Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Maryam (Maria) - surah 19 ayat 73 [QS. 19:73]

وَ اِذَا تُتۡلٰی عَلَیۡہِمۡ اٰیٰتُنَا بَیِّنٰتٍ قَالَ الَّذِیۡنَ کَفَرُوۡا لِلَّذِیۡنَ اٰمَنُوۡۤا ۙ اَیُّ الۡفَرِیۡقَیۡنِ خَیۡرٌ مَّقَامًا وَّ اَحۡسَنُ نَدِیًّا
Wa-idzaa tutla ‘alaihim aayaatunaa bai-yinaatin qaalal-ladziina kafaruu lil-ladziina aamanuu ai-yul fariiqaini khairun maqaaman wa-ahsanu nadii-yan;
Dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat Kami yang jelas (maksudnya), orang-orang yang kafir berkata kepada orang-orang yang beriman,
“Manakah di antara kedua golongan yang lebih baik tempat tinggalnya dan lebih indah tempat pertemuan(nya)?”
―QS. Maryam [19]: 73

Daftar isi

And when Our verses are recited to them as clear evidences, those who disbelieve say to those who believe,
"Which of (our) two parties is best in position and best in association?"
― Chapter 19. Surah Maryam [verse 73]

وَإِذَا dan apabila

And when
تُتْلَىٰ dibacakan

are recited
عَلَيْهِمْ atas mereka

to them
ءَايَٰتُنَا ayat-ayat Kami

Our Verses
بَيِّنَٰتٍ jelas/terang

clear,
قَالَ berkata

say
ٱلَّذِينَ orang-orang yang

those who
كَفَرُوا۟ kafir/ingkar

disbelieved
لِلَّذِينَ kepada orang-orang yang

to those who
ءَامَنُوٓا۟ beriman

believed,
أَىُّ yang mana

"Which
ٱلْفَرِيقَيْنِ dua golongan

(of) the two groups
خَيْرٌ lebih baik

(is) better
مَّقَامًا kedudukan

(in) position.
وَأَحْسَنُ dan lebih baik/bagus

and best
نَدِيًّا tempat pertemuan

(in) assembly?"

Tafsir Quran

Surah Maryam
19:73

Tafsir QS. Maryam (19) : 73. Oleh Kementrian Agama RI

Pada ayat ini Allah menerangkan sikap orang-orang kafir itu bila dibacakan kepada mereka ayat-ayat Alquran yang nyata kebenarannya dan tidak dapat disangkal lagi, ucapan yang keluar dari mulut mereka untuk menentang kebenaran ayat-ayat itu adalah cemoohan dan olok-olok.
Mereka mengatakan kepada orang mukmin siapa di antara kita yang paling senang hidupnya, paling tenang pikirannya, paling bagus rumahnya, paling tinggi kedudukannya dan paling banyak jumlahnya.

Bagaimana kami yang jauh lebih tinggi dan lebih mulia dari kamu semua, akan berada dalam kebatilan dan menempuh jalan yang sesat.
Hal ini adalah sesuatu yang mustahil.

Maka kami menganggap kamulah yang berada dalam kesesatan karena golongan kamu selain lemah, sengsara dan sedikit jumlahnya, kamu hanya dapat berkumpul dengan sembunyi-sembunyi membicarakan hal ihwalnya di tempat-tempat yang tersisih dan sepi seperti Darul Arqam dan sebagainya.
Tidak mungkin agama yang kamu anut itu agama yang benar dan tidak mungkin ayat-ayat Alquran itu baik dan berguna.

Karena kalau demikian halnya tentu kamilah yang lebih dahulu beriman dan mempercayainya.
Hanya itulah alasan dan keterangan yang dapat dikemukakan oleh orang kafir kepada orang mukmin dan keterangan mereka seperti ini terdapat pula pada ayat yang lain:

وَقَالَ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا لِلَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَوْ كَانَ خَيْرًا مَّا سَبَقُوْنَآ اِلَيْهِ وَاِذْ لَمْ يَهْتَدُوْا بِهٖ فَسَيَقُوْلُوْنَ هٰذَآ اِفْكٌ قَدِيْمٌ

Dan orang-orang yang kafir berkata kepada orang-orang yang beriman,
"Sekiranya Alquran itu sesuatu yang baik, tentu mereka tidak pantas mendahului kami (beriman) kepadanya."
Tetapi karena mereka tidak mendapat petunjuk dengannya maka mereka akan berkata,
"Ini adalah dusta yang lama."
(Al-Ahqaf [46]: 11)

Tafsir QS. Maryam (19) : 73. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Semasa hidup di dunia, jika ayat-ayat Allah yang jelas petunjuknya dibacakan kepada orang-orang kafir, mereka menentangnya.
Dengan membanggakan harta dan kelompok, mereka berkata kepada orang-orang yang beriman,
"Nasib kalian tidaklah sama dengan nasib kami di dunia.


Kedudukan kami lebih baik dari pada kedudukan kalian.
Demikian juga kedudukan kami di akhirat yang kalian yakini itu. "

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Apabila dibacakan kepada manusia ayat-ayat Kami yang diturunkan dengan jelas, maka orang-orang yang kafir kepada Allah berkata kepada orang-orang mukmin:
Manakah di antara kedua golongan, dari kami dan dari kalian, yang lebih baik tempat tinggalnya dan lebih bagus majelis (tempat pertemuan) nya?

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan apabila dibacakan kepada mereka) yaitu mereka orang-orang Mukmin dan orang-orang kafir


(ayat-ayat Kami) dari Alquran


(yang terang) jelas keadaan dan maksudnya


(niscaya orang-orang yang kafir berkata kepada orang-orang yang beriman,
"Manakah di antara kedua golongan) kami dan kalian


(yang lebih baik tempat tinggalnya) yaitu, tempat menetap dan rumahnya.
Lafal Maqaaman berasal dari kata kerja Qaama, kalau dibaca Muqaaman berarti berasal dari kata kerja Aqaama


(dan lebih indah tempat pertemuannya").
Lafal Nadiyyan bermakna An-Naadi artinya tempat berkumpulnya kaum, yang mereka berbincang-bincang di dalamnya.
Mereka bermaksud bahwa kamilah yang lebih baik daripada kalian.
Kemudian Allah berfirman,

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Allah subhanahu wa ta’ala menyebutkan ciri khas orang-orang kafir saat dibacakan kepada mereka ayat-ayat Allah yang jelas maksudnya dan terang hujah dan bukti kebenarannya, bahwa mereka ingkar dan berpaling darinya.
Mereka juga bersikap angkuh dan sombong terhadap orang-orang, mukmin, seraya mengemukakan alasan yang menguatkan kebenaran agama mereka yang batil, bahwa mereka:

…lebih baik tempat tinggalnya dan lebih indah tempat pertemuan (nya).

Yakni lebih baik serta lebih mewah tempat-tempat tinggalnya dan lebih baik tempat pertemuannya.
Yang dimaksud dengan nadiyyan ialah tempat berkumpulnya kaum lelaki.
Dengan kata lain.
orang-orang kafir itu merasa bahwa tempat pertemuan mereka lebih ramai dikunjungi oleh orang.
Yakni apakah kami yang dalam keadaan demikian dikatakan berada dalam jalan yang batil, sedangkan mereka (orang-orang mukmin) yang sedang bersembunyi di dalam perumahan Al-Arqam ibnu Abul Arqam dan rumah-rumah jelek lainnya merasa benar?
Makna ayat ini sama dengan apa yang disebutkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala dalam firman-Nya:

Dan orang-orang kafir berkata kepada orang-orang yang beriman,
"Kalau sekiranya dia (Al Qur’an) adalah suatu yang baik, tentulah mereka tiada mendahului kami (beriman) kepadanya."
(QS. Al-Ahqaf [46]: 11)

Dan firman Allah subhanahu wa ta’ala menceritakan perkataan kaum Nuh:

Apakah kami akan beriman kepadamu, padahal yang mengikuti kamu ialah orang-orang yang hina?
(QS. Asy-Syu’ara’ [26]: 111)

Demikian pula firman Allah subhanahu wa ta’ala yang menyebutkan:

Dan demikianlah telah Kami uji sebagian mereka (orang-orang yang kaya) dengan sebagian mereka (orang-orang miskin), supaya (orang-orang yang kaya itu) berkata,
"Orang-orang semacam inilah di antara kita yang diberi anugerah oleh Allah kepada mereka?"
(Allah berfirman),
"Tidakkah Allah lebih mengetahui tentang orang-orang yang bersyukur (kepada-Nya)?"
(QS. Al-An’am [6]: 53)

Karena itulah dalam ayat berikut ini Allah berfirman menjawab tuduhan mereka yang tidak benar:

Berapa banyak umat yang telah Kami binasakan sebelum mereka.
(QS. Maryam [19]: 74)

Unsur Pokok Surah Maryam (مريم)

Surat Maryam terdiri atas 98 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, karena hampir seluruh ayatnya diturunkan sebelum Nabi Muhammad ﷺ hijrah ke Madinah, bahkan sebelum sahabat-sahabat beliau hijrah ke negeri Habsyi.

Menurut riwayat Ibnu Mas’ud, Ja’far bin Abi Thalib membacakan permulaan surat Maryam ini kepada raja Najasyi dan pengikut-pengikut­nya diwaktu ia ikut hijrah bersama-sama sahabat-sahabat yang lain ke negeri Habsyi.

Surat ini dinamai "Maryam",
karena surat ini mengandung kisah Maryam, ibu Nabi Isaalaihis salam yang serba ajaib, yaitu melahirkan puteranya Isaalaihis salam, sedang ia sebelumnya belum pernah dikawini atau dicampuri oleh seorang laki-laki pun.

Kelahiran Isaalaihis salam tanpa bapak merupakan suatu bukti kekuasaan Allah subhanahu wa ta’ala. Pengutaraan kisah Maryam sebagai kejadian yang luar biasa dan ajaib dalam surat ini, diawali dengan kisah kejadian yang luar biasa dan ajaib pula, yaitu dikabulkannya do’a Zakariya ‘alaihis salam oleh Allah subhanahu wa ta’ala agar beliau dianugerahi seorang putera sebagai pewaris dan pelanjut cita-cita dan kepercayaan beliau, sedang usia beliau sudah sangat tua dan isteri beliau seorang yang mandul, yang menurut ukuran ilmu biologi tidak mungkin akan terjadi.

Keimanan:

▪ Allah berbuat sesuatu menurut yang dikehendaki-Nya, kendatipun menyimpang dari hukum-hukum alam.
Isa `alaihis salam bukan anak Allah, karena mustahil Allah mempunyai anak.
Jibril `alaihis salam turun kepada rasulrasul membawa wahyu atas perintah Allah.
▪ Di hari kiamat orang kafir menghadap Allah sendiri-sendiri, semua manusia akan menghadap Tuhan sebagai hamba.

Kisah:

▪ Allah mengabulkan do’a Zakariya `alaihis salam untuk memperoleh anak, sekalipun usia beliau sudah sangat tua dan isteri beliau seorang yang mandul.
▪ Kisah kelahiran Isa `alaihis salam tanpa bapak.
▪ Kisah Ibrahim`alaihis salam dengan bapaknya.
Musa `alaihis salam seorang yang dipilih oleh Allah.
Ismail `alaihis salam seorang yang benar dalam janjinya.
Idris `alaihis salam seorang yang sangat kuat kepercayaannya.

Lain-lain:

▪ Ancaman terhadap orang yang meninggalkan shalat dan mengikuti hawa nafsunya, serta kabar gembira untuk orang-orang yang telah taubat dan mengerjakan amal-amal yang saleh.
▪ Keadaan di surga.
▪ Membiarkan orang yang sesat setelah diberi petunjuk, bergelimang dalam kesesatannya adalah sunnah Allah.

Audio Murottal

QS. Maryam (19) : 1-98 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 98 + Terjemahan Indonesia



QS. Maryam (19) : 1-98 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 98

Gambar Kutipan Ayat

Surah Maryam ayat 73 - Gambar 1 Surah Maryam ayat 73 - Gambar 2
Statistik QS. 19:73
  • Rating RisalahMuslim
4.4

Ayat ini terdapat dalam surah Maryam.

Surah Maryam (Arab: مريم‎, Maryam, “Maryam”) adalah surah ke-19 dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 98 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah karena hampir seluruh ayatnya diturunkan sebelum Nabi Muhammad ﷺ hijrah ke Madinah, bahkan sebelum sahabat-sahabat dia hijrah ke negeri Habsyi.
Menurut riwayat Ibnu Mas’ud, Ja’far bin Abi Thalib membacakan permulaan surah Maryam ini kepada raja Najasyi dan pengikut-pengikutnya di waktu ia ikut hijrah bersama-sama sahabat-sahabat yang lain ke negeri Habsyi.

Surah ini dinamai Maryam, karena surat ini mengandung kisah Maryam (atau Maria dalam agama Kristen), ibu dari Nabi Isa ‘alaihis salam.
Surah ini menceritakan kelahiran yang ajaib, di mana Ia melahirkan Isa ‘alaihis salam sedang ia sebelumnya belum pernah digauli oleh seorang laki-laki.
Kelahiran Isa ‘alaihis salam tanpa ayah, merupakan suatu bukti kekuasaan Allah subhanahu wa ta’ala.
Pengutaraan kisah Maryam sebagai kejadian yang luar biasa dan ajaib dalam surah ini, diawali dengan kisah kejadian ajaib lainnya, yaitu dikabulkannya doa nabi Zakaria ‘alaihis salam oleh Allah subhanahu wa ta’ala, di mana ia ingin dianugerahi seorang putra sebagai pewaris dan penerus cita-cita dan kepercayaannya, sedang usianya sudah sangat tua dan istrinya adalah wanita yang mandul.

Nomor Surah 19
Nama Surah Maryam
Arab مريم
Arti Maryam (Maria)
Nama lain Kaf, Ha, Ya, ‘Ain, Shad (کهیعص), Ka-ha
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 44
Juz Juz 16
Jumlah ruku’ 0
Jumlah ayat 98
Jumlah kata 972
Jumlah huruf 3935
Surah sebelumnya Surah Al-Kahf
Surah selanjutnya Surah Ta Ha
Sending
User Review
4.4 (20 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

19:73, 19 73, 19-73, Surah Maryam 73, Tafsir surat Maryam 73, Quran Maryam 73, Surah Maryam ayat 73

Video Surah

19:73


More Videos

Kandungan Surah Maryam

۞ QS. 19:2 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 19:3 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 19:4 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 19:6 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 19:7 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 19:8 • Kekuasaan Allah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 19:9 • Kekuasaan Allah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 19:10 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 19:12 • Mengerahkan seluruh kemampuan untuk taat kepada Allah

۞ QS. 19:17 • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 19:18 • Al Rahman (Maha Pengasih)

۞ QS. 19:19 Ar Rabb (Tuhan) • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 19:21 • Kekuasaan Allah • Ketentuan Allah tak dapat dihindari

۞ QS. 19:24 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 19:26 • Al Rahman (Maha Pengasih)

۞ QS. 19:34 • Mendustai Allah

۞ QS. 19:35 Tauhid Uluhiyyah • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Mendustai Allah • Sifat Iradah (berkeinginan) • Islam agama para nabi

۞ QS. 19:36 Tauhid Rububiyyah • Tauhid Uluhiyyah • Ar Rabb (Tuhan) • Islam agama para nabi •

۞ QS. 19:37 • Azab orang kafir • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 19:38 • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 19:39 • Nama-nama hari kiamat • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 19:40 • Segala sesuatu milik Allah • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 19:42 • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 19:44 • Al Rahman (Maha Pengasih) • Sifat iblis dan pembantunya

۞ QS. 19:45 • Al Rahman (Maha Pengasih) • Sifat iblis dan pembantunya • Wali Allah dan wali syetan

۞ QS. 19:47 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 19:48 Ar Rabb (Tuhan) • Sikap orang mukmin terhadap fitnah

۞ QS. 19:49 • Sikap orang mukmin terhadap fitnah

۞ QS. 19:55 Ar Rabb (Tuhan) • Kewajiban suami mengajak keluarganya untuk taat

۞ QS. 19:58 • Al Rahman (Maha Pengasih) • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 19:59 • Azab orang kafir • Dosa-dosa besar • Menyiksa pelaku maksiat • Maksiat dan dosa •

۞ QS. 19:60 • Pahala iman • Keadilan Allah dalam menghakimi • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan

۞ QS. 19:61 • Pahala iman • Allah menepati janji • Al Rahman (Maha Pengasih) • Nama-nama surga • Keabadian surga

۞ QS. 19:62 • Sifat surga dan kenikmatannya • Sifat ahli surga • Percakapan para ahli surga

۞ QS. 19:63 • Pahala iman • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan • Kebutuhan muslim terhadap amal saleh

۞ QS. 19:64 • Sifat Kamal (sempurna) • Menafikan sifat kantuk dan tidur • Segala sesuatu milik Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 19:65 Tauhid Rububiyyah • Tauhid Uluhiyyah • Sifat Mukhalafah (berbeda dengan makhluk) • Segala sesuatu milik Allah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 19:66 • Mengingkari hari kebangkitan

۞ QS. 19:67 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 19:68 Ar Rabb (Tuhan) • Kebenaran hari penghimpunan • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka • Nama-nama neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka

۞ QS. 19:69 • Al Rahman (Maha Pengasih) • Azab orang kafir

۞ QS. 19:70 • Keluasan ilmu Allah • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa •

۞ QS. 19:71 Ar Rabb (Tuhan) • Menyeberangi jembatan • Ketentuan Allah tak dapat dihindari • Maksiat dan dosa •

۞ QS. 19:72 • Keadaan orang mukmin saat menyeberang • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan

۞ QS. 19:73 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 19:74 • Azab orang kafir

۞ QS. 19:75 • Al Rahman (Maha Pengasih) • Hari kiamat datang tiba-tiba • Sifat hari penghitungan • Azab orang kafir • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 19:76 Ar Rabb (Tuhan) • Bertambah dan berkurangnya iman • Kebaikan yang ada di alam akhirat • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan • Kebutuhan muslim terhadap amal saleh

۞ QS. 19:77 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 19:78 • Para utusan Allah pun tidak mengetahui alam ghaib • Al Rahman (Maha Pengasih)

۞ QS. 19:79 • Azab orang kafir • Menghitung amal kebaikan

۞ QS. 19:80 • Terputusnya hubungan antara sesama pada hari kiamat

۞ QS. 19:81 • Menjadikan makhluk sebagai tuhan

۞ QS. 19:82 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka

۞ QS. 19:83 • Sifat iblis dan pembantunya

۞ QS. 19:84 • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Maksiat dan dosa

۞ QS. 19:85 • Al Rahman (Maha Pengasih) • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka

۞ QS. 19:86 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Nama-nama neraka • Memasuki neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 19:87 • Al Rahman (Maha Pengasih) • Mereka yang memperoleh syafaat • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan • Amal shaleh menjadi syafaat bagi pelakunya •

۞ QS. 19:88 • Mendustai Allah • Al Rahman (Maha Pengasih)

۞ QS. 19:89 • Kesucian Allah dari sekutu dan anak

۞ QS. 19:90 • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Dosa terbesar

۞ QS. 19:91 • Mendustai Allah • Al Rahman (Maha Pengasih)

۞ QS. 19:92 • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Al Rahman (Maha Pengasih)

۞ QS. 19:93 • Al Rahman (Maha Pengasih) • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 19:94 • Keluasan ilmu Allah • Al Muhshi (Maha Penghitung) • Al Muhith (Maha Mengetahui)

۞ QS. 19:95 • Terputusnya hubungan antara sesama pada hari kiamat • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 19:96 • Pahala iman • Al Rahman (Maha Pengasih) • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan • Kebutuhan muslim terhadap amal saleh

۞ QS. 19:97 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 19:98 • Kekuasaan Allah • Azab orang kafir

Ayat Pilihan

Isa tidak lain hanyalah seorang hamba yang Kami berikan kepadanya nikmat (kenabian),
dan Kami jadikan dia sebagai tanda bukti (kekuasaan Allah) untuk Bani lsrail.
QS. Az-Zukhruf [43]: 59

Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka.
Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar,
tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu.
QS. Ali ‘Imran [3]: 159

Mohonlah ampun kepada Tuhanmu,
sungguh Dia Maha Pengampun,
niscaya Dia kirimkan hujan kepadamu dengan lebat,
dan banyakkan harta & anak-anakmu,
dan adakan untukmu kebun & sungai.
Mengapa kau tak percaya akan kebesaran Allah?
QS. Nuh [71]: 10-13

Bila kamu mendengar ayat-ayat Allah diingkari & diperolok-olokkan (oleh orang kafir), maka jangan kamu duduk beserta mereka sampai mereka memasuki pembicaraan yang lain.
Karena (kalau kamu berbuat demikian), tentu kamu serupa dengan mereka
QS. An-Nisa’ [4]: 140

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Setiap umat Islam wajib menuntut ilmu. Bagaimana hukum mempelajari Ilmu Agama?

Correct! Wrong!

Kewajiban menuntut ilmu terdapat pada Alquran surah ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
'Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali kepadanya, supaya mereka itu dapat menjaga dirinya.'
--QS. At Taubah [9] : 122

Siapa nama ayah Nabi muhammad shallallahu alaihi wasallam?

Correct! Wrong!

+

Ada berapa syarat dalam menuntut ilmu?

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Enam Syarat Meraih Ilmu Menurut Sayyidina Ali bin Abi Thalib.
1. Cerdas.
2. inginan yang kuat.
3. Sabar.
4. Bekal
5. Petunjuk guru.
6. Waktu yang lama.

Siapa nama Nabi setelah Nabi Isa 'Alaihissalam?

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #28
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #28 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #28 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #20

Berikut adalah contoh bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala Maha Mendahulukan. Zakat menurut bahasa زكة , yang bermakna …Yang termasuk mustahiq (orang berhak menerima zakat) berikut yaitu … Setelah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam wafat maka diganti oleh sahabat sebagai pemimpin ummat disebut … Jasa khalifah Umar bin Khatab yang sampai saat ini masih dipergunakan, yaitu …

Kuis Agama Islam #31

Umat Islam yang mengajarkan ilmunya dengan ikhlas akan memperoleh pahala amal jariyah. Amal jariyah artinya …Ilmu yang bermanfaat adalah …Menyampaikan ajaran Alquran dan sunnah Nabi Muhammad kepada orang lain yang belum mengetahui disebut dengan …Berikut ulama yang berasal dari Indonesia adalah …Sesuatu yang dipercaya dan diyakini kebenaranya oleh hati nurani manusia dinamakan …

Pendidikan Agama Islam #4

Surah dalam Alquran yang mengatakan larangan untuk melakukan terlalu banyak, makan dan minum adalah … Setelah Yakin, dalam surah Al-A’raf ayat 26, pakaian terbaik ada di mata Allah Subhanahu Wa Ta`ala adalah … Aurat dari tubuh pria adalah mulai … Fungsi pakaian adalah … Kejujuran adalah karakteristik dari seorang Muslim, sementara berbohong atau ketidakjujuran adalah fitur dari orang …

Kamus Istilah Islam

isya

Apa itu isya? waktu menjelang malam sesudah lenyapnya sinar merah di ufuk barat; waktu salat wajib setelah lenyapnya sinar merah di ufuk barat sampai menjelang terbit fajar; salat wajib sebanyak...

Asy'ariyah

Apa itu Asy’ariyah? Asy’ariyah adalah mazhab teologi yang disandarkan kepada Imam Abul Hasan al-Asy’ari . Asy’ariyah mengambil dasar keyakinannya dari Kullabiyah, yaitu pemikir...

Mahar

Apa itu Mahar? Mahar atau mas kawin adalah harta yang diberikan oleh pihak mempelai laki-laki kepada mempelai perempuan pada saat pernikahan. Istilah yang sama pula digunakan sebaliknya bila pemberi...