Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Az Zumar (Rombongan-rombongan) – surah 39 ayat 6 [QS. 39:6]

خَلَقَکُمۡ مِّنۡ نَّفۡسٍ وَّاحِدَۃٍ ثُمَّ جَعَلَ مِنۡہَا زَوۡجَہَا وَ اَنۡزَلَ لَکُمۡ مِّنَ الۡاَنۡعَامِ ثَمٰنِیَۃَ اَزۡوَاجٍ ؕ یَخۡلُقُکُمۡ فِیۡ بُطُوۡنِ اُمَّہٰتِکُمۡ خَلۡقًا مِّنۡۢ بَعۡدِ خَلۡقٍ فِیۡ ظُلُمٰتٍ ثَلٰثٍ ؕ ذٰلِکُمُ اللّٰہُ رَبُّکُمۡ لَہُ الۡمُلۡکُ ؕ لَاۤ اِلٰہَ اِلَّا ہُوَ ۚ فَاَنّٰی تُصۡرَفُوۡنَ
Khalaqakum min nafsin waahidatin tsumma ja’ala minhaa zaujahaa wa-anzala lakum minal an’aami tsamaaniyata azwaajin yakhluqukum fii buthuuni ummahaatikum khalqan min ba’di khalqin fii zhulumaatin tsalaatsin dzalikumullahu rabbukum lahul mulku laa ilaha ilaa huwa fa-anna tushrafuun(a);
Dia menciptakan kamu dari diri yang satu (Adam) kemudian darinya Dia jadikan pasangannya dan Dia menurunkan delapan pasang hewan ternak untukmu.
Dia menjadikan kamu dalam perut ibumu kejadian demi kejadian dalam tiga kegelapan.
Yang (berbuat) demikian itu adalah Allah, Tuhan kamu, Tuhan yang memiliki kerajaan.
Tidak ada tuhan selain Dia;
maka mengapa kamu dapat dipalingkan?
―QS. Az Zumar [39]: 6

Daftar isi

He created you from one soul.
Then He made from it its mate, and He produced for you from the grazing livestock eight mates.
He creates you in the wombs of your mothers, creation after creation, within three darknesses.
That is Allah, your Lord;
to Him belongs dominion.
There is no deity except Him, so how are you averted?
― Chapter 39. Surah Az Zumar [verse 6]

خَلَقَكُم menciptakan kalian

He created you
مِّن dari

from
نَّفْسٍ diri/jiwa

a soul
وَٰحِدَةٍ satu/seorang

single.
ثُمَّ kemudian

Then
جَعَلَ Dia menjadikan

He made
مِنْهَا dari padanya

from it
زَوْجَهَا jodohnya/isterinya

its mate.
وَأَنزَلَ dan Dia menurunkan

And He sent down
لَكُم bagi kalian

for you
مِّنَ dari

of
ٱلْأَنْعَٰمِ binatang ternak

the cattle
ثَمَٰنِيَةَ delapan

eight
أَزْوَٰجٍ pasangan/macam

kinds.
يَخْلُقُكُمْ Dia menciptakan kamu

He creates you
فِى dalam

in
بُطُونِ perut

(the) wombs
أُمَّهَٰتِكُمْ ibu-ibu kamu

(of) your mothers,
خَلْقًا ciptaan/kejadian

creation
مِّنۢ dari

after *[meaning includes next or prev. word]
بَعْدِ sesudah

after *[meaning includes next or prev. word]
خَلْقٍ ciptaan/kejadian

creation,
فِى dalam

in
ظُلُمَٰتٍ kegelapan

darkness[es]
ثَلَٰثٍ tiga

three.
ذَٰلِكُمُ demikianlah

That
ٱللَّهُ Allah

(is) Allah
رَبُّكُمْ Tuhan kalian

your Lord;
لَهُ bagi-Nya

for Him
ٱلْمُلْكُ kerajaan

(is) the dominion.

Tafsir

Alquran

Surah Az Zumar
39:6

Tafsir QS. Az Zumar (39) : 6. Oleh Kementrian Agama RI


Allah menunjukkan tanda-tanda kekuasaan-Nya yang ada pada penciptaan diri manusia.
Allah menjelaskan bahwa Dia menciptakan manusia pada mulanya seorang saja.

Allah menciptakan manusia yang beraneka ragam warna dan bahasanya dari diri Adam.
Kemudian Allah menciptakan pasangannya Hawa.



Allah juga menjelaskan bahwa Dia pula yang menciptakan delapan ekor binatang ternak yang berpasang-pasangan.
Kambing sepasang, biri-biri sepasang, unta sepasang, dan sapi sepasang.


Allah menjelaskan lebih jauh tentang kejadian manusia.
Manusia diciptakan melalui proses kejadian demi kejadian.

Proses kejadiannya yang pertama ialah sebagai nutfah, sesudah itu melalui proses demi proses sebagaimana darah kental kemudian sebagai janin.
Pada saat sempurna menjadi janin itulah Allah menciptakan roh di dalamnya sehingga menjadi makhluk hidup.

Tanda-tanda kehidupannya dapat diketahui dari detak jantungnya dengan menempelkan telinga ke perut sang ibu.
Tentang proses kejadian manusia dalam perut ibu, Nabi Muhammad bersabda:


Sesungguhnya kejadian seseorang di antara kamu dalam perut ibunya adalah 40 hari pertama berupa air mani (sperma), kemudian menjadi ‘alaqah (sesuatu yang menggantung)pada masa seperti itu lagi (40 hari), lalu menjadi
"Mudhgah"(segumpal daging) dalam masa seperti itu (40 hari.

Kemudian malaikat di utus (oleh Allah), lalu dia meniupkan roh kepada janin, dan Allah memerintahkan untuk menetapkan 4 hal:
Rezekinya, umurnya, amalnya, apakah dia orang yang celaka atau bahagia.( Riwayat Muslim dari Ibnu Mas’ud)


Di samping itu, Allah menjelaskan bahwa ketika bayi berada dalam kandungan, ia berada dalam tiga kegelapan, yaitu pada bagian dalam selaput yang menutupi bayi dalam rahim sehingga bayi itu terlindung dari pengaruh pembusukan.
Menurut pandangan mata, sepintas kilas selaput itu seakan-akan hanya selapis saja, namun bila diteliti dengan seksama, selaput itu ada tiga lapis.



Para ilmuwan menjelaskan bahwa tiga lapis membran yang dapat mengamankan janin selama berada di dalam rahim, adalah:


1. Lapisan membran amnion yang mengandung cairan sehingga janin dalam keadaan berenang.
Kondisi demikian ini melindungi janin apabila ada benturan dari luar.
Di samping itu, posisi berenang ini memberikan kesempatan kepada janin dalam memposisikan diri saat akan dilahirkan.


2. Lapisan membran chorion


3. Lapisan membran decidua
Beberapa peneliti menghubungkan tiga lapisan kegelapan dalam ayat di atas dengan lapisan membran amniotik yang mengelilingi rahim, dinding rahim itu sendiri, dan dinding abdomen di bagian perut .


Allah menandaskan bahwa yang berbuat demikian itu ialah Allah Pencipta manusia dan yang menguasai langit dan bumi serta isinya.
Oleh sebab itu, Dia yang berhak disembah.
Tidak ada Tuhan yang patut disembah kecuali Dia, Yang Maha Esa dan tidak mempunyai sekutu.


Pada penghujung ayat, Allah menanyakan kepada kaum musyrikin pertanyaan yang mengandung cemoohan terhadap mereka, mengapa mereka dapat dipalingkan dari beribadah hanya kepada Allah, menjadi penyembah patung-patung, padahal mereka telah mempunyai kemampuan untuk membaca tanda-tanda keesaan dan kekuasaan Allah yang ada di alam semesta dan ada pada diri mereka sendiri.

Tafsir QS. Az Zumar (39) : 6. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Allah telah menciptakan kalian, wahai umat manusia, dari satu nafs yaitu Adam, bapak manusia.
Dari satu nafs itu, Dia menciptakan pasangannya yaitu Hawa’.


Untuk kepentingan kalian, Dia menurunkan delapan macam hewan ternak, jantan dan betina, yaitu unta, sapi, domba dan kambing.
Dia juga menciptakan kalian di dalam rahim ibu melalui tiga fase kegelapan:
kegelapan perut, rahim dan plasenta.


Yang memberikan hikmat itu kepada kalian adalah Allah, Pemelihara dan Penguasa segala urusan kalian.
Hanya Dialah, bukan yang lain, yang memiliki kekuasaan segala urusan.


Tak ada yang pantas disembah selain Dia.
Lalu mengapa kalian tidak menyembah-Nya dan berpaling menyembah yang lain?[1].



[1] Ovum berada pada salah satu indung telur wanita.
Ketika mencapai puncak kematangannya, ovum akan keluar dari dalam indung telur untuk kemudian ditangkap oleh salah satu tabung valub.


Di dalam saluran valub itu, ovum kemudian berjalan menuju rahim dan baru akan sampai ke rahim setelah beberapa hari.
Pada masa berjalan menuju rahim itulah, ovum dapat dibuahi oleh sperma laki-laki.


Mulailah, setelah itu, masa perkembangannya.
Fase selanjutnya dialami janin di dalam rahim, di mana janin dilapisi oleh dua pembalut:
charlon yang turun membantu membentuk plasenta, dan awnion yang langsung melapisi janin.
Mengenai penafsiran
"tiga fase kegelapan"
dalam ayat ini, memang terdapat perbedaan pendapat di kalangan para ahli.
Di antaranya, bahwa yang dimaksud dengan tiga fase kegelapan itu, adalah


a.
perut, rahim dan plasenta (atau selaput pembalut janin pada umumnya),
b.
perut, charlon dan awnion,
c.
perut, punggung dan rahim,
d.
indung telur, saluran valub dan rahim.


Tampaknya, pendapat terakhirlah yang paling kuat karena merupakan tiga masa yang terpisah dan berbeda-beda tempatnya.
Sedangkan pendapat yang lain pada kenyataannya hanya menunjukkan satu fase gelap pada satu tempat dengan beberapa tingkatan.
Allah, Sang Pencipta, telah mengisyaratkan fakta ilmiah ini di dalam kitab suci-Nya pada saat orang belum menemukan ovum pada binatang mamalia, serta perjalanannya di dalam tubuh wanita yang jauh dari penglihatan mata.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Rabb kalian menciptakan kalian (wahai manusia) dari Adam dan darinya Allah menciptakan istrinya, dan Dia menciptakan delapan jenis hewan-hewan ternak, jantan dan betina dari unta, sapi, kambing dan domba.
Allah menciptakan kalian dalam rahim ibu kalian fase demi fase dalam kegelapan perut, rahim dan plasenta.


Itulah Allah yang menciptakan semua ini, Rabb kalian pemilik tunggal segala kerajaan, diesakan dengan ibadah dan yang berhak untuk disembah semata.
Lalu bagaimana kalian bisa berpaling dari penyembahan kepada-Nya kepada selain-Nya dari makhluk-Nya?

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dia menciptakan kalian dari seorang diri) yaitu dari Nabi Adam


(kemudian Dia jadikan daripadanya istrinya) yaitu Siti Hawa


(dan Dia menurunkan untuk kalian binatang ternak) yakni unta, sapi, kambing, domba dan biri-biri


(sebanyak delapan ekor yang berpasang-pasangan) yakni dari setiap jenis sepasang, yaitu jantan dan betina sebagaimana yang telah dijelaskan dalam surah Al-An’am


(Dia menjadikan kalian dalam perut ibu kalian kejadian demi kejadian) yaitu mulai dari air mani, kemudian menjadi segumpal darah, lalu menjadi segumpal daging


(dalam tiga kegelapan) yaitu gelapnya perut, gelapnya rahim dan gelapnya selaput pelindung bayi.


(Yang berbuat demikian itu adalah Allah, Rabb kalian, Rabb Yang mempunyai kerajaan, tidak ada Tuhan selain Dia, maka bagaimanakah kalian dapat dipalingkan?) dari menyembah kepada-Nya, kemudian kalian menyembah yang lain-Nya.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Dia menciptakan kalian dari seorang diri.
(QS. Az-Zumar [39]: 6)

Yaitu menciptakan kalian dengan berbagai macam jenis, bahasa, warna kulit kalian dari seorang diri, yaitu Adam ‘alaihis salam

kemudian Dia jadikan darinya istrinya.
(QS. Az-Zumar [39]: 6)

Yakni Siti Hawa ‘alaihis salam Semakna dengan apa yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu, dan dari padanya Allah menciptakan istrinya;
dan dari keduanya Allah memperkembang-biakan laki-laki dan perempuan yang banyak.
(QS. An-Nisa’ [4]: 1)

Adapun firman Allah subhanahu wa ta’ala:

dan Dia menurunkan untuk kalian delapan ekor yang berpasang-pasangan dari binatang ternak.
(QS. Az-Zumar [39]: 6)

Maksudnya, Dia telah menciptakan bagi kalian dari binatang ternak delapan ekor yang berpasang-pasangan, seperti yang disebutkan di dalam surat Al-An’am dengan istilah samaniyata azwaj, yaitu sepasang dari domba, sepasang dari kambing, sepasang dari unta, dan sepasang lagi dari sapi.

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Dia menjadikan kamu dalam perut ibumu.
(QS. Az-Zumar [39]: 6)


Yakni menetapkan kejadianmu dalam perut ibumu.

kejadian demi kejadian.
(QS. Az-Zumar [39]: 6)

Kejadian seseorang dari kalian pada mulanya berbentuk nutfah, kemudian beralih bentuk menjadi ‘alaqah, lalu menjadi segumpal daging, kemudian memberi bentuk dalam rupa daging, tulang, dan otot-otot serta urat-urat, lalu ditiupkan roh ke dalam tubuhnya sehingga jadilah ia makhluk yang berbentuk lain.

Maka Mahasucilah Allah, Pencipta yang paling baik, (QS. Al-Mu-minun:
14)

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

dalam tiga kegelapan.
(QS. Az-Zumar [39]: 6)

Yaitu kegelapan rahim, kegelapan pelapis ari-ari yang menjaga bayi, dan kegelapan perut ibu.
Demikianlah menurut apa yang dikatakan oleh Ibnu Abbas r.a. Mujahid, Ikrimah, Abu Malik, Ad-Dahhak, Qatadah, As-Saddi, dan Ibnu Zaid.

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Yang (berbuat) demikian itu adalah Allah Tuhan kamu.
(QS. Az-Zumar [39]: 6)

Yakni Yang menciptakan langit, bumi, dan segala sesuatu yang ada di antara keduanya, dan yang menciptakan kalian dan bapak moyang kalian adalah Allah, Tuhan Yang memiliki dan Yang mengatur kesemuanya itu.

Tidak ada Tuhan (yang wajib disembah) selain Dia.
(QS. Az-Zumar [39]: 6)

Artinya, ibadah itu hanyalah ditujukan kepada-Nya semata, tiada sekutu bagi-Nya.

maka bagaimanakah kamu dapat dipalingkan (QS. Az-Zumar [39]: 6)

Yakni mengapa kalian menyembah selain-Nya di samping menyembah Dia?
Lalu kalian ke manakan akal sehat kalian?

Kata Pilihan Dalam Surah Az Zumar (39) Ayat 6

AN’AAM
أَنْعَٰم

jamak, mufradnya ialah an na’am, bermakna al ibl (unta) yang banyak manfaat dan kegunaannya.
An’aam berarti al baha’im (hewan atau binatang binatang). Kerbau, sapi dan kambing bisa disebut sebagai an’aam.

Al Fayruz Abadi berkata,
"Tidak dikatakan an’aam sehingga jumlah manfaatnya sama seperti unta.
Namun begitu, ia bersifat umum yang mencakup unta dan laln-lainnya."

Al Farra berkata,
"Al An’aam adalah Ali Imran (3), ayat 14;
An Nisaa (4), ayat 119;
• Al Maa’idah (5), ayat 1;
• Al An’aam (6), ayat 136, 138, 138, 138, 139, 142;
• Al A’raaf (7), ayat 179;
Yunus (10), ayat 24;
An Nahl (16), ayat 5, 66, 80;
Tha Ha (20), ayat 54;
Al Hajj (22), ayat 28, 30, 34;
• Al Mu’minuun (23), ayat 21;
Al Furqaan (25), ayat 44, 49;
• Asy Syu’araa (26), ayat 133;
As Sajadah (32), ayat 27;
Faathir (35), ayat 28;
Yaa Siin (36), ayat 71;
Az Zumar (39), ayat 6;
• Al Mu’min (40), ayat 79;
• Asy Syu’araa (42), ayat 11;
Az Zukhruf (43), ayat 12;
Muhammad (47), ayat 12;
• An Naazi’at (79), ayat 33;
• ‘Abasa (80), ayat 32.

mufassir.

Al Baidawi berkata,
"Al an’aam bermakna unta, sapi dan kambing."

Al Alusi berkata,
la mencakupi unta, sapi dan kambing, dan dinamakan ia seperti itu karena jalannya perlahan dan kelembutannya."

Begitu juga pendapat Ibnu Qutaibah, Al Fayruz Abadi dan ulama lain.

At Tabari berkata,
"Al an’aam ialah delapan ekor hewan ternak yang disebut dalam surah Al An’aam yaitu dua kambing biri-biri jantan dan betina, dua ekor kambing biasa jantan dan betina, jantan dan betina dari unta dan sapi."

Kesimpulannya, Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN BHD, Hal:52

Unsur Pokok Surah Az Zumar (الزمر)

Surat Az Zumar terdiri atas 75 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Saba’.

Dinamakan "Az Zumar" (Rombongan-rombongan) karena perkataan "Az Zumar" yang terdapat pada ayat 71 dan 73 ini.

Dalam ayat-ayat tersebut diterangkan keadaan manusia di hari kiamat setelah mereka dihisab, di waktu itu mereka terbagi atas dua rombongan, satu rombongan dibawa ke neraka dan satu rombongan lagi dibawa ke surga.
Masing-masing rombongan memperoleh balasan dari apa yang mereka kerjakan di dunia dahulu.

Surat ini dinamakan juga "Al Ghuraf" (kamar-kamar) berhubung perkataan "ghuraf" yang terdapat pada ayat 20, di mana diterangkan keadaan kamar-kamar dalam surga yang diperoleh orang-orang yang bertakwa.

Keimanan:

▪ Dalil-dalil ke-Esaan dan kekuasaan Allah.
▪ Malaikat-malaikat berkumpul di sekeliling ‘Arsy bertasbih kepada Tuhannya.
▪ Pada hari kiamat tiap-tiap orang mempunyai catatan amalan masing-masing.

Kisah:

▪ Perintah memurnikan keta’atan kepada Allah.
▪ Larangan berputus asa terhadap rahmat Allah.

Lain-lain:

▪ Tabiat orang-orang musyrik dalam keadaan senang dan susah.
▪ Perumpamaan dalam Alquran dan faedahnya.
▪ Kedahsyatan hari kiamat.
▪ Air muka orang musyrik dan air muka orang mukmin pada hari kiamat.
▪ Janji Allah mengampuni orang-orang yang bersalah bila mereka bertaubat.

Audio

QS. Az-Zumar (39) : 1-75 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 75 + Terjemahan Indonesia



QS. Az-Zumar (39) : 1-75 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 75

Gambar Kutipan Ayat

Surah Az Zumar ayat 6 - Gambar 1 Surah Az Zumar ayat 6 - Gambar 2
Statistik QS. 39:6
  • Rating RisalahMuslim
4.5

Ayat ini terdapat dalam surah Az Zumar.

Surah Az-Zumar (Arab: الزمر , “Rombongan-Rombongan”) adalah surah ke-39 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah, terdiri atas 75 ayat.
Dinamakan Az-Zumar yang berarti Rombongan-Rombongan karena kata Az-Zumar yang terdapat pada ayat 71 dan 73 pada surah ini.
Dalam ayat-ayat tersebut diterangkan keadaan manusia di hari kiamat setelah mereka dihisab, di waktu itu mereka terbagi atas dua rombongan; satu rombongan dibawa ke neraka dan satu rombongan lagi dibawa ke surga.
Masing- masing rombongan memperoleh balasan dari apa yang mereka kerjakan di dunia dahulu.
Surah ini dinamakan juga Al-Ghuraf yang berarti Kamar-Kamar karena kata Ghuraf yang terdapat pada ayat 20, di mana diterangkan keadaan kamar-kamar dalam surga yang diperoleh orang-orang yang bertakwa.

Nomor Surah 39
Nama Surah Az Zumar
Arab الزمر
Arti Rombongan-rombongan
Nama lain al-Guraf (Kamar-Kamar), Ghuraf, Surah Al-‘Arab
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 59
Juz Juz 23 & 24
Jumlah ruku’ 8 ruku’
Jumlah ayat 75
Jumlah kata 1180
Jumlah huruf 4871
Surah sebelumnya Surah Sad
Surah selanjutnya Surah Al-Mu’min
Sending
User Review
4.9 (11 suara)
Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA
Tags:

39:6, 39 6, 39-6, Surah Az Zumar 6, Tafsir surat AzZumar 6, Quran Az-Zumar 6, Surah Az Zumar ayat 6

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Kandungan Surah Az Zumar

۞ QS. 39:1 Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Aziz (Maha Mulia)

۞ QS. 39:2 • Kewajiban hamba pada Allah • Ikhlas dalam berbuat

۞ QS. 39:3 Tauhid Uluhiyyah • Mendustai Allah • Allah menggerakkan hati manusia • Wali Allah dan wali syetan • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 39:4 Tauhid Uluhiyyah • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Sifat Iradah (berkeinginan) • Al Qahhar (Maha Pemaksa)

۞ QS. 39:5 • Ampunan Allah yang luas • Al ‘Aziz (Maha Mulia) • Al Ghaffar (Maha Pemgampun)

۞ QS. 39:6 Tauhid Uluhiyyah • Segala sesuatu milik Allah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 39:7 • Allah tidak membutuhkan makhlukNya • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Al Ghaniy (Maha Kaya)

۞ QS. 39:8 Ar Rabb (Tuhan) • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 39:9 • Memohon hanya kepada Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Keadilan Allah dalam menghakimi • Perbedaan derajat manusia sesuai dengan amalnya •

۞ QS. 39:10 • Pahala iman • Ar Rabb (Tuhan) • Sikap orang mukmin terhadap fitnah • Kewajiban hamba pada Allah •

۞ QS. 39:11 Islam agama para nabi • Kewajiban hamba pada Allah • Ikhlas dalam berbuat

۞ QS. 39:12 Islam agama yang diterima di sisi Allah • Islam agama para nabi

۞ QS. 39:13 Ar Rabb (Tuhan) • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 39:14 Islam agama para nabi • Ikhlas dalam berbuat

۞ QS. 39:15 • Siksa orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 39:16 • Sifat neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Kewajiban hamba pada Allah • Maksiat dan dosa •

۞ QS. 39:17 • Pahala iman • Keutamaan iman

۞ QS. 39:18 • Allah menggerakkan hati manusia • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 39:19 • Kebenaran dan hakikat takdir

۞ QS. 39:20 • Pahala iman • Allah menepati janji • Ar Rabb (Tuhan) • Sifat surga dan kenikmatannya • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga

۞ QS. 39:21 • Kekuasaan Allah • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan

۞ QS. 39:22 • Pahala iman • Ar Rabb (Tuhan) • Allah menggerakkan hati manusia • Islam agama yang diterima di sisi Allah • Azab orang kafir

۞ QS. 39:23 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Ar Rabb (Tuhan) • Allah menggerakkan hati manusia • Ketentuan Allah tak dapat dihindari • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 39:24 • Azab orang kafir • Perbedaan derajat manusia sesuai dengan amalnya

۞ QS. 39:25 • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 39:26 • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 39:28 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 39:29 • Keadilan Allah dalam menghakimi

۞ QS. 39:30 • Kematian pasti terjadi pada setiap makhluk hidup

۞ QS. 39:31 Ar Rabb (Tuhan) • Terputusnya hubungan antara sesama pada hari kiamat • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka • Sifat hari penghitungan •

۞ QS. 39:32 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Nama-nama neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 39:33 • Pahala iman

۞ QS. 39:34 • Pahala iman • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 39:35 • Pahala iman • Pelipatgandaan pahala bagi orang mukmin • Ampunan Allah terhadap pelaku maksiat • Ampunan Allah dan rahmatNya •

۞ QS. 39:36 • Allah menggerakkan hati manusia • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 39:37 • Siksaan Allah sangat pedih • Al ‘Aziz (Maha Mulia) • Allah menggerakkan hati manusia • Hidayah (petunjuk) dari Allah •

۞ QS. 39:38 • Mendustai Allah • Sifat Iradah (berkeinginan) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Kelemahan tuhan selain Allah •

۞ QS. 39:39 • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Maksiat dan dosa

۞ QS. 39:40 • Keabadian neraka • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 39:41 • Kebutuhan muslim terhadap amal saleh • Menanggung dosa orang lain

۞ QS. 39:42 • Pencabutan ruh saat tidur • Cara pencabutan ruh • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 39:43 • Mendustai Allah • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 39:44 Syafaat hak Allah semata • Segala sesuatu milik Allah • Manusia dibangkitkan dari kubur • Syafaat hanya milik Allah semata •

۞ QS. 39:45 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 39:46 • Allah memiliki kunci alam ghaib • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 39:47 • Orang kafir menebus dirinya pada hari kiamat • Sifat hari penghitungan • Azab orang kafir • Siksa orang kafir

۞ QS. 39:48 • Sifat hari penghitungan • Azab orang kafir • Siksa orang kafir

۞ QS. 39:49 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 39:50 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 39:51 • Kekuasaan Allah • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat • Maksiat dan dosa •

۞ QS. 39:52 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir

۞ QS. 39:53 • Ampunan Allah yang luas • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun) • Ampunan Allah dan rahmatNya •

۞ QS. 39:54 Ar Rabb (Tuhan) • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Azab orang kafir • Bersegera dalam melakukan kebaikan • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 39:55 Ar Rabb (Tuhan) • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Hari kiamat datang tiba-tiba • Kebutuhan muslim terhadap amal saleh

۞ QS. 39:56 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan

۞ QS. 39:57 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 39:58 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan

۞ QS. 39:59 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 39:60 • Derajat para pemeluk agama • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Nama-nama neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 39:61 • Kesentosaan orang mukmin di dunia dan di akhirat • Pahala iman • Keutamaan iman

۞ QS. 39:62 Al Khaliq (Maha Pencipta) • Al Wakil (Maha Penolong)

۞ QS. 39:63 • Segala sesuatu milik Allah • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 39:64 Tauhid UluhiyyahIslam agama para nabi

۞ QS. 39:65 • Perbuatan orang kafir sia-sia • Siksa orang kafir • Penghapus pahala kebaikan

۞ QS. 39:66 Tauhid Uluhiyyah • Kewajiban hamba pada Allah

۞ QS. 39:67 • Sifat Mukhalafah (berbeda dengan makhluk) • Mensucikan Allah dari segala sekutu • Kekuasaan Allah • Al Muta’ali (Maha Luhur) • Kedahsyatan hari kiamat

۞ QS. 39:68 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Peniupan sangkakala • Kedahsyatan hari kiamat • Manusia dibangkitkan dari kubur •

۞ QS. 39:69 Ar Rabb (Tuhan) • Lembaran catatan amal perbuatan • Sifat hari penghitungan • Keadilan Allah dalam menghakimi •

۞ QS. 39:70 • Keluasan ilmu Allah • Sifat hari penghitungan • Keadilan Allah dalam menghakimi • Menghitung amal kebaikan •

۞ QS. 39:71 Ar Rabb (Tuhan) • Hikmah penurunan kitab-kitab samawi • Nama-nama neraka • Memasuki neraka • Penjaga neraka

۞ QS. 39:72 • Nama-nama neraka • Keabadian neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 39:73 Ar Rabb (Tuhan) • Keabadian surga • Pintu-pintu surga • Memasuki surga •

۞ QS. 39:74 • Pahala iman • Allah menepati janji • Percakapan para ahli surga

۞ QS. 39:75 Tauhid RububiyyahArsyAr Rabb (Tuhan) • Tugas-tugas malaikat • Keadilan Allah dalam menghakimi

Ayat Pilihan

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah Maha Penyayang,
Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam,
Maha Pemurah, Maha Penyayang
QS. Al-Fatihah [1]: 1-3

Sungguh dosa itu atas orang yang berbuat zalim kepada manusia & melampaui batas di muka bumi tanpa hak.
Mereka mendapat azab.
Tapi orang yang sabar & memaafkan,
sungguh (perbuatan) yang demikian itu termasuk hal yang diutamakan.
QS. Asy-Syura [42]: 42-43

Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat & menyukai orang-orang yang mensucikan diri.
QS. Al-Baqarah [2]: 222

Ya Tuhan kami,
anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami & keturunan kami sebagai penyenang hati (kami),
dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.
QS. Al-Furqan [25]: 74

Hadits Shahih

Podcast

Doa

Soal & Pertanyaan

Allah memiliki sifat Yang Maha Mengumpulkan, yang artinya ...

Benar! Kurang tepat!

Sifat adil Allah berlaku untuk ...

Benar! Kurang tepat!

Salah satu Asmaul Husna adalah Al Akhir, yang berarti ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Salah satu Asmaul Husna, Allah memiliki sifat Al 'Adl, yang berarti bahwa Allah ...

Benar! Kurang tepat!

Keberadaan Asmaul Husna, dijelaskan dalam Alquran surah ...

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #2
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #2 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #2 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #2

Salah satu Asmaul Husna, Allah memiliki sifat Al ‘Adl, yang berarti bahwa Allah … Allah memiliki sifat Yang Maha Mengumpulkan, yang artinya … Sifat adil Allah berlaku untuk … Salah satu Asmaul Husna adalah Al Akhir, yang berarti … Keberadaan Asmaul Husna, dijelaskan dalam Alquran surah …

Pendidikan Agama Islam #1

Arti fana adalah … Tuhan memiliki sifat Al Karim, yang berarti bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala merupakan zat Yang ..Allah memiliki sifat Al Kariim yang tercantum dalam Alquran surah … Tuhan memiliki sifat Al Matiin, yang berarti bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala adalah zat Yang … Dalam Asmaul Husna, Allah memiliki sifat Al Matiin yang tercantum dalam Alquran surah …

Pendidikan Agama Islam #27

Surah yang terpendek dalam Alquran adalah … Surah yang tidak diawali basmalah adalah … Surah yang pertama kali turun secara lengkap adalah … Proses turunnya wahyu berlangsung selama … tahun.Basmalah tertulis atau disebutkan sebanyak dua kali pada surah …

Kamus

Mandi jinabah

Apa itu Mandi jinabah? Mandi besar atau mandi wajib (الغسل, al-ghusl‎) adalah mandi atau menuangkan air ke seluruh badan dengan tata cara tertentu untuk menghilangkan hadats besar. Hal itu adal...

Ayat Muhkamat

Apa itu Ayat Muhkamat? Jenis ayat menurut maknanya Ada dua jenis ayat dibagi menurut maknanya:

Ayat Muhkamat yakni ayat dengan makna jelas dan langsung.
Ayat Mutasyabihat yakni dengan makna samar, a...

Ahli Kitab

Apa itu Ahli Kitab? Ahli Kitab (أهل الكتاب ′Ahl al-Kitāb) adalah sebutan bagi umat Yahudi dan Nasrani di dalam Al-Qur’an. Dinamakan demikian karena Allah telah mengutus nabi-nabi yan...