QS. Fushshilat (Yang dijelaskan) – surah 41 ayat 3 [QS. 41:3]

کِتٰبٌ فُصِّلَتۡ اٰیٰتُہٗ قُرۡاٰنًا عَرَبِیًّا لِّقَوۡمٍ یَّعۡلَمُوۡنَ ۙ
Kitaabun fush-shilat aayaatuhu quraanan ‘arabii-yan liqaumin ya’lamuun(a);

Kitab yang dijelaskan ayat-ayatnya, yakni bacaan dalam bahasa Arab, untuk kaum yang mengetahui,
―QS. 41:3
Topik ▪ Keutamaan Al Qur’an ▪ Keutamaan kalam Allah ▪ Keluasan ilmu Allah
41:3, 41 3, 41-3, Fushshilat 3, Fushshilat 3, Fushilat 3, Fusilat 3, Fussilat 3

Tafsir surah Fushshilat (41) ayat 3

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Fushshilat (41) : 3. Oleh Kementrian Agama RI

Alquran yang diturunkan kepada Nabi Muhammad yang merupakan rahmat Tuhan yang besar kepada manusia itu terdiri atas ayat-ayat.
Ayat-ayat itu diterangkan satu persatu dengan jelas.
Masing-masing ayat dipisahkan dengan ayat-ayat yang lain, dengan tanda-tanda yang jelas pula.
Ada permulaan dan akhir dari tiap-tiap surah, Isinya bermacam-macam petunjuk, ada yang berhubungan dengan pelajaran, nasihat-nasihat, akhlak yang mulia, latihan jiwa, kisah-kisah Rasul yang terdahulu dengan umat-umatnya petunjuk ke jalan kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat dan sebagainya.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

(inilah) suatu kitab yang ayat-ayatnya disusun dengan rapi serta dijelaskan secara terperinci, yang diturunkan dari sisi (Allah) Yang Maha Bijaksana lagi Maha Tahu.
(Q.S. Asy Shyuura [42]:: 192-196)

Diterangkan pula bahwa Alquran diturunkan berbahasa Arab, bahasa ibu dari Rasul yang menyampaikannya dan sesuai pula dengan bahasa yang digunakan oleh bangsa yang pertama kali menerimanya.
Dengan demikian Alquran itu mudah dipahami mereka, dapat mendalami kandungan dan maksudnya dan dengan mudah pula mereka menyampaikan kepada bangsa-bangsa lain di seluruh dunia, yang mempunyai bahasa ibu bukan bahasa Arab.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

“Kami tidak mengutus seorang Rasulpun melainkan dengan bahasa kaumnya, supaya ia dapat memberi penjelasan dengan terang kepada mereka”.
(Q.S. Ibrahim [14]: 4)

Pada akhir ayat ini diterangkan bahwa Alquran itu berfaedah bagi yang mengetahui.
Maksudnya ialah bahwa Alquran itu akan berfaedah bagi orang-orang yang berpengetahuan, ingin mencari kebenaran yang hakiki, ingin memperoleh petunjuk yang benar yang dapat mengantarkan kepada kebahagiaan dunia dan akhirat.
Mereka mempelajari Alquran, membanding-bandingkannya dengan ajaran-ajaran yang lain serta mengolahnya dengan pengetahuan yang telah ada pada diri mereka.
Orang yang dikemukakan yang dapat memahami dan menyelami rahasia dan petunjuk Alquran.

Dari pengertian ini dipahami bahwa orang-orang yang ada penyakit dalam hatinya, tidak ingin mencari kebenaran karena mereka telah terikat kepada agama atau kepercayaan yang telah mereka anut atau orang yang meperturutkan hawa nafsu atau karena fanatik golongan atau karena pangkat dan kedudukan, tidak akan dapat menyelami dan memahami isi Alquran itu apalagi mendapat petunjuk dari padanya.

Sebagian ahli tafsir ada yang menafsirkan ayat ini dengan Alquran itu akan dipahami oleh orang-orang yang mengetahui bahasa Arab, karena bahasa Arab itu adalah bahasa yang paling luas, paling lengkap, dalam maknanya, mudah mempengaruhi jiwa.
Dalam pada itu, waktu itu orang-orang Arab mengetahui bahasa dengan baik, banyak di antara mereka menjadi ahli bahasa, sastrawan yang terkenal, banyak pula di antara mereka yang menjadi penyair.
Bahasa Arab Alquran adalah bahasa Arab yang sangat tinggi nilainya, baik gaya bahasanya maupun gramatikanya.
Karena itu orang yang dapat memahami ayat-ayatnya hanyalah orang yang dalam pengetahuan bahasa Arabnya.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Sebuah kitab suci yang ayat-ayatnya–baik dari segi kata, frase, maupun maknanya–membedakan antara yang benar dan yang palsu, antara kabar gembira dan peringatan, pendidikan jiwa, pemberian tamsil, dan keterangan tentang hukum.
Kitab suci ini merupakan bacaan dalam bahasa Arab yang mudah dipahami oleh orang-orang yang mengetahui.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Kitab) lafal ayat ini menjadi Khabar Mubtada (yang dijelaskan ayat-ayatnya) maksudnya, dijelaskan di dalamnya hukum-hukum, kisah-kisah dan nasihat-nasihat (yakni bacaan dalam bahasa Arab) lafal Qur-aanan berikut sifatnya menjadi Haal atau kata keterangan keadaan dari lafal Kitaabun (untuk kaum) berta’alluq kepada lafal Fushshilat (yang mengetahui) artinya, bagi mereka yang mengerti, yaitu orang-orang Arab.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Adapun firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Kitab yang dijelaskan ayat-ayatnya.
(Q.S. Fushshilat [41]: 3)

Yakni dijelaskan makna-maknanya dan dikuatkan hukum-hukumnya.

yakni bacaan dalam bahasa Arab.
(Q.S. Fushshilat [41]: 3)

Al-Qur’an itu selain sebagai bacaan yang berbahasa Arab yang jelas dan terang, makna-maknanya dan lafaz-lafaznya juga jelas, tidak musykil (tidak sulit).
Ayat ini semakna dengan apa yang disebutkan oleh firman-Nya:

(inilah) suatu kitab yang ayat-ayatnya disusun dengan rapi serta dijelaskan secara rinci, yang diturunkan dari sisi (Allah) Yang Mahabijaksana lagi Mahatahu.
(Hiid: 1)

Yakni Al-Qur’an itu mengandung mukjizat lafaz dan maknanya.

Yang tidak datang kepadanya (Al Qur’an) kebatilan, baik dari depan maupun dari belakangnya, yang diturunkan dari Tuhan Yang Mahabijaksana lagi Maha Terpuji.
(Q.S. Fushshilat [41]: 42)

Adapun firman Allah subhanahu wa ta’ala:

untuk kaum yang mengetahui.
(Q.S. Fushshilat [41]: 3)

Yakni sesungguhnya orang yang mengetahui keterangan dan penjelasan ini hanyalah para ulama yang mendalam ilmunya.


Informasi Surah Fushshilat (فصلت)
Surat Fushshilat terdiri atas 54 ayat termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Mu’min.

Dinamai “Fushshilat” (yang dijelaskan) karena ada hubungannya dengan perkataan “Fush­shilat” yang terdapat pada permulaan surat ini, yang berarti “yang dijelaskan”.
Maksudnya ayat­ ayatnya diperinci dengan jelas tentang hukum-hukum, keimanan, janji dan ancaman, budi pe­kerti, kisah dan sebagainya.

Dinamai juga dengan “Haa Miim As Sajdah” karena surat ini dimulai dengan “Haa Miim” dan dalam surat ini terdapat ayat Sajdah.

Keimanan:

Al Qur’an dan sikap orang-orang musyrik terhadapnya
kejadian-kejadian langit dan bumi dan apa yang ada pada keduanya membuktikan adanya Allah
semua yang terjadi dalam alam semesta tidak lepas dari pengetahuan Allah.

Hukum:

Tidak ada pembahasan hukum yang spesifik dalam surat ini.

Lain-lain:

Hikmah diciptakannya gunung-gunung
anggota tubuh tiap-tiap orang menjadi saksi terhadap dirinya pada hari kiamat
azab yang ditimpakan kepada kaum ‘Aad dan Tsamud
Permohonan orang-orang kafir agar dikembalikan ke dunia untuk mengerjakan amal-amal saleh
berita gembira dari malaikat kepada orang­ orang yang beriman
anjuran menghadapi orang-orang kafir secara baik-baik
an­caman terhadap orang-orang yang mengingkari ke-Esaan Allah
sifat-sifat Al Qur’an Al Karim
manusia dan wataknya.

Ayat-ayat dalam Surah Fushshilat (54 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Fushshilat (41) ayat 3 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Fushshilat (41) ayat 3 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Fushshilat (41) ayat 3 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Fushshilat - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 54 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 41:3
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Fushshilat.

Surah Fussilat (Arab: فصّلت, "Yang Dijelaskan") adalah surah ke-41 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 54 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Surah yang diturunkan sesudah Surah Al-Mu’min ini dinamai Fussilat (Yang Dijelaskan) diambil dari kata Fushshilat yang terdapat pada permulaan surah ini.

Nomor Surah 41
Nama Surah Fushshilat
Arab فصلت
Arti Yang dijelaskan
Nama lain Ha Mim as-Sadjah, Mashabih
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 61
Juz Juz 24 (1-46) & juz 25 (47-54)
Jumlah ruku' 5 ruku'
Jumlah ayat 54
Jumlah kata 796
Jumlah huruf 3364
Surah sebelumnya Surah Al-Mu’min
Surah selanjutnya Surah Asy-Syura
4.6
Ratingmu: 4.6 (14 orang)
Sending

URL singkat: risalahmuslim.id/41-3









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta


Ikuti RisalahMuslim