Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Muhammad (Nabi Muhammad) - surah 47 ayat 14 [QS. 47:14]

اَفَمَنۡ کَانَ عَلٰی بَیِّنَۃٍ مِّنۡ رَّبِّہٖ کَمَنۡ زُیِّنَ لَہٗ سُوۡٓءُ عَمَلِہٖ وَ اتَّبَعُوۡۤا اَہۡوَآءَہُمۡ
Afaman kaana ‘ala bai-yinatin min rabbihi kaman zui-yina lahu suwu ‘amalihi waattaba’uu ahwaa-ahum;
Maka apakah orang yang berpegang pada keterangan yang datang dari Tuhannya sama dengan orang yang dijadikan terasa indah baginya perbuatan buruknya itu dan mengikuti keinginannya?
―QS. Muhammad [47]: 14

Daftar isi

So is he who is on clear evidence from his Lord like him to whom the evil of his work has been made attractive and they follow their (own) desires?
― Chapter 47. Surah Muhammad [verse 14]

أَفَمَن apakah maka orang

Then is (he) who
كَانَ adalah ia

is
عَلَىٰ atas

on
بَيِّنَةٍ keterangan yang nyata

a clear proof
مِّن dari

from
رَّبِّهِۦ Tuhannya

his Lord
كَمَن seperti

like (he) who,
زُيِّنَ dijadikan memandang baik

is made attractive
لَهُۥ baginya

to him
سُوٓءُ seburuk-buruk

(the) evil
عَمَلِهِۦ perbuatannya

(of) his deeds
وَٱتَّبَعُوٓا۟ dan mereka mengikuti

while they follow
أَهْوَآءَهُم hawa nafsu mereka

their desires.

Tafsir Quran

Surah Muhammad
47:14

Tafsir QS. Muhammad (47) : 14. Oleh Kementrian Agama RI

Ayat ini menjelaskan perbandingan antara orang-orang yang beriman dengan orang kafir dengan mengatakan,
"Apakah sama orang yang mau berpikir sehingga ia mempunyai pengertian, pemahaman, dan keyakinan terhadap agama Allah dan Alquran yang diturunkan kepada Muhammad ﷺ dengan orang-orang yang tidak mau menggunakan pikirannya, sehingga ia tidak percaya bahwa Allah akan memberi balasan yang setimpal kepada orang-orang yang menuruti hawa nafsunya dan godaan setan?
Tentu saja kedua macam orang itu tidak sama, bahkan perbedaan keduanya sangat besar.
Pada ayat yang lain Allah ﷻ berfirman:

اَفَمَنْ يَّعْلَمُ اَنَّمَآ اُنْزِلَ اِلَيْكَ مِنْ رَّبِّكَ الْحَقُّ كَمَنْ هُوَ اَعْمٰى اِنَّمَا يَتَذَكَّرُ اُولُوا الْاَلْبَابِ

Maka apakah orang yang mengetahui bahwa apa yang diturunkan Tuhan kepadamu adalah kebenaran, sama dengan orang yang buta?
Hanya orang berakal saja yang dapat mengambil pelajaran.
(Ar-Ra’d [13]: 19)

Dan firman Allah:

لَا يَسْتَوِيْٓ اَصْحٰبُ النَّارِ وَاَصْحٰبُ الْجَنَّةِ اَصْحٰبُ الْجَنَّةِ هُمُ الْفَاۤىِٕزُوْنَ

Tidak sama para penghuni neraka dengan para penghuni surga;
para penghuni surga itulah orang-orang yang memperoleh kemenangan.
(Al-Hasyr [59]: 20)

Tafsir QS. Muhammad (47) : 14. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Apakah balasan kedua golongan itu sama?
Apakah mereka yang mengetahui Pencipta dan Pemeliharanya dengan jelas lalu menaati-Nya itu sama dengan mereka yang dihiasi dengan perbuatan buruk dan mengikuti hawa nafsu setiap kali melakukan atau tidak melakukan sesuatu?

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Maka apakah orang yang berpegang kepada bukti yang nyata dari Tuhannya dan mengetahui akan keesaan-Nya, sama derajatnya dengan orang yang pekerjaan buruknya dijadikan indah oleh setan dan mengikuti apa yang diinginkan oleh hawa nafsunya untuk berlaku maksiat, menyembah kepada selain Allah dengan tanpa hujah dan bukti?
Sesungguhnya mereka itu tidaklah sama.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Maka apakah orang yang berpegang pada keterangan) yakni hujah dan argumentasi


(yang datang dari Rabbnya) mereka adalah orang-orang mukmin


(sama dengan orang yang dihiasi oleh keburukan amal perbuatannya) karena itu lalu ia memandangnya sebagai perbuatan yang baik, mereka adalah orang-orang kafir Mekah


(dan mengikuti hawa nafsunya?) dalam menyembah berhalaberhala, maksudnya tentu saja tidak ada persamaan di antara keduanya.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Maka apakah orang yang berpegang pada keterangan yang datang dari Tuhannya.
(QS. Muhammad [47]: 14)

Yakni berada dalam keyakinan dan pengetahuan tentang perintah Allah dan agama-Nya melalui apa yang diturunkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala di dalam Kitab-Nya, berupa hidayah dan ilmu serta fitrah yang lurus yang telah dijadikan oleh Allah subhanahu wa ta’ala di dalam dirinya.

sama dengan orang yang (setan) menjadikan dia memandang baik perbuatannya yang buruk itu dan mengikuti hawa nafsunya.
(QS. Muhammad [47]: 14)

Sebagai jawabannya dapat dikatakan bahwa jelas tidak sama, semakna dengan apa yang disebutkan oleh firman-Nya:

Adakah orang yang mengetahui bahwasanya apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu itu benar sama dengan orang yang buta?
(QS. Ar-Ra’d [13]: 19)

Dan firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Tiada sama penghuni-penghuni neraka dengan penghuni-penghuni surga;
penghuni-penghuni surga itulah orang-orang yang beruntung.
(QS. Al-Hasyr [59]: 20)

Kata Pilihan Dalam Surah Muhammad (47) Ayat 14

AHWAA
أَهْوَآء

Lafaz ini adalah jamak dari al hawa yang berarti kerinduan (al-‘isyq) dan kemauan baik itu dalam kebaikan ataupun kejahatan, kemauan diri dan kecenderungannya kepada apa yang mengasyikkannya.
Ia juga bermakna kasih sayang dan kecenderungan diri kepada syahwat.
Dikatakan seperti itu bagi jiwa atau diri yang cenderung kepada syahwat sebagaimana Allah menyatakan, walaa tat tabi’ul hawaa (Dan janganlah engkau mengikuti hawa [kecenderungan diri kepada syahwat]).

Oleh karena itu, seseorang yang disebut mengikut hawanya berarti mengikut keaiban atau kehinaannya.
Seseorang ahlal ahwa’ dikatakan sebagai orang yang sesat dari jalan yang patut diteladani atau ia termasuk ahli bidaah.
Dan orang seperti itu dicela Allah

Lafaz ahwaa’ disebut sebanyak 17 kali di dalam Al Qur’an yaitu dalam surah
• Al Baqarah (2), ayat 120, 145;
• Al Maa’idah (5), ayat 48, 49, 77;
• Al An’aam (6), ayat 56, 119, 150;
• Ar Ra’d (13), ayat 37;
• Al Mu’minuun (23), ayat 71;
Al Qashash (28), ayat 50;
Ar Rum (30), ayat 29;
Asy Syuura (42), ayat 15;
• Al Jatsiyah (45), ayat 18;
Muhammad (47), ayat 14, 16;
• Al Qamar (54), ayat 3.

Al Qurtubi mengatakan lafaz ahwaa’, bentuk jamak dari al hawa, apabila disandarkan kepada individu yang beragama memiliki maksud nafsu atau syahwatnya.
Oleh karena itu, beliau menafsirkan al hawa dalam surah Muhammad, ayat 14 dengan isytaha (kemahuan mereka atau hawa nafsu).
Al Fayruz Abadi berkata,
penggunaan lafaz jamak ahwaa’ di dalam Al Qur’an bertujuan mengingatkan setiap individu memiliki kemauan yang berbeda dengan kemauan yang lain.
Namun, kemauan setiap individu itu tidak ada penghujungnya.
Apabila nabi mengikuti kemahuan mereka, natijahnya adalah kesesatan dan keraguan.

Kesimpulannya, al ahwaa bermakna kemauan dan hawa nafsu yang membawa kepada kesesatan.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN BHD, Hal:33-34

Unsur Pokok Surah Muhammad (محمد)

Surat Muhammad terdiri atas 38 ayat, termasuk golongan surat-surat Madaniyyah, diturunkan sesudah surat Al-Hadid,

Nama "Muhammad" sebagai nama surat ini diambil dari perkataan Muhammad yang terdapat pada ayat 2 surat ini.

Pada ayat 1, 2 dan 3 surat ini Allah membandingkan antara hasil yang diperoleh oleh orang-orang yang percaya kepada apa yang diturunkan kepada Nabi Muhammad ﷺ dan hasil yang diperoleh oleh orang-orang yang tidak percaya kepadanya.

Orang-orang yang percaya kepada apa yang dibawa Muhammad ﷺ merekalah orang-orang yang beriman dan mengikuti jejak yang hak, diterima Allah semua amalnya, diampuni segala kesalahannya.

Adapun orang-orang yang tidak percaya kepada Muhammad ﷺ adalah orang-orang yang mengikuti kebatilan, amalnya tidak diterirna, dosa mereka tidak diampuni, kepada mereka dijanjikan azab di dunia dan di akhirat.

Dinamai juga dengan "Al Qital" (peperangan), karena sebagian besar surat ini mengutarakan tentang peperangan dan pokok-pokok hukumnya, serta bagairnana seharusnya sikap orang-orang mukmin terhadap orang-orang kafir.

Keimanan:

▪ Orang yang mati syahid akan masuk surga.
▪ Balasan-balasan yang disediakan di akhirat bagi orang-orang yang bertakwa dan orang-orang yang durhaka.
▪ Ke-Esaan Allah.

Hukum:

▪ Menumpas musuh pada permulaan peperangan (sebelum gejala-gejala kemenangan).
▪ Menawan mereka kalau telah kelihatan gejala-gejala kemenangan.
▪ Membebaskan tawanan itu dengan menerima tebusan atau tidak.
▪ Larangan mengajak damai apabila telah nyata kemenangan.

Lain-lain:

▪ Allah selalu memberi cobaan kepada orang-orang mukmin, untuk mengetahui siapa yang berjihad dan siapa yang sabar.
▪ Kehidupan dunia adalah permainan belaka dan bahwa iman dan takwalah yang menghasilkan pahala.
▪ Allah akan menolong orang yang menolong agama-Nya.

Audio Murottal

QS. Muhammad (47) : 1-38 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 38 + Terjemahan Indonesia



QS. Muhammad (47) : 1-38 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 38

Gambar Kutipan Ayat

Surah Muhammad ayat 14 - Gambar 1 Surah Muhammad ayat 14 - Gambar 2
Statistik QS. 47:14
  • Rating RisalahMuslim
4.8

Ayat ini terdapat dalam surah Muhammad.

Surah Muhammad (Arab: محمّد‎) adalah surah ke-47 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Madaniyah yang terdiri atas 38 ayat.
Nama Muhammad sebagai nama surah ini diambil dari perkataan Muhammad yang terdapat pada ayat 2 surah ini.

Pada ayat 1, 2 dan 3 surah ini, Allah membandingkan antara hasil yang diperoleh oleh orang-orang yang tidak percaya kepada apa yang diturunkan kepada Nabi Muhammad ﷺ dan hasil yang diperoleh oleh orang-orang yang tidak percaya kepadanya.
Orang-orang yang percaya kepada apa yang dibawa oleh Muhammad ﷺ merekalah orang-orang yang beriman dan mengikuti yang hak, diterima Allah semua amalnya, diampuni segala kesalahannya.
Adapun orang-orang yang tidak percaya kepada Muhammad ﷺ adalah orang-orang yang mengikuti kebatilan, amalnya tidak diterima, dosa mereka tidak diampuni, kepada mereka dijanjikan azab di dunia dan di akhirat.

Surah ini dinamakan juga dengan Al-Qital yang berarti Peperangan, karena sebagian besar surah ini mengutarakan tentang peperangan dan pokok-pokok hukumnya, serta bagaimana seharusnya sikap orang-orang mukmin terhadap orang-orang kafir.

Nomor Surah 47
Nama Surah Muhammad
Arab محمد
Arti Nabi Muhammad
Nama lain
Tempat Turun Madinah
Urutan Wahyu 95
Juz Juz 26
Jumlah ruku’ 4 ruku’
Jumlah ayat 38
Jumlah kata 542
Jumlah huruf 2424
Surah sebelumnya Surah Al-Ahqaf
Surah selanjutnya Surah Al-Fath
Sending
User Review
4.8 (16 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

47:14, 47 14, 47-14, Surah Muhammad 14, Tafsir surat Muhammad 14, Quran Muhamad 14, Surah Muhammad ayat 14

Video Surah

47:14


More Videos

Kandungan Surah Muhammad

۞ QS. 47:1 • Azab orang kafir • Perbuatan orang kafir sia-sia

۞ QS. 47:2 • Pahala iman • Ar Rabb (Tuhan) • Islam menghapus dosa masa lalu • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Ampunan Allah terhadap pelaku maksiat

۞ QS. 47:3 Ar Rabb (Tuhan) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Keutamaan iman

۞ QS. 47:4 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Bersikap keras terhadap orang kafir

۞ QS. 47:5 Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 47:7 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin • Allah memperkokoh orang mukmin • Hukum alam • Balasan dari perbuatannya •

۞ QS. 47:8 • Azab orang kafir • Perbuatan orang kafir sia-sia

۞ QS. 47:9 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Perbuatan orang kafir sia-sia • Penghapus pahala kebaikan • Balasan dari perbuatannya •

۞ QS. 47:10 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 47:11 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Al Maula (Maha Penolong) • Maksiat dan dosa

۞ QS. 47:12 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 47:13 • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 47:14 Ar Rabb (Tuhan) • Perbedaan derajat manusia sesuai dengan amalnya • Perbedaan tingkat amal saleh

۞ QS. 47:15 • Ampunan Allah yang luas • Ar Rabb (Tuhan) • Sifat surga dan kenikmatannya • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Keabadian neraka

۞ QS. 47:16 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Sifat orang munafik • Sikap orang munafik terhadap Islam

۞ QS. 47:17 • Pahala iman • Bertambah dan berkurangnya iman • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 47:18 Rasul diutus dan wafat saat kiamat telah dekat • Terbelahnya bulan di masa Rasul • Beriman ketika datang hari kiamat • Hari kiamat datang tiba-tiba •

۞ QS. 47:19 Tauhid Uluhiyyah • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 47:20 • Sifat orang munafik • Maksiat dan dosa

۞ QS. 47:23 • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 47:25 • Sifat iblis dan pembantunya • Kembali kufur

۞ QS. 47:26 • Keluasan ilmu Allah • Sifat orang munafik • Riyaa’ dalam berbuat baik • Sikap orang munafik terhadap Islam •

۞ QS. 47:27 • Tugas-tugas malaikat • Keluarnya ruh orang kafir • Azab orang kafir

۞ QS. 47:28 • Azab orang kafir • Perbuatan orang kafir sia-sia • Penghapus pahala kebaikan

۞ QS. 47:29 • Sikap orang munafik terhadap Islam

۞ QS. 47:30 • Keluasan ilmu Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Sifat orang munafik • Riyaa’ dalam berbuat baik •

۞ QS. 47:32 • Allah tidak membutuhkan makhlukNya • Azab orang kafir • Perbuatan orang kafir sia-sia • Kembali kufur • Penghapus pahala kebaikan

۞ QS. 47:33 • Kembali kufur • Penghapus pahala kebaikan

۞ QS. 47:34 • Azab orang kafir

۞ QS. 47:35 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin • Menghitung amal kebaikan

۞ QS. 47:36 • Pahala iman • Allah tidak membutuhkan makhlukNya • Iman adalah ucapan dan perbuatan

۞ QS. 47:38 • Allah tidak membutuhkan makhlukNya • Al Ghaniy (Maha Kaya) • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa •

Ayat Pilihan

Tuhan, restui kami. Jadikan kami & anak cucu kami manusia yang ikhlas berbuat demi Engkau. Ajarkan pada kami tata cara peribadatan di rumah suci ini. Terimalah taubat kami jika kami lalai & bersalah. Sungguh Engkau Maha Menerima taubat
QS. Al-Baqarah [2]: 128

Hadapkanlah wajahmu kepada agama dengan tulus & ikhlas,
dan jangan sekali-kali engkau termasuk orang yang musyrik.
QS. Yunus [10]: 105

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Dalam surah Alquran, At-Tin artinya ...

Correct! Wrong!

Tata cara membaca Alquran dimulai dengan ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Isti'adzah atau juga biasa dikenal dengan istilah ta'awwudz secara bahasa adalah memohon perlindungan, pemeliharaan dan penjagaaan.

Basmalah berarti mengucapkan kalimat 'Bismillahirrahmanirrahim', terjemahannya yaitu 'Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang'.

Dalam memutuskan suatu perkara, Dinda sangat adil karena Dinda meneladani sifat Allah ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
العدل

Allah itu Al-Adl, artinya adalah Allah itu Maha Adil kepada seluruh makhluk-makhluk-Nya. Keadilan Allah bersifat sempurna dan berlaku untuk semua ciptaan-Nya.

Jangan pernah sedikit pun terbesit dalam hati kita untuk berfikir bahwa 'hidup ini tidak adil.' Karena semua telah ditentukan Allah dengan keadilan-Nya. Siapa pun manusia yang murka dengan ketentuan Allah maka Allah pun akan murka kepadanya, dan siapa pun manusia yang ridho maka Allah pun akan ridho kepadanya. Dan siapa pun manusia yang telah diridhoi Allah, maka senantiasa dibukakan jalan keluar yang tidak pernah terduga dalam pikiran manusia.

+

Array

Allah Subhanahu Wa Ta`ala Melihat semua apa yang di lakukan oleh hambanya, karena Allah bersifat ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
البصير

Allah itu Al-Bashir, artinya adalah Allah itu Maha Melihat segala sesuatu. Kita sebagai manusia hanya memiliki penglihatan yang terbatas. Namun Allah bisa melihat segala sesuatu baik dimasa lalu, masa sekarang dan masa yang akan datang.

Allah selalu mengawasi kita semua, sehingga jangan pernah kita berfikir jika kita melakukan kejahatan yang tidak orang lain lihat maka tidak ada yang bisa mengetahui kejahatan itu. Karena Allah itu Maha Melihat.

Salah satu cara mengagungkan tanda-tanda kebesaran Allah Subhanahu Wa Ta`ala yaitu dengan ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #24
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #24 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #24 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #5

Berikut ini, yang tidak mengandung moral terpuji, adalah … Orang yang jujur akan senantiasa mengatakan … Lawan kata dari jujur ??adalah … Orang yang suka berbohong adalah orang … Bekerja tepat waktu adalah salah satu ciri orang yang …

Pendidikan Agama Islam #11

Masyarakat Arab sebelum Islam memiliki kebiasaan buruk, juga memiliki kebiasaan baik. Di bawah ini yang tidak termasuk kebiasaan baik masyarakat Arab sebelum Islam adalah … Berikut ini yang bukan merupakan substansi dakwah Rasulullah di Mekkah adalah … Dalam QS. Al-Muddassir ayat 1-7 adalah menjadi dasar bagi Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk melakukan dakwah di Mekkah secara … Dari proses dakwah secara diam-diam yang dilakukan oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah, maka terdapat beberapa sahabat yang masuk Islam pertama kali. Mereka dikenal dengan sebutan … Cara yang pertama kali ditempuh oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah secara terang- terangan adalah …

Pendidikan Agama Islam #3

Pembatasan aurat wanita adalah … Berikut ini yang bukan termasuk orang-orang pertama yang menyambut ajakan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah … Dalam Islam, pakaian harus … Sebelum berpakaian, kita harus … Bagian tubuh yang tidak ditampakkan sesuai dengan ajaran Islam disebut …

Kamus Istilah Islam

Usamah bin Zaid

Siapa itu Usamah bin Zaid? Usamah bin Zaid bin Haritsah adalah sahabat Nabi Muhammad. Usamah adalah anak dari Zaid bin Haritsah dengan Ummu Ayman yang sangat dikenal, karena ia ditunjuk sebagai seora...

Walid bin al-Mughirah

Siapa itu Walid bin al-Mughirah? Walid bin al-Mughirah al-Makhzumi adalah kepala klan Banu Makhzum dari suku Quraysh. Klannya bertanggung jawab atas materi-materi terkait perang. Keluarga Ia adalah ...

Masjidilaksa

Apa itu Masjidilaksa? Mas.ji.dil.ak.sa masjid di Yerusalem, kiblat pertama umat Islam dan tempat Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. melakukan mikraj setelah terlebih dahulu melakukan isra...