Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Fushshilat (Yang dijelaskan) – surah 41 ayat 46 [QS. 41:46]

مَنۡ عَمِلَ صَالِحًا فَلِنَفۡسِہٖ وَ مَنۡ اَسَآءَ فَعَلَیۡہَا ؕ وَ مَا رَبُّکَ بِظَلَّامٍلِّلۡعَبِیۡدِ
Man ‘amila shaalihan falinafsihi waman asaa-a fa’alaihaa wamaa rabbuka bizhalaamil(n)-lil’abiid(i);
Barangsiapa mengerjakan kebajikan maka (pahalanya) untuk dirinya sendiri dan barangsiapa berbuat jahat maka (dosanya) menjadi tanggungan dirinya sendiri.
Dan Tuhanmu sama sekali tidak menzalimi hamba-hamba(-Nya).
―QS. Fushshilat [41]: 46

Whoever does righteousness – it is for his (own) soul;
and whoever does evil (does so) against it.
And your Lord is not ever unjust to (His) servants.
― Chapter 41. Surah Fushshilat [verse 46]

مَّنْ barang siapa

Whoever
عَمِلَ berbuat

does
صَٰلِحًا kebaikan

righteous deeds
فَلِنَفْسِهِۦ maka untuk dirinya sendiri

then it is for his soul;
وَمَنْ dan barang siapa

and whoever
أَسَآءَ berbuat jahat

does evil,
فَعَلَيْهَا maka atasnya

then it is against it.
وَمَا dan tidaklah

And not
رَبُّكَ Tuhanmu

(is) your Lord
بِظَلَّٰمٍ berbuat aniaya

unjust
لِّلْعَبِيدِ terhadap hamba-hambanya

to His slaves.

Tafsir

Alquran

Surah Fushshilat
41:46

Tafsir QS. Fushshilat (41) : 46. Oleh Kementrian Agama RI


Pada akhir ayat surah ini, Allah menerangkan balasan yang akan diberikan terhadap perbuatan-perbuatan yang dilakukan manusia.
Barang siapa yang taat kepada Allah dan rasul-Nya dalam kehidupan dunia ini, melaksanakan perintah-perintah-Nya, dan menghentikan larangan-larangan-Nya, berarti ia telah berusaha berbuat kebaikan untuk dirinya sendiri dengan memperoleh pahala yang besar.

Barang siapa yang ingkar kepada Allah berarti ia telah berusaha berbuat keburukan untuk dirinya dengan memperoleh siksa yang sangat pedih di akhirat nanti.
Seseorang dihukum sesuai dengan perbuatan yang telah dilakukannya, mustahil Allah mengazab seseorang karena perbuatan orang lain.

Allah ﷻ berfirman:

وَلَا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِّزْرَ اُخْرٰى ثُمَّ اِلٰى رَبِّكُمْ مَّرْجِعُكُمْ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ فِيْهِ تَخْتَلِفُوْنَ

Dan seseorang tidak akan memikul beban dosa orang lain.
Kemudian kepada Tuhanmulah kamu kembali, dan akan diberitahukan-Nya kepadamu apa yang dahulu kamu perselisihkan.
(al-An’am [6]: 164)

Tafsir QS. Fushshilat (41) : 46. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Barangsiapa berbuat baik, akan menikmati sendiri pahalanya.
Dan, sebaliknya, barangsiapa berbuat jahat, akan merasakan sendiri juga akibat dosanya.


Tuhanmu sama sekali tidak curang terhadap hamba- hamba-Nya hingga menghukum seseorang karena dosa orang lain.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Barangsiapa yang beramal saleh dengan menaati Allah dan rasul-Nya, pahala amalnya kembali kepada dirinya.
Barangsiapa yang berlaku jelek dengan membangkang Allah dan rasul-Nya, balasan amalnya kembali kepada dirinya.


Tidaklah Tuhan berlaku zalim terhadap hamba dengan mengurangi kebaikan atau menambah kejelekan.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Barang siapa yang mengerjakan amal yang saleh maka pahalanya untuk dirinya sendiri) ia beramal untuk dirinya sendiri


(dan barang siapa yang berbuat jahat maka dosanya atas dirinya sendiri) bahaya dari perbuatan jahatnya itu kembali kepada dirinya sendiri


(dan sekali-kali tidaklah Rabbmu menganiaya hamba-hamba-Nya) Dia bukanlah penganiaya hamba-hamba-Nya sebagaimana yang telah diungkapkan oleh ayat lainnya, yaitu firman-Nya,
"Sesungguhnya Allah tidak menganiaya seorang pun walaupun sebesar dzarrah."
―QS. An-Nisa’ [4]: 40―

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Barang siapa yang mengerjakan amal yang saleh, maka (pahalanya) untuk dirinya sendiri.
(QS. Fushshilat [41]: 46)

Yakni sesungguhnya manfaat dari perbuatannya itu kembali kepada dirinya sendiri.

dan barang siapa yang berbuat jahat, maka (dosanya) atas dirinya sendiri.
(QS. Fushshilat [41]: 46)

Yaitu sesungguhnya akibat dari perbuatannya itu akan menimpa dirinya sendiri.

dan sekali-kali tidaklah Tuhanmu menganiaya hamba-hamba-(Nya).
(QS. Fushshilat [41]: 46)

Artinya, Dia tidak menyiksa seseorang melainkan atas dasar dosa yang dilakukannya, dan Dia tidak mengazab seseorang melainkan sesudah tegaknya alasan terhadap yang bersangkutan, yaitu dengan mengutus rasul-Nya kepadanya.

Kata Pilihan Dalam Surah Fushshilat (41) Ayat 46

DZHALAAM
ظَلَّام

Lafaz ini adalah bentuk sibghah mubalaghah dari lafaz dhzaalim artinya ialah zalim atau suka melakukan kezaliman.

Lafaz dzhallam diulang lima kali di dalam Al Qur’an yaitu dalam surah:
Ali Imran (3), ayat 182;
Al Anfaal (8), ayat 51;
-Al Haj (22), ayat 10;
Fushshilat (41 ), ayat 46;
zalim kepada hamba-hamba Nya.

Imam Ibn Katsir menerangkan maksudnya adalah Allah tidak melakukan kezaliman pada makhluk Nya dan Allah memutuskan segala sesuatu dengan cara yang adil.

Ditempat lain beliau menegaskan maksudnya adalah Allah tidak menghukum seseorang kecuali atas dosa yang dilakukannya dan tidak mengazab seseorang kecuali setelah diperlihatkan hujah kepada mereka dan selepas Allah mengutus rasul kepada mereka untuk menerangkan mana yang hak dan mana yang batil.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN BHD, Hal: 359

Unsur Pokok Surah Fushshilat (فصلت)

Surat Fushshilat terdiri atas 54 ayat termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al mukmin.

Dinamai "Fushshilat" (yang dijelaskan) karena ada hubungannya dengan perkataan "Fush­shilat" yang terdapat pada permulaan surat ini, yang berarti "yang dijelaskan".
Maksudnya ayat-ayatnya diperinci dengan jelas tentang hukumhukum, keimanan, janji dan ancaman, budi pekerti, kisah dan sebagainya.

Dinamai juga dengan "Haa Miim As Sajdah" karena surat ini dimulai dengan "Haa Miim" dan dalam surat ini terdapat ayat Sajdah.

Keimanan:

Alquran dan sikap orang-orang musyrik terhadapnya.
▪ Kejadian-kejadian langit dan bumi dan apa yang ada pada keduanya membuktikan adanya Allah.
▪ Semua yang terjadi dalam alam semesta tidak lepas dari pengetahuan Allah.

Lain-lain:

Hikmah diciptakannya gunung-gunung.
▪ Anggota tubuh tiap-tiap orang menjadi saksi terhadap dirinya pada hari kiamat.
Azab yang ditimpakan kepada kaum ‘Ad dan Tsamud.
▪ Permohonan orang-orang kafir agar dikembalikan ke dunia untuk mengerjakan amalamal saleh.
▪ Berita gembira dari malaikat kepada orang-orang yang beriman.
▪ Anjuran menghadapi orang-orang kafir secara baik-baik.
▪ Ancaman terhadap orang-orang yang mengingkari ke-Esaan Allah.
▪ Sifat-sifat Alquran Al Karim.
▪ Manusia dan wataknya.

Audio

QS. Fushshilat (41) : 1-54 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 54 + Terjemahan Indonesia

QS. Fushshilat (41) : 1-54 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 54

Gambar Kutipan Ayat

Surah Fushshilat ayat 46 - Gambar 1 Surah Fushshilat ayat 46 - Gambar 2
Statistik QS. 41:46
  • Rating RisalahMuslim
4.7

Ayat ini terdapat dalam surah Fushshilat.

Surah Fussilat (Arab: فصّلت, “Yang Dijelaskan”) adalah surah ke-41 dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 54 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Surah yang diturunkan sesudah Surah Al-Mu’min ini dinamai Fussilat (Yang Dijelaskan) diambil dari kata Fushshilat yang terdapat pada permulaan surah ini.

Nomor Surah41
Nama SurahFushshilat
Arabفصلت
ArtiYang dijelaskan
Nama lainHa Mim as-Sadjah, Mashabih
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu61
JuzJuz 24 (1-46) & juz 25 (47-54)
Jumlah ruku’5 ruku’
Jumlah ayat54
Jumlah kata796
Jumlah huruf3364
Surah sebelumnyaSurah Al-Mu’min
Surah selanjutnyaSurah Asy-Syura
Sending
User Review
4.9 (15 votes)
Tags:

41:46, 41 46, 41-46, Surah Fushshilat 46, Tafsir surat Fushshilat 46, Quran Fushilat 46, Fusilat 46, Fussilat 46, Surah Fusilat ayat 46

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. Fushshilat (Yang dijelaskan) – surah 41 ayat 13 [QS. 41:13]

13. Ihwal penciptaan langit dan bumi sebagai bukti kemahakuasaan Allah, yang dijelaskan oleh ayat-ayat terdahulu, ternyata tidaklah membuat orang-orang musyrik Mekah berubah sikap dan keyakinan. Oleh … 41:13, 41 13, 41-13, Surah Fushshilat 13, Tafsir surat Fushshilat 13, Quran Fushilat 13, Fusilat 13, Fussilat 13, Surah Fusilat ayat 13

QS. Al Lail (Malam) – surah 92 ayat 9 [QS. 92:9]

8-10. Dan adapun orang yang kikir terhadap hartanya dengan tidak memenuhi hak Allah dalam harta itu dan merasa dirinya cukup dengan apa yang dia punya sehingga tidak lagi memerlukan pahala dari Allah … 92:9, 92 9, 92-9, Surah Al Lail 9, Tafsir surat AlLail 9, Quran Al-Lail 9, Surah Al Lail ayat 9

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Orang yang menceritakan hadits disebut ...

Benar! Kurang tepat!

Sumber kedua hukum dalam menetapkan Hukum tentang Alquran adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Hukum penggunaan hadis sebagai dasar hukum adalah ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Undang-undang tentang penggunaan Hadits-Maudu adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Berikut adalah hadits yang rusak, kecuali ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Hadis Mu’allaq adalah bila sanad sebuah hadits terputus pada penutur 5 hingga penutur 1, alias tidak ada sanadnya.
Contoh:

'Seorang pencatat hadis mengatakan, telah sampai kepadaku bahwa Rasulullah mengatakan....'

tanpa ia menjelaskan sanad antara dirinya hingga Rasulullah.

Pendidikan Agama Islam #8
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #8 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #8 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #16

Yang berarti “menggabungkan sesuatu dengan yang lain” adalah lafaz … الجمع القرأ ن قرن قرأ Benar! Kurang tepat! Alquran adalah

Pendidikan Agama Islam #27

Surah yang tidak diawali basmalah adalah … ar-Rahman at-Taubah al-Anfal Al-Fatihah Maryam Benar! Kurang tepat! Penjelasan:Surah At-Taubah adalah surah ke-9

Pendidikan Agama Islam #2

Sifat adil Allah berlaku untuk … orang miskin yang pandai bersyukur orang kafir yang senang menolong sesama orang kaya yang

Instagram