Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Faathir (Pencipta) - surah 35 ayat 13 [QS. 35:13]

یُوۡلِجُ الَّیۡلَ فِی النَّہَارِ وَ یُوۡلِجُ النَّہَارَ فِی الَّیۡلِ ۙ وَ سَخَّرَ الشَّمۡسَ وَ الۡقَمَرَ ۫ۖ کُلٌّ یَّجۡرِیۡ لِاَجَلٍ مُّسَمًّی ؕ ذٰلِکُمُ اللّٰہُ رَبُّکُمۡ لَہُ الۡمُلۡکُ ؕ وَ الَّذِیۡنَ تَدۡعُوۡنَ مِنۡ دُوۡنِہٖ مَا یَمۡلِکُوۡنَ مِنۡ قِطۡمِیۡرٍ
Yuulijullaila fiinnahaari wayuulijunnahaara fiillaili wasakh-kharasy-syamsa wal qamara kullun yajrii ajalin musamman dzalikumullahu rabbukum lahul mulku waal-ladziina tad’uuna min duunihi maa yamlikuuna min qithmiirin;
Dia memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam dan menundukkan matahari dan bulan, masing-masing beredar menurut waktu yang ditentukan.
Yang (berbuat) demikian itulah Allah Tuhanmu, milik-Nyalah segala kerajaan.
Dan orang-orang yang kamu seru (sembah) selain Allah tidak mempunyai apa-apa walaupun setipis kulit ari.
―QS. Faathir [35]: 13

Daftar isi

He causes the night to enter the day, and He causes the day to enter the night and has subjected the sun and the moon – each running (its course) for a specified term.
That is Allah, your Lord;
to Him belongs sovereignty.
And those whom you invoke other than Him do not possess (as much as) the membrane of a date seed.
― Chapter 35. Surah Faathir [verse 13]

يُولِجُ Dia memasukkan

He causes to enter
ٱلَّيْلَ malam

the night
فِى dalam

in (to)
ٱلنَّهَارِ siang

the day
وَيُولِجُ dan Dia memasukkan

and He causes to enter
ٱلنَّهَارَ siang

the day
فِى dalam

in (to)
ٱلَّيْلِ malam

the night,
وَسَخَّرَ dan Dia menundukkan

and He has subjected
ٱلشَّمْسَ matahari

the sun
وَٱلْقَمَرَ dan bulan

and the moon
كُلٌّ masing-masing

each
يَجْرِى berjalan/beredar

running
لِأَجَلٍ menurut waktu

for a term
مُّسَمًّى ditentukan

appointed.
ذَٰلِكُمُ demikian itu

That (is)
ٱللَّهُ Allah

Allah,
رَبُّكُمْ Tuhan kalian

your Lord,
لَهُ bagi-Nya/kepunyaan-Nya

for Him
ٱلْمُلْكُ kerajaan

(is) the Dominion.
وَٱلَّذِينَ dan orang-orang yang

And those whom
تَدْعُونَ kamu seru

you invoke
مِن dari

besides Him, *[meaning includes next or prev. word]
دُونِهِۦ selain Dia

besides Him, *[meaning includes next or prev. word]
مَا tidak

not
يَمْلِكُونَ mereka memiliki

they possess
مِن dari

even
قِطْمِيرٍ kulit tipis/kulit ari

(as much as) the membrane of a date-seed.

Tafsir Quran

Surah Faathir
35:13

Tafsir QS. Faathir (35) : 13. Oleh Kementrian Agama RI

Pada ayat ini diterangkan bahwa Allah yang memasukkan malam ke dalam siang, maka jadilah siang itu lebih panjang dari malam, begitu pula sebaliknya.
Dia memasukkan siang ke dalam malam maka jadilah malam itu lebih panjang dari siang.

Silih bergantinya siang dengan malam merupakan suatu rahmat dari Allah.
Pada waktu siang, manusia bekerja mencari rezeki dan pada waktu malam mereka beristirahat untuk melepaskan lelah dan mengumpulkan tenaga baru untuk dipergunakan lagi esok harinya.

Allah menundukkan siang dan malam, dan menjadikan matahari dan bulan beredar menurut ketentuan yang telah digariskan.
Tidak satu pun di antaranya yang menyalahi ketentuan itu, sehingga tidak terjadi tabrakan.

Ini semua merupakan rahmat dari Allah, karena dengan demikian bilangan tahun dan perhitungan waktu dapat diketahui, sebagaimana ditegaskan Allah dalam ayat yang lain:

هُوَ الَّذِيْ جَعَلَ الشَّمْسَ ضِيَاۤءً وَّالْقَمَرَ نُوْرًا وَّقَدَّرَهٗ مَنَازِلَ لِتَعْلَمُوْا عَدَدَ السِّنِيْنَ وَالْحِسَابَ مَا خَلَقَ اللّٰهُ ذٰلِكَ اِلَّا بِالْحَقِّۗ يُفَصِّلُ الْاٰيٰتِ لِقَوْمٍ يَّعْلَمُوْنَ

Dialah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya, dan Dialah yang menetapkan tempat-tempat orbitnya, agar kamu mengetahui bilangan tahun, dan perhitungan (waktu).
Allah tidak menciptakan yang demikian itu melainkan dengan benar.

Dia menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya) kepada orang-orang yang mengetahui. (Yunus [10]: 5)

Hanya Allah yang melakukan semua itu.

Tuhan yang mempunyai kekuasaan yang sempurna dan mutlak.
Dialah Tuhan yang wajib disembah.

Semua yang ada di langit dan di bumi adalah hamba-Nya dan di bawah kekuasaan-Nya.
Berbeda dengan berhalaberhala yang disembah orang-orang musyrik, yang tidak memiliki daya kemampuan sedikit pun, sekalipun setipis kulit ari.
Bahkan, sembahan mereka itu adalah milik Allah Pencipta semesta alam.

Tafsir QS. Faathir (35) : 13. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Dia memasukkan malam ke dalam siang dan siang ke dalam malam dengan memperpanjang waktu salah satunya dan memperpendek yang lainnya.
Hal itu dilakukan-Nya dengan suatu keadaan yang sangat teliti sepanjang masa.


Dia pun menciptakan matahari dan bulan untuk kemaslahatan kalian.
Keduanya beredar sampai batas waktu yang telah ditentukan.


Dialah Pemelihara dan Penguasa satu-satunya yang mengatur kondisi yang maha hebat ini.
Sementara itu, sembahan-sembahan selain Allah yang kalian seru itu tidak memiliki daya apa-apa, sekali pun setipis kulit ari.


Maka, pantaskah mereka kalian jadikan sembahan?[1].


[1] Ayat suci ini menyitir tentang keberadaan matahari yang memiliki masa akhirnya.


Oleh para astronom, hal itu dijelaskan bahwa matahari pada akhirnya akan membakar bahan bakar atomnya (hidrogen) dan berubah menjadi helium.
Pada saat itulah, diprediksikan, terjadi bencana besar di alam raya ini.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Allah memasukkan sebagian waktu malam ke dalam siang, sehingga siang bertambah sesuai dengan kadar berkurangnya malam.
Allah juga memasukkan sebagian waktu siang ke dalam malam, sehingga malam bertambah sesuai dengan kadar berkurangnya siang.


Allah menundukkan matahari dan rembulan, keduanya berjalan untuk waktu yang telah ditetapkan.
Yang melaukan ini adalah Allah, Rabb kalian, bagi-Nya seluruh kerajaan.


Dan orang-orang yang kalian sembah selain Allah tidak memiliki walau qithmir, yaitu kulit tipis putih antara daging kurma dengan bijinya.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dia memasukkan) Allah memasukkan


(malam ke dalam siang) sehingga bertambah panjanglah siang


(dan memasukkan siang)


(ke dalam malam) sehingga waktu malam bertambah panjang


(dan menundukkan matahari dan bulan, masing-masing) dari matahari dan bulan itu


(berjalan) beredar pada garis edarnya


(menurut waktu yang ditentukan) yakni sampai hari kiamat.


(Yang -berbuat- demikian itulah Allah Rabb kalian, kepunyaan-Nyalah kerajaan.
Dan orang-orang yang kalian seru) yang kalian sembah


(selain-Nya) yang dimaksud adalah berhalaberhala


(tiada mempunyai apa-apa walaupun setipis kulit ari) yakni kulit yang melapisi biji.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Apa yang disebutkan dalam ayat ini pun menggambarkan tentang kekuasan dan pengaruh Allah Yang Mahasempurna lagi Mahabesar, yaitu Dia telah menundukkan malam hari dengan kegelapannya, juga siang hari dengan terangnya.
Dia mengambil sebagian dari waktu panjang yang satunya, lalu ditambahkan kepada yang lainnya yang pendek sehingga keduanya (malam dan siang hari) berimbang waktunya.
Kemudian Dia mengambil sebagian dari kepanjangan waktu salah satunya sehingga ia menjadi pendek, sedangkan yang lainnya menjadi panjang waktunya, masing-masing dari malam dan siang saling mengurangi menurut peredaran musim, yaitu musim panas dan musim dingin.

Dan menundukkan matahari dan bulan.
(QS. Faathir [35]: 13)

Yaitu bintang-bintang yang beredar dan yang tetap lagi cahayanya terang benderang, semua benda-benda langit beredar menurut garis edarnya masing-masing yang telah diatur oleh Allah Yang Maha perkasa lagi Maha Mengetahui.

masing-masing berjalan menurut waktu yang ditentukan.
(QS. Faathir [35]: 13)


Yakni sampai hari kiamat.

Yang (berbuat) demikian itulah Allah Tuhanmu.
(QS. Faathir [35]: 13)

Maksudnya, Yang melakukan demikian adalah Tuhan Yang Mahabesar Yang tiada Tuhan selain Dia.

Dan orang-orang yang kamu seru (sembah) selain Allah.
(QS. Faathir [35]: 13)

Yaitu berhalaberhala dan tandingan-tandingan yang kalian bentuk rupanya seperti dugaan kalian berupa malaikatmalaikat yang terdekat dengan Allah.

tiada mempunyai apa-apa walaupun setipis kulit ari.
(QS. Faathir [35]: 13)

Ibnu Abbas r.a., Mujahid, Ikrimah, Ata, Atiyyah Al-Aufi, Al-Hasan, Qatadah, dan lain-lainnya mengatakan bahwa yang dimaksud dengan qitmir ialah kulit ari yang membungkus biji kurma.
Makna yang dimaksud ialah bahwa mereka yang dijadikan sebagai sekutu-sekutu Allah itu tidak memiliki sesuatu pun yang ada di langit dan di bumi ini, dan tidak pula memiliki sesuatu yang seperti kulit ari itu.

Kata Pilihan Dalam Surah Faathir (35) Ayat 13

AJAL
أَجَل

Ajal bermakna akhir tempoh pada kematian atau saat kematian, batas waktu membayar hutang atau tempoh sesuatu.

Menurut Ibnu Faris, ajal bermakna batas waktu membayar hutang dan yang lainnya, kata ajal bagi jawaban adalah termasuk pada bab ini, seakan-akan dia mau sesuatu itu berakhir dan tiba masanya atau sampai tujuannya.
Bentuk jamak ajal adalah ajaal. Sedangakan al ajil atau al ajilah bermakna "yang ditangguhkan atau ditunda" Ia adalah lawan al ajil atau al ajilah bermakna yang" didahulukan atau dipercepatkan.

Lafaz ajal disebut sebanyak 51 kali di dalam Al Qur’an yaitu dalam surah:
• Al Baqarah (2), ayat 231, 232, 234, 235, 282, 282;
An Nisaa (4), ayat 77,
• Al An’aam (6), ayat 2, 2, 60, 128;
• Al A’raaf (7), ayat 34, 34, 135, 185;
Yunus (10), ayat 11, 49, 49;
Hud (11), ayat 3, 104,
• Ar Ra’d (13), ayat 2, 38,
Ibrahim (14), ayat 10, 44;
• Al Hijr (15), ayat 5;
• An Nahl (16), ayat 61, 61;
• Al Israa (17), ayat 99;
Tha Ha (29), ayat 129,
• Al Hajj (22), ayat 5, 33;
• Al Mu’minuun (23), ayat 43,
Al Qashash (28), ayat 29,
• Al ‘Ankaabut (29), ayat 5, 53;
Ar Rum (30), ayat 8;
Luqman (31), ayat 29;
• Faathir (35), ayat 13, 45, 45;
• Az Zumar (39), ayat 5, 42;
Al Mu’min (40), ayat 67;
• Asy Syuara (42), ayat 14;
• Al Ahqaaf (46), ayat 3;
• Al Munaafiquun (63), ayat 10, 11;
Ath Thalaaq (65), ayat 2, 4;
Nuh (71), ayat 4.

Dalam kitabkitab tafsir, ajal mengandung beberapa pengertian.

Pertama, ia bermakna tempoh hidup dan matinya seseorang ditetapkan oleh Allah di Lauh Mahfuz.

Menurut para ulama, manusia mempunyai dua ajal.
-Pertama, ajal dari masa dilahirkan ke dunia hingga dimatikan.
-Kedua, ajal dari masa dimatikan hingga dibangkitkan dari kubur pada hari Ba’ts (kebangkitan), yaitu di alam barzakh.

Ada pula yang mengatakan, dua ajal itu adalah ajal di dunia dan ajal di akhirat.

Kedua, ia bermakna tempoh ‘iddah perempuan, sebagaimana dalam surah Al Baqarah, ayat 231, 234, 235.
Ketiga, ia bermakna tempoh atau masa tibanya membayar hutang.

Keempat, ia bermaksud berakhirnya tempoh atau masa di mana seseorang itu mengatakan janjinya, sebagaimana tentang kisah Nabi Musa yang berkhidmat kepada Syuaib 10 tahun atau lebih, untuk menikah dengan anaknya yang terdapat dalam surah Al Qashash, ayat 27

Kesimpulannya, makna umum lafaz ajal ialah batas tempoh atau masa sesuatu perkara berupa batas kematian, hutang, janji dan lain-lain.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN BHD, Hal:36-37

Unsur Pokok Surah Faathir (فاطر)

Surat Faathir terdiri atas 45 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al-Furqaan dan merupakan surat akhir dari urutan surat-surat dalam Alquran yang dimulai dengan "Alhamdulillah".

Dinamakan "Faathir" (pencipta) ada hubungannya dengan perkataan "Faathir" yang terdapat pada ayat pertama pada surat ini.

Pada ayat tersebut diterangkan bahwa Allah adalah Pencipta langit dan bumi, Pencipta malaikatmalaikat, Pencipta semesta alam yang semuanya itu adalah sebagai bukti atas kekuasaan dan kebesaran-Nya.

Surat ini dinamai juga dengan "surat Malaikat" karena pada ayat pertama disebutkan bahwa Allah telah menjadikan malaikatmalaikat sebagai utusan-Nya yang mempunyai beberapa sayap.

Keimanan:

▪ Bukti-bukti kekuasaan Allah dan nikmat-nikmat yang telah dianugerahkan-Nya.
▪ Allah menciptakan para malaikat menurut bentuk yang dikehendaki-Nya.
▪ Bukti-bukti atas kebenaran adanya hari berbangkit.

Lain-lain:

▪ Kesenangan hidup di dunia adalah sementara.
▪ Menguatkan hati Rasulullah ﷺ dalam menyeru orang-orang kafir dengan mengingatkannya kepada Rasulrasul yang terdahulu dan orang-orang yang mendustakannya.
▪ Seruan kepada manusia supaya mengerjakan amalan yang baik dan meninggalkan pekerjaan yang buruk supaya jangan mengikuti langkah syaitan.
▪ Tiap-tiap orang memikul dosanya sendiri.
▪ Manusia adalah khalifah Allah di muka bumi.
▪ Gambaran akibat-akibat yang diterima oleh orang mukmin dan orang-orang kafir.
▪ Tingkatan orang-orang mukmin.

Audio Murottal

QS. Faathir (35) : 1-45 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 45 + Terjemahan Indonesia



QS. Faathir (35) : 1-45 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 45

Gambar Kutipan Ayat

Surah Faathir ayat 13 - Gambar 1 Surah Faathir ayat 13 - Gambar 2
Statistik QS. 35:13
  • Rating RisalahMuslim
4.4

Ayat ini terdapat dalam surah Faathir.

Surah Fatir (bahasa Arab: فاطر) adalah surah ke-35 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 45 ayat.
Fathir artinya Pencipta diambil dari ayat pertama surah ini.
Fathir menerangkan bahwa Allah adalah pencipta langit dan bumi, manusia, dan makhluk lainnya.
Surah Fatir dinamakan surat Al-Mala’ikah (Malaikat) karena pada ayat pertama Allah menerangkan bahwa Allah mengutus beberapa malaikat yang memiliki sayap.

Nomor Surah 35
Nama Surah Faathir
Arab فاطر
Arti Pencipta
Nama lain Al-Mala’ikah (Malaikat)
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 43
Juz Juz 22
Jumlah ruku’ 5 ruku’
Jumlah ayat 45
Jumlah kata 780
Jumlah huruf 3227
Surah sebelumnya Surah Saba’
Surah selanjutnya Surah Ya Sin
Sending
User Review
4.2 (12 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

35:13, 35 13, 35-13, Surah Faathir 13, Tafsir surat Faathir 13, Quran AlFathir 13, Al-Fathir 13, Fatir 13, Surah Al Fathir ayat 13

Video Surah

35:13


More Videos

Kandungan Surah Faathir

۞ QS. 35:1 • Kekuasaan Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Al Qadiir (Maha Penguasa) • Sifat-sifat malaikat • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 35:2 Sifat Iradah (berkeinginan) • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Aziz (Maha Mulia)

۞ QS. 35:3 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Tauhid Uluhiyyah • Al Razzaq (Maha Pemberi rezeki) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 35:4 • Maksiat dan dosa

۞ QS. 35:5 • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 35:6 • Sifat iblis dan pembantunya • Menjaga diri dari syetan

۞ QS. 35:7 • Pahala iman • Ampunan Allah yang luas • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Azab orang kafir • Iman adalah ucapan dan perbuatan

۞ QS. 35:8 • Keluasan ilmu Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Allah menggerakkan hati manusia • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 35:9 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan • Manusia dibangkitkan dari kubur

۞ QS. 35:10 • Siksa orang munafik • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan • Kebutuhan muslim terhadap amal saleh • Menghitung amal kebaikan •

۞ QS. 35:11 • Keluasan ilmu Allah • Kekuasaan Allah • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir

۞ QS. 35:12 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah

۞ QS. 35:13 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Tauhid Rububiyyah • Segala sesuatu milik Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 35:14 • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 35:15 • Allah tidak membutuhkan makhlukNya • Al Hamid (Maha Terpuji) • Al Ghaniy (Maha Kaya)

۞ QS. 35:16 • Kekuasaan Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Maksiat dan dosa

۞ QS. 35:17 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 35:18 Ar Rabb (Tuhan) • Terputusnya hubungan antara sesama pada hari kiamat • Kebenaran hari penghimpunan • Keadilan Allah dalam menghakimi • Kebutuhan muslim terhadap amal saleh

۞ QS. 35:22 • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Allah menggerakkan hati manusia

۞ QS. 35:24 • Hukum alam

۞ QS. 35:25 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 35:26 • Azab orang kafir

۞ QS. 35:27 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah

۞ QS. 35:28 • Ampunan Allah yang luas • Al ‘Aziz (Maha Mulia) • Al Ghafur (Maha Pengampun)

۞ QS. 35:29 • Berjual beli dengan Allah

۞ QS. 35:30 • Al Syakur (Maha Penerima syukur) • Al Ghafur (Maha Pengampun) • Pelipatgandaan pahala bagi orang mukmin • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan •

۞ QS. 35:31 • Al Bashir (Maha Melihat) • Al Khabir (Maha Waspada) • Pengakuan antara satu kitab dengan lainnya

۞ QS. 35:32 • Keutamaan umat nabi Muhammad • Perbedaan derajat manusia sesuai dengan amalnya • Perbedaan tingkat amal saleh

۞ QS. 35:33 • Pahala iman • Nama-nama surga • Sifat ahli surga • Pakaian ahli surga • Keutamaan iman

۞ QS. 35:34 • Pahala iman • Ampunan Allah yang luas • Ar Rabb (Tuhan) • Al Syakur (Maha Penerima syukur) • Al Ghafur (Maha Pengampun)

۞ QS. 35:35 • Pahala iman • Nama-nama surga • Sifat surga dan kenikmatannya • Memasuki surga •

۞ QS. 35:36 • Nama-nama neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 35:37 Ar Rabb (Tuhan) • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Percakapan ahli neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 35:38 • Allah memiliki kunci alam ghaib • Keluasan ilmu Allah • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 35:39 Ar Rabb (Tuhan) • Azab orang kafir • Menanggung dosa orang lain • Maksiat dan dosa •

۞ QS. 35:40 • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Mendustai Allah • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 35:41 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Sifat Mukhalafah (berbeda dengan makhluk) • Ampunan Allah yang luas • Kekuasaan Allah • Al Halim (Maha Penyabar)

۞ QS. 35:42 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 35:43 • Hukum alam • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 35:44 • Kekuasaan Allah • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Al Qadiir (Maha Penguasa)

۞ QS. 35:45 • Al Bashir (Maha Melihat) • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

Ayat Pilihan

Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang serupa,
maka barang siapa memaafkan & berbuat baik maka pahalanya atas (tanggungan) Allah.
Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang zalim.
QS. Asy-Syura [42]: 40

Hai orang-orang beriman,
apabila diseru untuk menunaikan salat Jum’at,
maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah & tinggalkanlah jual beli.
Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.
QS. Al-Jumu’ah [62]: 9

Dia jadikan kamu dalam perut ibumu kejadian demi kejadian dalam tiga kegelapan.
Yang (berbuat) demikian itu adalah Allah,
Tuhan kamu, Tuhan Yang mempunyai kerajaan.
Tidak ada Tuhan selain Dia, maka bagaimana kamu dapat dipalingkan?
QS. Az-Zumar [39]: 6

Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan,
menyuruh kepada yang ma’ruf & mencegah dari yang munkar,
merekalah orang-orang yang beruntung.
QS. Ali ‘Imran [3]: 104

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Dalam memutuskan suatu perkara, Dinda sangat adil karena Dinda meneladani sifat Allah ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
العدل

Allah itu Al-Adl, artinya adalah Allah itu Maha Adil kepada seluruh makhluk-makhluk-Nya. Keadilan Allah bersifat sempurna dan berlaku untuk semua ciptaan-Nya.

Jangan pernah sedikit pun terbesit dalam hati kita untuk berfikir bahwa 'hidup ini tidak adil.' Karena semua telah ditentukan Allah dengan keadilan-Nya. Siapa pun manusia yang murka dengan ketentuan Allah maka Allah pun akan murka kepadanya, dan siapa pun manusia yang ridho maka Allah pun akan ridho kepadanya. Dan siapa pun manusia yang telah diridhoi Allah, maka senantiasa dibukakan jalan keluar yang tidak pernah terduga dalam pikiran manusia.

Salah satu cara mengagungkan tanda-tanda kebesaran Allah Subhanahu Wa Ta`ala yaitu dengan ...

Correct! Wrong!

Dalam surah Alquran, At-Tin artinya ...

Correct! Wrong!

+

Array

Allah Subhanahu Wa Ta`ala Melihat semua apa yang di lakukan oleh hambanya, karena Allah bersifat ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
البصير

Allah itu Al-Bashir, artinya adalah Allah itu Maha Melihat segala sesuatu. Kita sebagai manusia hanya memiliki penglihatan yang terbatas. Namun Allah bisa melihat segala sesuatu baik dimasa lalu, masa sekarang dan masa yang akan datang.

Allah selalu mengawasi kita semua, sehingga jangan pernah kita berfikir jika kita melakukan kejahatan yang tidak orang lain lihat maka tidak ada yang bisa mengetahui kejahatan itu. Karena Allah itu Maha Melihat.

Tata cara membaca Alquran dimulai dengan ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Isti'adzah atau juga biasa dikenal dengan istilah ta'awwudz secara bahasa adalah memohon perlindungan, pemeliharaan dan penjagaaan.

Basmalah berarti mengucapkan kalimat 'Bismillahirrahmanirrahim', terjemahannya yaitu 'Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang'.

Pendidikan Agama Islam #24
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #24 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #24 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Kuis Agama Islam #31

Umat Islam yang mengajarkan ilmunya dengan ikhlas akan memperoleh pahala amal jariyah. Amal jariyah artinya …Ilmu yang bermanfaat adalah …Menyampaikan ajaran Alquran dan sunnah Nabi Muhammad kepada orang lain yang belum mengetahui disebut dengan …Berikut ulama yang berasal dari Indonesia adalah …Sesuatu yang dipercaya dan diyakini kebenaranya oleh hati nurani manusia dinamakan …

Pendidikan Agama Islam #4

Surah dalam Alquran yang mengatakan larangan untuk melakukan terlalu banyak, makan dan minum adalah … Setelah Yakin, dalam surah Al-A’raf ayat 26, pakaian terbaik ada di mata Allah Subhanahu Wa Ta`ala adalah … Aurat dari tubuh pria adalah mulai … Fungsi pakaian adalah … Kejujuran adalah karakteristik dari seorang Muslim, sementara berbohong atau ketidakjujuran adalah fitur dari orang …

Pendidikan Agama Islam #5

Berikut ini, yang tidak mengandung moral terpuji, adalah … Orang yang jujur akan senantiasa mengatakan … Lawan kata dari jujur ??adalah … Orang yang suka berbohong adalah orang … Bekerja tepat waktu adalah salah satu ciri orang yang …

Kamus Istilah Islam

kiblat

Apa itu kiblat? Kiblat adalah kata Arab yang merujuk arah yang dituju saat seorang Muslim mendirikan salat. Arah kiblat adalah arah dari suatu tempat ke Ka’bah di Masjidil Haram, Mekkah dengan ...

Syarh

Apa itu Syarh? Syarh, Syarah, atau Syarhu adalah istilah dalam literatur Islam, digunakan secara umum sebagai bagian dari judul buku. Secara harafiah artinya “penjelasan”, umumnya nama ini...

Al Mu'izz

Apa itu Al Mu’izz? Allah itu Al-Mu’izz ◀ Allah itu Al-Mu’izz yaitu yang Maha Memuliakan makhluk-Nya. Dia bisa memuliakan siapa saja yang Dia kehendaki sesuai dengan kebijaksanaan-...