Balasan-balasan yang disediakan di akhirat bagi orang-orang yang bertakwa dan orang-orang yang durhaka.
▪ Ke-Esaan Allah.

Hukum:

▪ Menumpas musuh pada permulaan peperangan (sebelum gejala-gejala kemenangan).
▪ Menawan mereka kalau telah kelihatan gejala-gejala kemenangan.
▪ Membebaskan tawanan itu dengan menerima tebusan atau tidak.
▪ Larangan mengajak damai apabila telah nyata kemenangan.

Lain-lain:

▪ Allah selalu memberi cobaan kepada orang-orang mukmin, untuk mengetahui siapa yang berjihad dan siapa yang sabar.
▪ Kehidupan dunia adalah permainan belaka dan bahwa iman dan takwalah yang menghasilkan pahala.
▪ Allah akan menolong orang yang menolong agama-Nya.

Audio Murottal

QS. Muhammad (47) : 1-38 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 38 + Terjemahan Indonesia



QS. Muhammad (47) : 1-38 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 38

Gambar Kutipan Ayat

Surah Muhammad ayat 26 - Gambar 1 Surah Muhammad ayat 26 - Gambar 2
Statistik QS. 47:26
  • Rating RisalahMuslim
4.8

Ayat ini terdapat dalam surah Muhammad.

Surah Muhammad (Arab: محمّد‎) adalah surah ke-47 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Madaniyah yang terdiri atas 38 ayat.
Nama Muhammad sebagai nama surah ini diambil dari perkataan Muhammad yang terdapat pada ayat 2 surah ini.

Pada ayat 1, 2 dan 3 surah ini, Allah membandingkan antara hasil yang diperoleh oleh orang-orang yang tidak percaya kepada apa yang diturunkan kepada Nabi Muhammad ﷺ dan hasil yang diperoleh oleh orang-orang yang tidak percaya kepadanya.
Orang-orang yang percaya kepada apa yang dibawa oleh Muhammad ﷺ merekalah orang-orang yang beriman dan mengikuti yang hak, diterima Allah semua amalnya, diampuni segala kesalahannya.
Adapun orang-orang yang tidak percaya kepada Muhammad ﷺ adalah orang-orang yang mengikuti kebatilan, amalnya tidak diterima, dosa mereka tidak diampuni, kepada mereka dijanjikan azab di dunia dan di akhirat.

Surah ini dinamakan juga dengan Al-Qital yang berarti Peperangan, karena sebagian besar surah ini mengutarakan tentang peperangan dan pokok-pokok hukumnya, serta bagaimana seharusnya sikap orang-orang mukmin terhadap orang-orang kafir.

Nomor Surah 47
Nama Surah Muhammad
Arab محمد
Arti Nabi Muhammad
Nama lain
Tempat Turun Madinah
Urutan Wahyu 95
Juz Juz 26
Jumlah ruku’ 4 ruku’
Jumlah ayat 38
Jumlah kata 542
Jumlah huruf 2424
Surah sebelumnya Surah Al-Ahqaf
Surah selanjutnya Surah Al-Fath
Sending
User Review
4.4 (14 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

47:26, 47 26, 47-26, Surah Muhammad 26, Tafsir surat Muhammad 26, Quran Muhamad 26, Surah Muhammad ayat 26

Video Surah

47:26


More Videos

Kandungan Surah Muhammad

۞ QS. 47:1 • Azab orang kafir • Perbuatan orang kafir sia-sia

۞ QS. 47:2 • Pahala iman • Ar Rabb (Tuhan) • Islam menghapus dosa masa lalu • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Ampunan Allah terhadap pelaku maksiat

۞ QS. 47:3 Ar Rabb (Tuhan) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Keutamaan iman

۞ QS. 47:4 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Bersikap keras terhadap orang kafir

۞ QS. 47:5 Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 47:7 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin • Allah memperkokoh orang mukmin • Hukum alam • Balasan dari perbuatannya •

۞ QS. 47:8 • Azab orang kafir • Perbuatan orang kafir sia-sia

۞ QS. 47:9 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Perbuatan orang kafir sia-sia • Penghapus pahala kebaikan • Balasan dari perbuatannya •

۞ QS. 47:10 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 47:11 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Al Maula (Maha Penolong) • Maksiat dan dosa

۞ QS. 47:12 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 47:13 • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 47:14 Ar Rabb (Tuhan) • Perbedaan derajat manusia sesuai dengan amalnya • Perbedaan tingkat amal saleh

۞ QS. 47:15 • Ampunan Allah yang luas • Ar Rabb (Tuhan) • Sifat surga dan kenikmatannya • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Keabadian neraka

۞ QS. 47:16 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Sifat orang munafik • Sikap orang munafik terhadap Islam

۞ QS. 47:17 • Pahala iman • Bertambah dan berkurangnya iman • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 47:18 Rasul diutus dan wafat saat kiamat telah dekat • Terbelahnya bulan di masa Rasul • Beriman ketika datang hari kiamat • Hari kiamat datang tiba-tiba •

۞ QS. 47:19 Tauhid Uluhiyyah • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 47:20 • Sifat orang munafik • Maksiat dan dosa

۞ QS. 47:23 • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 47:25 • Sifat iblis dan pembantunya • Kembali kufur

۞ QS. 47:26 • Keluasan ilmu Allah • Sifat orang munafik • Riyaa’ dalam berbuat baik • Sikap orang munafik terhadap Islam •

۞ QS. 47:27 • Tugas-tugas malaikat • Keluarnya ruh orang kafir • Azab orang kafir

۞ QS. 47:28 • Azab orang kafir • Perbuatan orang kafir sia-sia • Penghapus pahala kebaikan

۞ QS. 47:29 • Sikap orang munafik terhadap Islam

۞ QS. 47:30 • Keluasan ilmu Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Sifat orang munafik • Riyaa’ dalam berbuat baik •

۞ QS. 47:32 • Allah tidak membutuhkan makhlukNya • Azab orang kafir • Perbuatan orang kafir sia-sia • Kembali kufur • Penghapus pahala kebaikan

۞ QS. 47:33 • Kembali kufur • Penghapus pahala kebaikan

۞ QS. 47:34 • Azab orang kafir

۞ QS. 47:35 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin • Menghitung amal kebaikan

۞ QS. 47:36 • Pahala iman • Allah tidak membutuhkan makhlukNya • Iman adalah ucapan dan perbuatan

۞ QS. 47:38 • Allah tidak membutuhkan makhlukNya • Al Ghaniy (Maha Kaya) • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa •

Ayat Pilihan

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah malam,
siang,
matahari & bulan.
Janganlah sembah matahari maupun bulan,
tapi sembahlah Allah Yang menciptakannya,
Jika Ialah yang kamu hendak sembah.
QS. Fussilat [41]: 37

Tidakkah kau lihat bahwa Allah turunkan hujan dari langit lalu Kami hasilkan dengan hujan itu buah-buahan yang beraneka macam jenisnya.
Dan di antara gunung ada garis-garis putih & merah yang beraneka macam warnanya & ada yang hitam pekat
QS. Fatir [35]: 27

Bukankah Dia mendapatimu dalam keadaan tidak memiliki harta,
lalu Dia mencukupimu dengan rezeki yang dikaruniakan-Nya kepadamu?
QS. Ad-Duha [93]: 8

Dan Syu’aib berkata:
“Hai kaumku,
cukupkanlah takaran & timbangan dengan adil,
dan
janganlah kamu merugikan manusia terhadap hak-hak mereka dan
janganlah kamu membuat kejahatan di muka bumi dengan membuat kerusakan.”
QS. Hud [11]: 85

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Berdasarkan bahasa, ijma artinya adalah ...

Correct! Wrong!

Arti hadits maudhu' adalah ...

Correct! Wrong!

Era ketidaktahuan juga disebut zaman ...

Correct! Wrong!

+

Array

Orang yang memiliki kemampuan untuk melakukan infefensi hukum-hukum syariat dari sumber-sumber yang terpercaya disebut dengan ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Mujtahid (bahasa Arab: u0627u0644u0645u062cu062au0647u062f) atau fakih (u0627u0644u0641u0642u064au0647) adalah seseorang yang dalam ilmu fikih sudah mencapai derajat ijtihad dan memiliki kemampuan istinbath (inferensi) hukum-hukum syariat dari sumber-sumber muktabar dan diandalkan.

Pengertian ijtihad menurut istilah adalah ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #9
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #9 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #9 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #3

Pembatasan aurat wanita adalah … Berikut ini yang bukan termasuk orang-orang pertama yang menyambut ajakan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah … Dalam Islam, pakaian harus … Sebelum berpakaian, kita harus … Bagian tubuh yang tidak ditampakkan sesuai dengan ajaran Islam disebut …

Pendidikan Agama Islam #13

Nama pedang Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu … … Apa nama peperangan pertama yang berlaku dalam sejarah Islam? … Apa makanan kegemaran Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam? … Apa warna kesukaan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam? … Sabda Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Siapa yang berselawat kepadaku sekali, maka Allah akan berselawat kepadanya … kali.”

Pendidikan Agama Islam #1

Arti fana adalah … Tuhan memiliki sifat Al Karim, yang berarti bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala merupakan zat Yang ..Allah memiliki sifat Al Kariim yang tercantum dalam Alquran surah … Tuhan memiliki sifat Al Matiin, yang berarti bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala adalah zat Yang … Dalam Asmaul Husna, Allah memiliki sifat Al Matiin yang tercantum dalam Alquran surah …

Kamus Istilah Islam

Nuzulul Quran

Apa itu Nuzulul Quran? Nu.zu.lul Qur.an turunnya Alquran pertama kali kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. ketika beliau menyepi di Gua Hira pada tanggal 17 Ramadan pada usia beliau...

taharah

Apa itu taharah? ta.ha.rah a suci; bersih; n kesucian badan yang diwajibkan bagi orang yang beribadat … • toharoh

Yusuf `alaihis salam

Siapa itu Yusuf `alaihis salam? “Yusuf” adalah sebuah nama pemberian maskulin yang berasal dari bahasa Ibrani, yang tercatat dalam Alkitab Ibrani, sebagai יוֹסֵף, Ibrani Standar Yoss...