Search
Exact matches only
Cari di judul
Cari di Arti & Tafsir
Search in comments
Search in excerpt
Filter by Custom Post Type
Filter berdasar surah
Pilih atau Semua
Abasa
Ad Dukhaan
Adh Dhuhaaa
Adz Dzaariyaat
Al 'Alaq
Al 'Ashr
Al A'laa
Al A'raaf
Al Aadiyaat
Al Ahqaaf
Al Ahzab
Al An 'aam
Al Anbiyaa
Al Anfaal
Al Ankabut
Al Balad
Al Baqarah
Al Bayyinah
Al Buruuj
Al Fajr
Al Falaq
Al Fath
Al Fatihah
Al Fiil
Al Furqaan
Al Ghaasyiyah
Al Haaqqah
Al Hadid
Al Hajj
Al Hasyr
Al Hijr
Al Hujurat
Al Humazah
Al Ikhlas
Al Infithar
Al Insaan
Al Insyiqaaq
Al Israa
Al Jaatsiyah
Al Jinn
Al Jumu'ah
Al Kaafiruun
Al Kahfi
Al Kautsar
Al Lahab
Al Lail
Al Ma'aarij
Al Maa'idah
Al Maa'un
Al Mu'min
Al Mu'minuun
Al Muddatstsir
Al Mujaadilah
Al Mulk
Al Mumtahanah
Al Munafiquun
Al Mursalat
Al Muthaffifin
Al Muzzammil
Al Qaari'ah
Al Qadr
Al Qalam
Al Qamar
Al Qashash
Al Qiyaamah
Al Waaqi'ah
Al Zalzalah
Alam Nasyrah
Ali Imran
An Naazi'at
An Nabaa
An Nahl
An Najm
An Naml
An Nas
An Nashr
An Nisaa'
An Nuur
Ar Ra'd
Ar Rahmaan
Ar Rum
As Sajdah
Ash Shaff
Ash Shaffaat
Asy Shyuura
Asy Syams
Asy Syu'araa
At Taghaabun
At Tahrim
At Takaatsur
At Takwir
At Taubah
At Tin
Ath Thaariq
Ath Thalaaq
Ath Thuur
Az Zukhruf
Az Zumar
Faathir
Fushshilat
Hud
Ibrahim
Luqman
Maryam
Muhammad
Nuh
Qaaf
Quraisy
Saba
Shaad
Thaa Haa
Yaa Siin
Yunus
Yusuf

💡 Ketik [nomer surah]-[nomer ayat], contoh: 2-255 atau albaqarah 255 atau ke www.risalahmuslim.id/2-255

Maryam

Maryam (Maryam (Maria)) surah 19 ayat 13


وَّ حَنَانًا مِّنۡ لَّدُنَّا وَ زَکٰوۃً ؕ وَ کَانَ تَقِیًّا
Wahanaanan min ladunnaa wazakaatan wakaana taqii-yan;

dan rasa belas kasihan yang mendalam dari sisi Kami dan kesucian (dan dosa).
Dan ia adalah seorang yang bertakwa,
―QS. 19:13
Topik ▪ Manusia keras kepala
19:13, 19 13, 19-13, Maryam 13, Maryam 13, Maryam 13
Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Maryam (19) : 13. Oleh Kementrian Agama RI

Dan telah Kami jadikan pula Yahya itu seorang yang penuh rasa belas kasihan kepada sesama manusia terutama fakir miskin seperti yang dimiliki oleh Nabi Muhammad ﷺ.

Tercantum dalam firman Allah:

Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah, kamu berlaku lemah-lembut terhadap mereka.
(Q.S.
Ali Imran: 159)

Dan Firman Allah:

Sesungguhnya telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin.

(Q.S.
At Taubah: 128)

Sifat Nabi Yahya juga, suci dari syirik dan selalu menjauhkan diri dari setiap perbuatan yang menyebabkan kemurkaan Allah.
Dan beliau selalu bertakwa, melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangannya.

Maryam (19) ayat 13 - dibacakan oleh Shaykh Mishari Alafasy Maryam (19) ayat 13 - dibacakan oleh Syaikh Sa'ad Al-Ghamidi Maryam (19) ayat 13 - dibacakan oleh Syaikh Muhammad Ayyub

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Allah telah membiasakan Yahya dengan sifat belas kasih dan jiwa yang mulia serta mendidiknya untuk bertakwa.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Dan rasa belas kasihan yang mendalam) terhadap manusia (dari sisi Kami) dari haribaan Kami (dan zakat) yakni senang bersedekah kepada mereka (Dan ia adalah seorang yang bertakwa) menurut suatu riwayat disebutkan, bahwa Nabi Yahya tidak pernah melakukan suatu dosa pun, dan hatinya tidak pernah mempunyai keinginan untuk melakukannya.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Kami berikan kepadanya rahmat dan kecintaan dari sisi Kami, serta kesucian dari segala dosa.
Dia adalah seorang yang takut lagi taat kepada Allah Ta”ala, melaksanakan kewajiban-kewajiban dari-Nya, menjauhi hal-hal yang diharamkan-Nya.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta'ala:

...dan rasa belas kasihan yang mendalam dari sisi Kami.

Ali ibnu AbuTalhah telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman-Nya: dan rasa belas kasihan yang mendalam dari sisi Kami.
(Maryam:13) Yaitu rahmat dari sisi Kami.
Hal yang sama telah dikatakan oleh Ikrimah, Qatadah, dan Ad-Dahhak, hanya ditambahkan bahwa tiada seorang pun yang dapat menilainya selain Kami, menurut Ad-Dahhak.
Qatadah menambahkan bahwa semoga Allah merahmati Zakaria karena rasa belas kasihan-Nya itu

Mujahid mengatakan sehubungan dengan firman-Nya:

...dan rasa belas kasihan yang mendalam dari sisi Kami.
Yakni belas kasihan dari Tuhannya kepadanya.

Ikrimah mengatakan sehubungan dengan firman-Nya:

...dan rasa belas kasihan yang mendalam dari sisi Kami.
Artinya, kecintaan Tuhan kepadanya.
Ibnu Zaid mengatakan bahwa hannan artinya kecintaan.

Ata ibnu Abu Rabah mengatakan sehubungan dengan firman-Nya:

...dan rasa belas kasihan yang mendalam dari sisi Kami.
Yaitu penghormatan dari sisi Kami.

Ibnu Juraij mengatakan, telah menceritakan kepada Amr ibnu Dinar, bahwa ia pernah mendengar Ikrimah meriwayatkan dari Ibnu Abbas yang mengatakan, "Tidak, demi Allah, saya tidak mengetahui apakah yang dimaksud dengan hannan."

Ibnu Jarir mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ibnu Humaid, telah menceritakan kepada kami Jarir, dan Mansur, bahwa ia pernah bertanya kepada Sa’id ibnu Jubair tentang makna firman-Nya:

...dan rasa belas kasihan yang mendalam dari sisi kami.

Maka ia mengatakan bahwa ternyata ia tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan darinya.

Makna lahiriah konteks ayat menunjukkan bahwa firman-Nya, "Hanan" di- 'ataf-kan kepada firman-Nya: Dan Kami berikan kepadanya hikmah selagi ia masih kanak-kanak.
(Maryam:12) Yakni Kami berikan kepadanya hikmah dan belas kasihan dan kesucian.

Dengan kata lain, Kami jadikan Yahya yang mempunyai rasa belas kasihan yang mendalam-dan kesucian.
Yang dimaksud dengan hannan.
ialah kecintaan yang dibarengi dengan rasa belas kasihan dan rasa rindu.
Orang-orang Arab mengatakan, "Hannatin naqatu 'ala waladiha" artinya: Unta betina itu menyayangi anaknya.
Dikatakan pula, "Hannatil mar-atu 'ala zaujiha," artinya Wanita itu merindukan suaminya.
Termasuk ke dalam pengertian ini seorang istri dinamakan hannah berasal dari kata haniyyah.
Dikatakan pula, "Hannar rajulu ila watanihi," artinya: Lelaki itu merindukan tanah airnya.

Di dalam kitab Musnad Imam Ahmad disebutkan melalui Anas r.a.
yang telah mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda:

Seorang lelaki terus menerus berseru mengucapkan, "Wahai Tuhan Yang Maha Pengasih, wahai Tuhan Yang Maha Pemberi, "di dalam neraka selama seribu tahun.

Ternyata disebutkan dalam hadis ini bahwa makna hananan.
lain dengan mannan..

Diantara ulama ada yang mengartikan lafaz hannan.
menurut makna lugawinya, yaitu seperti pengertian yang terdapat di dalam perkataanTarfah (seorang penyair dahulu):

Hai Abu Munzir, apakah engkau membinasakan semuanya, biarkan­lah hidup sebagian dari kami dengan belas kasihanmu, karena sesungguhnya sebagian kejahatan itu lebih ringan daripada sebagian lainnya.

Firman Allah subhanahu wa ta'ala:

...dan kesucian (dari dosa).

Lafaz ayat ini di- ataf-kan kepada lafaz hananan.
Az-zakah artinya bersih dari najis, dosa dan kotoran.
Qatadah mengatakan bahwa az-zakah artinya amal saleh.
Ad-Dahhak dan Ibnu Juraij mengatakan, az-zakah artinya amal saleh yang bersih.

Al-Aufi telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna az-zakah, bahwa yang dimaksud ialah berkah.

...dan ia adalah seorang yang bertakwa.
Yaitu suci dari dosa, tidak pernah melakukan suatu dosa pun.

Kata Pilihan Dalam Surah Maryam (19) Ayat 13

HANAAN
حَنَان

Lafaz ini adalah sifat dari hanna, bermakna hati yang lembut, rahmat, rezeki dan keberkahan, kehebatan, kewibawaan dan kejahatan yang lama.
Asalnya:

hannatal naqah 'alaa waladihaa yaitu unta betina sayang kepada anaknya.

hannatal marah 'alaa zawjihaa yaitu isteri sayang dan cinta kepada suaminya.

hannar rajulu ilaa watanihi yaitu lelaki cenderung dan terpaut kepada kampung halamannya.

Hannaanallah artinya ma'aadzallah yaitu aku berlindung pada Allah.

Lafaz hanaan disebut sekali di dalam Al­ Quran yaitu dalam surah Maryam (19) ayat 13.

Jumhur mufassir berpendapat, hanaan bermakna kasih sayang, rahmat dan cinta, ia adalah sifat dari perbuatan jiwa atau diri.

An Nuhhas berkata,
"Menurut riwayat dari Ibnu Abbas, lafaz hanaan mengandung dua makna:
(1) Allah menaruh kecintaan kepadanya dengan rahmat.
(2) Apa yang diberikan kepadanya dari kasih sayang manusia sehingga menghindarkan mereka dari syirik dan kufur.

Abu Ubaid berkata,
"Orang Arab berkata,
hanaanaka ya rabb maksudnya menginginkan rahmat Mu"

Al Qurtubi berpendapat, lafaz al-hanaan ialah al 'atf bermakna kasih sayang. Sebagaimana dikatakan Mujahid, ia bermakna kasih sayang yang kami berikan kepadanya atau rahmatnya yang diberikan kepada makhluk.

Ikrimah dan Ibnu Zaid berpendapat, ia bermakna cinta kepadanya.

Ata' bin Abi Rabah berkata,
"Ia bermakna kemuliaan dari kami,"

Kesimpulannya, hanaan bermakna kasih sayang, cenderung, rahmat dan cinta.

Sumber : Kamus Al Qur'an, PTS Islamika SDN. BHD.Hal:182

Informasi Surah Maryam (مريم)
Surat Maryam terdiri atas 98 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, karena ham­pir seluruh ayatnya diturunkan sebelum Nabi Muhammad ﷺ hijrah ke Madinah, bahkan se­belum sahabat-sahabat beliau hijrah ke negeri Habsyi.

Menurut riwayat Ibnu Mas'ud, Ja'far bin Abi Thalib membacakan permulaan surat Maryam ini kepada raja Najasyi dan pengikut-pengikut­nya diwaktu ia ikut hijrah bersama-sama sahabat-sahabat yang lain ke negeri Habsyi.

Surat ini dinamai "Maryam",
karena surat ini mengandung kisah Maryam, ibu Nabi Isa 'alaihis salam yang serba ajaib, yaitu melahirkan puteranya Isa 'alaihis salam, sedang ia sebelumnya belum pernah dika­wini atau dicampuri oleh seorang laki-laki pun.
Kelahiran Isa 'alaihis salam tanpa Bapak merupakan suatu bukti kekuasaan Allah subhanahu wa ta'ala Pengutaraan kisah Maryam sebagai kejadian yang luar biasa dan ajaib dalam surat ini, diawali dengan kisah kejadian yang luar biasa dan ajaib pula, yaitu dikabulkan­ nya do'a Zakariya 'alaihis salamoleh Allahsubhanahu wa ta'ala agar beliau dianugerahi seorang putera sebagai pewaris dan pelanjut cita-cita dan kepercayaan beliau, sedang usia beliau sudah sangat tua dan isteri beliau seorang yang mandul, yang menurut ukuran ilmu biologi tidak mungkin akan terjadi.

Keimanan:

Allah berbuat sesuatu menurut yang dikehendaki-Nya, kendatipun menyimpang dari hukum-hukum alam
Isa a.s. bukan anak Allah karena mustahil Allah mem­ punyai anak
Jibril a.s. turun kepada rasul-rasul membawa wahyu atas perintah Allah
di hari kiamat orang kafir menghadap Allah sendiri-sendiri semua manusia akan menghadap Tuhan sebagai hamba.

Hukum:

Tidak ada pembahasan hukum yang spesifik dalam surat ini.

Kisah:

Allah mengabulkan do'a Zakariya a.s.untuk memperoleh anak, sekalipun usia be­ liau sudah sangat tua dan isteri beliau seorang yang mandul
kisah kelahiran Isa a.s. tanpa bapak
kisah Ibrahim a.s. dengan bapaknya
Musa a.s. seorang yang dipilih oleh Allah
Ismail a.s. seorang yang benar dalam janjinya
Idris a.s. seorang yang sangat kuat kepercayaannya.

Lain-lain:

Ancaman terhadap orang yang meninggalkan shalat dan mengikuti hawa nafsunya serta kabar gembira untuk orang-orang yang telah taubat dan mengerjakan amal-amal yang saleh
keadaan di surga
membiarkan orang yang sesat setelah diberi petunjuk bergelimang dalam kesesatannya adalah sunnah Allah.


Gambar Kutipan Surah Maryam Ayat 13 *beta

Surah Maryam Ayat 13



Statistik
  • Rating RisalahMuslim

Surah Maryam

Surah Maryam (Arab: مريم‎, Maryam, "Maryam") adalah surah ke-19 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 98 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah karena hampir seluruh ayatnya diturunkan sebelum Nabi Muhammad ﷺ hijrah ke Madinah, bahkan sebelum sahabat-sahabat dia hijrah ke negeri Habsyi.
Menurut riwayat Ibnu Mas'ud, Ja'far bin Abi Thalib membacakan permulaan surah Maryam ini kepada raja Najasyi dan pengikut-pengikutnya di waktu ia ikut hijrah bersama-sama sahabat-sahabat yang lain ke negeri Habsyi.

Surah ini dinamai Maryam, karena surat ini mengandung kisah Maryam (atau Maria dalam agama Kristen), ibu dari Nabi Isa AS.
Surah ini menceritakan kelahiran yang ajaib, di mana Ia melahirkan Isa AS sedang ia sebelumnya belum pernah digauli oleh seorang laki-laki.
Kelahiran Isa AS tanpa ayah, merupakan suatu bukti kekuasaan Allah subhanahu wa ta'ala.
Pengutaraan kisah Maryam sebagai kejadian yang luar biasa dan ajaib dalam surah ini, diawali dengan kisah kejadian ajaib lainnya, yaitu dikabulkannya doa nabi Zakaria AS oleh Allah subhanahu wa ta'ala, di mana ia ingin dianugerahi seorang putra sebagai pewaris dan penerus cita-cita dan kepercayaannya, sedang usianya sudah sangat tua dan istrinya adalah wanita yang mandul.

Nomor Surah 19
Nama Surah Maryam
Arab مريم
Arti Maryam (Maria)
Nama lain Kaf, Ha, Ya, ‘Ain, Shad (کهیعص), Ka-ha
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 44
Juz Juz 16
Jumlah ruku' 0
Jumlah ayat 98
Jumlah kata 972
Jumlah huruf 3935
Surah sebelumnya Surah Al-Kahf
Surah selanjutnya Surah Ta Ha
4.4
Rating Pembaca: 4.8 (16 votes)
Sending








Anda perlu login mengelola Bookmark.

📖 Lihat Semua Bookmark-ku