QS. Ibrahim (Nabi Ibrahim) – surah 14 ayat 6 [QS. 14:6]

وَ اِذۡ قَالَ مُوۡسٰی لِقَوۡمِہِ اذۡکُرُوۡا نِعۡمَۃَ اللّٰہِ عَلَیۡکُمۡ اِذۡ اَنۡجٰکُمۡ مِّنۡ اٰلِ فِرۡعَوۡنَ یَسُوۡمُوۡنَکُمۡ سُوۡٓءَ الۡعَذَابِ وَ یُذَبِّحُوۡنَ اَبۡنَآءَکُمۡ وَ یَسۡتَحۡیُوۡنَ نِسَآءَکُمۡ ؕ وَ فِیۡ ذٰلِکُمۡ بَلَآءٌ مِّنۡ رَّبِّکُمۡ عَظِیۡمٌ
Wa-idz qaala muusa liqaumihiidzkuruu ni’matallahi ‘alaikum idz anjaakum min aali fir’auna yasuumuunakum suu-al ‘adzaabi wayudzabbihuuna abnaa-akum wayastahyuuna nisaa-akum wafii dzalikum balaa-un min rabbikum ‘azhiimun;

Dan (ingatlah), ketika Musa berkata kepada kaumnya:
“Ingatlah nikmat Allah atasmu ketika Dia menyelamatkan kamu dari (Fir’aun dan) pengikut-pengikutnya, mereka menyiksa kamu dengan siksa yang pedih, mereka menyembelih anak-anak laki-lakimu, membiarkan hidup anak-anak perempuanmu, dan pada yang demikian itu ada cobaan yang besar dari Tuhanmu”.
―QS. 14:6
Topik ▪ Tauhid Uluhiyyah
14:6, 14 6, 14-6, Ibrahim 6, Ibrahim 6, Ibrahim 6

Tafsir surah Ibrahim (14) ayat 6

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Ibrahim (14) : 6. Oleh Kementrian Agama RI

Allah subhanahu wa ta’ala menetapkan dalam ayat ini sekelumit kisah Nabi Musa dan kaumnya, yaitu ketika Nabi Musa mengajak umatnya untuk mengenang nikmat Allah yang telah dilimpahkan-Nya kepada mereka, yakni ketika Allah menyelamatkan mereka dari kekejaman raja Firaun beserta para pengikutnya yang telah menyiksa mereka dengan siksaan yang berat dan menyembelih anak laki-laki mereka, dan membiarkan hidup anak-anak perempuan mereka.
Kemudian Nabi Musa mengingatkan kepada umatnya, bahwa semua pengalaman yang telah mereka lalui itu sebenarnya merupakan cobaan yang amat berat dari Allah terhadap mereka untuk menguji keimanan dan ketaatan mereka kepada-Nya.
Maka sesungguhnya setelah mengalami ujian yang demikian beratnya, mereka lalu beriman dan beramal saleh serta memperbaiki sikap dan tingkah laku mereka.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Wahai Muhammad, ingatkan kaummu–barangkali mereka mau berpikir–saat Musa berkata kepada kaumnya sebagai pelaksanaan perintah Tuhanmu, “Ingatlah kalian akan nikmat Allah pada saat Dia menyelamatkanmu dari kaum Fir’aun, yang menyiksa kalian dengan membebani pekerjaan berat, menyembelih anak-anak lelaki kalian, dan membiarkan anak-anak perempuan kalian tetap hidup dalam kehinaan dan ketertindasan.” Dalam setiap siksa dan penyelamatan yang telah tersebut di atas terdapat ujian besar dari Allah untuk memperlihatkan kadar ketabahan dan kesyukuran.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Dan) ingatlah (ketika Musa berkata kepada kaumnya, “Ingatlah nikmat Allah atas kalian ketika Dia menyelamatkan kalian dari Firaun dan pengikut-pengikutnya, mereka menyiksa kalian dengan siksa yang pedih, mereka menyembelih anak laki-laki kalian) yang baru lahir (dan membiarkan hidup) membiarkan tetap hidup (anak-anak perempuan) karena ada sebagian tukang tenung yang mengatakan bahwasanya akan lahir seorang anak lelaki dari kalangan kaum Bani Israel, dia adalah penyebab bagi runtuhnya kerajaan Firaun.

(Sesungguhnya pada yang demikian itu) penyelamatan atau penyiksaan (ada cobaan) baik berupa pemberian nikmat maupun penimpaan malapetaka (yang besar dari Rabb kalian.”)

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Sebutkanlah, wahai Rasul, kepada kaummu kisah Musa ketika berkata kepada Bani Israil :
Ingatlah nikmat Allah yang diberikan kepada kalian, ketika Dia menyelamatkan kalian dari Fir”aun dan para pengikutnya.
Mereka mencicipkan pada kalian siksa yang sangat pedih, menyembelih anak-anak laki-laki kalian, hingga tidak ada seorang pun dari mereka yang akan merebut kekuasaan Fir”aun, dan membiarkan hidup anak-anak perempuan kalian untuk dijadikan sebagai pelayan dan dihinakan.
Ujian dan penyelamatan tersebut sebagai cobaan yang besar bagi kalian dari Rabb kalian Yang Mahaagung.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Allah menceritakan tentang Musa ketika ia mengingatkan kaumnya kepada hari-hari Allah yang mereka alami dan nikmat-nikmat-Nya yang dilimpahkan kepada mereka.
Yaitu ketika Allah menyelamatkan mereka dari cengkeraman Fir’aun dan para pengikutnya, serta dari siksaan dan penghinaan yang mereka alami.
Fir’aun menyembelih anak laki-laki mereka yang dijumpainya, dan membiarkan hidup anak-anak perempuan mereka, lalu Allah menyelamatkan mereka dari semuanya itu.
Hal tersebut merupakan nikmat yang paling besar.

Disebutkan oleh firman-Nya:

…dan pada yang demikian itu ada cobaan yang besar dari Tuhanmu.

Yakni nikmat yang besar dari-Nya kepada kalian dalam hal itu, kalian tidak mampu mensyukurinya.
Menurut pendapat lain, makna yang dimaksud dari isim isyarah di sini ditujukan kepada apa yang dilakukan oleh kaum Fir’aun kepada mereka (Bani Israil) berupa berbagai macam siksaan dan penindasan, bahwa hal tersebut merupakan cobaan yang besar bagi mereka.

Dapat pula ditakwilkan bahwa ayat ini semakna dengan pengertian yang terdapat di dalam firman Allah subhanahu wa ta’ala.:

Dan Kami coba mereka dengan (nikmat) yang baik-baik itu dan (bencana) yang buruk-buruk, agar mereka kembali (kepada kebenaran).
(Al A’raf:168)


Informasi Surah Ibrahim (إبراهيم)
Surat Ibrahim ini terdiri atas 52 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah karena diturunkan di Mekah sebelum Hijrah.

Dinamakan surat “IBRAHIM”,
karena surat ini mengan­dung do’a Nabi Ibrahim ‘alaihis salam yaitu pada ayat 35 sampai dengan 41.
Do’a ini isinya antara lain:
permohonan agar keturunannya mendirikan shalat, dijauhkan dari menyembah berhala-berhala dan agar Mekah dan daerah sekitarnya menjadi daerah yang aman dan makmur.
Do’a Nabi Ibra­ him ‘alaihis salam ini telah diperkenankan oleh Allah s.w.t sebagaimana telah terbukti keamanannya sejak dahulu sampai sekarang.
Do’a tersebut dipanjatkan beliau ke hadirat Allah subhanahu wa ta’ala sesudah selesai membina Ka’bah bersama puteranya Ismail ‘alaihis salam, di dataran tanah Mekah yang tandus.

Keimanan:

Al Qur’an adalah pembimbing manusia ke jalan Allah
segala sesuatu dalam alam ini kepunyaan Allah
keingkaran manusia terhadap Allah tidaklah mengurangi kesempumaan-Nya
nabi-nabi membawa mu’jizat atas izin Allah semata-mata
Allah kuasa mematikan manusia dan membangkitkannya kembali dalam bentuk baru
ilmu Allah meliputi yang lahir dan yang batin.

Hukum:

Perintah mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian harta, baik secara rahasia maupun secara terang-terangan,

Kisah:

Kisah Nabi Musa a.s. dengan kaumnya, serta kisah para rasul zaman dahulu.

Lain-lain:

Sebabnya rasul-rasul diutus dengan bahasa kaumnya sendiri
perumpamaan tentang perbuatan dan perkataan yang hak dengan yang bathil
kejadian langit dan bumi mengandung hikmah-hikmah
macam-macam ni’mat Allah kepada manusia dan janji Allah kepada hamba-hamba yang mensyukuriNya.

Ayat-ayat dalam Surah Ibrahim (52 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Ibrahim (14) ayat 6 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Ibrahim (14) ayat 6 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Ibrahim (14) ayat 6 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Q.S. Ibrahim (14) ayat 4-7 - Khalishah Isyana (Bahasa Indonesia)
Q.S. Ibrahim (14) ayat 4-7 - Khalishah Isyana (Bahasa Arab)

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Ibrahim - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 52 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 14:6
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Ibrahim.

Surah Ibrahim (bahasa Arab:إبراهيم, Ibrāhīm, "Nabi Ibrahim") adalah surah ke-14 dalam al-Quran.
Surah ini terdiri atas 52 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyyah karena diturunkan di Mekkah sebelum Hijrah.
Dinamakan Ibrahim, karena surah ini mengandung doa Nabi Ibrahim yaitu ayat 35 sampai dengan 41.
Doa ini isinya antara lain: permohonan agar keturunannya mendirikan salat, dijauhkan dari menyembah berhala-berhala dan agar Mekkah dan daerah sekitarnya menjadi daerah yang aman dan makmur.
Doa Nabi Ibrahim ini telah diperkenankan oleh Allah sebagaimana telah terbukti keamanannya sejak dahulu sampai sekarang.
Doa tersebut dipanjatkan dia ke hadirat Allah sesudah selesai membina Ka'bah bersama puteranya Ismail, di dataran tanah Mekkah yang tandus.

Nomor Surah14
Nama SurahIbrahim
Arabإبراهيم
ArtiNabi Ibrahim
Nama lain-
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu72
JuzJuz 13 (ayat 1-52)
Jumlah ruku'0
Jumlah ayat52
Jumlah kata833
Jumlah huruf3541
Surah sebelumnyaSurah Ar-Ra’d
Surah selanjutnyaSurah Al-Hijr
4.7
Ratingmu: 4.5 (13 orang)
Sending









Video

Panggil Video Lainnya

RisalahMuslim di  


:|

Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta