QS. Luqman (Keluarga Luqman) – surah 31 ayat 21 [QS. 31:21]

وَ اِذَا قِیۡلَ لَہُمُ اتَّبِعُوۡا مَاۤ اَنۡزَلَ اللّٰہُ قَالُوۡا بَلۡ نَتَّبِعُ مَا وَجَدۡنَا عَلَیۡہِ اٰبَآءَنَا ؕ اَوَ لَوۡ کَانَ الشَّیۡطٰنُ یَدۡعُوۡہُمۡ اِلٰی عَذَابِ السَّعِیۡرِ
Wa-idzaa qiila lahumuuttabi’uu maa anzalallahu qaaluuu bal nattabi’u maa wajadnaa ‘alaihi aabaa-anaa awalau kaanasy-syaithaanu yad’uuhum ila ‘adzaabissa’iir(i);

Dan apabila dikatakan kepada mereka:
“Ikutilah apa yang diturunkan Allah”.
Mereka menjawab:
“(Tidak), tapi kami (hanya) mengikuti apa yang kami dapati bapak-bapak kami mengerjakannya”.
Dan apakah mereka (akan mengikuti bapak-bapak mereka) walaupun syaitan itu menyeru mereka ke dalam siksa api yang menyala-nyala (neraka)?
―QS. 31:21
Topik ▪ Penciptaan ▪ Sifat iblis dan pembantunya ▪ Para rasul diutus untuk memberi petunjuk
31:21, 31 21, 31-21, Luqman 21, Luqman 21, Lukman 21

Tafsir surah Luqman (31) ayat 21

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Luqman (31) : 21. Oleh Kementrian Agama RI

Ayat ini menerangkan bahwa orang kafir seperti yang disebutkan ayat di atas tidak dapat diharapkan lagi iman mereka, karena sang at ingkar dan pikiran mereka telah ditutupi oleh taklid buta kepada nenek moyang mereka, karena itu mereka tidak lagi menghiraukan dalil-dalil yang dikemukakan kepada mereka.
Sifat dan sikap mereka digambarkan Allah dalam ayat ini, dengan mengatakan Apabila dikatakan kepada orang-orang yang membantah keesaan Allah itu: “Ikutilah apa yang diturunkan Allah kepada Rasul-Nya”.
Mereka menjawab: “Kami mengikuti apa yang telah diajarkan kepada kami oleh bapak-bapak kami, dan mereka telah mengajarkan agama yang benar dan ketentuan-ketentuan yang baik bagi kami”.

Pada akhir ayat ini diterangkan bahwa orang-orang musyrik itu tetap mengikuti agama nenek moyang mereka, walaupun orang-orang tua mereka itu tidak berpengetahuan dan tidak pernah mendapat petunjuk.
Hal itu menunjukkan bahwa dalam hal kepercayaan mereka tidak lagi menggunakan akal pikiran mereka, tetapi mereka telah diperbudak oleh hawa nafsu.
Hawa nafsu yang demikian itu dihembuskan dan ditanamkan oleh setan ke dalam hati orang-orang kafir, sehingga mereka tidak akan dapat melihat kebenaran.
Akibat dari tindakan mereka itu, ialah mereka akan terjerumus ke dalam azab neraka Jahanam di akhirat nanti.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Dan apabila dikatakan kepada mereka, “Ikutilah kebenaran dan petunjuk yang diturunkan Allah,” mereka menjawab, “Tidak, kami hanya akan mengikuti apa yang kami dapatkan dari nenek moyang kami.” Apakah mereka akan mengikuti nenek moyang mereka itu, walaupun mereka sebenarnya diseru oleh setan untuk menuju kepada kesesatan yang membawa mereka kepada siksa neraka?

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Dan apabila dikatakan kepada mereka, “Ikutilah apa yang diturunkan Allah.” Mereka menjawab, “Tidak, tapi kami hanya mengikuti apa yang kami dapati bapak-bapak kami mengerjakannya.”) Maka Allah berfirman, ” (Apakah) mereka mengikuti bapak-bapak mereka (walaupun setan itu menyeru mereka ke dalam siksa api yang menyala nyala?”) yakni kepada hal-hal yang menjerumuskan mereka ke dalamnya, tentu saja tidak bukan?

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Bila dikatakan kepada orang-orang yang mendebat tauhid Allah dan pengesaan ibadah hanya kepada-Nya :
Ikutilah apa yang diturunkan oleh Allah kepada nabi-Nya Muhammad صلی الله عليه وسلم.
Maka mereka akan menjawab :
Kami hanya mengikuti apa yang telah dianut oleh nenek moyang kami berupa kesyirikan dan penyembahan kepada berhala.
Apakah mereka tetap akan melakukan itu, sekalipun setan mengajak mereka dan memperindah perbuatan batil mereka, serta kekufuran mereka kepada Alllah sehingga mengantarkan mereka menuju adzab Neraka yang menyala-nyala?

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Dan apabila dikatakan kepada mereka.
(Luqman:21)

Maksudnya, dikatakan kepada mereka yang membantah tentang keesaan Allah.

Ikutilah apa yang diturunkan Allah.
(Luqman:21)

kepada Rasul-Nya berupa syariat yang disucikan.

Mereka menjawab, “(Tidak), tetapi kami (hanya) mengikuti apa yang kami dapati bapak-bapak kami mengerjakannya.” (Luqman:21)

Tiada alasan bagi mereka melainkan hanya mengikuti jejak bapak-bapak mereka yang terdahulu.
Dalam ayat lain Allah subhanahu wa ta’ala berfirman menjawab mereka:

(Apakah mereka akan mengikuti juga), walaupun nenek moyang mereka itu tidak mengetahui sesuatu apa pun, dan tidak mendapat petunjuk?
(Al Baqarah:170)

Hai orang-orang yang beralasan mengikuti perbuatan nenek moyangnya, apakah kalian tetap mengikuti mereka juga sekalipun mereka berada di jalan yang sesat, lalu kalian menjadi generasi penerus mereka dalam kesesatan itu?
Karena itulah disebutkan dalam surat ini melalui firman selanjutnya:

Dan apakah mereka (akan mengikuti bapak-bapak mereka) walaupun setan itu menyeru mereka ke dalam siksa api yang menyala-nyala (neraka)?
(Luqman:21)


Informasi Surah Luqman (لقمان)
Surat Luqman terdiri dari 34 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Ash Shaaffaat.

Dinamai “Luqman” karena pada ayat 12 disebutkan bahwa “Luqman” telah diberi oleh Allah ni’mat dan ilmu pengetahuan, oleh sebab itu dia bersyukur kepada-Nya atas ni’mat yang diberikan itu.
Dan pada ayat 13 sampai 19 terdapat nasihat-nasihat Luqman kepada anaknya.

Ini adalah sebagai isyarat dari Allah supaya setiap ibu bapak melaksanakan pula terhadap anak-anak mereka sebagai yang telah dilakukan oleh Luqman.

Keimanan:

Al Qur’an merupakan petunjuk dan rahmat yang dirasakan benar-benar oleh orang­ orang mu’min
keadaan di langit dan di bumi serta keajaiban-keajaiban yang ter­dapat pada keduanya adalah bukti-bukti atas keesaan dan kekuasaan Allah
manusia tiada akan selamat kecuali dengan taat kepada perintah-perintah Tuhan dan berbuat amal-amal yang saleh
lima hal yang ghaib yang hanya diketahui oleh Allah sendiri
ilmu Allah meliputi segala-galanya baik yang lahir maupun yang batin.

Hukum:

Kewajiban patuh dan berbakti kepada ibu dan bapa selama tidak bertentangan dengan perintah-perintah Allah
perintah supaya memperhatikan alam dan keajaib­annya untuk memperkuat keimanan dan kepercayaan akan ke-Esaan Tuhan
pe­rintah supaya selalu bertakwa dan takut akan pembalasan Tuhan pada hari kiamat di waktu seseorang tidak dapat ditolong baik oleh anak atau bapaknya sekalipun.

Kisah:

Kisah Luqman, ilmu dan hikmat yang didapatnya.

Lain-lain:

Orang-orang yang sesat dari jalan Allah dan selalu mernperolok-olokkan ayat­ ayat Allah
celaan terhadap orang-orang musyrik karena tidak menghiraukan seruan untuk memperhatikan alam dan tidak menyembah Penciptanya
menghibur hati Rasulullah ﷺ terhadap keingkaran orang-orang musyrik karena hal ini bukanlah merupakan kelalaiannya
ni’mat dan karunia Allah tidak dapat dihitung,

Ayat-ayat dalam Surah Luqman (34 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Luqman (31) ayat 21 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Luqman (31) ayat 21 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Luqman (31) ayat 21 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Luqman - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 34 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 31:21
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Luqman.

Surah Luqman (Arab: لقمان, "Luqman al-Hakim") adalah surah ke-31 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri dari atas 34 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Surah ini diturunkan setelah surah As-Saffat.
Nama Luqman diambil dari kisah tentang Luqman yang diceritakan dalam surah ini tentang bagaimana ia mendidik anaknya.

Nomor Surah31
Nama SurahLuqman
Arabلقمان
ArtiKeluarga Luqman
Nama lain-
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu57
JuzJuz 21
Jumlah ruku'4 ruku'
Jumlah ayat34
Jumlah kata550
Jumlah huruf2171
Surah sebelumnyaSurah Ar-Rum
Surah selanjutnyaSurah As-Sajdah
4.7
Ratingmu: 4.3 (11 orang)
Sending







Pembahasan ▪ terjemahan surah luqman ayat 21

Video

Panggil Video Lainnya

RisalahMuslim di  





Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta