QS. Muhammad (Nabi Muhammad) – surah 47 ayat 24 [QS. 47:24]

اَفَلَا یَتَدَبَّرُوۡنَ الۡقُرۡاٰنَ اَمۡ عَلٰی قُلُوۡبٍ اَقۡفَالُہَا
Afalaa yatadabbaruunal quraana am ‘ala quluubin aqfaaluhaa;

Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Quran ataukah hati mereka terkunci?
―QS. 47:24
Topik ▪ Makanan dan minuman ahli neraka
47:24, 47 24, 47-24, Muhammad 24, Muhammad 24, Muhamad 24

Tafsir surah Muhammad (47) ayat 24

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Muhammad (47) : 24. Oleh Kementrian Agama RI

Apakah orang-orang munafik itu tidak memperhatikan dan memahami ajaran-ajaran Allah yang terdapat dalam Al-Qur’an, tidak pula merenungkan dan memikirkannya, sehingga mereka mengetahui kesalahan sikap dan tindakan mereka selama ini?
Atau telah terkunci hati dan penglihatan mereka sehingga tidak dapat lagi memahami isinya?
Sikap dan tindakan yang dilakukan oleh kaum munafik itu tidak saja dilakukan terhadap orang beriman, tetapi juga terhadap orang Yahudi.
Mereka menyatakan kesediaan bekerja sama dengan orang Yahudi Bani Nadhir dan Bani Quraidzah.
Bahkan mereka bersedia mengikuti sebahagian keinginan orang Yahudi untuk menarik hati mereka, tetapi semua janji dan kesediaan itu tidak mereka tepati.
Mereka terkadang tidak segan-segan mencelakakan teman yang diajak bersekongkol, dengan menohok kawan seiring.
Allah berfirman:

Tidakkah engkau memperhatikan orang-orang munafik yang berkata kepada saudara-saudaranya yang kafir di antara Ahli Kitab, “Sungguh, jika kamu diusir niscaya kami pun akan keluar bersama kamu; dan kami selama-lamanya tidak akan patuh kepada siapa pun demi kamu, dan jika kamu diperangi pasti kami akan membantumu.” Dan Allah menyaksikan, bahwa mereka benar-benar pendusta.
(Q.S. Al-Hasyr [59]: 11)

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Apakah mereka buta sehingga tidak dapat memahami petunjuk Al Quran?
Atau apakah hati mereka tertutup untuk merenunginya?

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Maka apakah mereka tidak memperhatikan Alquran) yang dapat membimbing mereka untuk mengetahui perkara yang hak (ataukah) sebenarnya (pada hati) mereka (terdapat kuncinya) karena itu mereka tidak dapat memahami kebenaran.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman, seraya memerintahkan kepada manusia untuk merenungkan Al-Qur’an dan memahaminya.
Allah juga memperingatkan mereka agar jangan berpaling dari Al-Qur’an.
Untuk itu disebutkan:

Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al-Qur’an ataukah hati mereka terkunci?
(Q.S. Muhammad [47]: 24)

Bahkan pada hati mereka terdapat kunci yang menutupnya.
Karena itu, hati mereka terkunci mati.
Tiada sesuatu pun yang dapat menghidupkannya dapat masuk ke dalamnya.

Ibnu Jarir mengatakan, telah menceritakan kepada kami Bisyr, telah menceritakan kepada kami Hammad ibnu Yazid, telah menceritakan kepada kami Hisyam ibnu Urwah, dari ayahnya yang mengatakan bahwa pada suatu hari Rasulullah ﷺ membaca firman-Nya: Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al-Qur’an ataukah hati mereka terkunci?
(Q.S. Muhammad [47]: 24) Maka seorang pemuda dari Yaman berkata, “Bahkan hatinya memang terkunci hingga Allah sendirilah yang membukanya atau menguakkannya.” Perihal pemuda itu masih tetap berkesan di hati Umar r.a.
hingga ia menjabat sebagai khalifah, lalu Umar meminta bantuan darinya.


Informasi Surah Muhammad (محمد)
Surat Muhammad terdiri atas 38 ayat, termasuk golongan surat-surat Madaniyyah, diturunkan sesudah surat Al Hadiid,

Nama “Muhammad” sebagai nama surat ini diambil dari perkataan Muhammad yang terdapat pada ayat 2 surat ini.

Pada ayat 1, 2 dan 3 surat ini Allah membandingkan antara hasil yang diperoleh oleh orang­ orang yang percaya kepada apa yang diturunkan kepada Nabi Muhammad ﷺ dan hasil yang diperoleh oleh orang-orang yang tidak percaya kepadanya.
Orang-orang yang percaya kepada apa yang dibawa Muhammad ﷺ merekalah orang-orang yang beriman dan mengikuti jejak yang hak, diterima Allah semua amalnya, diampuni segala kesalahannya.
Adapun orang-orang yang tidak percaya kepada Muhammad ﷺ adalah orang-orang yang mengikuti kebatilan, amalnya tidak diterirna, dosa mereka tidak diampuni, kepada mereka dijanjikan azab di dunia dan di akhirat.

Dinamai juga dengan “Al Qital” (peperangan), karena sebahagian besar surat ini mengutarakan tentang peperangan dan pokok-pokok hukumnya, serta bagairnana seharusnya sikap orang­orang mu’min terhadap orang-orang kafir.

Keimanan:

Orang yang mati syahid akan masuk surga
balasan-balasan yang disediakan di akhirat bagi orang-orang yang bertakwa dan orang-orang yang durhaka
keesaan Allah.

Hukum:

Menumpas musuh pada permulaan peperangan (sebelum gejala-gejala kemenangan)
menawan mereka kalau telah kelihatan gejala-gejala kemenangan
membebaskan tawanan itu dengan menerima tebusan atau tidak.
Larangan mengajak damai apabila telah nyata kemenangan

Lain-lain:

Allah selalu memberi cobaan kepada orang-orang mu’min, untuk mengetahui siapa yang berjihad dan siapa yang sabar
kehidupan dunia adalah permainan belaka dan bahwa iman dan takwalah yang menghasilkan pahala
Allah akan menolong orang yang menolong agama-Nya.

Ayat-ayat dalam Surah Muhammad (38 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Muhammad (47) ayat 24 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Muhammad (47) ayat 24 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Muhammad (47) ayat 24 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Muhammad - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 38 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 47:24
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Muhammad.

Surah Muhammad (Arab: محمّد‎) adalah surah ke-47 dalam al-Qur'an.
Surah ini tergolong surah Madaniyah yang terdiri atas 38 ayat.
Nama Muhammad sebagai nama surah ini diambil dari perkataan Muhammad yang terdapat pada ayat 2 surah ini.

Pada ayat 1, 2 dan 3 surah ini, Allah membandingkan antara hasil yang diperoleh oleh orang-orang yang tidak percaya kepada apa yang diturunkan kepada Nabi Muhammad S.A.W dan hasil yang diperoleh oleh orang-orang yang tidak percaya kepadanya.
Orang-orang yang percaya kepada apa yang dibawa oleh Muhammad S.A.W merekalah orang-orang yang beriman dan mengikuti yang hak, diterima Allah semua amalnya, diampuni segala kesalahannya.
Adapun orang-orang yang tidak percaya kepada Muhammad S.A.W adalah orang-orang yang mengikuti kebatilan, amalnya tidak diterima, dosa mereka tidak diampuni, kepada mereka dijanjikan azab di dunia dan di akhirat.

Surah ini dinamakan juga dengan Al-Qital yang berarti Peperangan, karena sebagian besar surah ini mengutarakan tentang peperangan dan pokok-pokok hukumnya, serta bagaimana seharusnya sikap orang-orang mukmin terhadap orang-orang kafir.

Nomor Surah 47
Nama Surah Muhammad
Arab محمد
Arti Nabi Muhammad
Nama lain -
Tempat Turun Madinah
Urutan Wahyu 95
Juz Juz 26
Jumlah ruku' 4 ruku'
Jumlah ayat 38
Jumlah kata 542
Jumlah huruf 2424
Surah sebelumnya Surah Al-Ahqaf
Surah selanjutnya Surah Al-Fath
4.6
Ratingmu: 4.2 (12 orang)
Sending







Pembahasan ▪ q s 47/24

Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta