QS. Luqman (Keluarga Luqman) – surah 31 ayat 17 [QS. 31:17]

یٰبُنَیَّ اَقِمِ الصَّلٰوۃَ وَ اۡمُرۡ بِالۡمَعۡرُوۡفِ وَ انۡہَ عَنِ الۡمُنۡکَرِ وَ اصۡبِرۡ عَلٰی مَاۤ اَصَابَکَ ؕ اِنَّ ذٰلِکَ مِنۡ عَزۡمِ الۡاُمُوۡرِ
Yaa bunai-ya aqimish-shalaata wa’mur bil ma’ruufi waanha ‘anil munkari waashbir ‘ala maa ashaabaka inna dzalika min ‘azmil amuur(i);

Hai anakku, dirikanlah shalat dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu.
Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah).
―QS. 31:17
Topik ▪ Sifat neraka
31:17, 31 17, 31-17, Luqman 17, Luqman 17, Lukman 17

Tafsir surah Luqman (31) ayat 17

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Luqman (31) : 17. Oleh Kementrian Agama RI

Pada ayat ini Luqman mewasiatkan kepada anaknya:

1.
Selalu mendirikan salat dengan sebaik-baiknya, sehingga salat itu diridai Allah.
Jika salat yang dikerjakan itu diridai Allah perbuatan keji dan perbuatan mungkar dapat dicegah.
Jika tetap demikian halnya, maka jiwa menjadi bersih, tidak ada kekhawatiran terhadap diri Orang itu, dan mereka tidak akan bersedih hati jika ditimpa cobaan Tuhan, dan merasa dirinya semakin dekat dengan Tuhannya.

Nabi ﷺ bersabda:

Sembahlah Allah seakan-akan engkau melihat-Nya, maka jika engkau tidak melihat-Nya, maka sesungguhnya Dia melihat engkau.
(H.R. Bukhari dan Muslim)

2.
Berusaha mengajak manusia mengerjakan perbuatan-perbuatan baik yang diridai Allah dan berusaha agar manusia tidak mengerjakan perbuatan-perbuatan dosa, berusaha membersihkan jiwa dan mencapai keberuntungan.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang menyucikan jiwa itu, dan sesungguhnya merugilah orang-orang yang mengotorinya.
(Q.S. Asy-Syams [91]: 9-10)

3.
Selalu bersabar terhadap segala macam cobaan yang menimpa, akibat dari mengajak manusia berbuat baik dan meninggalkan perbuatan yang mungkar, baik cobaan itu dalam bentuk kesenangan dan kemegahan, maupun dalam bentuk kesengsaraan dan penderitaan.
Pada akhir ayat ini Allah menerangkan sebabnya Dia memerintahkan tiga hal tersebut di atas, yaitu karena hal-hal itu merupakan pekerjaan yang diwajibkan Allah kepada hamba-hamba Nya, amat besar faedahnya bagi yang mengerjakannya dan memberi manfaat di dunia dan di akhirat.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Wahai anakku, jagalah salat, perintahlah manusia untuk melakukan segala kebaikan dan laranglah untuk melakukan segala kejahatan.
Bersabarlah atas kesulitan yang menimpamu.
Sesungguhnya apa yang telah diwasiatkan oleh Allah adalah hal-hal yang harus selalu dilakukan dan dijaga.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Hai anakku, dirikanlah salat dan suruhlah manusia mengerjakan yang baik dan cegahlah mereka dari perbuatan mungkar serta bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu) disebabkan amar makruf dan nahi mungkarmu itu.

(Sesungguhnya yang demikian itu) hal yang telah disebutkan itu (termasuk hal-hal yang ditekankan untuk diamalkan) karena mengingat hal-hal tersebut merupakan hal-hal yang wajib.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Wahai anakku, dirikanlah shalat dengan sempurna dengan rukun-rukun, syarat-syarat dan wajib-wajibnya.
Perintahkan kepada yang baik dan cegahlah dari mungkar dengan lemah lembut dan hikmah sebatas kemampuanmu.
Bersabarlah atas apa yang menimpamu dalam rangka beramar ma’ruf bernahi mungkar.
Ketahuilah bahwa wasiat-wasiat ini termasuk perkara-perkara yang diperintahkan oleh Allah yang patut untuk dijaga.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Kemudian Luqman mengatakan lagi dalam nasihat berikutnya:

Hai Anakku, dirikanlah salat.
(Q.S. Luqman [31]: 17)

sesuai dengan batasan-batasannya, fardu-fardunya, dan waktu-waktunya.

dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar.
(Q.S. Luqman [31]: 17)

sesuai dengan kemampuanmu dan menurut kesanggupan kekuatanmu.

dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu.
(Q.S. Luqman [31]: 17)

Perlu kamu ketahui bahwa dalam mengerjakan amar ma’ruf dan nahi munkar terhadap manusia, pasti kamu akan beroleh gangguan dan per­lakuan yang menyakitkan dari mereka.
Karena itulah kamu harus bersabar terhadap gangguan mereka.
Luqman menasihati anaknya untuk bersabar dalam menjalankan perintah amar ma’ruf dan nahi munkar itu.

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah).
(Q.S. Luqman [31]: 17)

Sesungguhnya bersikap sabar dalam menghadapi gangguan manusia benar-benar termasuk hal yang diwajibkan oleh Allah.


Informasi Surah Luqman (لقمان)
Surat Luqman terdiri dari 34 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Ash Shaaffaat.

Dinamai “Luqman” karena pada ayat 12 disebutkan bahwa “Luqman” telah diberi oleh Allah ni’mat dan ilmu pengetahuan, oleh sebab itu dia bersyukur kepada-Nya atas ni’mat yang diberikan itu.
Dan pada ayat 13 sampai 19 terdapat nasihat-nasihat Luqman kepada anaknya.

Ini adalah sebagai isyarat dari Allah supaya setiap ibu bapak melaksanakan pula terhadap anak-anak mereka sebagai yang telah dilakukan oleh Luqman.

Keimanan:

Al Qur’an merupakan petunjuk dan rahmat yang dirasakan benar-benar oleh orang­ orang mu’min
keadaan di langit dan di bumi serta keajaiban-keajaiban yang ter­dapat pada keduanya adalah bukti-bukti atas keesaan dan kekuasaan Allah
manusia tiada akan selamat kecuali dengan taat kepada perintah-perintah Tuhan dan berbuat amal-amal yang saleh
lima hal yang ghaib yang hanya diketahui oleh Allah sendiri
ilmu Allah meliputi segala-galanya baik yang lahir maupun yang batin.

Hukum:

Kewajiban patuh dan berbakti kepada ibu dan bapa selama tidak bertentangan dengan perintah-perintah Allah
perintah supaya memperhatikan alam dan keajaib­annya untuk memperkuat keimanan dan kepercayaan akan ke-Esaan Tuhan
pe­rintah supaya selalu bertakwa dan takut akan pembalasan Tuhan pada hari kiamat di waktu seseorang tidak dapat ditolong baik oleh anak atau bapaknya sekalipun.

Kisah:

Kisah Luqman, ilmu dan hikmat yang didapatnya.

Lain-lain:

Orang-orang yang sesat dari jalan Allah dan selalu mernperolok-olokkan ayat­ ayat Allah
celaan terhadap orang-orang musyrik karena tidak menghiraukan seruan untuk memperhatikan alam dan tidak menyembah Penciptanya
menghibur hati Rasulullah ﷺ terhadap keingkaran orang-orang musyrik karena hal ini bukanlah merupakan kelalaiannya
ni’mat dan karunia Allah tidak dapat dihitung,

Ayat-ayat dalam Surah Luqman (34 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Luqman (31) ayat 17 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Luqman (31) ayat 17 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Luqman (31) ayat 17 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Q.S. Luqman (31) ayat 12-19 - Gita Prisilfia (Bahasa Indonesia)
Q.S. Luqman (31) ayat 12-19 - Gita Prisilfia (Bahasa Arab)

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Luqman - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 34 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 31:17
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Luqman.

Surah Luqman (Arab: لقمان, "Luqman al-Hakim") adalah surah ke-31 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri dari atas 34 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Surah ini diturunkan setelah surah As-Saffat.
Nama Luqman diambil dari kisah tentang Luqman yang diceritakan dalam surah ini tentang bagaimana ia mendidik anaknya.

Nomor Surah 31
Nama Surah Luqman
Arab لقمان
Arti Keluarga Luqman
Nama lain -
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 57
Juz Juz 21
Jumlah ruku' 4 ruku'
Jumlah ayat 34
Jumlah kata 550
Jumlah huruf 2171
Surah sebelumnya Surah Ar-Rum
Surah selanjutnya Surah As-Sajdah
4.9
Ratingmu: 4.7 (21 orang)
Sending







Pembahasan ▪ qs lukman 17 ▪ al luqman 17 arab lain ▪ qs 31:17 ▪ surah luqman 33

Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Podcast

Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta