QS. Fushshilat (Yang dijelaskan) – surah 41 ayat 8 [QS. 41:8]

اِنَّ الَّذِیۡنَ اٰمَنُوۡا وَ عَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ لَہُمۡ اَجۡرٌ غَیۡرُ مَمۡنُوۡنٍ
Innal-ladziina aamanuu wa’amiluush-shaalihaati lahum ajrun ghairu mamnuunin;

Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, mereka mendapat pahala yang tiada putus-putusnya”.
―QS. 41:8
Topik ▪ Iman ▪ Keutamaan Iman ▪ Tugas-tugas malaikat
41:8, 41 8, 41-8, Fushshilat 8, Fushshilat 8, Fushilat 8, Fusilat 8, Fussilat 8

Tafsir surah Fushshilat (41) ayat 8

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Fushshilat (41) : 8. Oleh Kementrian Agama RI

Pada ayat ini diterangkan janji Allah subhanahu wa ta’ala kepada orang-orang yang beriman.

Semua orang yang beriman kepada Allah dan Rasul Nya, mengerjakan perintah-perintah Allah dan menghentikan larangan-larangan Nya akan memperoleh balasan yang paling baik yang tidak putus-putusnya dari Allah.
Itulah pembalasan yang paling baik, yaitu pembalasan yang diberikan kepada orang-orang yang beramal saleh.

Menurut As-Suddi ayat ini diturunkan berhubungan dengan orang yang sakit yang tidak dapat lagi diharapkan kesembuhannya, orang yang telah sangat tua, sehingga ia tidak dapat lagi beramal seperti ia beramal di waktu masih muda, tetapi mereka masih mempunyai semangat yang tinggi dan ingin beramal seperti yang pernah dilakukannya.
Terhadap orang yang seperti ini Allah subhanahu wa ta’ala memberikan pahala seperti pahala yang diberikan kepada orang yang sanggup mengerjakan amal itu.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Orang-orang Mukmin yang berbuat baik benar-benar akan mendapatkan balasan baik yang tak terputus.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh mereka mendapat pahala yang tiada putus-putusnya”) tanpa henti-hentinya.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Kemudian Allah subhanahu wa ta’ala berfirman dalam ayat selanjutnya:

Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, mereka mendapat pahala yang tiada putus-putusnya.
(Q.S. Fushshilat [41]: 8)

Mujahid dan lain-lainnya mengatakan bahwa makna yang dimaksud ialah pahala yang tiada putusnya dan tiada hentinya.
Semakna dengan apa yang telah disebutkan dalam firman-Nya:

mereka kekal di dalamnya untuk selama-lamanya.
(Q.S. Al-Kahfi [18]: 3)

Dan firman Allah subhanahu wa ta’ala:

sebagai karunia yang tiada putus-putusnya.
(Q.S. Hud [11]: 108)

As-Saddi mengatakan, yakni pahala yang tiada putus-putusnya dicurahkan kepada mereka.
Tetapi pendapat ini disanggah oleh sebagian imam yang mengatakan bahwa sesungguhnya Allah-lah yang memberi karunia kepada penghuni surga (bukan karena balasan amal perbuatan baik mereka).
Allah subhanahu wa ta’ala telah berfirman:

sebenarnya Allah, Dialah yang melimpahkan nikmat kepadamu dengan menunjuki kamu kepada keimanan.
(Q.S. Al-Hujurat [49]: 17)

Dan firman Allah subhanahu wa ta’ala kepada penghuni surga:

Maka Allah memberikan karunia kepada kami dan memelihara kami dari azab neraka.
(At-Thur: 27)

Dan Rasulullah ﷺ telah bersabda:

terkecuali jika Allah melimpahkan kepadaku rahmat dan karunia dari-Nya.


Informasi Surah Fushshilat (فصلت)
Surat Fushshilat terdiri atas 54 ayat termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Mu’min.

Dinamai “Fushshilat” (yang dijelaskan) karena ada hubungannya dengan perkataan “Fush­shilat” yang terdapat pada permulaan surat ini, yang berarti “yang dijelaskan”.
Maksudnya ayat­ ayatnya diperinci dengan jelas tentang hukum-hukum, keimanan, janji dan ancaman, budi pe­kerti, kisah dan sebagainya.

Dinamai juga dengan “Haa Miim As Sajdah” karena surat ini dimulai dengan “Haa Miim” dan dalam surat ini terdapat ayat Sajdah.

Keimanan:

Al Qur’an dan sikap orang-orang musyrik terhadapnya
kejadian-kejadian langit dan bumi dan apa yang ada pada keduanya membuktikan adanya Allah
semua yang terjadi dalam alam semesta tidak lepas dari pengetahuan Allah.

Hukum:

Tidak ada pembahasan hukum yang spesifik dalam surat ini.

Lain-lain:

Hikmah diciptakannya gunung-gunung
anggota tubuh tiap-tiap orang menjadi saksi terhadap dirinya pada hari kiamat
azab yang ditimpakan kepada kaum ‘Aad dan Tsamud
Permohonan orang-orang kafir agar dikembalikan ke dunia untuk mengerjakan amal-amal saleh
berita gembira dari malaikat kepada orang­ orang yang beriman
anjuran menghadapi orang-orang kafir secara baik-baik
an­caman terhadap orang-orang yang mengingkari ke-Esaan Allah
sifat-sifat Al Qur’an Al Karim
manusia dan wataknya.

Ayat-ayat dalam Surah Fushshilat (54 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Fushshilat (41) ayat 8 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Fushshilat (41) ayat 8 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Fushshilat (41) ayat 8 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Fushshilat - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 54 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 41:8
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Fushshilat.

Surah Fussilat (Arab: فصّلت, "Yang Dijelaskan") adalah surah ke-41 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 54 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Surah yang diturunkan sesudah Surah Al-Mu’min ini dinamai Fussilat (Yang Dijelaskan) diambil dari kata Fushshilat yang terdapat pada permulaan surah ini.

Nomor Surah 41
Nama Surah Fushshilat
Arab فصلت
Arti Yang dijelaskan
Nama lain Ha Mim as-Sadjah, Mashabih
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 61
Juz Juz 24 (1-46) & juz 25 (47-54)
Jumlah ruku' 5 ruku'
Jumlah ayat 54
Jumlah kata 796
Jumlah huruf 3364
Surah sebelumnya Surah Al-Mu’min
Surah selanjutnya Surah Asy-Syura
4.5
Ratingmu: 4.3 (29 orang)
Sending

URL singkat: risalahmuslim.id/41-8









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta


Ikuti RisalahMuslim