Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Muhammad (Nabi Muhammad) - surah 47 ayat 2 [QS. 47:2]

وَ الَّذِیۡنَ اٰمَنُوۡا وَ عَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ وَ اٰمَنُوۡا بِمَا نُزِّلَ عَلٰی مُحَمَّدٍ وَّ ہُوَ الۡحَقُّ مِنۡ رَّبِّہِمۡ ۙ کَفَّرَ عَنۡہُمۡ سَیِّاٰتِہِمۡ وَ اَصۡلَحَ بَالَہُمۡ
Waal-ladziina aamanuu wa’amiluush-shaalihaati wa-aamanuu bimaa nuzzila ‘ala muhammadin wahuwal haqqu min rabbihim kaffara ‘anhum sai-yi-aatihim wa-ashlaha baalahum;
Dan orang-orang yang beriman (kepada Allah) dan mengerjakan kebajikan serta beriman kepada apa yang diturunkan kepada Muhammad;
dan itulah kebenaran dari Tuhan mereka;
Allah menghapus kesalahan-kesalahan mereka, dan memperbaiki keadaan mereka.
―QS. Muhammad [47]: 2

Daftar isi

And those who believe and do righteous deeds and believe in what has been sent down upon Muhammad – and it is the truth from their Lord – He will remove from them their misdeeds and amend their condition.
― Chapter 47. Surah Muhammad [verse 2]

وَٱلَّذِينَ dan orang-orang yang

And those who
ءَامَنُوا۟ beriman

believe
وَعَمِلُوا۟ dan beramal

and do
ٱلصَّٰلِحَٰتِ shaleh/kebaikan

righteous deeds,
وَءَامَنُوا۟ dan beriman

and believe
بِمَا dengan apa

in what
نُزِّلَ diturunkan

is revealed
عَلَىٰ atas

to
مُحَمَّدٍ Muhammad

وَهُوَ dan ia

and it
ٱلْحَقُّ benar

(is) the truth
مِن dari

from
رَّبِّهِمْ Tuhan mereka

their Lord,
كَفَّرَ menghapus

He will remove
عَنْهُمْ dari mereka

from them
سَيِّـَٔاتِهِمْ kesalahan-kesalahan mereka

their misdeeds,
وَأَصْلَحَ dan memperbaiki

and improve
بَالَهُمْ keadaan mereka

their condition.

Tafsir Quran

Surah Muhammad
47:2

Tafsir QS. Muhammad (47) : 2. Oleh Kementrian Agama RI

Dalam ayat ini, Allah membagi manusia menjadi dua golongan:
pertama, golongan kafir, yaitu orang-orang yang mengingkari kekuasaan dan keesaan Allah, menyembah tuhan-tuhan yang lain selain Dia, menghalangi manusia beribadah kepada-Nya, membuat-buat cara beribadah kepada-Nya menurut pendapat dan keinginan sendiri, mencela dan menghalangi manusia beriman kepada Allah dan kepada Nabi Muhammad.
Seluruh perbuatan golongan ini tidak mengikuti petunjuk-petunjuk Allah yang termuat di dalam Alquran dan hadis Rasul-Nya, tetapi mengikuti keinginan sendiri dan mengikuti petunjuk setan.



Semua perbuatan yang berdasarkan perbuatan setan tidak ada artinya di sisi Allah walaupun perbuatan itu baik bagi manusia dan kemanusiaan.
Perbuatan itu seolah-olah buih yang timbul di permukaan air, kemudian hilang tanpa bekas sedikit pun.

Oleh karena itu, semua amal dan perbuatan yang dikerjakan oleh orang-orang musyrik tidak ada arti dan pahalanya di sisi Allah di akhirat nanti.
Mereka hanya mendapat balasan di dunia yang diperoleh dari manusia, walaupun bentuk amal dan perbuatan itu seperti budi pekerti yang mulia, berhubungan dengan orang lain (silaturrahim), memberi makan orang miskin, memelihara anak yatim, membuat usaha-usaha kemanusiaan, memelihara dan mendirikan masjid.



Pekerjaan seperti ini adalah pekerjaan yang pernah dikerjakan oleh orang-orang musyrik Mekah, seperti memakmurkan Masjidilharam, melindungi orang-orang yang memerlukan perlindungan, membantu orang-orang yang mengerjakan thawaf dan sebagainya.
Allah ﷻ berfirman:

وَقَدِمْنَآ اِلٰى مَا عَمِلُوْا مِنْ عَمَلٍ فَجَعَلْنٰهُ هَبَاۤءً مَّنْثُوْرًا

Dan Kami akan perlihatkan segala amal yang mereka kerjakan, lalu Kami akan jadikan amal itu (bagaikan) debu yang beterbangan.
(Al-Furqaan [25]: 23)

Kedua, golongan mukmin, yaitu orang-orang yang mengakui keesaan Allah, taat hanya kepada-Nya saja, beribadah sesuai dengan petunjuk Allah, tidak menurut kemauan sendiri dan menjauhi larangan-Nya, beriman kepada Alquran yang dibawa Nabi Muhammad, dan membantu manusia melaksanakan ibadah kepada-Nya.
Ini adalah golongan yang diridai Allah.

Amal dan perbuatan golongan mukmin diterima Allah, diampuni segala dosanya, mereka mendapat pahala di dunia sedang di akhirat akan mendapat kebahagiaan yang abadi.

Menurut Ibnu ‘Abbas, ayat pertama diturunkan berhubungan dengan orang-orang yang memberi makan tentara musyrik Mekah pada waktu Perang Badar.

Mereka ada dua belas orang, yaitu Abu Jahal, Al-harits bin Hisyam, ‘Utbah bin Rabi’ah, Syaibah bin Rabi’ah, Ubay bin Khalaf, Umayyah bin Khalaf, Munabbih bin Al-Hajjaj, Nubaih bin Al-Hajjaj, Abu Al-Bukhturi bin Hisyam, Zam’ah bin Al-Aswad, hakim bin hazam, dan Al-harits bin ‘Amir bin Naufal.
Mereka semua mempunyai amal kebajikan pada masa Arab Jahiliah, seperti menyediakan minuman jemaah haji, memberi makan para tamu yang datang ke Masjidilharam, melindungi dan menjaga hak tetangga, dan sebagainya.
Semua amal mereka dibatalkan pahalanya oleh Allah, seakan-akan mereka tidak pernah berbuat apa pun, karena dasar diterimanya suatu amal dan perbuatan adalah iman kepada Allah dan Nabi Muhammad.



Sedangkan ayat kedua diturunkan berhubungan dengan orang Ansar di Madinah.
Mereka beriman kepada Allah dan Nabi Muhammad, membantu orang-orang Muhajirin yang baru datang dari Mekah hijrah bersama Nabi Muhammad, dan mengikuti perintah dan menjauhi larangan Allah.

Tafsir QS. Muhammad (47) : 2. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh serta meyakini kebenaran yang dibawa oleh Nabi Muhammad ﷺ.
dari Tuhan, dosa-dosa mereka akan diampuni dan keadaan mereka di dunia dan akhirat akan diperbaiki oleh Allah.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Dan orang-orang yang membenarkan Allah, mengikuti syariat-Nya, dan membenarkan kitab yang diturunkan kepada Muhammad sallallahu alaihi wa sallam dan itu adalah benar, tidak ada keraguan padanya dan berasal dari Tuhan mereka.
Allah pasti akan memaafkan dan menghapus dosa-dosa yang telah mereka perbuat, dan mereka tidak akan disiksa dan Allah akan membereskan segala urusannya di dunia dan di akhirat.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan orang-orang yang beriman) yaitu para sahabat Anshar dan lainnya


(dan mengerjakan amal-amal yang saleh serta beriman pula kepada apa yang diturunkan kepada Muhammad) yakni Alquran


(dan itulah yang hak dari Rabb mereka, Allah menghapuskan daripada mereka) artinya, Dia mengampuni


(kesalahan-kesalahan mereka dan memperbaiki keadaan mereka) karena itu mereka tidak lagi mendurhakai-Nya.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

dan itulah yang hak dari Tuhan mereka.
(QS. Muhammad [47]: 2)

Kalimat sisipan yang baik.
Karena itu, dalam firman selanjutnya disebutkan:

Allah menghapuskan kesalahan-kesalahan mereka dan memperbaiki keadaan mereka.
(QS. Muhammad [47]: 2)

Ibnu Abbas r.a. mengatakan bahwa yang dimaksud dengan balahum ialah urusan mereka, menurut Mujahid perihal mereka, dan menurut Qatadah dan Ibnu Zaid keadaan mereka.
Masing-masing pendapat tersebut berdekatan pengertiannya.
Di dalam sebuah hadis mengenai jawaban terhadap orang yang bersin (yang mengucapkan Alhamdulillah) disebutkan:

Semoga Allah memberimu petunjuk dan memperbaiki keadaanmu.

Unsur Pokok Surah Muhammad (محمد)

Surat Muhammad terdiri atas 38 ayat, termasuk golongan surat-surat Madaniyyah, diturunkan sesudah surat Al-Hadid,

Nama "Muhammad" sebagai nama surat ini diambil dari perkataan Muhammad yang terdapat pada ayat 2 surat ini.

Pada ayat 1, 2 dan 3 surat ini Allah membandingkan antara hasil yang diperoleh oleh orang-orang yang percaya kepada apa yang diturunkan kepada Nabi Muhammad ﷺ dan hasil yang diperoleh oleh orang-orang yang tidak percaya kepadanya.

Orang-orang yang percaya kepada apa yang dibawa Muhammad ﷺ merekalah orang-orang yang beriman dan mengikuti jejak yang hak, diterima Allah semua amalnya, diampuni segala kesalahannya.

Adapun orang-orang yang tidak percaya kepada Muhammad ﷺ adalah orang-orang yang mengikuti kebatilan, amalnya tidak diterirna, dosa mereka tidak diampuni, kepada mereka dijanjikan azab di dunia dan di akhirat.

Dinamai juga dengan "Al Qital" (peperangan), karena sebagian besar surat ini mengutarakan tentang peperangan dan pokok-pokok hukumnya, serta bagairnana seharusnya sikap orang-orang mukmin terhadap orang-orang kafir.

Keimanan:

▪ Orang yang mati syahid akan masuk surga.
▪ Balasan-balasan yang disediakan di akhirat bagi orang-orang yang bertakwa dan orang-orang yang durhaka.
▪ Ke-Esaan Allah.

Hukum:

▪ Menumpas musuh pada permulaan peperangan (sebelum gejala-gejala kemenangan).
▪ Menawan mereka kalau telah kelihatan gejala-gejala kemenangan.
▪ Membebaskan tawanan itu dengan menerima tebusan atau tidak.
▪ Larangan mengajak damai apabila telah nyata kemenangan.

Lain-lain:

▪ Allah selalu memberi cobaan kepada orang-orang mukmin, untuk mengetahui siapa yang berjihad dan siapa yang sabar.
▪ Kehidupan dunia adalah permainan belaka dan bahwa iman dan takwalah yang menghasilkan pahala.
▪ Allah akan menolong orang yang menolong agama-Nya.

Audio Murottal

QS. Muhammad (47) : 1-38 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 38 + Terjemahan Indonesia



QS. Muhammad (47) : 1-38 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 38

Gambar Kutipan Ayat

Surah Muhammad ayat 2 - Gambar 1 Surah Muhammad ayat 2 - Gambar 2
Statistik QS. 47:2
  • Rating RisalahMuslim
4.8

Ayat ini terdapat dalam surah Muhammad.

Surah Muhammad (Arab: محمّد‎) adalah surah ke-47 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Madaniyah yang terdiri atas 38 ayat.
Nama Muhammad sebagai nama surah ini diambil dari perkataan Muhammad yang terdapat pada ayat 2 surah ini.

Pada ayat 1, 2 dan 3 surah ini, Allah membandingkan antara hasil yang diperoleh oleh orang-orang yang tidak percaya kepada apa yang diturunkan kepada Nabi Muhammad ﷺ dan hasil yang diperoleh oleh orang-orang yang tidak percaya kepadanya.
Orang-orang yang percaya kepada apa yang dibawa oleh Muhammad ﷺ merekalah orang-orang yang beriman dan mengikuti yang hak, diterima Allah semua amalnya, diampuni segala kesalahannya.
Adapun orang-orang yang tidak percaya kepada Muhammad ﷺ adalah orang-orang yang mengikuti kebatilan, amalnya tidak diterima, dosa mereka tidak diampuni, kepada mereka dijanjikan azab di dunia dan di akhirat.

Surah ini dinamakan juga dengan Al-Qital yang berarti Peperangan, karena sebagian besar surah ini mengutarakan tentang peperangan dan pokok-pokok hukumnya, serta bagaimana seharusnya sikap orang-orang mukmin terhadap orang-orang kafir.

Nomor Surah 47
Nama Surah Muhammad
Arab محمد
Arti Nabi Muhammad
Nama lain
Tempat Turun Madinah
Urutan Wahyu 95
Juz Juz 26
Jumlah ruku’ 4 ruku’
Jumlah ayat 38
Jumlah kata 542
Jumlah huruf 2424
Surah sebelumnya Surah Al-Ahqaf
Surah selanjutnya Surah Al-Fath
Sending
User Review
4.4 (28 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

47:2, 47 2, 47-2, Surah Muhammad 2, Tafsir surat Muhammad 2, Quran Muhamad 2, Surah Muhammad ayat 2

Video Surah

47:2


More Videos

Kandungan Surah Muhammad

۞ QS. 47:1 • Azab orang kafir • Perbuatan orang kafir sia-sia

۞ QS. 47:2 • Pahala iman • Ar Rabb (Tuhan) • Islam menghapus dosa masa lalu • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Ampunan Allah terhadap pelaku maksiat

۞ QS. 47:3 Ar Rabb (Tuhan) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Keutamaan iman

۞ QS. 47:4 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Bersikap keras terhadap orang kafir

۞ QS. 47:5 Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 47:7 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin • Allah memperkokoh orang mukmin • Hukum alam • Balasan dari perbuatannya •

۞ QS. 47:8 • Azab orang kafir • Perbuatan orang kafir sia-sia

۞ QS. 47:9 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Perbuatan orang kafir sia-sia • Penghapus pahala kebaikan • Balasan dari perbuatannya •

۞ QS. 47:10 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 47:11 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Al Maula (Maha Penolong) • Maksiat dan dosa

۞ QS. 47:12 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 47:13 • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 47:14 Ar Rabb (Tuhan) • Perbedaan derajat manusia sesuai dengan amalnya • Perbedaan tingkat amal saleh

۞ QS. 47:15 • Ampunan Allah yang luas • Ar Rabb (Tuhan) • Sifat surga dan kenikmatannya • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Keabadian neraka

۞ QS. 47:16 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Sifat orang munafik • Sikap orang munafik terhadap Islam

۞ QS. 47:17 • Pahala iman • Bertambah dan berkurangnya iman • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 47:18 Rasul diutus dan wafat saat kiamat telah dekat • Terbelahnya bulan di masa Rasul • Beriman ketika datang hari kiamat • Hari kiamat datang tiba-tiba •

۞ QS. 47:19 Tauhid Uluhiyyah • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 47:20 • Sifat orang munafik • Maksiat dan dosa

۞ QS. 47:23 • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 47:25 • Sifat iblis dan pembantunya • Kembali kufur

۞ QS. 47:26 • Keluasan ilmu Allah • Sifat orang munafik • Riyaa’ dalam berbuat baik • Sikap orang munafik terhadap Islam •

۞ QS. 47:27 • Tugas-tugas malaikat • Keluarnya ruh orang kafir • Azab orang kafir

۞ QS. 47:28 • Azab orang kafir • Perbuatan orang kafir sia-sia • Penghapus pahala kebaikan

۞ QS. 47:29 • Sikap orang munafik terhadap Islam

۞ QS. 47:30 • Keluasan ilmu Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Sifat orang munafik • Riyaa’ dalam berbuat baik •

۞ QS. 47:32 • Allah tidak membutuhkan makhlukNya • Azab orang kafir • Perbuatan orang kafir sia-sia • Kembali kufur • Penghapus pahala kebaikan

۞ QS. 47:33 • Kembali kufur • Penghapus pahala kebaikan

۞ QS. 47:34 • Azab orang kafir

۞ QS. 47:35 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin • Menghitung amal kebaikan

۞ QS. 47:36 • Pahala iman • Allah tidak membutuhkan makhlukNya • Iman adalah ucapan dan perbuatan

۞ QS. 47:38 • Allah tidak membutuhkan makhlukNya • Al Ghaniy (Maha Kaya) • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa •

Ayat Pilihan

Semua yang ada di bumi itu akan binasa.
Dan tetap kekal Dzat Tuhanmu yang mempunyai kebesaran & kemuliaan.
QS. Ar-Rahman [55]: 26-27

Apabila telah ditunaikan salat,
maka bertebaranlah kamu di muka bumi,
dan carilah karunia Allah & ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung.
QS. Al-Jumu’ah [62]: 10

“Sesungguhnya tipu daya kalian para wanita adalah besar/adzim”
QS. Yusuf [12]: 28

Dan barang siapa berpaling dari peringatan-Ku,
maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit,
dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta.

QS. Ta Ha [20]: 124

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Lawan kata dari jujur adalah ...

Correct! Wrong!

Orang yang jujur akan senantiasa mengatakan ...

Correct! Wrong!

Orang yang suka berbohong adalah orang ...

Correct! Wrong!

+

Array

Bekerja tepat waktu adalah salah satu ciri orang yang ...

Correct! Wrong!

Berikut ini, yang tidak mengandung moral terpuji, adalah ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #5
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #5 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #5 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #24

Allah Subhanahu Wa Ta`ala Melihat semua apa yang di lakukan oleh hambanya, karena Allah bersifat … Dalam memutuskan suatu perkara, Dinda sangat adil karena Dinda meneladani sifat Allah … Salah satu cara mengagungkan tanda-tanda kebesaran Allah Subhanahu Wa Ta`ala yaitu … dengan … Tata cara membaca Alquran dimulai dengan … Dalam surah Alquran, At-Tin artinya …

Pendidikan Agama Islam #13

Nama pedang Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu … … Apa nama peperangan pertama yang berlaku dalam sejarah Islam? … Apa makanan kegemaran Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam? … Apa warna kesukaan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam? … Sabda Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Siapa yang berselawat kepadaku sekali, maka Allah akan berselawat kepadanya … kali.”

Pendidikan Agama Islam #19

Berakhirnya seluruh kehidupan di dunia dinamakan … Hari kiamat di jelaskan dalam Alquran, surah … .Tempat berkumpulnya manusia di akhirat di sebut padang … Salah satu hikmah mempercayai datangnya hari akhir, yaitu … … Surah yang menjelaskan bahwa ‘Allah Subhanahu Wa Ta`ala tempat meminta’, yaitu … …

Kamus Istilah Islam

An Nafii'

Apa itu An Nafii’? Allah itu An-Nafi’ ◀ Artinya adalah Allah itu Maha Pemberi Manfaat. Dia mampu memberikan manfaat yang besar kepada seluruh makhluk-Nya. Contohnya adalah Allah mencipt...

Al Kariim

Apa itu Al Kariim? Allah itu Al-Karim ◀ Allah itu Al-Karim, artinya adalah Allah itu Maha Mulia serta Maha Pemurah kepada siapa saja. Kemuliaan Allah sungguh sempurna dan tidak ada yang mampu menan...

Qasim bin Muhammad

Siapa itu Qasim bin Muhammad? Qasim bin Muhammad adalah anak sulung dari Nabi Muhammad dan Khadijah. Ia wafat pada tahun 605 Masehi, sebelum berusia dua tahun. Ia dikebumikan di pekuburan Jannatul Mu...