QS. Faathir (Pencipta) – surah 35 ayat 7 [QS. 35:7]

اَلَّذِیۡنَ کَفَرُوۡا لَہُمۡ عَذَابٌ شَدِیۡدٌ ۬ؕ وَ الَّذِیۡنَ اٰمَنُوۡا وَ عَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ لَہُمۡ مَّغۡفِرَۃٌ وَّ اَجۡرٌ کَبِیۡرٌ
Al-ladziina kafaruu lahum ‘adzaabun syadiidun waal-ladziina aamanuu wa’amiluush-shaalihaati lahum maghfiratun wa-ajrun kabiirun;

Orang-orang yang kafir bagi mereka azab yang keras.
Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh bagi mereka ampunan dan pahala yang besar.
―QS. 35:7
Topik ▪ Iman ▪ Keutamaan Iman ▪ Kekufuran manusia akan nikmat Allah
35:7, 35 7, 35-7, Faathir 7, Faathir 7, AlFathir 7, Al-Fathir 7, Fatir 7

Tafsir surah Faathir (35) ayat 7

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Faathir (35) : 7. Oleh Kementrian Agama RI

Pada ayat ini Allah subhanahu wa ta’ala menerangkan bahwa orang-orang yang ingkar kepada Allah subhanahu wa ta’ala dan Rasul-Nya akan mendapat azab yang keras dan pedih di dalam neraka sebagai balasan atas keingkaran mereka pada bujukan setan, lalu mengikuti langkah-langkahnya, sedang orang-orang yang membenarkan perintah-perintah yang dibawa oleh Rasul-Nya serta mengerjakan amal saleh, akan memperoleh ampunan dan pahala yang besar.
Dosa-dosa mereka diampuni oleh Allah subhanahu wa ta’ala, pahala mereka dilipat gandakan dan telah disiapkan untuk mereka sebagai balasan atas iman yang mantap di dalam hati mereka dan amal saleh yang ikhlas karena Allah semata-mata.

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Dan sampaikanlah berita gembira kepada mereka yang beriman dan berbuat baik bahwa bagi mereka disediakan surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya.
(Q.S. Al-Baqarah [2]: 25)

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Orang-orang yang mengingkari Allah dan para rasul-Nya akan mendapatkan azab yang pedih.
Sebaliknya, orang-orang yang beriman kepada Allah dan para rasul-Nnya, serta melakukan amal saleh, mereka berhak mendapatkan ampunan dosa-dosa dan pahala yang besar dari sisi Allah sebagai ganjaran dari perbuatan mereka.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Orang-orang yang kafir bagi mereka azab yang keras.

Dan orang-orang yang beriman serta mengerjakan amal saleh bagi mereka ampunan dan pahala yang besar) ini penjelasan tentang nasib orang-orang yang menuruti kemauan setan dan orang-orang yang menentangnya, kelak di akhirat.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Orang-orang yang mengingkari bahwa hanya Allah Illah yang haq, dan mengingkari apa yang dibawa oleh para Rasul-Nya.
Maka bagi mereka adzab yang keras di akhirat.
Dan orang-orang yang membenarkan Allah dan Rasul-Nya, serta mengamalkan amal-amal shalih, mereka mendapatkan maaf dari Rabb mereka.
Dia menghapus kesalahan-kesalahan mereka setelah menutupinya atas mereka.
Dan juga mendapatkan pahala yang besar, yaitu surga.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Setelah menyebutkan perihal para pengikut iblis dan tempat kembali mereka di dalam neraka yang menyala-nyala, lalu Allah subhanahu wa ta’ala menyebutkan bahwa orang-orang yang kafir itu bagi mereka azab yang keras disebabkan mereka taat kepada setan dan durhaka kepada Tuhan Yang Maha Pemurah.
Dan bahwa orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasul-rasul-Nya,

{وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَهُمْ مَغْفِرَةٌ}

dan mengerjakan amal saleh bagi mereka ampunan.
(Q.S. Faathir [35]: 7)

Mereka beroleh ampunan terhadap dosa-dosa yang mereka lakukan di masa silam.

{وَأَجْرٌ كَبِيرٌ}

dan pahala yang besar.
(Q.S. Faathir [35]: 7)

sebagai balasan dari amal perbuatan mereka, yaitu pahala yang baik.


Informasi Surah Faathir (فاطر)
Surat Faathir terdiri atas 45 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan se­ sudah surat Al Furqaan dan merupakan surat akhir dari urutan surat-surat dalam Al-Qur’an yang dimulai dengan “Alhamdulillah”.

Dinamakan “Faathir” (pencipta) ada hubungannya dengan perkataan “Faathir” yang ter­dapat pada ayat pertama pada surat ini.

Pada ayat tersebut diterangkan bahwa Allah adalah Pencipta langit dan bumi, Pencipta malai­kat-malaikat, Pencipta semesta alam yang semuanya itu adalah sebagai bukti atas kekuasaan dan kebesaran-Nya.

Surat ini dinamai juga dengan “surat Malaikat” karena pada ayat pertama disebutkan bahwa Allah telah menjadikan malaikat-malaikat sebagai utusan-Nya yang mempunyai beberapa sayap.

Keimanan:

Bukti-bukti kekuasaan Allah dan ni’mat-ni’mat yang telah dianugerahkan-Nya
Allah menciptakan para malaikat menurut bentuk yang dikehendaki-Nya
bukti­ bukti atas kebenaran adanya hari berbangkit.

Hukum:

Tidak ada pembahasan hukum yang spesifik dalam surat ini.

Lain-lain:

Kesenangan hidup di dunia adalah sementara
menguatkan hati Rasulullah ﷺ dalam menyeru orang-orang kafir dengan mengingatkannya kepada Rasul-rasul yang terdahulu dan orang-orang yang mendustakannya
seruan kepada manusia supaya mengerjakan amalan yang baik dan meninggalkan pekerjaan yang buruk supaya jangan mengikuti langkah syaitan
tiap-tiap orang memikul dosanya sendiri
manusia adalah khalifah Allah di muka bumi
gambaran akibat-akibat yang dite­rima oleh orang mu’min dan orang-orang kafir
tingkatan orang-orang mu’min.

Ayat-ayat dalam Surah Faathir (45 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Faathir (35) ayat 7 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Faathir (35) ayat 7 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Faathir (35) ayat 7 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Faathir - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 45 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 35:7
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Faathir.

Surah Fatir (bahasa Arab: فاطر) adalah surah ke-35 dalam al-Qur'an.
Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 45 ayat.
Fathir artinya Pencipta diambil dari ayat pertama surah ini.
Fathir menerangkan bahwa Allah adalah pencipta langit dan bumi, manusia, dan makhluk lainnya.
Surah Fatir dinamakan surat Al-Mala'ikah (Malaikat) karena pada ayat pertama Allah menerangkan bahwa Allah mengutus beberapa malaikat yang memiliki sayap.

Nomor Surah 35
Nama Surah Faathir
Arab فاطر
Arti Pencipta
Nama lain Al-Mala'ikah (Malaikat)
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 43
Juz Juz 22
Jumlah ruku' 5 ruku'
Jumlah ayat 45
Jumlah kata 780
Jumlah huruf 3227
Surah sebelumnya Surah Saba’
Surah selanjutnya Surah Ya Sin
4.4
Ratingmu: 4.4 (20 orang)
Sending

URL singkat: risalahmuslim.id/35-7









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Podcast

Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta