Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Fushshilat (Yang dijelaskan) - surah 41 ayat 22 [QS. 41:22]

وَ مَا کُنۡتُمۡ تَسۡتَتِرُوۡنَ اَنۡ یَّشۡہَدَ عَلَیۡکُمۡ سَمۡعُکُمۡ وَ لَاۤ اَبۡصَارُکُمۡ وَ لَا جُلُوۡدُکُمۡ وَ لٰکِنۡ ظَنَنۡتُمۡ اَنَّ اللّٰہَ لَا یَعۡلَمُ کَثِیۡرًا مِّمَّا تَعۡمَلُوۡنَ
Wamaa kuntum tastatiruuna an yasyhada ‘alaikum sam’ukum walaa abshaarukum walaa juluudukum walakin zhanantum annallaha laa ya’lamu katsiiran mimmaa ta’maluun(a);
Dan kamu tidak dapat bersembunyi dari kesaksian pendengaran, penglihatan dan kulitmu terhadapmu ) bahkan kamu mengira Allah tidak mengetahui banyak tentang apa yang kamu lakukan.
―QS. Fushshilat [41]: 22

Daftar isi

And you were not covering yourselves, lest your hearing testify against you or your sight or your skins, but you assumed that Allah does not know much of what you do.
― Chapter 41. Surah Fushshilat [verse 22]

وَمَا dan tidak ada

And not
كُنتُمْ kalian adalah

you were
تَسْتَتِرُونَ kamu bersembunyi

covering yourselves
أَن untuk

lest
يَشْهَدَ menyaksikan

testify
عَلَيْكُمْ atas kalian

against you
سَمْعُكُمْ pendengaranmu

your hearing
وَلَآ dan tidak

and not
أَبْصَٰرُكُمْ penglihatanmu

your sight
وَلَا dan tidak

and not
جُلُودُكُمْ kulit-kulitmu

your skins,
وَلَٰكِن akan tetapi

but
ظَنَنتُمْ kamu mengira

you assumed
أَنَّ bahwasanya

that
ٱللَّهَ Allah

Allah
لَا tidak

(does) not
يَعْلَمُ mengetahui

know
كَثِيرًا kebanyakan

much
مِّمَّا dari apa

of what
تَعْمَلُونَ kamu kerjakan

you do.

Tafsir Quran

Surah Fushshilat
41:22

Tafsir QS. Fushshilat (41) : 22. Oleh Kementrian Agama RI

Diriwayatkan dari Bukhari dan Muslim beserta imam-imam yang lain dari Ibnu Mas’ud ia berkata,
"Ketika aku bersembunyi di belakang tirai Ka’bah, maka datanglah tiga orang:
seorang Quraisy dan dua orang Bani saqif, atau seorang Bani saqif dan dua orang Quraisy, sedikit sekali ilmunya dan amat buncit perut mereka, mereka mengucapkan perkataan yang tidak pernah aku dengar.
Maka salah seorang mereka berkata, ‘Apakah kamu berpendapat bahwa Allah mendengar perkataan kita ini?
Maka yang lain menjawab, ‘Sesungguhnya apabila kita mengeraskan suara kita, niscaya Dia mendengarnya dan apabila kita tidak mengeraskannya niscaya Dia tidak mendengarnya.

Maka yang lain berkata, ‘Jika Dia mendengar sesuatu daripadanya, pasti Dia mendengar seluruhnya."
Maka Ibnu Mas’ud menyampaikan yang demikian pada Nabi ﷺ, maka Allah menurunkan ayat ini sampai kepada firman-Nya:
mi nal khasirin.

Ayat ini menerangkan bahwa manusia itu tidak dapat menyembunyikan dan merahasiakan perbuatan-perbuatan kejinya, sekalipun ia berbuat kemaksiatan, kejahatan, dan kekafiran secara terang-terangan dan mengingkari hari kebangkitan dan pembalasan Allah.
Bahkan, ia mengira di saat ia menyembunyikan perbuatannya dari manusia, Allah pun tidak mengetahui apa-apa yang mereka kerjakan.

Oleh karena itu, ia tidak akan dapat menghukum dan memberi pembalasan.

Ayat ini memperingatkan orang-orang yang beriman agar selalu waspada dan memikirkan benar-benar perbuatan-perbuatan yang akan mereka lakukan, karena Allah mengetahui segala yang mereka perbuat, tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi bagi-Nya.

Tafsir QS. Fushshilat (41) : 22. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Kalian tidak bisa menyembunyikan perbuatan-perbuatan buruk kalian agar tidak dipersaksikan oleh pendengaran, penglihatan dan kulit kalian.
Kalian hanya berprasangka bahwa Allah tidak mengetahui banyak perbuatan yang kalian lakukan secara sembunyi-sembunyi.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Kalian tidak bisa bersembunyi saat melakukan kemaksiatan-kemaksiatan karena takut bila pendengaran, penglihatan dan kulit kalian akan bersaksi atas kalian di Hari Kiamat.
Kalian mengira dengan melakukan kemaksiatan-kemaksiatan bahwa Allah banyak tidak mengetahui dari amal perbuatan kalian yang dengannya kalian mendurhakai-Nya.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan kalian sekali-kali tidak dapat bersembunyi) bila kalian berbuat hal-hal yang keji


(dari persaksian pendengaran, penglihatan dan kulit kalian terhadap kalian) karena sesungguhnya kalian tidak percaya dengan adanya hari berbangkit


(bahkan kalian mengira) sewaktu kalian menyembunyikan diri


(bahwa Allah tidak mengetahui kebanyakan dari apa yang kalian kerjakan.)

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Kamu sekali-kali tidak dapat bersembunyi dari persaksian pendengaran, penglihatan, dan kulitmu terhadapmu.
(QS. Fushshilat [41]: 22)

Yakni seluruh anggota tubuh mereka, juga kulit mereka, berkata kepada mereka saat mereka mencelanya karena telah bersaksi terhadap mereka,
"Mengapa kalian menyembunyikan dari kami apa yang dahulu kalian telah perbuat.
Bahkan kalian berterus terang melakukan kekafiran dan durhaka kepada Allah, sedangkan kalian tidak mempedulikan-Nya, menurut dugaan kalian, mengingat kalian tidak meyakini bahwa Dia mengetahui semua perbuatan kalian."

Sebab-Sebab Diturunkannya Surah Fushshilat (41) Ayat 22

Diriwayatkan oleh asy-Syaikhaan (al-Bukhari dan Muslim), at-Tirmidzi, Ahmad, dll, yang bersumber dari Ibnu Mas’ud bahwa dua orang Quraisy dan seorang Tsaqif berbantah-bantahan dekat Baitullah.
Salah seorang dari mereka berkata: “Bagaimana pendapatmu, apakah Allah mendengar apa yang kita katakan?”

Yang lainnya menjawab:
“Jika kita berbicaranya nyaring, Ia akan mendengar.
Tapi jika berbisik, tentu Ia tidak akan mendengar.” Tapi yang seorang lagi berkata: “Jika Ia dapat mendengar di waktu kita bicara nyaring, pasti Ia pun dapat mendengar bisikan kita.” Allah menurunkan Ayat ini (Fushshilat: 22) yang menegaskan bahwa penglihatan, pendengaran, dan kulit mereka akan menjadi saksi.

Sumber : Asbabun Nuzul – K.H.Q Shaleh – H.A.A Dahlan dkk.

Hadits Shahih Yang Berhubungan Dengan Surah Fushshilat (41) ayat 22

Telah menceritakan kepada kami Humaidi telah menceritakan kepada kami Sufyan telah menceritakan kepada kami Manshur dari Mujahid dari Abu Ma’mar dari Abdullah ra. berkata,
"Ada dua orang kabilah Tsaqif dan seorang Quraisy, atau dua orang Quraisy. Salah seorang dari kabilah Tsaqif lemak perutnya terlihat banyak sekali, sementara kefakihan hati mereka sangat minim. Lalu salah seorang dari mereka berkata,
‘Apa menurutmu Allah akan mendengar apa yang kita ucapkan? Sedang lainnya berkata,
Allah mendengar jika kita mengucapkan dengan lantang, dan Dia tidak mendengar jika kita mengucapkan dengan lirih (rahasia). Lantas lainnya berkata,
"Apabila Dia mendengar jika kita mengucapkan secara lantang, tentu Dia juga mendengar jika kita mengucapkan secara lirih?" Lantas Allah menurunkan ayat: Dan apa saja yang kalian sembunyikan, akan bersaksi atas kalian, pendengaran kalian, tidak pula penglihatan kalian dan tidak pula kulit kalian (Qs. Fushshilat: ayat 22).

Shahih Bukhari, Kitab Tauhid – Nomor Hadits: 6967

Unsur Pokok Surah Fushshilat (فصلت)

Surat Fushshilat terdiri atas 54 ayat termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al mukmin.

Dinamai "Fushshilat" (yang dijelaskan) karena ada hubungannya dengan perkataan "Fush­shilat" yang terdapat pada permulaan surat ini, yang berarti "yang dijelaskan".
Maksudnya ayat-ayatnya diperinci dengan jelas tentang hukum-hukum, keimanan, janji dan ancaman, budi pekerti, kisah dan sebagainya.

Dinamai juga dengan "Haa Miim As Sajdah" karena surat ini dimulai dengan "Haa Miim" dan dalam surat ini terdapat ayat Sajdah.

Keimanan:

Alquran dan sikap orang-orang musyrik terhadapnya.
▪ Kejadian-kejadian langit dan bumi dan apa yang ada pada keduanya membuktikan adanya Allah.
▪ Semua yang terjadi dalam alam semesta tidak lepas dari pengetahuan Allah.

Lain-lain:

Hikmah diciptakannya gunung-gunung.
▪ Anggota tubuh tiap-tiap orang menjadi saksi terhadap dirinya pada hari kiamat.
▪ Azab yang ditimpakan kepada kaum ‘Ad dan Tsamud.
▪ Permohonan orang-orang kafir agar dikembalikan ke dunia untuk mengerjakan amal-amal saleh.
▪ Berita gembira dari malaikat kepada orang-orang yang beriman.
▪ Anjuran menghadapi orang-orang kafir secara baik-baik.
▪ Ancaman terhadap orang-orang yang mengingkari ke-Esaan Allah.
▪ Sifat-sifat Alquran Al Karim.
▪ Manusia dan wataknya.

Audio Murottal

QS. Fushshilat (41) : 1-54 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 54 + Terjemahan Indonesia



QS. Fushshilat (41) : 1-54 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 54

Gambar Kutipan Ayat

Surah Fushshilat ayat 22 - Gambar 1 Surah Fushshilat ayat 22 - Gambar 2
Statistik QS. 41:22
  • Rating RisalahMuslim
4.7

Ayat ini terdapat dalam surah Fushshilat.

Surah Fussilat (Arab: فصّلت, “Yang Dijelaskan”) adalah surah ke-41 dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 54 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Surah yang diturunkan sesudah Surah Al-Mu’min ini dinamai Fussilat (Yang Dijelaskan) diambil dari kata Fushshilat yang terdapat pada permulaan surah ini.

Nomor Surah 41
Nama Surah Fushshilat
Arab فصلت
Arti Yang dijelaskan
Nama lain Ha Mim as-Sadjah, Mashabih
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 61
Juz Juz 24 (1-46) & juz 25 (47-54)
Jumlah ruku’ 5 ruku’
Jumlah ayat 54
Jumlah kata 796
Jumlah huruf 3364
Surah sebelumnya Surah Al-Mu’min
Surah selanjutnya Surah Asy-Syura
Sending
User Review
4.9 (29 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

41:22, 41 22, 41-22, Surah Fushshilat 22, Tafsir surat Fushshilat 22, Quran Fushilat 22, Fusilat 22, Fussilat 22, Surah Fusilat ayat 22

Video Surah

41:22


More Videos

Kandungan Surah Fushshilat

۞ QS. 41:2 • Al Rahman (Maha Pengasih) • Al Rahim (Maha Penyayang)

۞ QS. 41:5 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 41:6 Tauhid Uluhiyyah • Ampunan Allah yang luas • Al Wahid (Maha Esa) • Ikhlas dalam berbuat • Maksiat dan dosa

۞ QS. 41:7 Zakat rukun Islam

۞ QS. 41:8 • Pahala iman • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Keutamaan iman

۞ QS. 41:9 Tauhid Rububiyyah • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Kekuasaan Allah • Ar Rabb (Tuhan) •

۞ QS. 41:11 • Kepatuhan segala sesuatu pada Allah Ta’ala

۞ QS. 41:12 • Al ‘Aziz (Maha Mulia) • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Usaha jin untuk mencuri informasi

۞ QS. 41:13 • Maksiat dan dosa

۞ QS. 41:14 Ar Rabb (Tuhan) • Islam agama para nabi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 41:15 • Kekuasaan Allah • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 41:16 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 41:17 • Azab orang kafirHidayah (petunjuk) dari Allah • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 41:18 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Pahala iman • Keutamaan iman

۞ QS. 41:19 • Kebenaran hari penghimpunan • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka

۞ QS. 41:20 • Manusia bersaksi atas dirinya • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 41:21 Al Khaliq (Maha Pencipta) • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan • Manusia bersaksi atas dirinya

۞ QS. 41:22 • Manusia bersaksi atas dirinya

۞ QS. 41:23 • Mendustai Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat •

۞ QS. 41:24 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 41:25 • Kebenaran dan hakikat takdir • Sifat iblis dan pembantunya • Pahala jin dan balasannya • Jin yang berteman dengan manusia • Azab orang kafir

۞ QS. 41:26 • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 41:27 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat • Maksiat dan dosa

۞ QS. 41:28 • Keabadian neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 41:29 Ar Rabb (Tuhan) • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Pahala jin dan balasannya • Azab orang kafir

۞ QS. 41:30 • Kesentosaan orang mukmin di dunia dan di akhirat • Pahala iman • Allah menepati janji • Ar Rabb (Tuhan) • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 41:31 • Pahala iman • Tugas-tugas malaikat • Sifat surga dan kenikmatannya • Berangan-angan di dalam surga •

۞ QS. 41:32 • Pahala iman • Ampunan Allah yang luas • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun) •

۞ QS. 41:33 • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Ikhlas dalam berbuat

۞ QS. 41:34 • Perbedaan derajat manusia sesuai dengan amalnya • Perbedaan tingkat amal saleh

۞ QS. 41:35 • Perbedaan derajat manusia sesuai dengan amalnya

۞ QS. 41:36 • Al Sami’ (Maha Pendengar) • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Menjaga diri dari syetan

۞ QS. 41:37 Tauhid Uluhiyyah • Al Khaliq (Maha Pencipta)

۞ QS. 41:38 Ar Rabb (Tuhan) • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 41:39 • Kekuasaan Allah • Al Qadiir (Maha Penguasa) • Al Muhyi – Al Mumiit (Maha Menghidupkan dan Mematikan) • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan • Manusia dibangkitkan dari kubur

۞ QS. 41:40 • Al Bashir (Maha Melihat) • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 41:41 • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 41:42 • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al Hamid (Maha Terpuji)

۞ QS. 41:43 • Ampunan Allah yang luas • Ar Rabb (Tuhan) • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat •

۞ QS. 41:44 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 41:45 Ar Rabb (Tuhan) • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 41:46 Ar Rabb (Tuhan) • Keadilan Allah dalam menghakimi • Perbedaan tingkat amal saleh • Amal shaleh menjadi syafaat bagi pelakunya • Menanggung dosa orang lain

۞ QS. 41:47 • Allah memiliki kunci alam ghaib • Keluasan ilmu Allah • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan • Sifat hari penghitungan •

۞ QS. 41:48 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka

۞ QS. 41:50 Ar Rabb (Tuhan) • Mengingkari hari kebangkitan • Nama-nama surga • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 41:51 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 41:52 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 41:53 Ar Rabb (Tuhan) • Al Syahid (Maha Menyaksikan)

۞ QS. 41:54 • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Al Muhith (Maha Mengetahui) • Mengingkari hari kebangkitan • Maksiat dan dosa

Ayat Pilihan

Jangan kau sekali-kali menyembahyangkan (jenazah) seorang yang mati di antara mereka (munafik), dan jangan kamu berdiri (mendoakan) di kuburnya. Sesungguhnya mereka telah kafir kepada Allah & Rasul-Nya dan mereka mati dalam keadaan fasik
QS. At-Taubah [9]: 84

Yang demikian itu disebabkan karena kamu bersuka ria di muka bumi dengan tidak benar & karena kamu selalu bersuka ria (dalam kemaksiatan).
QS. Al-Mu’min [40]: 75

Hai anak Adam,
pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) mesjid,
makan & minumlah,
dan janganlah berlebih-lebihan.
Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.
QS. Al-A’raf [7]: 31

Kami siksa dengan kesengsaraan & kemelaratan, supaya mereka memohon (kepada Allah) dengan tunduk merendahkan diri.
Maka mengapa mereka tak memohon dengan tunduk merendah ketika datang siksaan Kami pada mereka, bahkan hati mereka telah keras
QS. Al-An’am [6]: 42-43

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Hukum penggunaan hadis sebagai dasar hukum adalah ...

Correct! Wrong!

Berikut adalah hadits yang rusak, kecuali ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Hadis Muu2019allaq adalah bila sanad sebuah hadits terputus pada penutur 5 hingga penutur 1, alias tidak ada sanadnya.
Contoh:

'Seorang pencatat hadis mengatakan, telah sampai kepadaku bahwa Rasulullah mengatakan....'

tanpa ia menjelaskan sanad antara dirinya hingga Rasulullah.

Undang-undang tentang penggunaan Hadits-Maudu adalah ...

Correct! Wrong!

+

Array

Orang yang menceritakan hadits disebut ...

Correct! Wrong!

Sumber kedua hukum dalam menetapkan Hukum tentang Alquran adalah ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #8
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #8 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #8 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #11

Masyarakat Arab sebelum Islam memiliki kebiasaan buruk, juga memiliki kebiasaan baik. Di bawah ini yang tidak termasuk kebiasaan baik masyarakat Arab sebelum Islam adalah … Berikut ini yang bukan merupakan substansi dakwah Rasulullah di Mekkah adalah … Dalam QS. Al-Muddassir ayat 1-7 adalah menjadi dasar bagi Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk melakukan dakwah di Mekkah secara … Dari proses dakwah secara diam-diam yang dilakukan oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah, maka terdapat beberapa sahabat yang masuk Islam pertama kali. Mereka dikenal dengan sebutan … Cara yang pertama kali ditempuh oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah secara terang- terangan adalah …

Pendidikan Agama Islam #24

Allah Subhanahu Wa Ta`ala Melihat semua apa yang di lakukan oleh hambanya, karena Allah bersifat … Dalam memutuskan suatu perkara, Dinda sangat adil karena Dinda meneladani sifat Allah … Salah satu cara mengagungkan tanda-tanda kebesaran Allah Subhanahu Wa Ta`ala yaitu … dengan … Tata cara membaca Alquran dimulai dengan … Dalam surah Alquran, At-Tin artinya …

Pendidikan Agama Islam #8

Sumber kedua hukum dalam menetapkan Hukum tentang Alquran adalah … Hukum penggunaan hadis sebagai dasar hukum adalah … Orang yang menceritakan hadits disebut … Undang-undang tentang penggunaan Hadits-Maudu adalah … Berikut adalah hadits yang rusak, kecuali …

Kamus Istilah Islam

negara Islam

Apa itu negara Islam? negara yang setiap perilaku politiknya didasarkan atas nilai-nilai atau ajaran agama Islam yang bersumber pada Alquran dan hadis Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. &#...

tanah suci

Apa itu tanah suci? daerah atau negara yang dianggap suci oleh para penganut agama … •

Al Waali

Apa itu Al Waali? Allah itu Al-Waliy ◀ Artinya adalah Allah itu Maha Memerintah segala ciptaan-Nya. Allah memerintahkan alam dan segala isinya dan mengelola itu semua tanpa ada yang mengganggu-Nya....