QS. Faathir (Pencipta) – surah 35 ayat 31 [QS. 35:31]

وَ الَّذِیۡۤ اَوۡحَیۡنَاۤ اِلَیۡکَ مِنَ الۡکِتٰبِ ہُوَ الۡحَقُّ مُصَدِّقًا لِّمَا بَیۡنَ یَدَیۡہِ ؕ اِنَّ اللّٰہَ بِعِبَادِہٖ لَخَبِیۡرٌۢ بَصِیۡرٌ
Waal-ladzii auhainaa ilaika minal kitaabi huwal haqqu mushaddiqan limaa baina yadaihi innallaha bi’ibaadihi lakhabiirun bashiirun;

Dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu yaitu Al Kitab (Al Quran) itulah yang benar, dengan membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya.
Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Mengetahui lagi Maha Melihat (keadaan) hamba-hamba-Nya.
―QS. 35:31
Topik ▪ Keutamaan Al Qur’an ▪ Keutamaan kalam Allah ▪ Keutamaan kalam Allah
35:31, 35 31, 35-31, Faathir 31, Faathir 31, AlFathir 31, Al-Fathir 31, Fatir 31

Tafsir surah Faathir (35) ayat 31

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Faathir (35) : 31. Oleh Kementrian Agama RI

Sesungguhnya Alquran yang diturunkan kepada Nabi Muhammad ﷺ adalah Kitabullah yang benar-benar diturunkan dari Allah.
Oleh karena itulah Allah mewajibkan kepada pribadi Nabi sendiri dan kepada segenap umatnya untuk mengamalkan ajarannya dan mengikuti pedoman-pedoman hidup yang terdapat di dalamnya.
Bila seorang muslim telah mematuhi secara sempurna ajaran Alquran itu, maka tidaklah perlu lagi ia mengamalkan kitab-kitab suci sebelumnya, sekalipun diwajibkan untuk mengimaninya.
Sebab apa yang pernah diterangkan dalam kitab-kitab sebelumnya, telah dibenarkan oleh Alquran.
Dengan kata lain, beriman dengan kitab-kitab suci yang pernah diturunkan kepada para Rasul sebelum Nabi Muhammad ﷺ, tidaklah berarti mengamalkan ajarannya, tetapi cukup mengimani kebenarannya, sebab intisari dari apa yang tercantum dalam kitab-kitab itu telah tertera pula dalam Alquran.
Allah Maha Mengetahui perihal hamba Nya.
Allah Maha Teliti akan aturan-aturan hidup yang perlu bagi mereka.
Atas dasar itulah Dia menetapkan aturan dan hukum-hukum yang sesuai dengan kehidupan mereka, di mana dan kapan mereka berada.
Guna kesejahteraan manusia seutuhnya Allah mengutus para Rasul Nya dengan tugas menyampaikan syariatnya, di mana Nabi Muhammad ﷺ adalah Rasul terakhir yang dibangkitkan untuk sekalian manusia sampai Hari Kiamat.
Risalah dan syariat yang dibawanya kekal dan abadi sampai tibanya Hari Kiamat.

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Allah lebih mengetahui di mana Dia menempatkan tugas kerasulan
(Q.S.
Al An’am: 124)

Imam Ibnu Kasir mengomentari maksud pengetahuan Allah yang Maha Luas mengenai perihal hamba Nya itu, ialah Dia meninggikan derajat para Nabi dan Rasul melebihi manusia keseluruhannya.
Bahkan antara mereka (para Nabi) itu sendiri berbeda-beda tingkat ketinggiannya, di mana kedudukan Nabi Muhammad ﷺ melebihi sekalian para Nabi dan Rasul itu.

Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada yang menganiaya diri mereka sendiri dan di antara mereka ada yang pertengahan dan di antara mereka ada (pula) yang lebih cepat berbuat kebaikan dengan izin Allah.
Yang demikian itu adalah karunia yang amat besar.

(QS.
35:32)

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Al-Qur’an yang Kami wahyukan kepadamu adalah benar dan tidak mengandung kesamaran.
Kami turunkan Al Quran untuk menguatkan kebenaran kitab-kitab suci yang diturunkan kepada para rasul sebelum kamu.
Semua kita-kitab itu mengandung pokok-pokok ajaran yang sama.
Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui dan Melihat perbuatan para hamba-Nya.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu yaitu Alkitab) yakni Alquran (itulah yang benar, membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya) yang diturunkan sebelumnya.

(Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Mengetahui lagi Maha Melihat -keadaan- hamba-hamba-Nya) Dia mengetahui apa yang tersimpan di dalam kalbu mereka dan apa yang mereka lahirkan.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Dan al-Qur’an yang Kami turunkan kepadamu (wahai Rasul) adalah haq yang membenarkan kitab-kitab yang Allah turunkan kepada utusan-utusan-Nya sebelummu.
Sesungguhnya Allah Maha Mengenal segala urusan hamba-hamba-Nya, Maha Melihat amal perbuatan mereka dan akan membalas mereka karenanya.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu.
(Faathir’:31)

hai Muhammad, yaitu Al-Qur’an.

itulah yang benar, membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya.{Fathir: 31)

Yakni kitab-kitab terdahulu yang dibenarkan olehnya, sebagaimana Al-Qur’an pun menyaksikan bahwa kitab-kitab terdahulu itu telah terjadi perubahan dan pemalsuan dalam isinya, dan kitab-kitab terdahulu itu benar diturunkan dari Tuhan semesta alam.

Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Mengetahui lagi Maha Melihat (keadaan) hamba-hamba-Nya.
(Faathir’:31)

Allah Mahawaspada terhadap mereka, lagi Maha Mengetahui siapa di antara mereka yang berhak mendapat keutamaan yang lebih daripada yang lainnya.
Karena itulah Allah melebihkan para nabi dan para rasul di atas semua manusia, sebagian dari para nabi pun mempunyai kelebihan di atas sebagian yang lain, dan Allah meninggikan sebagian dari mereka beberapa derajat.
Dan Allah menjadikan kedudukan Nabi Muhammad ﷺ di atas mereka semuanya.


Informasi Surah Faathir (فاطر)
Surat Faathir terdiri atas 45 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan se­ sudah surat Al Furqaan dan merupakan surat akhir dari urutan surat-surat dalam Al-Qur’an yang dimulai dengan “Alhamdulillah”.

Dinamakan “Faathir” (pencipta) ada hubungannya dengan perkataan “Faathir” yang ter­dapat pada ayat pertama pada surat ini.

Pada ayat tersebut diterangkan bahwa Allah adalah Pencipta langit dan bumi, Pencipta malai­kat-malaikat, Pencipta semesta alam yang semuanya itu adalah sebagai bukti atas kekuasaan dan kebesaran-Nya.

Surat ini dinamai juga dengan “surat Malaikat” karena pada ayat pertama disebutkan bahwa Allah telah menjadikan malaikat-malaikat sebagai utusan-Nya yang mempunyai beberapa sayap.

Keimanan:

Bukti-bukti kekuasaan Allah dan ni’mat-ni’mat yang telah dianugerahkan-Nya
Allah menciptakan para malaikat menurut bentuk yang dikehendaki-Nya
bukti­ bukti atas kebenaran adanya hari berbangkit.

Hukum:

Tidak ada pembahasan hukum yang spesifik dalam surat ini.

Lain-lain:

Kesenangan hidup di dunia adalah sementara
menguatkan hati Rasulullah ﷺ dalam menyeru orang-orang kafir dengan mengingatkannya kepada Rasul-rasul yang terdahulu dan orang-orang yang mendustakannya
seruan kepada manusia supaya mengerjakan amalan yang baik dan meninggalkan pekerjaan yang buruk supaya jangan mengikuti langkah syaitan
tiap-tiap orang memikul dosanya sendiri
manusia adalah khalifah Allah di muka bumi
gambaran akibat-akibat yang dite­rima oleh orang mu’min dan orang-orang kafir
tingkatan orang-orang mu’min.

Ayat-ayat dalam Surah Faathir (45 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Faathir (35) ayat 31 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Faathir (35) ayat 31 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Faathir (35) ayat 31 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Faathir - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 45 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 35:31
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Faathir.

Surah Fatir (bahasa Arab: فاطر) adalah surah ke-35 dalam al-Qur'an.
Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 45 ayat.
Fathir artinya Pencipta diambil dari ayat pertama surah ini.
Fathir menerangkan bahwa Allah adalah pencipta langit dan bumi, manusia, dan makhluk lainnya.
Surah Fatir dinamakan surat Al-Mala'ikah (Malaikat) karena pada ayat pertama Allah menerangkan bahwa Allah mengutus beberapa malaikat yang memiliki sayap.

Nomor Surah35
Nama SurahFaathir
Arabفاطر
ArtiPencipta
Nama lainAl-Mala'ikah (Malaikat)
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu43
JuzJuz 22
Jumlah ruku'5 ruku'
Jumlah ayat45
Jumlah kata780
Jumlah huruf3227
Surah sebelumnyaSurah Saba’
Surah selanjutnyaSurah Ya Sin
4.4
Ratingmu: 4.4 (16 orang)
Sending







Pembahasan ▪ surat fatir ayat 31 ▪ qs fathir ayat 31 ▪ QS fatir:31 beserta artinya

Video

Panggil Video Lainnya

RisalahMuslim di  


:|

Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta