Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Faathir (Pencipta) - surah 35 ayat 29 [QS. 35:29]

اِنَّ الَّذِیۡنَ یَتۡلُوۡنَ کِتٰبَ اللّٰہِ وَ اَقَامُوا الصَّلٰوۃَ وَ اَنۡفَقُوۡا مِمَّا رَزَقۡنٰہُمۡ سِرًّا وَّ عَلَانِیَۃً یَّرۡجُوۡنَ تِجَارَۃً لَّنۡ تَبُوۡرَ
Innal-ladziina yatluuna kitaaballahi wa-aqaamuush-shalaata wa-anfaquu mimmaa razaqnaahum sirran wa’alaaniyatan yarjuuna tijaaratan lan tabuur(a);
Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca Kitab Allah (Alquran) dan melaksanakan salat dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepadanya dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perdagangan yang tidak akan rugi,
―QS. Faathir [35]: 29

Daftar isi

Indeed, those who recite the Book of Allah and establish prayer and spend (in His cause) out of what We have provided them, secretly and publicly, (can) expect a profit that will never perish –
― Chapter 35. Surah Faathir [verse 29]

إِنَّ sesungguhnya

Indeed,
ٱلَّذِينَ orang-orang yang

those who
يَتْلُونَ (mereka) membaca

recite
كِتَٰبَ kitab

(the) Book
ٱللَّهِ Allah

(of) Allah,
وَأَقَامُوا۟ dan mereka mendirikan

and establish
ٱلصَّلَوٰةَ sholat

the prayer
وَأَنفَقُوا۟ dan mereka menafkahkan

and spend
مِمَّا sebagian apa

out of what
رَزَقْنَٰهُمْ telah Kami beri rezeki mereka

We have provided them,
سِرًّا sembunyi-sembunyi

secretly
وَعَلَانِيَةً terang-terangan

and openly,
يَرْجُونَ mereka mengharapkan

hope
تِجَٰرَةً perdagangan

(for) a commerce –
لَّن tidak akan

never
تَبُورَ merugi

it will perish.

Tafsir Quran

Surah Faathir
35:29

Tafsir QS. Faathir (35) : 29. Oleh Kementrian Agama RI

Pada ayat ini, Allah menerangkan bahwa orang-orang yang selalu membaca Alquran, meyakini berita, mempelajari kata dan maknanya lalu diamalkan, mengikuti perintah, menjauhi larangan, mengerjakan salat pada waktunya sesuai dengan cara yang telah ditetapkan dan dengan penuh ikhlas dan khusyuk, menafkahkan harta bendanya tanpa berlebih-lebihan dengan ikhlas tanpa ria, baik secara diam-diam atau terang-terangan, mereka adalah orang yang mengamalkan ilmunya dan berbuat baik dengan Tuhan mereka.
Mereka itu ibarat pedagang yang tidak merugi, tetapi memperoleh pahala yang berlipat ganda sebagai karunia Allah, berdasarkan amal baktinya.

Firman Allah:

فَاَمَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ فَيُوَفِّيْهِمْ اُجُوْرَهُمْ وَيَزِيْدُهُمْ مِّنْ فَضْلِهٖ

Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, Allah akan menyempurnakan pahala bagi mereka dan menambah sebagian dari karunia-Nya. (An-Nisa’ [4]: 173)

Selain dari itu, mereka juga akan memperoleh ampunan atas kesalahan dan kejahatan yang telah dilakukan, karena Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri hamba-hamba-Nya, memberikan pahala yang sempurna terhadap amal-amal mereka, memaafkan kesalahannya dan menambah nikmat-Nya.

Sejalan dengan ini firman Allah:

اِنَّ اللّٰهَ غَفُوْرٌ شَكُوْرٌ

Sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Mensyukuri. (Asy Shyuura [42]: 23)

Tafsir QS. Faathir (35) : 29. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Sesungguhnya orang-orang yang senantiasa membaca kitab Allah, menkaji dan mengamalkannya, melaksanakan salat secara benar dan menginfakkan sebagian rezeki yang Allah berikan secara diam-diam maupun terang-terangan, mereka itulah orang-orang yang mengharapkan perniagaan kepada Allah yang tak pernah merugi.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Sesungguhnya orang-orang yang membaca Alquran dan mengamalkannya, menjaga shalat pada waktunya, menafkahkan dari apa yang Kami rizkikan kepada mereka dengan berbagai bentuk nafkah, baik yang wajib, maupun yang dianjurkan, secara rahasia dan terang-terangan.
Mereka itu mengharapkan dengan itu sebuah perniagaan yang tidak merugi dan tidak binasa, yaitu ridha Allah kepada mereka, keberuntungan meraih pahala-Nya yang agung,

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca) selalu mempelajari


(kitab Allah dan mendirikan salat) yakni mereka melaksanakannya secara rutin dan memeliharanya


(dan menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan) berupa zakat dan lain-lainnya


(mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi) tidak bangkrut.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Allah subhanahu wa ta’ala menceritakan tentang hamba-hamba-Nya yang beriman, yaitu orang-orang yang membaca Kitab-Nya dan beriman kepadanya serta mengamalkan isi yang terkandung di dalamnya, antara lain mendirikan salat dan menginfakkan sebagian dari apa yang diberikan oleh Allah kepada mereka di waktu-waktu yang telah ditetapkan, baik malam ataupun siang hari, baik sembunyi-sembunyi ataupun terang-terangan.

mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi.
(QS. Faathir [35]: 29)

Maksudnya, mereka mengharapkan pahala di sisi Allah yang pasti mereka dapati, seperti yang telah kami terangkan dalam permulaan kitab tafsir ini dalam pembahasan keutamaan Alquran, bahwa dikatakan kepada pelakunya,
"Sesungguhnya tiap-tiap orang itu berada di belakang perniagaannya, dan sesungguhnya kamu pada hari ini berada di belakang semua perniagaan"

Sebab-Sebab Diturunkannya Surah Faathir (35) Ayat 29

Diriwayatkan oleh ‘Abdulghani bin Sa’id ats-Tsaqafi di dalam tafsir-nya, yang bersumber dari Ibnu ‘Abbas bahwa ayat ini (Fathir: 29) turun berkenaan dengan Hushain bin al-Harits bin ‘Abdil Muththalib bin ‘Abdi Manaf al-Quraisy.
Ayat ini menegaskan cirri-ciri orang yang diijabat amalnya oleh Allah subhanahu wa ta’ala

Sumber : Asbabun Nuzul – K.H.Q Shaleh – H.A.A Dahlan dkk.

Kata Pilihan Dalam Surah Faathir (35) Ayat 29

TIJAARAH
تِجَٰرَة

Lafaz tijaarah adalah dalam bentuk masdar, berasal dari kata tajara-yatjuru. Mengandung makna mata pencarian penjual, amalan jual beli, barang yang diniagakan dan perniagaan.

Lafaz tijaarah disebut sembilan kali (di dalam Al Qur’an) yaitu dalam surah
• Al Baqarah (2), ayat 16 dan 282;
An Nisaa‘ (4), ayat 29;
At Taubah (9), ayat 24;
An Nuur (24), ayat 37;
Faathir (35), ayat 29;
Ash Shaff (61), ayat 10;
• Al Jumu’ah (62), ayat 11.
Lafaz tijaarah di dalam Al Qur’an memiliki beberapa makna yaitu :

– Tijaarah bermakna amalan jual beli sebagaimana kebanyakan maksud ayat- ayat di atas.

– Tijaarah bermakna kiasan bagi orang yang membeli petunjuk dengan kesesatan, sebagaimana yang terdapat dalam surah Al Baqarah ayat 16. Allah berfirman:

أُو۟لَٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ ٱشْتَرَوُا۟ ٱلضَّلَٰلَةَ بِٱلْهُدَىٰ فَمَا رَبِحَت تِّجَٰرَتُهُمْ وَمَا كَانُوا۟ مُهْتَدِينَ

Quraisy Shihab berkata,
penukaran petunjuk dengan kesesatan diibaratkan dengan jual beli untuk mengisyaratkan apa yang dilakukannya itu terlaksana dengan kerelaan sebagaimana layaknya jual beli.
Beliau menuturkan lagi ayat ini menggambarkan mereka tidak memperoleh keuntungan dalam perniagaan, malah mereka rugi dan hilang modal.
Modal yang dimiliki setiap orang adalah fitrah kesucian.
Ini diabaikan sedangkan sepatutnya modal itu dimanfaatkan untuk memperoleh keuntungan berupa amal-amal yang baik.
Tetapi mereka bukan sekadar tidak memperoleh keuntungan, modal mereka juga lenyap karena iman tidak menghiasi jiwa mereka.

– Tijaarah bermakna kiasan bagi perniagaan yang tidak pernah rugi.

Ibnu Katsir mengatakan perniagaan itu ditafsirkan dengan ayat berikutnya yaitu dengan beriman kepada Allah dan rasul Nya, berjihad di jalan Allah dengan diri dan harta benda.
Sebagaimana terdapat dalam surah Ash Shaff ayat 10 dan 11,

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ هَلْ أَدُلُّكُمْ عَلَىٰ تِجَٰرَةٍ تُنجِيكُم مِّنْ عَذَابٍ أَلِيمٍ
تُؤْمِنُونَ بِٱللَّهِ وَرَسُولِهِۦ وَتُجَٰهِدُونَ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ بِأَمْوَٰلِكُمْ وَأَنفُسِكُمْۚ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ

Kesimpulannya, lafaz tijaarah secara umum di dalam Al Qur’an memiliki maksud jual beli atau perniagaan.

Perniagaan itu terdiri dari tiga bentuk.

Pertama, perniagaan yang diketahui umum bisa memperoleh keuntungan atau pun kerugian.

Kedua, perniagaan yang tidak pernah menguntungkan yaitu perniagaan yang membeli petunjuk dengan kesesatan.

Ketiga, perniagaan yang tidak pernah rugi dan selamanya memperoleh keuntungan yaitu perniagaan orang yang beriman dan berjihad.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN BHD,

Unsur Pokok Surah Faathir (فاطر)

Surat Faathir terdiri atas 45 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al-Furqaan dan merupakan surat akhir dari urutan surat-surat dalam Alquran yang dimulai dengan "Alhamdulillah".

Dinamakan "Faathir" (pencipta) ada hubungannya dengan perkataan "Faathir" yang terdapat pada ayat pertama pada surat ini.

Pada ayat tersebut diterangkan bahwa Allah adalah Pencipta langit dan bumi, Pencipta malaikatmalaikat, Pencipta semesta alam yang semuanya itu adalah sebagai bukti atas kekuasaan dan kebesaran-Nya.

Surat ini dinamai juga dengan "surat Malaikat" karena pada ayat pertama disebutkan bahwa Allah telah menjadikan malaikatmalaikat sebagai utusan-Nya yang mempunyai beberapa sayap.

Keimanan:

▪ Bukti-bukti kekuasaan Allah dan nikmat-nikmat yang telah dianugerahkan-Nya.
▪ Allah menciptakan para malaikat menurut bentuk yang dikehendaki-Nya.
▪ Bukti-bukti atas kebenaran adanya hari berbangkit.

Lain-lain:

▪ Kesenangan hidup di dunia adalah sementara.
▪ Menguatkan hati Rasulullah ﷺ dalam menyeru orang-orang kafir dengan mengingatkannya kepada Rasulrasul yang terdahulu dan orang-orang yang mendustakannya.
▪ Seruan kepada manusia supaya mengerjakan amalan yang baik dan meninggalkan pekerjaan yang buruk supaya jangan mengikuti langkah syaitan.
▪ Tiap-tiap orang memikul dosanya sendiri.
▪ Manusia adalah khalifah Allah di muka bumi.
▪ Gambaran akibat-akibat yang diterima oleh orang mukmin dan orang-orang kafir.
▪ Tingkatan orang-orang mukmin.

Audio Murottal

QS. Faathir (35) : 1-45 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 45 + Terjemahan Indonesia



QS. Faathir (35) : 1-45 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 45

Gambar Kutipan Ayat

Surah Faathir ayat 29 - Gambar 1 Surah Faathir ayat 29 - Gambar 2
Statistik QS. 35:29
  • Rating RisalahMuslim
4.8

Ayat ini terdapat dalam surah Faathir.

Surah Fatir (bahasa Arab: فاطر) adalah surah ke-35 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 45 ayat.
Fathir artinya Pencipta diambil dari ayat pertama surah ini.
Fathir menerangkan bahwa Allah adalah pencipta langit dan bumi, manusia, dan makhluk lainnya.
Surah Fatir dinamakan surat Al-Mala’ikah (Malaikat) karena pada ayat pertama Allah menerangkan bahwa Allah mengutus beberapa malaikat yang memiliki sayap.

Nomor Surah 35
Nama Surah Faathir
Arab فاطر
Arti Pencipta
Nama lain Al-Mala’ikah (Malaikat)
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 43
Juz Juz 22
Jumlah ruku’ 5 ruku’
Jumlah ayat 45
Jumlah kata 780
Jumlah huruf 3227
Surah sebelumnya Surah Saba’
Surah selanjutnya Surah Ya Sin
Sending
User Review
3 (3 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

35:29, 35 29, 35-29, Surah Faathir 29, Tafsir surat Faathir 29, Quran AlFathir 29, Al-Fathir 29, Fatir 29, Surah Al Fathir ayat 29

Video Surah

35:29


More Videos

Kandungan Surah Faathir

۞ QS. 35:1 • Kekuasaan Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Al Qadiir (Maha Penguasa) • Sifat-sifat malaikat • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 35:2 Sifat Iradah (berkeinginan) • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Aziz (Maha Mulia)

۞ QS. 35:3 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Tauhid Uluhiyyah • Al Razzaq (Maha Pemberi rezeki) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 35:4 • Maksiat dan dosa

۞ QS. 35:5 • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 35:6 • Sifat iblis dan pembantunya • Menjaga diri dari syetan

۞ QS. 35:7 • Pahala iman • Ampunan Allah yang luas • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Azab orang kafir • Iman adalah ucapan dan perbuatan

۞ QS. 35:8 • Keluasan ilmu Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Allah menggerakkan hati manusia • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 35:9 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan • Manusia dibangkitkan dari kubur

۞ QS. 35:10 • Siksa orang munafik • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan • Kebutuhan muslim terhadap amal saleh • Menghitung amal kebaikan •

۞ QS. 35:11 • Keluasan ilmu Allah • Kekuasaan Allah • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir

۞ QS. 35:12 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah

۞ QS. 35:13 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Tauhid Rububiyyah • Segala sesuatu milik Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 35:14 • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 35:15 • Allah tidak membutuhkan makhlukNya • Al Hamid (Maha Terpuji) • Al Ghaniy (Maha Kaya)

۞ QS. 35:16 • Kekuasaan Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Maksiat dan dosa

۞ QS. 35:17 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 35:18 Ar Rabb (Tuhan) • Terputusnya hubungan antara sesama pada hari kiamat • Kebenaran hari penghimpunan • Keadilan Allah dalam menghakimi • Kebutuhan muslim terhadap amal saleh

۞ QS. 35:22 • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Allah menggerakkan hati manusia

۞ QS. 35:24 • Hukum alam

۞ QS. 35:25 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 35:26 • Azab orang kafir

۞ QS. 35:27 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah

۞ QS. 35:28 • Ampunan Allah yang luas • Al ‘Aziz (Maha Mulia) • Al Ghafur (Maha Pengampun)

۞ QS. 35:29 • Berjual beli dengan Allah

۞ QS. 35:30 • Al Syakur (Maha Penerima syukur) • Al Ghafur (Maha Pengampun) • Pelipatgandaan pahala bagi orang mukmin • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan •

۞ QS. 35:31 • Al Bashir (Maha Melihat) • Al Khabir (Maha Waspada) • Pengakuan antara satu kitab dengan lainnya

۞ QS. 35:32 • Keutamaan umat nabi Muhammad • Perbedaan derajat manusia sesuai dengan amalnya • Perbedaan tingkat amal saleh

۞ QS. 35:33 • Pahala iman • Nama-nama surga • Sifat ahli surga • Pakaian ahli surga • Keutamaan iman

۞ QS. 35:34 • Pahala iman • Ampunan Allah yang luas • Ar Rabb (Tuhan) • Al Syakur (Maha Penerima syukur) • Al Ghafur (Maha Pengampun)

۞ QS. 35:35 • Pahala iman • Nama-nama surga • Sifat surga dan kenikmatannya • Memasuki surga •

۞ QS. 35:36 • Nama-nama neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 35:37 Ar Rabb (Tuhan) • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Percakapan ahli neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 35:38 • Allah memiliki kunci alam ghaib • Keluasan ilmu Allah • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 35:39 Ar Rabb (Tuhan) • Azab orang kafir • Menanggung dosa orang lain • Maksiat dan dosa •

۞ QS. 35:40 • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Mendustai Allah • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 35:41 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Sifat Mukhalafah (berbeda dengan makhluk) • Ampunan Allah yang luas • Kekuasaan Allah • Al Halim (Maha Penyabar)

۞ QS. 35:42 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 35:43 • Hukum alam • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 35:44 • Kekuasaan Allah • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Al Qadiir (Maha Penguasa)

۞ QS. 35:45 • Al Bashir (Maha Melihat) • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

Ayat Pilihan

Dan Dia tundukkan malam & siang, matahari & bulan untukmu.
Dan bintang-bintang itu ditundukkan (untukmu) dengan perintah-Nya.
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang memahami(nya)
QS. An-Nahl [16]: 12

Sesungguhnya Allah adalah pelindung orang yang beriman,
karena sesungguhnya orang kafir itu tiada mempunyai pelindung.
QS. Muhammad [47]: 11

Kami tidak menurunkan Al-Quran ini kepadamu agar kamu menjadi susah,
tetapi sebagai peringatan bagi orang yang takut (kepada Allah),
QS. Ta Ha [20]: 2

Maka bertasbihlah kepada Allah di waktu kamu berada di petang hari & waktu kamu berada di waktu subuh,
QS. Ar-Rum [30]: 17

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Pembatasan aurat wanita adalah ...

Correct! Wrong!

Bagian tubuh yang tidak ditampakkan sesuai dengan ajaran Islam disebut ...

Correct! Wrong!

Berikut ini yang bukan termasuk orang-orang pertama yang menyambut ajakan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam adalah ...

Correct! Wrong!

+

Array

Sebelum berpakaian, kita harus ...

Correct! Wrong!

Dalam Islam, pakaian harus ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #3
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #3 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #3 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #10

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menerima wahyu pertama di … Wahyu pertama yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam terkandung dalam surah … Sejak wahyu di Surah Al Muddasir : 1-7, Rasullullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mulai berkhotbah. Awalnya nabi melakukan dakwah kepada … Khotbah Nabi Muhammad saat masih di Mekah, difokuskan langsung pada esensi-esensi utama, yaitu … … Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkhotbah di kota Mekah kurang lebih selama …

Pendidikan Agama Islam #24

Allah Subhanahu Wa Ta`ala Melihat semua apa yang di lakukan oleh hambanya, karena Allah bersifat … Dalam memutuskan suatu perkara, Dinda sangat adil karena Dinda meneladani sifat Allah … Salah satu cara mengagungkan tanda-tanda kebesaran Allah Subhanahu Wa Ta`ala yaitu … dengan … Tata cara membaca Alquran dimulai dengan … Dalam surah Alquran, At-Tin artinya …

Pendidikan Agama Islam #13

Nama pedang Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu … … Apa nama peperangan pertama yang berlaku dalam sejarah Islam? … Apa makanan kegemaran Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam? … Apa warna kesukaan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam? … Sabda Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Siapa yang berselawat kepadaku sekali, maka Allah akan berselawat kepadanya … kali.”

Kamus Istilah Islam

Al-Ma’arij

Apa itu Al-Ma’arij? Surah Al-Ma’arij adalah surah ke-70 dalam Alquran. Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 44 ayat. Dinamakan Al Ma’aarij yang berarti tempat naik d...

jaiz

Apa itu jaiz? ja.iz diizinkan menurut agama ; mubah … •

Bulan Syawal

Apa itu Bulan Syawal? Bulan Syawal memiliki arti kebahagiaan. Bulan yang spesial ini terdiri dari 29 hari. Bulan ini mendapat arti kebahagiaan karena merupakan bulan yang penuh berkah. Pada tanggal 1 ...