Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Faathir (Pencipta) - surah 35 ayat 28 [QS. 35:28]

وَ مِنَ النَّاسِ وَ الدَّوَآبِّ وَ الۡاَنۡعَامِ مُخۡتَلِفٌ اَلۡوَانُہٗ کَذٰلِکَ ؕ اِنَّمَا یَخۡشَی اللّٰہَ مِنۡ عِبَادِہِ الۡعُلَمٰٓؤُا ؕ اِنَّ اللّٰہَ عَزِیۡزٌ غَفُوۡرٌ
Waminannaasi waddawaabbi wal an’aami mukhtalifun alwaanuhu kadzalika innamaa yakhsyallaha min ‘ibaadihil ‘ulamaa-u innallaha ‘aziizun ghafuurun;
Dan demikian (pula) di antara manusia, makhluk bergerak yang bernyawa dan hewan-hewan ternak ada yang bermacam-macam warnanya (dan jenisnya).
Di antara hamba-hamba Allah yang takut kepada-Nya, hanyalah para ulama.
Sungguh, Allah Mahaperkasa, Maha Pengampun.
―QS. Faathir [35]: 28

Daftar isi

And among people and moving creatures and grazing livestock are various colors similarly.
Only those fear Allah, from among His servants, who have knowledge.
Indeed, Allah is Exalted in Might and Forgiving.
― Chapter 35. Surah Faathir [verse 28]

وَمِنَ dan diantara

And among
ٱلنَّاسِ manusia

men
وَٱلدَّوَآبِّ dan binatang melata

and moving creatures
وَٱلْأَنْعَٰمِ dan binatang ternak

and the cattle
مُخْتَلِفٌ bermacam-macam

(are) various
أَلْوَٰنُهُۥ warnanya

[their] colors
كَذَٰلِكَ demikian itu

likewise.
إِنَّمَا sesunguhnya hanyalah

Only
يَخْشَى takut

fear
ٱللَّهَ Allah

Allah
مِنْ dari/diantara

among
عِبَادِهِ hamba-hamba-Nya

His slaves
ٱلْعُلَمَٰٓؤُا۟ para ‘ulama

those who have knowledge.
إِنَّ sesungguhnya

Indeed,
ٱللَّهَ Allah

Allah
عَزِيزٌ Maha Perkasa

(is) All-Mighty,
غَفُورٌ Maha Pengampun

Oft-Forgiving.

Tafsir Quran

Surah Faathir
35:28

Tafsir QS. Faathir (35) : 28. Oleh Kementrian Agama RI

Pada ayat ini, Allah menambah penjelasan lagi tentang hal-hal yang menunjukkan kesempurnaan dan kekuasaan-Nya.
Allah menciptakan binatang melata dan binatang ternak, yang bermacam-macam warnanya sekalipun berasal dari jenis yang satu.

Bahkan ada binatang yang satu, tetapi memiliki warna yang bermacam-macam.
Mahasuci Allah pencipta alam semesta dengan sebaik-baiknya.

Sejalan dengan ini firman Allah:

وَمِنْ اٰيٰتِهٖ خَلْقُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ وَاخْتِلَافُ اَلْسِنَتِكُمْ وَاَلْوَانِكُمْ اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيٰتٍ لِّلْعٰلِمِيْنَ

Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah penciptaan langit dan bumi, perbedaan bahasamu, dan warna kulitmu.
Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang mengetahui.
(Ar-Rum [30]: 22)

Demikianlah Allah menunjukkan tanda-tanda kekuasaan-Nya seperti tersebut di atas untuk dapat diketahui secara mendalam.
Hanya ulama yang benar-benar menyadari dan mengetahui tanda-tanda kekuasaan Allah, sehingga mereka benar-benar tunduk kepada kekuasaan-Nya dan takut kepada siksa-Nya.

Ibnu ‘Abbas berkata,
"Yang dinamakan ulama ialah orang-orang yang mengetahui bahwa Allah itu Mahakuasa atas segala sesuatu."
Di dalam riwayat lain, Ibnu ‘Abbas berkata,
"Ulama itu ialah orang yang tidak mempersekutukan Tuhan dengan sesuatu apa pun, yang menghalalkan yang telah dihalalkan Allah dan mengharamkan yang telah diharamkan-Nya, menjaga perintah-perintah-Nya, dan yakin bahwa dia akan bertemu dengan-Nya yang akan menghisab dan membalas semua amalan manusia."

Ayat ini ditutup dengan suatu penegasan bahwa Allah Mahaperkasa menindak orang-orang yang kafir kepada-Nya.
Dia tidak mengazab orang-orang yang beriman dan taat kepada-Nya, tetapi Maha Pengampun kepada mereka.

Dia kuasa mengazab orang-orang yang selalu berbuat maksiat dan bergelimang dosa, sebagaimana Dia kuasa memberi pahala kepada orang-orang yang taat kepada-Nya dan mengampuni dosa-dosa mereka, maka sepatutnya manusia itu takut kepada-Nya.

Tafsir QS. Faathir (35) : 28. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Demikian pula di antara manusia, binatang melata, unta, sapi dan domba terdapat bermacam-macam bentuk, ukuran dan warnanya pula.
Hanya para ilmuwan yang mengetahui rahasia penciptaanlah yang dapat mencermati hasil ciptaan yang mengagumkan ini dan membuat mereka tunduk kepada Sang Pencipta.


Sesungguhnya Allah Mahaperkasa yang ditakuti orang-orang Mukmin, Maha Pengampun segala dosa siapa pun yang berserah diri kepada-Nya.[1].



[1] Setelah memaparkan bahwa berbagai jenis buah-buahan dan perbedaan warna pegunungan itu berasal dari suatu unsur yang sama–yakni, buah-buahan berasal dari air dan gunung-gunung berasal dari magma, ayat ini pun menyitir bahwa perbedaan bentuk dan warna yang ada pada manusia, binatang-binatang melata dan hewan-hewan ternak tidak tampak dari sperma-sperma yang menjadi cikal bakalnya.
Bahkan sekiranya kita menggunakan alat pembesar sekali pun, sperma-sperma tersebut tampak tidak berbeda.


Di sinilah sebenarnya letak rahasia dan misteri gen dan plasma.
Ayat ini pun mengisyaratkan bahwa faktor genetislah yang menjadikan tumbuh-tumbuhan, hewan dan manusia tetap memiliki ciri khasnya dan tidak berubah hanya disebabkan oleh habitat dan makanannya.


Maka sungguh benar jika ayat ini menyatakan bahwa para ilmuwan yang menetahui rahasia-rahasia penciptaan sebagai sekelompok manusia yang paling takut kepada Allah.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Dan Kami juga menciptakan manusia, hewan-hewan, unta, sapi dan kambing dengan warna yang berbeda-beda pula.
Ada yang merah, putih, hitam dan ada yang lainnya, seperti perbedaan warna buah-buahan dan gunung.


Sesungguhnya yang takut kepada Allah dan membentengi diri dari azab Allah dengan menaati-Nya dan menjauhi larangan-Nya adalah para ulama, orang-orang yang mengetahui-Nya, mengetahui sifat-sifat-Nya, syariat-Nya dan kuasa-Nya atas segala sesuatu.
Di antaranya adalah perbedaan makhluk-makhluk ini sekalipun penciptanya adalah satu, dan mereka merenungkan nasihat-nasihat dan pelajaran-pelajaran yang ada padanya.


Sesungguhnya Allah Mahaperkasa lagi Mahakuat yang tidak terkalahkan, Maha Pengampun membalas pahala kepada orang-orang yang menaati-Nya dan memaafkan mereka.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan demikian pula di antara manusia, binatang-binatang melata dan binatang-binatang ternak ada yang bermacam-macam warnanya) sebagaimana beraneka ragamnya buah-buahan dan gunung-gunung.


(Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama) berbeda halnya dengan orang-orang yang jahil seperti orang-orang kafir Mekah.


(Sesungguhnya Allah Maha Perkasa) di dalam kerajaan-Nya


(lagi Maha Pengampun) terhadap dosa hamba-hamba-Nya yang mukmin.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Dan demikian (pula) di antara manusia, binatang-binatang melata dan binatang-binatang ternak ada yang bermacam-macam warnanya (dan jenisnya).
(QS. Faathir [35]: 28)

Yakni demikian pula makhluk hidup, baik manusia maupun binatang.
Binatang diungkapkan oleh ayat dengan istilah dawab yang artinya setiap hewan yang berjalan dengan kaki, sedangkan lafaz an’am yang jatuh sesudahnya di-ataf-kan kepadanya, termasuk ke dalam pengertian ataf khas kepada am.
Yakni demikian pula manusia dan binatang-binatang serta hewan ternak, beraneka ragam pula warna dan jenisnya.
Manusia ada yang termasuk bangsa Barbar, ada yang termasuk bangsa Habsyah dan bangsa yang berkulit hitam, ada yang termasuk bangsa Sicilia, dan bangsa Romawi yang keduanya berkulit putih, sedangkan bangsa Arab berkulit pertengahan dan bangsa Indian berkulit merah.
Karena itulah maka disebutkan oleh firman-Nya dalam ayat yang lain:

dan berlain-lainan bahasamu dan warna kulitmu.
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang mengetahui.
(QS. Ar-Rum [30]: 22)

Demikian pula hewan yang melata dan hewan ternak beraneka ragam warnanya, sekalipun dari satu jenis.
Bahkan satu jenis dari hewan ada yang mempunyai warna kulit yang beraneka ragam, di antaranya ada yang berwarna blonde dan warna-warna lainnya.
Mahasuci Allah sebaik-baik Yang Menciptakan.

Al-Hafiz Abu Bakar Al-Bazzar mengatakan di dalam kitab musnadnya, telah menceritakan kepada kami Al-Fadl ibnu Sahl, telah menceritakan kepada kami Abdullah ibnu Umar ibnu Aban ibnu Saleh, telah menceritakan kepada kami Ziad ibnu Abdullah, dari Ata ibnus Sa’ib, dari Sa’id ibnu Jubair, dari Ibnu Abbas r.a. yang mengatakan bahwa seorang lelaki datang kepada Nabi ﷺ, lalu bertanya,
"Apakah Tuhanmu memberi warna?"
Nabi ﷺ menjawab,
"Ya, warna yang tidak pernah luntur, merah, kuning dan putih."


Hadis ini diriwayatkan ada yang mursal ada pula yang mauquf, hanya Allah-lah Yang Maha Mengetahui.


Karena itulah dalam firman selanjutnya disebutkan:

Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama.
(QS. Faathir [35]: 28)

Yakni sesungguhnya yang benar-benar takut kepada Allah dari kalangan hamba-hamba-Nya hanyalah para ulama yang mengetahui tentang Allah subhanahu wa ta’ala Karena sesungguhnya semakin sempurna pengetahuan seseorang tentang Allah subhanahu wa ta’ala Yang Mahabesar, Mahakuasa, Maha Mengetahui lagi menyandang semua sifat sempurna dan memiliki nama-nama yang terbaik, maka makin bertambah sempurnalah ketakutannya kepada Allah subhanahu wa ta’ala

Ali ibnu Abu Talhah telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman-Nya:
Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama.
(QS. Faathir [35]: 28)
Yaitu orang-orang yang mengetahui bahwa Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.


Ibnu Lahi’ah telah meriwayatkan dari Ibnu Abu Amrah, dari Ikrimah, dari Ibnu Abbas yang mengatakan bahwa orang yang mengetahui tentang Allah Yang Maha Pemurah dari kalangan hamba-hamba-Nya ialah orang yang tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan ia menghalalkan apa yang dihalalkan-Nya dan mengharamkan apa yang diharamkan-Nya, serta berpegang teguh kepada perintah-Nya, dan meyakini bahwa dia pasti akan bersua dengan-Nya dan Dia akan menghisab amal perbuatannya.


Sa’id ibnu Jubair mengatakan bahwa khasy-yah atau takut kepada Allah ialah perasaan yang menghalang-halangi antara kamu dan perbuatan durhaka terhadap Allah subhanahu wa ta’ala

Al-Hasan Al-Basri mengatakan bahwa orang yang alim ialah orang yang takut kepada Tuhan Yang Maha Pemurah sekalipun dia tidak melihat-Nya, menyukai apa yang disukai-Nya, dan menjauhi apa yang dimurkai-Nya.
Kemudian Al-Hasan membacakan firman-Nya:
Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama.
Sesungguhnya Allah Mahaperkasa lagi Maha Pengampun.
(QS. Faathir [35]: 28)

Diriwayatkan dari Ibnu Mas’ud r.a. yang mengatakan bahwa orang yang alim itu bukanlah orang yang banyak hafal hadis, melainkan orang yang banyak takutnya kepada Allah.


Ahmad ibnu Saleh Al-Masri telah meriwayatkan dari Ibnu Wahb, dari Malik yang mengatakan,
"Sesungguhnya berilmu itu bukanlah karena banyak meriwayatkan hadis, melainkan ilmu itu adalah cahaya yang dijadikan oleh Allah di dalam kalbu."
Selanjutnya Ahmad ibnu Saleh Al-Masri menjelaskan bahwa takut kepada Allah itu bukan dijumpai melalui banyak meriwayatkan hadis.
Dan sesungguhnya ilmu yang diharuskan oleh Allah subhanahu wa ta’ala agar diikuti hanyalah ilmu mengenai Alquran, sunnah, dan apa yang disampaikan oleh para sahabat dan orang-orang yang sesudah mereka dari kalangan para imam kaum muslim.
Hal seperti ini tidak dapat diraih melainkan dengan melalui periwayatan.
Dengan demikian, yang dimaksud dengan cahaya ialah pemahaman mengenai ilmu tersebut dan pengamalannya dalam realita kehidupan.

Sufyan As-Sauri telah meriwayatkan dari Abu Hayyan At-Tamimi, dari seorang lelaki yang telah mengatakan bahwa ulama itu ada tiga macam, yaitu ulama yang mengetahui tentang Allah dan mengetahui tentang perintah Allah, ulama yang mengetahui tentang Allah, tetapi tidak mengetahui tentang perintah Allah, dan ulama yang mengetahui tentang perintah Allah, tetapi tidak mengetahui tentang Allah.
Orang yang alim (ulama) yang mengetahui tentang Allah dan mengetahui tentang perintah Allah ialah orang yang takut kepada Allah subhanahu wa ta’ala dan mengetahui batasan-batasan serta fardufardu yang telah ditetapkan-Nya.
Dan orang yang alim tentang Allah, tetapi tidak alim tentang perintah Allah ialah orang yang takut kepada Allah, tetapi tidak mengetahui batasan-batasan dan fardufardu yang ditetapkan-Nya.
Dan orang alim tentang perintah Allah, tetapi tidak alim tentang Allah adalah orang yang mengetahui batasan-batasan dan fardufardu yang ditetapkan-Nya, tetapi tidak takut kepada Allah ﷺ

Kata Pilihan Dalam Surah Faathir (35) Ayat 28

AN’AAM
أَنْعَٰم

Lafaz ini adalah bentuk jamak, mufradnya ialah an na’am, bermakna al ibl (unta) yang banyak manfaat dan kegunaannya.
An’aam berarti al baha’im (hewan atau binatang binatang). Kerbau, sapi dan kambing bisa disebut sebagai an’aam.

Al Fayruz Abadi berkata,
"Tidak dikatakan an’aam sehingga jumlah manfaatnya sama seperti unta.
Namun begitu, ia bersifat umum yang mencakup unta dan laln-lainnya."

Al Farra berkata,
"Al An’aam adalah lafaz mudzakkar dan tidak dimuannatskan seperti pada contoh haadzaa na’amun waridun artinya "Ini hewan ternak yang diimport."

Lafaz an’aam disebut sebanyak 32 kali di dalam Al Qur’an yaitu dalam surah:
• Ali Imran (3), ayat 14;
An Nisaa (4), ayat 119;
• Al Maa’idah (5), ayat 1;
• Al An’aam (6), ayat 136, 138, 138, 138, 139, 142;
• Al A’raaf (7), ayat 179;
Yunus (10), ayat 24;
• An Nahl (16), ayat 5, 66, 80;
Tha Ha (20), ayat 54;
Al Hajj (22), ayat 28, 30, 34;
• Al Mu’minuun (23), ayat 21;
• Al Furqaan (25), ayat 44, 49;
• Asy Syu’araa (26), ayat 133;
• As Sajadah (32), ayat 27;
Faathir (35), ayat 28;
Yaa Siin (36), ayat 71;
• Az Zumar (39), ayat 6;
Al Mu’min (40), ayat 79;
• Asy Syu’araa (42), ayat 11;
Az Zukhruf (43), ayat 12;
Muhammad (47), ayat 12;
• An Naazi’at (79), ayat 33;
• ‘Abasa (80), ayat 32.

Lafaz an’aam di dalam Al Qur’an mencakup hewan-hewan ternak seperti unta, sapi dan kambing.
la bersesuaian dengan pendapat para mufassir.

Al Baidawi berkata,
"Al an’aam bermakna unta, sapi dan kambing."

Al Alusi berkata,
la mencakupi unta, sapi dan kambing, dan dinamakan ia seperti itu karena jalannya perlahan dan kelembutannya."

Begitu juga pendapat Ibnu Qutaibah, Al Fayruz Abadi dan ulama lain.

At Tabari berkata,
"Al an’aam ialah delapan ekor hewan ternak yang disebut dalam surah Al An’aam yaitu dua kambing biri-biri jantan dan betina, dua ekor kambing biasa jantan dan betina, jantan dan betina dari unta dan sapi."

Kesimpulannya, lafaz an’aam bermakna hewan-hewan ternak.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN BHD, Hal:52

Unsur Pokok Surah Faathir (فاطر)

Surat Faathir terdiri atas 45 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al-Furqaan dan merupakan surat akhir dari urutan surat-surat dalam Alquran yang dimulai dengan "Alhamdulillah".

Dinamakan "Faathir" (pencipta) ada hubungannya dengan perkataan "Faathir" yang terdapat pada ayat pertama pada surat ini.

Pada ayat tersebut diterangkan bahwa Allah adalah Pencipta langit dan bumi, Pencipta malaikatmalaikat, Pencipta semesta alam yang semuanya itu adalah sebagai bukti atas kekuasaan dan kebesaran-Nya.

Surat ini dinamai juga dengan "surat Malaikat" karena pada ayat pertama disebutkan bahwa Allah telah menjadikan malaikatmalaikat sebagai utusan-Nya yang mempunyai beberapa sayap.

Keimanan:

▪ Bukti-bukti kekuasaan Allah dan nikmat-nikmat yang telah dianugerahkan-Nya.
▪ Allah menciptakan para malaikat menurut bentuk yang dikehendaki-Nya.
▪ Bukti-bukti atas kebenaran adanya hari berbangkit.

Lain-lain:

▪ Kesenangan hidup di dunia adalah sementara.
▪ Menguatkan hati Rasulullah ﷺ dalam menyeru orang-orang kafir dengan mengingatkannya kepada Rasulrasul yang terdahulu dan orang-orang yang mendustakannya.
▪ Seruan kepada manusia supaya mengerjakan amalan yang baik dan meninggalkan pekerjaan yang buruk supaya jangan mengikuti langkah syaitan.
▪ Tiap-tiap orang memikul dosanya sendiri.
▪ Manusia adalah khalifah Allah di muka bumi.
▪ Gambaran akibat-akibat yang diterima oleh orang mukmin dan orang-orang kafir.
▪ Tingkatan orang-orang mukmin.

Audio Murottal

QS. Faathir (35) : 1-45 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 45 + Terjemahan Indonesia



QS. Faathir (35) : 1-45 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 45

Gambar Kutipan Ayat

Surah Faathir ayat 28 - Gambar 1 Surah Faathir ayat 28 - Gambar 2
Statistik QS. 35:28
  • Rating RisalahMuslim
4.7

Ayat ini terdapat dalam surah Faathir.

Surah Fatir (bahasa Arab: فاطر) adalah surah ke-35 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 45 ayat.
Fathir artinya Pencipta diambil dari ayat pertama surah ini.
Fathir menerangkan bahwa Allah adalah pencipta langit dan bumi, manusia, dan makhluk lainnya.
Surah Fatir dinamakan surat Al-Mala’ikah (Malaikat) karena pada ayat pertama Allah menerangkan bahwa Allah mengutus beberapa malaikat yang memiliki sayap.

Nomor Surah 35
Nama Surah Faathir
Arab فاطر
Arti Pencipta
Nama lain Al-Mala’ikah (Malaikat)
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 43
Juz Juz 22
Jumlah ruku’ 5 ruku’
Jumlah ayat 45
Jumlah kata 780
Jumlah huruf 3227
Surah sebelumnya Surah Saba’
Surah selanjutnya Surah Ya Sin
Sending
User Review
5 (2 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

35:28, 35 28, 35-28, Surah Faathir 28, Tafsir surat Faathir 28, Quran AlFathir 28, Al-Fathir 28, Fatir 28, Surah Al Fathir ayat 28

Video Surah

35:28


More Videos

Kandungan Surah Faathir

۞ QS. 35:1 • Kekuasaan Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Al Qadiir (Maha Penguasa) • Sifat-sifat malaikat • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 35:2 Sifat Iradah (berkeinginan) • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Aziz (Maha Mulia)

۞ QS. 35:3 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Tauhid Uluhiyyah • Al Razzaq (Maha Pemberi rezeki) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 35:4 • Maksiat dan dosa

۞ QS. 35:5 • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 35:6 • Sifat iblis dan pembantunya • Menjaga diri dari syetan

۞ QS. 35:7 • Pahala iman • Ampunan Allah yang luas • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Azab orang kafir • Iman adalah ucapan dan perbuatan

۞ QS. 35:8 • Keluasan ilmu Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Allah menggerakkan hati manusia • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 35:9 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan • Manusia dibangkitkan dari kubur

۞ QS. 35:10 • Siksa orang munafik • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan • Kebutuhan muslim terhadap amal saleh • Menghitung amal kebaikan •

۞ QS. 35:11 • Keluasan ilmu Allah • Kekuasaan Allah • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir

۞ QS. 35:12 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah

۞ QS. 35:13 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Tauhid Rububiyyah • Segala sesuatu milik Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 35:14 • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 35:15 • Allah tidak membutuhkan makhlukNya • Al Hamid (Maha Terpuji) • Al Ghaniy (Maha Kaya)

۞ QS. 35:16 • Kekuasaan Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Maksiat dan dosa

۞ QS. 35:17 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 35:18 Ar Rabb (Tuhan) • Terputusnya hubungan antara sesama pada hari kiamat • Kebenaran hari penghimpunan • Keadilan Allah dalam menghakimi • Kebutuhan muslim terhadap amal saleh

۞ QS. 35:22 • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Allah menggerakkan hati manusia

۞ QS. 35:24 • Hukum alam

۞ QS. 35:25 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 35:26 • Azab orang kafir

۞ QS. 35:27 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah

۞ QS. 35:28 • Ampunan Allah yang luas • Al ‘Aziz (Maha Mulia) • Al Ghafur (Maha Pengampun)

۞ QS. 35:29 • Berjual beli dengan Allah

۞ QS. 35:30 • Al Syakur (Maha Penerima syukur) • Al Ghafur (Maha Pengampun) • Pelipatgandaan pahala bagi orang mukmin • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan •

۞ QS. 35:31 • Al Bashir (Maha Melihat) • Al Khabir (Maha Waspada) • Pengakuan antara satu kitab dengan lainnya

۞ QS. 35:32 • Keutamaan umat nabi Muhammad • Perbedaan derajat manusia sesuai dengan amalnya • Perbedaan tingkat amal saleh

۞ QS. 35:33 • Pahala iman • Nama-nama surga • Sifat ahli surga • Pakaian ahli surga • Keutamaan iman

۞ QS. 35:34 • Pahala iman • Ampunan Allah yang luas • Ar Rabb (Tuhan) • Al Syakur (Maha Penerima syukur) • Al Ghafur (Maha Pengampun)

۞ QS. 35:35 • Pahala iman • Nama-nama surga • Sifat surga dan kenikmatannya • Memasuki surga •

۞ QS. 35:36 • Nama-nama neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 35:37 Ar Rabb (Tuhan) • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Percakapan ahli neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 35:38 • Allah memiliki kunci alam ghaib • Keluasan ilmu Allah • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 35:39 Ar Rabb (Tuhan) • Azab orang kafir • Menanggung dosa orang lain • Maksiat dan dosa •

۞ QS. 35:40 • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Mendustai Allah • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 35:41 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Sifat Mukhalafah (berbeda dengan makhluk) • Ampunan Allah yang luas • Kekuasaan Allah • Al Halim (Maha Penyabar)

۞ QS. 35:42 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 35:43 • Hukum alam • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 35:44 • Kekuasaan Allah • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Al Qadiir (Maha Penguasa)

۞ QS. 35:45 • Al Bashir (Maha Melihat) • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

Ayat Pilihan

wanita yang sholehah,
ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada,
oleh karena Allah telah memelihara (mereka).
QS. An-Nisa’ [4]: 34

Hai manusia,
apakah yang telah memperdayakan kamu (berbuat durhaka) terhadap Tuhanmu Yang Maha Pemurah.
Yang telah menciptakan kamu lalu menyempurnakan kejadianmu & menjadikan (susunan tubuh)mu seimbang,
QS. Al-Infitar [82]: 6-7

orang-orang yang beriman & berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta,
benda & diri mereka,
adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah,
dan itulah orang-orang yang mendapat kemenangan.
QS. At-Taubah [9]: 20

Mahasuci Allah & Mahabanyak karunia-Nya.
Dia menciptakan planet-planet di langit & menciptakan garis orbit tempatnya beredar.
Di antara planet-planet itu,
Dia menjadikan matahari & bulan yang bercahaya.
QS. Al-Furqan [25]: 61

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Dalam Surah Al-Baqarah ayat 2, Allah berfirman bahwa Alquran adalah pedoman untuk orang ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
u0630u0670u0644u0650u06a9u064e u0627u0644u06e1u06a9u0650u062au0670u0628u064f u0644u064eu0627 u0631u064eu06ccu06e1u0628u064e u06dau06d6u06db u0641u0650u06ccu06e1u06c1u0650 u06dau06db u06c1u064fu062fu064bu06cc u0644u0651u0650u0644u06e1u0645u064fu062au0651u064eu0642u0650u06ccu06e1u0646u064e

Kitab (Alquran) ini tidak ada keraguan padanya, petunjuk bagi mereka yang muttaqin (bertakwa),
--QS. 2:2

Sifat dasar hukum Alquran adalah keseimbangan dalam hal aspek material dan psikologis, yang disebut sebagai ...

Correct! Wrong!

Alquran bertindak sebagai Hudan, yang artinya adalah ...

Correct! Wrong!

+

Array

Alquran adalah panduan dan pedoman manusia bagi mereka yang beriman. Ini dikonfirmasikan oleh Allah dalam surah ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
u06c1u0670u0630u064eu0627 u0628u064eu0635u064eu0627u0653u0626u0650u0631u064f u0644u0650u0644u0646u0651u064eu0627u0633u0650 u0648u064e u06c1u064fu062fu064bu06cc u0648u0651u064e u0631u064eu062du06e1u0645u064eu06c3u064c u0644u0651u0650u0642u064eu0648u06e1u0645u064d u06ccu0651u064fu0648u06e1u0642u0650u0646u064fu0648u06e1u0646u064e

(Alquran) ini adalah pedoman bagi manusia, petunjuk dan rahmat bagi kaum yang meyakini.
--QS. 45:20

Alquran dimulai dengan surah Al Fatihah (pembukaan) dan berakhir dengan surah ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #6
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #6 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #6 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #27

Surah yang terpendek dalam Alquran adalah … Surah yang tidak diawali basmalah adalah … Surah yang pertama kali turun secara lengkap adalah … Proses turunnya wahyu berlangsung selama … tahun.Basmalah tertulis atau disebutkan sebanyak dua kali pada surah …

Pendidikan Agama Islam #10

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menerima wahyu pertama di … Wahyu pertama yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam terkandung dalam surah … Sejak wahyu di Surah Al Muddasir : 1-7, Rasullullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mulai berkhotbah. Awalnya nabi melakukan dakwah kepada … Khotbah Nabi Muhammad saat masih di Mekah, difokuskan langsung pada esensi-esensi utama, yaitu … … Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkhotbah di kota Mekah kurang lebih selama …

Pendidikan Agama Islam #16

Selain berisi kisah-kisah umat terdahulu, dalam Alquran juga terdapat tamsil sebagai peringatan bagi manusia. Tamsil artinya … Alquran adalah mukjizat terbesar bagi Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Di bawah ini merupakan bukti bahwa Alquran adalah mukjizat yang terbesar adalah … Fungsi utama kandungan Alquran yang menjelaskan kisah umat terdahulu adalah sebagai … Yang berarti ”menggabungkan sesuatu dengan yang lain” adalah lafaz … Al-Lihyaniy berpendapat bahwa Alquran secara etimologi memiliki arti …

Kamus Istilah Islam

Al-Ma’arij

Apa itu Al-Ma’arij? Surah Al-Ma’arij adalah surah ke-70 dalam Alquran. Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 44 ayat. Dinamakan Al Ma’aarij yang berarti tempat naik d...

sujud sahwi

Apa itu sujud sahwi? sujud yang dilakukan karena lupa atau ragu bilangan rakaat salatnya … •

Yaman

Di mana itu Yaman? Republik Yaman adalah sebuah negara di Jazirah Arab di Asia Barat Daya, bagian dari Timur Tengah. Yaman berbatasan dengan Laut Arab di sebelah selatan, Teluk Aden dan Laut Merah di ...