Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Luqman (Keluarga Luqman) - surah 31 ayat 32 [QS. 31:32]

وَ اِذَا غَشِیَہُمۡ مَّوۡجٌ کَالظُّلَلِ دَعَوُا اللّٰہَ مُخۡلِصِیۡنَ لَہُ الدِّیۡنَ ۬ۚ فَلَمَّا نَجّٰہُمۡ اِلَی الۡبَرِّ فَمِنۡہُمۡ مُّقۡتَصِدٌ ؕ وَ مَا یَجۡحَدُ بِاٰیٰتِنَاۤ اِلَّا کُلُّ خَتَّارٍ کَفُوۡرٍ
Wa-idzaa ghasyiyahum maujun kazh-zhulali da’awuullaha mukhlishiina lahuddiina falammaa najjaahum ilal barri faminhum muqtashidun wamaa yajhadu biaayaatinaa ilaa kullu khattaarin kafuurin;
Dan apabila mereka digulung ombak yang besar seperti gunung, mereka menyeru Allah dengan tulus ikhlas beragama kepada-Nya.
Tetapi ketika Allah menyelamatkan mereka sampai di daratan, lalu sebagian mereka tetap menempuh jalan yang lurus.
Adapun yang mengingkari ayat-ayat Kami hanyalah pengkhianat yang tidak berterima kasih.
―QS. Luqman [31]: 32

Daftar isi

And when waves come over them like canopies, they supplicate Allah, sincere to Him in religion.
But when He delivers them to the land, there are (some) of them who are moderate (in faith).
And none rejects Our signs except everyone treacherous and ungrateful.
― Chapter 31. Surah Luqman [verse 32]

وَإِذَا dan apabila

And when
غَشِيَهُم menimpa mereka

covers them
مَّوْجٌ gelombang

a wave
كَٱلظُّلَلِ seperti naungan/gunung

like canopies,
دَعَوُا۟ mereka menyeru

they call
ٱللَّهَ Allah

Allah,
مُخْلِصِينَ dengan ikhlas

(being) sincere
لَهُ kepada-Nya

to Him
ٱلدِّينَ agama/ketaatan

(in) religion.
فَلَمَّا maka tatkala

But when
نَجَّىٰهُمْ Dia meneyelamatkan mereka

He delivers them
إِلَى sampai

to
ٱلْبَرِّ di daratan

the land
فَمِنْهُم maka diantara mereka

then among them
مُّقْتَصِدٌ berlaku tengah-tengah

(some are) moderate.
وَمَا dan tidak

And not
يَجْحَدُ mengingkari

deny
بِـَٔايَٰتِنَآ pada ayat-ayat Kami

Our Signs
إِلَّا kecuali

except
كُلُّ tiap-tiap

every
خَتَّارٍ orang yang tidak setia

traitor
كَفُورٍ orang yang ingkar

ungrateful.

Tafsir Quran

Surah Luqman
31:32

Tafsir QS. Luqman (31) : 32. Oleh Kementrian Agama RI

Ayat ini menerangkan sifat-sifat orang-orang musyrik dengan melukiskan mereka:
"Apabila orang-orang musyrik penyembah patung dan pemuji dewa itu berlayar ke tengah lautan, kemudian tiba-tiba datang gelombang besar dan menghempaskan bahtera mereka ke kiri dan ke kanan, dan mereka merasa bahwa mereka tidak akan selamat, bahkan akan mati ditelan gelombang, maka di saat itulah mereka kembali kepada fitrahnya, dengan berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan setulus-tulusnya.
Pada saat serupa itu mereka berkeyakinan bahwa tidak ada sesuatupun yang dapat menyelamatkan mereka kecuali Allah semata, seperti yang pernah dilakukan Firaun di saat-saat ia akan tenggelam ke dasar laut.

Setelah Allah ﷻ menerima doa mereka, menyelamatkan mereka dari amukan gelombang itu dan mereka telah selamat sampai ke darat, maka di antara mereka hanya sebagian saja yang tetap mengakui keesaan Allah, adapun yang lain mereka kembali memperserikatkan Tuhan.

Pada akhir ayat ini Allah SWT menegaskan bahwa yang mengingkari ayat-ayat Kami itu dan kembali mempersekutukan Tuhan ialah orang-orang yang dalam hidupnya penuh dengan tipu daya dan kebusukan, lagi mengingkari nikmat Allah.

Tafsir QS. Luqman (31) : 32. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Apabila orang-orang yang membangkang itu masuk dan menaiki kapal, kemudian mereka diombang- ambingkan oleh air laut dan ombak yang menggunung seakan-akan menaungi mereka sehingga mereka mengira bahwa mereka pasti akan tenggelam, mereka segera bergantung dan berlindung kepada Allah dan berdoa kepada-Nya dengan ikhlas dan tunduk untuk menolong mereka.
Lalu apabila Allah telah menyelamatkan mereka sampai ke daratan, sedikit sekali dari mereka yang mengingat janjinya dan berjalan pada jalan yang lurus dalam setiap perbuatannya.


Bahkan kebanyakan mereka lupa akan karunia Allah dan tetap membangkang.
Sesungguhnya tidak ada yang mengingkari karunia dan kebaikan Tuhannya, kecuali orang yang sangat ingkar dan berlebih-lebihan dalam kekufurannya.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Bila orang-orang musyrikin naik bahtera, lalu ombak mengepung bahtera itu dari segala arah seperti awan dan gunung, cemas dan takut tenggelam mendera mereka, maka mereka berdoa kepada Allah dan mengikhlaskannya untuk-Nya semata.
Namun ketika Allah telah menyelamatkan mereka ke darat, maka di antara mereka ada yang bersikap tengah dengan bersyukur namun tidak sempurna.


Di antara mereka ada yang ingkar dan kafir kepada nikmat-nikmat Allah.
Dan tidakmengingkari kepada ayat-ayat dan hujjahhujjah Kami yang menunjukkan kesempurnaan kuasa dan keesaan Kami, kecuali setiap pengkhianat yang suka membatalkan perjanjian, pengingkar nikmat-nikmat Allah atasnya.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan apabila mereka tertutup) yakni orang-orang kafir itu oleh


(ombak yang besar seperti gunung) bagaikan bukit besarnya, hingga menutupi apa yang ada di bawahnya


(mereka menyeru Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya) mereka berdoa hanya kepada-Nya, semoga Dia menyelamatkan mereka dari amukan gelombang itu.


(Maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai di daratan, lalu sebagian mereka tetap menempuh jalan pertengahan) yakni pertengahan antara ingkar dan iman, dan sebagian di antara mereka ada yang masih tetap pada kekafirannya.


(Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami) yang antara lain ialah diselamatkannya mereka dari amukan gelombang


(selain orang-orang yang tidak setia) yaitu pengkhianat


(lagi ingkar) kepada nikmat-nikmat Allah subhanahu wa ta’ala

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Kemudian Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

Dan apabila mereka dilamun ombak yang besar seperti gunung.
(QS. Luqman [31]: 32)

Yaitu sebesar gunung dan awan.

mereka menyeru Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya.
(QS. Luqman [31]: 32)

Semakna dengan apa yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Dan apabila kamu ditimpa bahaya di lautan, niscaya hilanglah siapa yang kamu seru kecuali Dia.
(QS. Al Israa [17]: 67)

Dan firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Maka apabila mereka naik kapal.
(QS. Al-‘Ankabut [29]: 65), hingga akhir ayat.

Kemudian Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai di daratan, lalu sebagian mereka tetap menempuh jalan yang lurus.
(QS. Luqman [31]: 32)

Mujahid mengatakan bahwa makna muqtasid ialah kafir.
Mujahid menafsirkannya dengan pengertian ingkar, semakna dengan apa yang terdapat di dalam firman-Nya:

maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai ke darat, tiba-tiba mereka (kembali) mempersekutukan (Allah).
(QS. Al-‘Ankabut [29]: 65)

Ibnu Zaid mengatakan, makna yang dimaksud ialah pertengahan dalam beramal.
Apa yang dikatakan oleh Ibnu Zaid ini semakna dengan apa yang disebutkan di dalam firman-Nya:

lalu di antara mereka ada yang menganiaya diri mereka sendiri dan di antara mereka ada yang pertengahan.
(QS. Faathir [35]: 32), hingga akhir ayat.

Pengertian muqtasid dalam ayat ini ialah pertengahan dalam beramal.
Dapat pula takwil ini diterapkan ke dalam ayat surat Luqman yang sedang kita bahas.
Pengertian ini pun termasuk ke dalam sikap yang ingkar bagi orang yang telah menyaksikan pemandangan yang mengerikan dan kejadian yang menakutkan serta tanda-tanda kekuasaan-Nya yang jelas selama ia di laut.
Kemudian setelah Allah memberinya keselamatan dari bahaya tersebut sebagai nikmat karunia dari-Nya, seharusnya orang yang bersangkutan bersyukur kepada Allah dengan mengerjakan amal yang sempurna lagi terus-menerus dalam beribadah dan bersegera mengerjakan kebaikan.
Dan barang siapa yang hanya bersikap pertengahan sesudah peristiwa tersebut, maka ia termasuk ke dalam kategori orang-orang yang melalaikan nikmat Allah.
Hanya Allah Yang Maha Mengetahui.


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami selain orang-orang yang tidak setia lagi ingkar.
(QS. Luqman [31]: 32)

Makna khattar ialah pengkhianat menurut Mujahid, Al-Hasan, Qatadah, dan Malik, dari Zaid ibnu Aslam.
Jelasnya khattar ialah orang yang setiap kali berjanji selalu mengkhianati janjinya.
Dan al-khatr artinya pengkhianatan berat.
Seperti pengertian yang terdapat di dalam syair Amr ibnu Ma’di Kariba, yaitu:

Dan sesungguhnya kamu bila melihat Abu Umair, tentulah kamu akan menyaksikan kecurangan dan pengkhianatan yang banyak darinya.

Adapun firman Allah subhanahu wa ta’ala:

lagi ingkar.
(QS. Luqman [31]: 32)

Artinya, sangat ingkar kepada nikmat-nikmat Allah dan tidak mensyukurinya, bahkan sengaja melupakannya

Kata Pilihan Dalam Surah Luqman (31) Ayat 32

KHATTAAR
خَتَّار

Lafaz khattaar adalah ism fa’il mufrad, berasal dari al khatr atau khatara, jamaknya adalah khattariin.

Ahmad bin Faris bin Zakariya berkata,
asal makna lafaz ini merujuk pada lemah, lesu dan tidak bersemangat.

Dikatakan takhattar ar rajul fi misyyatihi bermakna ia berjalan perlahan karena malas.

Adapun makna khattaar mencakup al ghaddar (pengkhianat) dan tidak menepati janji.

Ibnu Faris berkata,
khattaar yang bermakna pengkhianat karena apabila seseorang menjadi pengkhianat pasti akan malas dan tidak menepati janji.

Disebut sekali di dalam Al Qur’an yaitu dalam surah Luqman (31), ayat 32. Allah berfirman:

وَمَا يَجْحَدُ بِـَٔايَٰتِنَآ إِلَّا كُلُّ خَتَّارٍ كَفُورٍ

Menurut pendapat Mujahid, Al Hasan, Qatadah, Ad Dahhak dan Ibnu Zaid, makna al khattaar adalah al ghaddaar yaitu pengkhianat.

Qatadah berkata,
khattaar bermakna yang mengkhianati janjinya dan setiap yang mengkianati tanggungjawab dan janjinya maka ia kufur kepada Tuhannya.

Diriwayatkan dari Ali, beliau berkata, makar adalah pengkhianatan dan pengkhianatan adalah kekufuran.

Ibnu Jarir At Tabari menjelaskan lafaz al khatr menurut orang Arab lebih jelek dari al ghadr (pengkhianatan), tafsirannya "Dan tidak kufur dengan ayat-ayat dan hujahhujah Kami kecuali setiap pengkhianat dan melanggar janjinya."

Kesimpulannya, lafaz khattaar bermakna pengkhianat dan setiap yang melanggar janji.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN BHD, Hal:210

Unsur Pokok Surah Luqman (لقمان)

Surat Luqman terdiri dari 34 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Ash Shaaffaat.

Dinamai "Luqman" karena pada ayat 12 disebutkan bahwa "Luqman" telah diberi oleh Allah nikmat dan ilmu pengetahuan, oleh sebab itu dia bersyukur kepada-Nya atas nikmat yang diberikan itu.
Dan pada ayat 13 sampai 19 terdapat nasihat-nasihat Luqman kepada anaknya.

Ini adalah sebagai isyarat dari Allah supaya setiap ibu bapak melaksanakan pula terhadap anak-anak mereka sebagai yang telah dilakukan oleh Luqman.

Keimanan:

Alquran merupakan petunjuk dan rahmat yang dirasakan benar-benar oleh orang-orang mukmin.
▪ Keadaan di langit dan di bumi serta keajaiban-keajaiban yang terdapat pada keduanya adalah bukti-bukti atas ke-Esaan dan kekuasaan Allah.
▪ Manusia tiada akan selamat kecuali dengan taat kepada perintah-perintah Tuhan dan berbuat amal-amal yang saleh.
▪ Lima hal yang ghaib yang hanya diketahui oleh Allah sendiri.
▪ Ilmu Allah meliputi segala-galanya baik yang lahir maupun yang batin.

Hukum:

▪ Kewajiban patuh dan berbakti kepada ibu dan bapak selama tidak bertentangan dengan perintah-perintah Allah.
▪ Perintah supaya memperhatikan alam dan keajaibannya untuk memperkuat keimanan dan kepercayaan akan ke-Esaan Tuhan.
▪ Perintah supaya selalu bertakwa dan takut akan pembalasan Tuhan pada hari kiamat di waktu seseorang tidak dapat ditolong baik oleh anak atau bapaknya sekalipun.

Kisah:

▪ Kisah Luqman, ilmu dan hikmah yang didapatnya.

Lain-lain:

▪ Orang-orang yang sesat dari jalan Allah dan selalu memperolok-olokkan ayat-ayat Allah.
▪ Celaan terhadap orang-orang musyrik karena tidak menghiraukan seruan untuk memperhatikan alam dan tidak menyembah Penciptanya.
▪ Menghibur hati Rasulullah ﷺ terhadap keingkaran orang-orang musyrik karena hal ini bukanlah merupakan kelalaiannya.
▪ Nikmat dan karunia Allah tidak dapat dihitung,

Audio Murottal

QS. Luqman (31) : 1-34 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 34 + Terjemahan Indonesia



QS. Luqman (31) : 1-34 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 34

Gambar Kutipan Ayat

Surah Luqman ayat 32 - Gambar 1 Surah Luqman ayat 32 - Gambar 2
Statistik QS. 31:32
  • Rating RisalahMuslim
4.6

Ayat ini terdapat dalam surah Luqman.

Surah Luqman (Arab: لقمان, “Luqman al-Hakim”) adalah surah ke-31 dalam Alquran.
Surah ini terdiri dari atas 34 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Surah ini diturunkan setelah surah As-Saffat.
Nama Luqman diambil dari kisah tentang Luqman yang diceritakan dalam surah ini tentang bagaimana ia mendidik anaknya.

Nomor Surah 31
Nama Surah Luqman
Arab لقمان
Arti Keluarga Luqman
Nama lain
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 57
Juz Juz 21
Jumlah ruku’ 4 ruku’
Jumlah ayat 34
Jumlah kata 550
Jumlah huruf 2171
Surah sebelumnya Surah Ar-Rum
Surah selanjutnya Surah As-Sajdah
Sending
User Review
4.6 (8 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

31:32, 31 32, 31-32, Surah Luqman 32, Tafsir surat Luqman 32, Quran Lukman 32, Surah Luqman ayat 32

Video Surah

31:32


More Videos

Kandungan Surah Luqman

۞ QS. 31:3 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 31:4 • Kewajiban beriman pada hari akhir

۞ QS. 31:5 Ar Rabb (Tuhan) • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 31:6 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Maksiat dan dosa

۞ QS. 31:7 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa •

۞ QS. 31:8 • Pahala iman • Nama-nama surga • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Keutamaan iman

۞ QS. 31:9 • Pahala iman • Allah menepati janji • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Aziz (Maha Mulia) • Keabadian surga

۞ QS. 31:10 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah

۞ QS. 31:11 Dalil Allah atas hambaNya • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 31:12 • Allah tidak membutuhkan makhlukNya • Al Hamid (Maha Terpuji) • Al Ghaniy (Maha Kaya) • Kewajiban hamba pada Allah • Menanggung dosa orang lain

۞ QS. 31:13 Syirik adalah kezaliman • Dosa-dosa besar

۞ QS. 31:14 • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 31:15 • Kebenaran hari penghimpunan • Menghitung amal kebaikan

۞ QS. 31:16 • Keluasan ilmu Allah • Kekuasaan Allah • Al Khabir (Maha Waspada) • Al Lathif (Maha Halus) •

۞ QS. 31:17 • Hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah)

۞ QS. 31:20 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 31:21 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Sifat iblis dan pembantunya • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 31:22 • Ajakan masuk Islam • Ikhlas dalam berbuat

۞ QS. 31:23 • Keluasan ilmu Allah • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Kebenaran hari penghimpunan • Menghitung amal kebaikan •

۞ QS. 31:24 • Azab orang kafir • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Maksiat dan dosa

۞ QS. 31:25 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 31:26 • Segala sesuatu milik Allah • Al Hamid (Maha Terpuji) • Al Ghaniy (Maha Kaya)

۞ QS. 31:27 • Sifat Kalam (berfirman) • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Aziz (Maha Mulia)

۞ QS. 31:28 • Kekuasaan Allah • Sifat Sama’ (mendengar) • Al Bashir (Maha Melihat) • Al Sami’ (Maha Pendengar) • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan

۞ QS. 31:29 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Al Khabir (Maha Waspada) • Segala sesuatu ada takdirnya

۞ QS. 31:30 • Al Haq (Maha Benar) • Al ‘Aliyy (Maha Tinggi) • Al Kabir (Maha Besar) • Kelemahan tuhan selain Allah •

۞ QS. 31:31 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 31:33 • Allah menepati janji • Ar Rabb (Tuhan) • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Kedahsyatan hari kiamat •

۞ QS. 31:34 • Allah memiliki kunci alam ghaib • Al Khabir (Maha Waspada) • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Nama-nama hari kiamat • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir

Ayat Pilihan

Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah & (kedatangan) hari kiamat & dia banyak menyebut Allah.
QS. Al-Ahzab [33]: 21

وَالَّذِيْنَ هُمْ لِاَمٰنٰتِهِمْ وَعَهْدِهِمْ رَاعُوْنَۙ

Dan (sungguh beruntung) orang yang memelihara amanat-amanat dan janjinya,
QS. Al-Mu’minun [23]: 8

Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong)
dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh.
Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.
QS. Luqman [31]: 18

Dan janganlah kamu menyerupai orang-orang yang bercerai-berai & berselisih sesudah datang keterangan yang jelas kepada mereka.
Mereka itulah orang-orang yang mendapat siksa yang berat,
QS. Ali ‘Imran [3]: 105

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Setiap umat Islam wajib menuntut ilmu. Bagaimana hukum mempelajari Ilmu Agama?

Correct! Wrong!

Ada berapa syarat dalam menuntut ilmu?

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Enam Syarat Meraih Ilmu Menurut Sayyidina Ali bin Abi Thalib.
1. Cerdas.
2. inginan yang kuat.
3. Sabar.
4. Bekal
5. Petunjuk guru.
6. Waktu yang lama.

Siapa nama Nabi setelah Nabi Isa 'Alaihissalam?

Correct! Wrong!

+

Siapa nama ayah Nabi muhammad shallallahu alaihi wasallam?

Correct! Wrong!

Kewajiban menuntut ilmu terdapat pada Alquran surah ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
'Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali kepadanya, supaya mereka itu dapat menjaga dirinya.'
--QS. At Taubah [9] : 122

Pendidikan Agama Islam #28
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #28 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #28 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Kuis Agama Islam #31

Umat Islam yang mengajarkan ilmunya dengan ikhlas akan memperoleh pahala amal jariyah. Amal jariyah artinya …Ilmu yang bermanfaat adalah …Menyampaikan ajaran Alquran dan sunnah Nabi Muhammad kepada orang lain yang belum mengetahui disebut dengan …Berikut ulama yang berasal dari Indonesia adalah …Sesuatu yang dipercaya dan diyakini kebenaranya oleh hati nurani manusia dinamakan …

Pendidikan Agama Islam #27

Surah yang terpendek dalam Alquran adalah … Surah yang tidak diawali basmalah adalah … Surah yang pertama kali turun secara lengkap adalah … Proses turunnya wahyu berlangsung selama … tahun.Basmalah tertulis atau disebutkan sebanyak dua kali pada surah …

Pendidikan Agama Islam #16

Selain berisi kisah-kisah umat terdahulu, dalam Alquran juga terdapat tamsil sebagai peringatan bagi manusia. Tamsil artinya … Alquran adalah mukjizat terbesar bagi Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Di bawah ini merupakan bukti bahwa Alquran adalah mukjizat yang terbesar adalah … Fungsi utama kandungan Alquran yang menjelaskan kisah umat terdahulu adalah sebagai … Yang berarti ”menggabungkan sesuatu dengan yang lain” adalah lafaz … Al-Lihyaniy berpendapat bahwa Alquran secara etimologi memiliki arti …

Kamus Istilah Islam

Asy'ariyah

Apa itu Asy’ariyah? Asy’ariyah adalah mazhab teologi yang disandarkan kepada Imam Abul Hasan al-Asy’ari . Asy’ariyah mengambil dasar keyakinannya dari Kullabiyah, yaitu pemikir...

syariat

Apa itu syariat? sya.ri.at hukum agama yang menetapkan peraturan hidup manusia, hubungan manusia dengan Allah Subhanahu Wa Ta`ala., hubungan manusia dengan manusia dan alam sekitar berdasarkan Alqura...

perang sabil

Apa itu perang sabil? perang yang bertujuan membela agama Islam; perang di jalan Allah … •